Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Menikmati makanan



Hari ketiga Santi di tinggal Do Hyun untuk konser, pagi hari akan pergi bekerja "mudah-mudahan ga ketemu Han Daegang si tukang paksa" Santi bergumam menarik nafasnya, ternyata benar Han Daegang tidak mengganggunya hari ini, sama sekali tidak bertemu dengan Han Daegang.


Malam hari tiba setelah makan malam Santi melakukan video call dengan Cantika karena janji akan menghubunginya lagi dua kali nada dering Cantika mengngkatnya "Haloo Santi, gue nunggu telpon lu lama banget"


"Sori gue baru pulang kerja tadi mandi, makan baru nelpon lu tapi gue ga ingkar janji kan"


"Iya gue seneng di telpon lu, San gue penasaran deh kenapa lu bisa tidur sama Do Hyun, emang kaliaan udah nikah apa kecelakaan"


"Mmmmm....tapi janji ya jangan bilang siapa-siapa"


"Gue janji rahasia lu bakalan gue bawa sampe gue mati"


"Sssuuuttt lu ngomong apa sih kok sompral, lu bakalan panjang umur"


"Aamiin, cerita dong sama gue pensaran sama kisah cinta lu jadinya"


"Jadi gue sama Dion udah nikah baru akad sih"


"Aaaaaaa.....seriusan sumpah demi apa, gue merinding dengernya"


"Emang gue hantu kok merinding, ya serius jadi kenapa gue ke Korea karena gue udah nikah"


"Jadi lu itu di apartemen Do Hyun artis kpop idolanya Natasya"


"Iya, tapi jangan bilang dulu ke mereka awas lu"


"Ah....gue jadi iri sama lu bisa jadi istri seorang idola, berarti selama setahun lebih ini lu jadi istri rahasia sang idola dong"


"Ha ha ha ha kaya judul film tuh"


"Wah bener lu bikin hebo fansnya kalau ketahuaan, lagiaan kenapa diem-diem San ga langsung resepsi aja"


"Nanti aja kalau gue udah siap, gue belum mau baca komentar nitijen takut banyak yang ga setuju"


"Ga bakalan, gue bakalan dukung lu kalau ada yang buly lu, gue bellain lu bakalan gue marahin tuh nitijen yang ga setuju"


"Ha ha ha ha bener ya lu belain gue, nanti aja tunggu saat yang tepat dan gue ga tahu itu kapan"


Ketika mereka sedang bercanda dan tertawa, pintu apartemen terbuka dan ternyata Do Hyun yang baru pulang "Assalamualaikum yeobo" Do Hyun berkata seketika Santi kaget dan wajah Cantika pun kaget mendengar suara Do Hyun


"San kenalin dong sama Do Hyun"


"Bentar" Santi mnyimpan ponselnya di meja dan menyambut Do Hyun "Walaikumssalam suami ku" (bahasa korea)


"Kamu sedang telpon dengan siapa" (bahasa korea)


"Cantika teman aku kamu ingat ga, sini duduk" (bahasa korea)


Santi membawa ponselnya dan memperlihatkan kepada Cantika wajah Do Hyun, seketika Cantika duduk dan menutup mulutnya dengan tangannya "Halloo Cantika" Do Hyun menyapa tersenyum manis


"Dia fans kamu loh, suka liat drama kamu" (bahasa korea)


"Haiii oppa Do Hyun" Cantika berkata dengan tersenyum lebar dan melambaikan tangannya


"Haiii terima kasih sudah menjadi fans saya, sehat-sehat iya" Do Hyun berkata melambaikan tangan


"Kamu mandi dulu sana, nanti makan bareng" (bahasa korea)


"Oke, Aku mandi dulu, dadah Cantika" (bahasa inggris) Do Hyun berkata sebelum pergi dia mencium bibir Santi di hadapan Cantika "Dion....." pekik Santi tersipu malu dengan spontan ponselnya di lempar ke sofa


Setelah Do Hyun pergi Santi membawa kembali ponselnya "Cantika sori ya, dia emang gitu nyebelin harusnya tadi di sensor"


Seketika Cantika terbelalak kaget "Ah....Gila kalau Natasya liat bisa pingsan dia, wah merinding gue bener kan lu tuh ga bisa bohong dan bukan wanita halu, luar biasa lu bisa dapetin artis kpop, dia kan lagi banyak penggemar ceweknya San"


"Iya makannya gue ga bilang takut Natasya teriak dan pingsan, Safira aja teriak terus nangis malu-maluin depan keluarga Do Hyun"


"Pasti sih, gue aja ngerasa bangga sama lu, apalagi Safira sebagai adik lu dan bukannya dia fans Mars juga kan"


"Iya makannya dia ga berhenti teriak di akad nikah gue"


"Ha ha ha ha kocak sih pasti apalagi di tambah Natasya bisa jadi paduaan suara teriaknya"


"Cantika udah dulu ya, gue harus nyiapin makan malam"


"Santi kapan telpon gue lagi, mood boster deh nelpon sama lu dengerin cerita lu gue ngerasa ga kesepiaan"


"Iya gue usahain besok tapi ga janji kalau ada Dion suka ganggu dia"


"Emang kemarin dia darimana"


"Dia baru pulang konser promosi album barunya gue kan kemarin di tinggal 3 hari"


Terdengar Do Hyun memanggil "yeobo"


"Tuh kan ganggu udah dulu ya, jangan lupa minum obat dadah chingu" Santi berkata dan melambaikan tangannya


Tibalah Hari sabtu "Jadi acara kita masing-masing" (bahasa korea) Do Hyun berkata sambil merapikan pakiaannya


"Gimana dong, kalau aku ga datang kasiaan tante Yuni ga ada keluarganya" (bahasa korea) Santi berkata sambil memakai lipstik


"Kalau acara aku udah selesai nanti aku jemput kamu jadi kita satu mobil saja, aku antar kamu dulu" (bahasa korea)


Do Hyun mengantar Santi ke apartemen tante Yuni lau pergi menemui Ayahnya dan Kakanya yang sudah menunggu di restoran mewah untuk pertemuaan keluarga bertemu dengan calon istri Ayahnya Do Hyun.


