Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Baju Pengantin Adat Indonesia



Tibalah hari Do Hyun akan datang ke Indonesia, Lucky menjemputnya dengan Santi juga Safira yang sangat bersemangat akan bertemu dengan kaka ipar nya, mereka di mobil menuju ke Bandara "Wah....aku ga sabar deh ketemu oppa Do Hyun kok degdegan sih" Safira berkata dengan tersenyum


"Mulai lebay harusnya ka Santi yang kaya gitu" Lucky berkata


"Ka Santi malah keliataan tenang, emang ga degdegan ka" Safira bertanya


"Ha ha ha ha engga biasa aja, cuman kangen"


"Aaaaaaa.....so sweet sih, aku juga kangen sama oppa Do Hyun" pekik Safira


"Nah kalau kamu engga so sweet, malah berisik teriak mulu" Lucky berkata dengan kesal


"Ka Lucky nyebelin deh ga ngerti apa adik nya lagi seneng mau ketemu Idolanya" Safira cemberut manja


"Udah ah jangan berantem, Lucky nanti kamu yang keluar ya bantuin ka Dion bawa koper kaka di mobil sama Safira"


"Siap ka, pasti ada wartawan sama penggemarnya ya" Lucky berkata


"Nah justru itu takut ada, susah jalan kalau kaka keluar, kalau banyak penggemar kamu minta tolong security bandara aja buat ngawal kaliaan keluar"


"Wah bahaya kalau ka Santi keluar nanti ada sasaeng indo, udah bener di mobil aja" Safira berkata


"Oke, aku keluar dulu ya" Lucky bekata lalu pergi keluar mobil mecari Do Hyun, Ayah dan Kaka nya Do Hyun


Dan benar telihat banyak penggemar dan beberapa wartawan yang menunggu Do Hyun, dengan cepat Lucky meminta pihak Bandara untuk mengawal lalu ketika Do Hyun dan keluarganya datang security bandara mengawal Do Hyun sampai masuk ke dalam mobil.


Sampai di dalam mobil, ada salah satu penggemar melihat Santi di dalam mobil "Aaaaaaa.....Nona San" pekik salah satu penggemar dan Santi hanya melambaikan tangannya. Do Hyun dan keluarganya masuk ke dalam mobil, Santi duduk paling belakang karena bersebunyi dari fans dan Do Hyun pun melihat Santi jadi duduk paling belakang ketika bertemu mereka bepelukaan seperti ada magnet, beberapa menit mereka berpelukaan menumpahkan rasa rindunya.


Ayah duduk di depan dengan Lucky sedangkan Kaka dengan Safira di tengah, ketika Safira balik ke belakang ingin menyapa Do Hyun dengan spontan berteriak melihat kaka nya yang sedang berciuman dengan idolanya "Aaaaaaa......." pekik Safira terbelalak lalu menutup matanya dengan tangan.


Santi kaget lalu melepaskan ciumannya dan menggigit bibirnya karena malu "Aigo....kaliaan ada anak di bawah umur masih saja melakukan itu " (korea) Kaka menegur ke belakang


"Maaf, Safira kamu tidak apa-apa kan" (inggris) Do Hyun bertanya dan tersenyum


"Aku seperti menonton drakor live dan ini untuk yang kedua kalinya" (inggris) Safira berkata lalu semua tertawa dan Do Hyun akhirnya hanya bisa memegang tangan Santi saja.


Sampai lah di rumah Santi, Keluarga Do Hyun di sambut dengan hangat. Tante Yuni pun bepelukaan menumpahkan rasa rindunya kepada Ayah "Aduh pasti kaliaan saling kangen deh" mamah Mila berkata


"Iya ka, kangen banget hampir mau seminggu kita ga ketemu" tante Yuni berkata


"Malah di mobil ada yang ciu....." Safira berkata lalu Santi menutup mulutnya dengan tangan


"He he he Fira kayanya butuh minum, hayuu kita ke dapur de" Santi menarik adik nya ke dapur


"Kenapa sih kaliaan" mamah Mila berkata dengan penasaran


"Ada adegan drakor mah di mobil" Lucky menjawab dengan singkat lalu masuk ke dalam rumah


"Ada apa sayang di dalam mobil" (korea) tante Yuni bertanya dengan penasaran


"Santi dengan Do Hyun berciuman di belakang dan Safira melihatnya" (korea) Ayah menjawab


"Ya ampun kirain ada apa ha ha ha ha....sampai Santi panik begitu" (korea)


Mamah Mila sudah menyiapkan makan malam untuk Do Hyun dan keluarga, semua makan malam di meja makan yang sudah di siapkan oleh mamah Mila dan tante Yuni "Jadi keluarga kamu siapa yang di undang, papah mau pesan apartemen untuk sodara kamu yang akan ke resepsi nanti" (inggris) papah Beni bertanya


"Tidak usah pah, aku sudah sewa 10 kamar apartemen untuk sodara yang akan datang, tidak banyak yang akan datang hanya beberapa saja karena ada yang tidak bisa meninggalkan usahanya" (inggris)


"Oppa kalau Han Daegang Nucat di undang tidak" (inggris)


"Demi adik aku tersayang di Undang pastinya" (inggris)


"Aaaaaaaaa.........kok meleyot sih di panggil sayang sama kaka ipar" pekik Safira dengan wajah senyum bersinar


"Mulai deh nora, teriak ga jelas" Lucky berkata


"Ade ku tersayang jawabnya ga usah pake teriak ya, kan nanti cantiknya hilang lagiaan masa iya tiap oppa Do Hyun ngomong kamu teriak sih de" Santi berkata


