Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Wajah muram



Beberapa menit akhirnya Pimpinan Agensi datang ke Restoran tente Yuni "Apa kabar, bagaimana keadaan kamu" (korea) sapa Pimpinan dengan ramah duduk di hadapan Do Hyun


"Baik, bagaimana dengan keadaan Pimpinan" (korea) Do Hyun menundukan kepalanya


"Aku baik, bagaimana dengan noona San" (korea)


"Anda pasti sudah memiliki perjanjiaan dengan istri saya" (korea) Do Hyun bertanya dengan santai


"Kamu sudah tahu, jadi bagaimana kamu akan kembali ke Mars, dengan senang hati aku akan menerimanya dan sebelum kembali kamu hiatus dulu saja selama 2 bulan sambil membersihkan nama baik kamu" (korea) Pimpinan berkata sambil minum


"Aku tidak akan kembali bersama Mars selama saya belum menemukan istri saya" (korea) Do Hyun berkata dengan tegas


"Jangan keras kepala, nama kamu itu sudah banyak di kenal karena Mars kenapa kamu memilih wanita itu" (korea) Pimpinan menununjukan wajah kesal


"Karena cinta saya tidak bisa di tukar oleh popularitas atau materi" (korea) Do Hyun berkata dengan santai


"Cccciiiiiikkkk......kamu baru menikah belum merasakan pait nya pernikahan" (korea) Pimpinan tersenyum angkuh


"Sebelum menikah pun aku mengalami paitnya menjadi seorang Idol dan sekarang aku bahagia dengan seorang wanita namun banyak yang menghalangi terutama anda, kenapa saya harus memilih karir dan wanita yang saya cintai, anda belum pernah merasakan di tinggal oleh orang yang anda cintai" (korea) Do Hyun menahan rasa kesalnya berkata dengan pelan dan santai


"Aku merasa setelah menikah kamu lebih banyak masalah, dan aku pikir istri kamu hanya beban saja untuk kamu" (korea)


"Sebelum menikah pun saya banyak masalah, jadi Santi bukan beban untuk saya, sebelum menikah aku kesepiaan walau aku memiliki banyak penggemar dan teman" (korea) Do Hyun tetap santai walau hatinya ingin sekali membentak Pimpinan


"Berani sekali kamu berbicara itu pada ku, saya tanya sekali lagi kamu mau kembali ke Mars atau tidak" (korea) Pimpinan bertanya dengan lantang


"Saya akan kembali ke Mars dengan satu syarat anda tidak boleh mencapuri masalah pribadi saya lagi" (korea) Do Hyun berkata tegas


"Setelah di tinggal istri kamu lebih memilih jadi pengangguran" (korea) Pimpinan mengejek dengan wajah kesalnya


"Aku akan mencari Agensi lain yang tidak mencampuri masalah privasi artisnya" (korea)


"Mana ada yang mau menerima kamu dengan nama baik kamu yang sudah jelek" (korea) Pimpinan berkata dengan wajah angkuh


"Aku bisa membuka Agensi baru dan akan bersaing dengan anda" (korea) dengan percaya diri Do Hyun berkata


"Ha ha ha ha ha mana bisa kamu bersaing dengan aku" (korea) Pimpinan tertawa menyepelekan Do Hyun


"Kita lihat saja nanti" (korea) Do Hyun berkata dengan wajah santai dan Pimpinan pun pergi dengan wajah kesal.


Setelah Pimpinan pergi Do Hyun pun akhirnya bisa memperlihatkan wajah kesalnya mengepalkan tangan setelah dia menahannya di depan Pimpinan, sepanjang jalan Pimpinan Agensi memikirkan perkataan Do Hyun yang akan membuka Agensi dan berani bersaing dengan dirinya.


Sebulan berlalu usaha Safira dan Han Daegang belum ada hasilnya, pesan Safira dan Han Daegang juga Do Hyun di akun sosial media Santi belum di baca. Sedangkan tante Yuni yang sudah lama tidak mendengar kabar Santi berniat menghubunginya namun tidak tersambung lalu menghubungi Do Hyun juga tidak diangkat, tante Yuni merasa khawatir dengan Santi dan Do Hyun lalu berpamitan kepada Ayah untuk ke Seoul mengunjungi anaknya.


Setelah sampai Apartemen tante Yuni menekan bel namun tidak ada yang membukannya, setelah beberapa menit menunggu maka tante Yuni menekan kode nomor yang sudah Santi beri tahu, ketika masuk tante Yuni terbelalak kaget melihat ruangan yang berantakan dan di meja penuh dengan botol soju.


