Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Paksaan atau aturan



Satu bulan berlalu Santi sudah menjadi youtubers dia memiliki subscribe 250 ribu, banyak yang menonton video yang dia buat tentang wisata Korea dia memiliki penonton setia sampai 3juta, banyak komentar positif kepadanya, dia sudah menjadi pemandu wisata mengantar banyak turis dari indonesia dan barat. dengan memiliki kemampuaan 3 bahasa tidak menyulitkan dia bertemu dengan banyak turis.


Pagi hari Santi dan Do Hyun sedang sarapan "Sayang kenapa kamu tidak coba wisata luar negeri, sepertinya vidoe youtube kamu sudah ada semua wisata di korea" (bahasa korea)


"Menurut kamu dimana lagi, aku juga pengennya seperti itu tapi emang boleh sama kamu kalau ke luar negeri" (bahasa korea)


"Boleh, kalau Mars tour konser kamu ikut saja, dan kalau aku cuti kita wisata ke luar negeri, aku ada tempat yang ingin aku kunjungi dengan kamu" (bahasa korea)


"Dimana, perasaan kamu sudah hampir keliling dunia sama Mars" (bahasa korea)


"Sama kamu belum pernah dan pasti beda rasanya" (bahasa korea)


"Baiklah akan aku tunggu janjinya mengajak aku keliling dunia" (bahasa korea)


"Persiapan resepsi kita sampai mana" (bahasa korea)


"Kata tente Yuni udah di booking semua tinggal kamu fitting baju pengantin" (bahasa korea)


"Kapan" (bahasa korea)


"Kata tante Yuni kapan kamu ada waktunya lebih cepat lebih baik" (bahasa korea)


"Kenapa semuanya kata tante Yuni, kamu ga mau memilih sendiri gedung atau dekorasi ruangannya seperti apa" (bahasa korea)


"Aku sama tante Yuni udah ketemu WO nya, aku sudah milih baju, udah fitting juga milih dekornya, dan aku percayain sama tante Yuni sisanya" (bahasa korea)


"Apa tidak merepotkan tante Yuni" (bahasa korea)


"Tante Yuni yang bilang, semua yang atur tante saja kamu duduk manis saja gitu katanya" (bahasa korea)


"Baik banget tante Yuni" (bahasa korea)


"Itu kan mamah tiri kamu pasti baik lah sama kita" (bahasa korea)


"Iya betul juga, kalau resepsi di indonseia bagaimana" (bahasa korea)


"Dion mening satu-satu emang kamu ada waktu buat ngadain resepsi dua tempat, aku pusing yang ini aja belum beres" (bahasa korea)


"Kamu bener-bener aneh biasannya wanita suka dengan rencana resepsinya kamu malah pusing dan tidak semangat" (bahasa korea)


"Tau ah gelap, ga penting juga resepsi buang-buang uang" (bahasa korea)


"Ngomong apa kamu, sepertinya aku harus belajar bahasa indonesia jadi kalau kamu marah pake bahasa indonesia aku mengerti" (bahasa korea)


"Aku bilang saranghae oppa" (bahasa korea) Santi berkata dengan memberi finger heart kepada Do Hyun dan membuat suaminya tersenyum lalu mencium bibir Santi


"Lucu sekali istri aku tapi bukannya sarangahae itu aku cinta kamu tadi kamu tidak berbicara itu kepada aku" (bahasa korea)


"Aigo sudah telat kamu harus latihan sana nanti pelatih kamu marah" (bahasa korea) Santi berkata dengan mendorong tubuh suaminya untuk pergi


"Awas nanti malam, tunggu aku" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan wajah pura-pura kesal namun akhirnya merangkul pinggang Santi dan mengecup bibirnya


Setelah Do Hyun pergi Santi meneruskan mengedit video yang akan diposting di Youtube, ketika sedang sibuk mengedit bel pintu berbunyi dan melihat ke cctv namun tidak ada orang dan Santi melihat ada surat di bawah yang di masukan dari sela bawah pintu, surat yang kedua kalinya yang Santi terima dengan tulisan hangul membuat Santi tidak mengerti isi surat ini.