"Fira nanti tenggorakannya sakit loh teriak mulu ha ha ha ha ha" tante Yuni berkata


"Fira teriaknya dalam hati aja biar ga bikin kaget orang" mamah Mila berucap


"Fira ga salah tapi lebih baik teriaknya nanti aja di konser Mars, ini bukan mimpi loh de masa mimpi mulu" Santi berkata


"Oh ya San besok anter Do Hyun fitting baju pengantin, soalnya mamah tadi udah telpon udah janji besok jam 10 pagi" mamah Mila berkata


"Siap mah" Santi menjawab


"Terus sehari sebelum pesta kaliaan harus gladiresik dulu" (korea) tante Yuni berkata


"Mamah dan ibu makasih sudah merepotkan kaliaan membantu mempersiapkan pesta pernikahan kami" (korea) Do Hyun berkata dan menundukan kepalanya


"Kaliaan itu anak-anak kami maka kita sebagai orang tua ingin memberikan yang terbaik juga, ini bukan beban untuk kita tapi kebahagiaan kita semua" (korea)


"Makasih ya mah, dan ibu mertua tersayang" Santi berucap


"Santi geli ih....di panggil kamu ibu mertua ha ha ha ha ha" tante Yuni menjawab tertawa


"Aku juga sebenernya geli nyebutnya ha ha ha ha" Santi berkata tertawa juga


Mereka semua makan dengan nikmat hidangan yang di masak ala Indonesia semua dan Do Hyun suka dengan masakan Indonesia "Bagaimana makanannya enak" mamah Mila berkata dan di terjemahkan oleh tante Yuni


"Enak sekali aku selalu suka dengan masakan Indonesia" (inggris) Do Hyun berkata


"Aku suka masakan mamah Mila dan sangat lezat" (inggris) Kaka berkata


"Yuni suka memasak makanan Indonesia jadi saya suka sekali masakan indonesia sangat enak sekali" (korea) Ayah berkata dan tente Yuni menterjemahkan untuk mamah Mila


"Terima kasih, saya senang kalau semua suka" mamah Mila berkata


Lalu mereka beristirahat Ayah sekamar dengan tante Yuni di kamar tamu, sedangkan Kaka di kamar Lucky dan Lucky tidur di sofa depan televisi. Santi dan Do Hyun sudah di kamar mereka sedang di atas tempat tidur dengan gaya tidur seperti biasa, Santi tidur di pelukaan suaminya dengan menyentuh dada Do Hyun lalu mereka bercerita sebelum tidur "My sun aku sudah berbicara dengan Han Daegang dia berkata tidak janji akan membantu" (korea)


"Sombong banget dia, ya sudah aku tidak butuh bantuaan dia dengan adanya kamu sepertinya Safira akan bahagia juga" (korea)


"Coba saja kamu yang meminta nya langsung, siapa tahu dia berubah pikiran" (korea)


"Apa bedanya, dan aku malas berurusan dengan dia lupakan saja kita bikin rencana lain memberi kejutaan untuk Safira" (korea)


"Baiklah terserah kamu saja" (korea) Do Hyun tidak mau banyak bertanya mengapa Santi sangat tidak mau brurusan dengan Han Daegang karena dia mengerti perasaan Santi yang hanya ingin melupakan Han Daegang.


"Aku sangat rindu sama kamu, Dion selesai pesta pernikahan kamu dapat libur tidak dari agensi" (korea) Santi mengelus dada Do Hyun dengan lembut


"Aku di beri libur hanya seminggu, masalah nya aku harus promo album Mars dan mengikuti kegiataan reality show juga" (korea)


"Baiklah kita ke villa di pulau Jeju saja berdua menikmati bulan madu kedua" (korea)


"Yakin, kamu tidak mau ke tempat lain" (korea)


"Sebenernya aku ingin sekali ke Bandung di sana ada tempat penginapan yang bagus dengan kuliner yang sangat lezat" (korea)


"Bandung dekat dengan Jakarta kan" (korea)


"Dekat kita hanya menggunakan kereta api, seperti dari Seoul ke Busan" (korea)


"Baiklah setelah pesta kita pergi ke sana" (korea)


"Serius, yeah....terima kasih suami ku" (korea) Santi mencium bibir Do Hyun


"Hanya mencium bibir saja tidak memberi yang lain" (korea) Do Hyun berkata lalu mereka saling pandang


"Kamu mau apa" (korea) Santi bertanya lalu Do Hyun menarik Santi dan menindih badannya di atas, dia menarik selimut terjadilah apa yang Do Hyun inginkan berhubungan sebagai suami istri.


Pagi hari menjelang, Santi mengantar Do Hyun ke galery wedding di antar oleh tante Yuni dan Ayah juga Kaka Do Hyun. Sesampainya di sana karyawan galery terbelalak kaget dan berteriak melihat kedatangan Do Hyun "Aaaaaa......Do Hyun Mars" pekik karyawan wanita


"Maaf kalau bisa jangan mengambil foto dan jangan ada yang memposting apapun tentang Do Hyun sedang ada di sini" tante Yuni berkata dengan tegas karena khawatir para fans datang berkerumun di Galery Wedding.


"Baik saya akan beritahu karyawan lainnya" pemikik galery berkata dan memerintahkan semua karyawannya untuk menyimpan ponselnya di dalam tas saja.


Do Hyun, Ayah dan Kaka mencoba baju adat yang akan di pakai nanti. Pemilik Galery yang terkenal di kalangan artis Indonesia sangat senang sekali sudah membuat baju pengantin Adat Sunda dan Betawi untuk Santi dan Do Hyun.