Do Hyun yang sudah terbangun dari tidurnya mendengar ada keributan di dapur, dia berpikir Santi sudah pulang dan bergegas keluar kamar menuju dapur "Sayang......" (korea) Do Hyun berkata lalu kaget ternyata tante Yuni "Ibu, maaf aku kira....." (korea) Do Hyun gugup


"Santi mana, masa rumah berantakan tidak dibersihkan dan kamu mabuk lagi bukannya sudah tidak minum-minuman keras" (korea)


"Maaf bu" (korea) Do Hyun menundukan kepalanya dan duduk di sofa


"Bangunkan Santi, kaliaan sudah sebulan tidak menengok Ibu dan Ayah di Busan, apakah kaliaan sudah melupakan kami" (korea)


"Maaf bu" (korea) Do Hyun menundukan kepalanya dan bingung harus menjelaskan bagaimana.


Tante Yuni selesai menyiapkan makanan dan melihat Do Hyun yang hanya menunduk dan meminta maaf, dia merasa aneh kenapa Santi keponakannya tidak keluar kamar, lalu tante Yuni mendekati Do Hyun "Apakah kamu baik-baik saja dengan Santi, mengapa dia tidak keluar kamar" (korea) tante Yuni bertanya sambil membawakan minuman segar supaya rasa pusingnya hilang.


Do Hyun hanya diam dan menunduk karena tidak ingin tante Yuni mengetahui masalah rumah tangganya, tante Yuni menarik nafas "Do Hyun kalau kamu tidak jujur sama ibu, siapa yang akan menolong kamu, ibu sudah tahu semua masalah rumah tangga kamu dengan Santi jadi ibu mohon jujur pada ibu jangan ada yang di sembunyikan dari ibu" (korea) tante Yuni berkata dengan tegas.


"Santi pergi bu, meninggalkan aku" (korea) Seketika Do Hyun menangis seperti anak kecil dan tante Yuni terbelalak kaget lalu memeluk Do Hyun karena baru pertama kali melihat Do Hyun menangis seperti itu.


Do Hyun menangis di pelukan tante Yuni dan merasa nyaman seperti dipeluk oleh almarhum Ibunya, tante Yuni diam menenangkan Do Hyun mengelus rambutnya seperti seorang ibu ke anaknya.


Beberapa menit Do Hyun sudah tenang karena mengeluarkan beban kesedihannya kepada tante Yuni yang sudah dianggap peganti Ibu kandungnya, tante Yuni mengambilkan air putih dan mulai bertanya "Sejak kapan Santi pergi" (korea)


"Sudah satu bulan bu" (korea)


"Pantas dia tidak pernah menghubungi ibu, tadinya ibu pikir dia sedang sibuk sama kamu menyusun rencana untuk usaha bersama, dan masalahnya apa sampai Santi meninggalkan kamu" (korea)


Do Hyun menceritakan detail semua masalahnya dari awal sampai Santi meninggalkan dirinya "Pimpinan Agensi macam apa sangat jahat sekali mencampuri urusan pribadi artisnya" (korea) tante Yuni kesal mendengarnya


"Maaf kan aku baru memberitahu ibu dan aku tidak bisa menjaga Santi dengan baik" (korea)


"Ini bukan salah kamu, Ibu yakin Santi bisa menjaga dirinya dan sekarang dia berada di suatu tempat yang aman, ibu akan membantu kamu memcarinya tanpa orang tuanya tahu" (korea)


"Terima kasih bu" (korea)


"Lalu kenapa kamu mabuk kembali, ibu tidak suka melihatnya" (korea) tante Yuni berkata dengan pelan dan lembut


"Setiap hari aku memikirkan Santi, membuat aku prustasi dan tidak tahu harus melakukan apa" (korea) Do Hyun berkata dengan tatapan kosong


"Sholat dan berdoa pada Allah biar hati kamu tenang dan berusaha mencarinya bukan mabuk-mabukan seperti ini, kamu itu pria kuat jangan lembek kaya gini, dengan mabuk pun masalah kamu tidak akan selesai malah kesehatan kamu akan jelek dengan banyak mengkonsumsi minuman keras" (korea) tante Yuni menasehati dengan lembut.


"Baik bu, aku janji tidak akan minum lagi, sekarang aku sudah merasa tenang karena ibu sudah tahu masalah kami" (korea) Do Hyun berkata dengan lirih


"Yang sabar, ibu yakin pasti kamu bertemu Santi lagi, ya sudah kamu mandi dan makan siang ibu membawakan makanan kesuakaan kamu dan Santi" (korea).


Do Hyun peegi ke kamar akan mandi dan tante Yuni menghubungi karyawan penginapan di Bali mencari tahu kebaradaan Santi, namun Santi tidak ada di sana, tante Yuni menarik nafas dan merasa sedih dengan keadaan rumah tangga anaknya "Santi kamu dimana nak" gumam tante Yuni dengan wajah muram sambil mencari di sosial media.