"Siapa sih yang kirim gue ga ngerti, ga mungkin penggemar Do Hyun dia ga akan bisa masuk, apa Han Daegang ah ga mungkin" Santi bergumam lalu mencoba menghubungi tante Yuni untuk menanyakan arti dari isi surat itu, dua nada dering telponnya tersambung "Hallo tante aku ganggu ga"


"Engga kok sayang, ada apa"


"Aku udah dua kali dapet surat tulisan hangul yang pertama aku lupa nanya karena sibuk ngedit nah ini ada lagi suratnya kayanya tulisan tangan yang sama deh"


"Surat apa isinya"


"Justru itu aku mau nanya artinya sama tante dia pake tulisan hangul, aku belum ngerti"


"Ya udah fotoin aja kirim ke tante"


"Oke" Santi mengakhiri telponnya dan mefoto dua surat itu dan di kirim ke tante Yuni


Lalu Santi melanjutkan kembali mengedit videonya, dengan rasa tidak curiga sama sekali dengan surat itu. tak terasa malam sudah tiba Do Hyun pulang "Assalamualaikum yeobo"


"Walaikumssalam, kamu sudah makan" (bahasa korea)


"Sudah, kebetulan tadi di ajak makan bareng member lain" (bahasa korea)


"Boleh kalau tidak merepotkan" (bahasa korea) Do Hyun berkata duduk di sofa dan melihat banyak kertas di atas meja


"Tidak merepotkan untuk suami ku tercinta" (bahasa korea)


Santi membuatkan minuman hangat, Do Hyun melihat ada kertas dengan tulisan hangul di sebelah leptop Santi, dia membacanya "siapa yang kirim surat ini" (bahasa korea) Do Hyun bertanya dengan wajah berubah menjadi kesal


"Tidak tahu aku sudah dua kali mendapatkan Surat itu, di bawah pintu" (bahas korea)


Do Hyun pergi membawa surat itu "Sayang mau kemana" (bahasa korea) pekik Santi melihat suaminya buru-buru keluar membawa surat itu


Lalu Santi menghubungi tante Yuni namun telponnya tidak di angkat, Santi menjadi penasaran dengan tulisan itu mengapa suaminya panik melihat surat itu.


Di sisi lain tante Yuni di rumahnya memperlihatkan wajah bingung "Kamu kenapa sperti sedang bingung" (bahasa korea) Ayah bertanya


Tante Yuni memberikan ponselnya memperlihatkan surat yang Santi kirim dengan bahasa hangul dan Ayah membacanya "Siapa yang kirim surat ini tidak mungkin Do Hyun sudah melakukan itu, dia anak saya dan saya tahu Do Hyun tidak pernah memeliki kekasih ini fitnah bohong" (bahasa korea)


"Saya bingung harus menjelaskan apa sama Santi dia bertanya arti surat itu, untung dia tidak bisa membaca tulisan hangul" (bahasa korea) tante Yuni berkata dengan wajah sangat khawatir


Lalu Ayah menghubungi Do Hyun "Hallo kamu dimana, ada yang kirim surat sama Santi, apakah betul isi surat ini" (bahasa korea)


"Ayah tahu darimana" (bahasa korea) Do Hyun bertanya sambil menyetir


"Santi menanyakan kepada tante Yuni arti dari tulisan hangul itu" (bahasa korea)


"Terus Santi sudah tahu artinya" (bahasa korea)


"Tante Yuni tidak mengangangkat telponnya karena bingung takut Santi drop lagi, kamu dimana" (bahasa korea)


"Jangan beritahu Santi dulu aku akan menyelesaikan semuanya, saya tahu siapa yang kirim surat ini" (bahasa korea)


"Tapi semua tidak betul kan" (bahasa korea)