Sedangkan Santi menemui tante Yuni akan mendapinginya bertemu calon suami tante Yuni di sebuah restoran "tante kenapa ga di restoran tente aja"


"Rencana berubah katanya dia pengen di restoran yang private gitu soalnya menutupi privasi anak sama mantunya jadi kita ketemu cuman berenam dia sama dua anaknya satu mantunya dan sama kita berdua" tante Yuni berkata sambil mengendari mobilnya


"Wah kayanya anak sama mantunya artis kali ya makannya harus di tempat privasi"


"Katanya belum resepsi baru akad aja, mantunya belum siap buat go publik"


"Kok kaya kasus aku"


"Ya bener kasusnya sama kaya kamu"


"Tante sebelumnya udah kenalan sama anaknya"


"Baru hari ini, soalnya anak-anaknya sibuk jadi ga ada waktu, Do Hyun ga di ajak"


"Dia juga ada acara keluarga, Ayahnya mau nikah lagi, lagiaan kalau ikut ketahuaan dong aku nikah sama Do Hyun nanti keluarga calon tante ngasih tau banyak orang"


"Iya juga sih, lebih baik cari aman"


Tibalah Santi dan tante Yuni di sebuah restoran yang sangat mewah dan di sambut oleh seorang pelayan menanyakan Reservasi atas nama siapa, tante Yuni menyebutkan nama lalu mereka di antar ke suatu ruangan VIP. Ketika pintu di dorong Santi terbelalak kaget melihat Do Hyun, Ayah dan Kakanya ada di sana


"Santi kok ada di sini" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan wajah yang sama terbelalak kaget


"Tante kita ga salah kamar kan"


"Do Huyun anak kamu" (bahasa korea) tante Yuni bertanya kepada Ayah Do Hyun dengan terbelalak kaget


"Jadi tante mau nikah sama Ayahnya Do Hyun" (bahasa korea) Santi berkata dengan wajah bengong


"Ah....silakan duduk dulu, maaf ini salah saya tidak memberitahu siapa anak saya kepada Yuni" (bahasa korea) Ayah menjelaskan


Santi dan tante Yuni duduk "jadi kita sudah satu keluarga kalau gitu" (bahasa korea) tante Yuni berkata dengan bingung


"Tante apa kabar" (bahasa korea) Do Hyun menyapa dan mencium tangan tante Yuni di ikuti Kakanya juga


"Appa sehat, maaf aku belum bisa menengok lagi ke rumah" (bahasa korea) Santi berkata dan mencium tangan Ayah


"Jinja jadi calon Ayah tantenya Santi istri Do Hyun ha ha ha ha" (bahasa korea) Kaka Do Hyun berkata dan tertawa


"Wah benar-benar dunia sempit" (bahasa korea) Do Hyun berkata


"Bagus kan jadi privasi kamu sama Santi aman" (bahasa korea) Ayah berkata


"Ya betul jadi rahasia pernikahan kaliaan aman, nanti juga di akad kaliaan bisa datang bersama" (bahasa korea) tante Yuni berkata


"Jadi apa yang di omongin tante tentang menantu itu aku ha ha ha" (bahasa korea) Santi berkata dan tertawa


"Memang tante bilang apa sama kamu" (bhasa korea) Do Hyun berkata


"Katanya Appa nyari tempat restoran privasi karena menjaga privasi anak sama mantunya" (bahasa korea)


"Jinja Appa terima kasih sudah menjaga privasi kami" (bahasa korea) Do Hyun berkata dan menundukan kepala di ikuti Santi


"Yuni tante Santi dari Pa Beni atau Bu Mila" (bahasa korea) Ayah bertanya


"Saya adik dari papah nya Santi" (bahasa korea)


"Ah.....saya menyukai pak Beni dia sangat baik, jadi bagaimana Santi apakah kamu merestui pernikahan kita" (bahasa korea) Ayah berkata


"Sangat setuju, Appa memilih wanita yang tepat untuk berumah tangga, tante Yuni adalah panutan aku dia karirnya bagus dan jago masak pasti bisa merawat Appa dengan baik" (bahasa Korea"


"Kamu sedang mempromisikan tante ha ha ha" (bahasa korea) tante Yuni berkata dan tertawa


Semua menjadi tertawa mendengar ucapan Santi "Appa tahu makannya saya ingin menikah dengan tante kamu" (bahasa korea)


"Jadi besok kaliaan bisa datang bersama" (bahasa korea) Kaka bertanya


"Dion boleh ga malam ini aku menginap di apartemen tante Yuni udah lama kita ga tidur bersama dan nanti pasti susah lagi kalau udah menikah" (bahasa korea)


"Boleh, kebetulan aku akan menginap di rumah Appa juga, sudah lama tidak tidur di sana" (bahasa korea)


"Yeah, makasih sayang" (bahasa korea) Santi berkata dan Do Hyun memegang tangannya


Pertemuaan keluarga yang sangat menyenangkan dengan keduanya menikmati makanan yang di hidangkan.