"Tidak Ayah isi surat itu fitnah, aku tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun, Ayah tahu sendiri dari umur 15 tahun saya menghabiskan waktu di asrama dan saya baru ketemu wanita dengan Santi saja" (bahasa korea)


"Baiklah, Ayah percaya sama kamu dan bereskan masalah kamu" (bahasa korea)


Ayah sengaja menghubungi Do Hyun dengan menyalakan pengeras suara di ponselnya supaya tante Yuni mendengarnya "Aduh gimana ini, mudah-mudahan Santi tidak pernah tahu isi surat ini tapi siapa yang tahu Santi istri Do Hyun" (bahasa korea) tante Yuni panik merasa kasiaan dengan keponakannya Santi


"Doakan saja supaya pernikahan mereka baik-baik saja, ini cobaan buat mereka berdua kita harus dukung selalu mereka" (bahasa korea) Ayah berkata dengan memegang tangan tante Yuni menenangkannya


Do Hyun pergi ke apartemen seseorang lalu menekan bel, pintunya di buka lalu terlihat wajah yang tidak asing dia adalah manajer Hyung "Ada apa kamu malam-malam tumben ke apartemen aku" (bahasa korea)


"Boleh aku masuk" (bahasa korea)


"Silakan, apakah kamu tidak bisa tidur" (bahasa korea)


"Iya saya tidak bisa tidur karena ada orang yang mengirim surat untuk memfitnah saya" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan melempar kertas itu ke meja


Manajer Hyung melihatnya namun tidak dia baca "Mengapa tidak kamu baca, apakah kamu sudah tahu isinya atau kamu yang membuatnya" (bahasa korea) wajah Do Hyun menjadi kesal


"Buat apa aku membuat surat seperti itu" (bahasa korea)


"Hyung kita sudah dewasa, aku menikah karena aku mencintai dia kalau aku tidak memiliki dia aku bisa gila dan karir aku bisa hancur, kamu mau bertanggung jawab kalau karir aku hancur" (bahasa korea)


"Bukannya kalau kamu menikahi dia karir kamu yang hancur, lebih baik tidak menikah daripada karir kamu hancur" (bahasa korea)


"Saya akan jujur pada anda, saya sudah menikah di indonesia dan selama setahun lebih kita sudah satu apartemen lalu apakah karir saya hancur selama ini" (bahasa korea)


"Tidak mungkin kamu bohong, jadi selama ini kamu berhenti mengambil kontrak drama gara-gara dia" (bahasa korea)


"Hyung saya sudah bilang jangan ikut campur masalah pribadi saya, anda hanya berhak sebatas kerjaan saja, kalau kamu tidak percaya saya sudah menikah silakan saja cek ke kantor pernikahan di indonesia" (bahasa korea)


"Do Hyun kamu itu masih muda jalan kamu masih panjang tidak harus membatasi karir kamu banyak tawaran drama dengan nilai kontrak tinggi aku ingin kamu mengambilnya" (bahasa korea)


"Jadi ini alesan anda ingin merusak hubungan saya dan istri saya, itu hak saya mau mengambil drama atau tidak, saya sudah tidak ingin mengambil drama romantis pertama karena agama saya dan kedua ingin menjaga perasaan istri saya, saya tidak mau egois, asal anda tahu istri saya tidak membatasi karir saya, sayalah yang membatasi karir saya itu keputusan saya bukan anda ataupun istri saya" (bahasa korea)


"Tapi kamu...." (bahasa korea) Manajaer baerkata lalu di potong pembicaraannya


"Sudah cukup, anda bukan orang tua saya jadi tidak berhak atur hidup saya, kalau anda masih menggangu hubungan saya dan istri saya silakan anda mengundurkan diri jadi manajer saya" (bahasa korea) Do Hyun berkata lalu pergi meninggalkan apartemen manajernya dengan rasa emosi namun menahannya


Do Hyun selama ini selalu menuruti apa yang di katakan Manajernya namun untuk masalah perasaan dia tidak bisa di atur begitu saja karena rasa cinta datang dengan sendirinya bukan paksaana atau aturan.