Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Rahasia rumah tangga



Terlihat seorang wanita yang sedang berjalan di sisi pantai menikmati air biru yang jernih dan pasir putih, Santi berada di Lombok Indonesia tanpa di ketahui semua orang termasuk keluarganya, dia merasa kesepiaan dengan kesendiriaannya "Udah sebulan gue di sini, perut juga udah gede" gumam Santi memegang perutnya.


Santi di Lombok menyewa satu rumah seperti villa untuk sebulan, dia mencari ketenangan namun hanya kesepiaan yang dia dapatkan dan entah mau kemana lagi dia pun bingung akan menetap dimana karena bila pulang ke rumahnya di Jakarta orang tua nya pasti bertanya mengapa dia meninggalkan Do Hyun.


Santi duduk di kursi pinggir pantai lalu dengan rasa penasaran membuka sosial medianya "Udah lama ga liat sosial media, apa kabarnya Dion, apa dia udah masuk Mars lagi" Santi bergumam sambil mengaktifkan ponselnya lalu banyak pesan dari sosial media yang masuk dan Santi membuka pesannya satu persatu yang berisikan semua menanyakan keberadaan Santi, lalu ketika membuka pesan dari Safira dia terbelalak kaget dan langsung menghubungi Safira.


Safira yang sedang berada di katin mendengar ponselnya berdering, dan terlihat nomor tidak dikenal "Siapa ini" gumam Safira dan dengan penasaran dia mengangkatnya "Hallo dengan siapa ini"


"De ini kaka"


"Aaaaaa.....ka Santi kemana aja" pekik Safira dan mejadi pusat perhatiaan di dalam kantin lalu berpamitan kepada teman-temannya untuk keluar menerima telpon


"Fira ada apa, ada kabar penting apa" Santi bertanya


"Itu.....mmmmm.....mamah sakit ka, cepet pulang kaka dimana"


"Sakit apa kok bisa, kaka di Korea ya udah nanti kaka pulang" Santi berkata lalu mengakhiri sambungan telponnya dan bergegas ke kontrakaan untuk mengepak pakiaan lalu pergi ke bandara pulang ke Jakarta.


"Korea, bohong banget" gumam Safira dan langsung menghubungi Do Hyun.


Do Hyun yang sedang makan siang di temani tante Yuni ponselnya berdering dan terlihat Safira menghubunginya langsung mengngakatnya "Hallo oppa tadi ka Santi sudah menghubungi aku" (inggris)


"Lalu dia ada dimana" (inggris) Do Hyun berkata dengan wajah kaget sambil berdiri


"Ka Santi engga bilang cuman Fira udah bilang mamah sakit dan Ka Santi katanya mau pulang ke Jakarta" (inggris)


"Oke, hari ini aku akan ke Jakarta" (inggris) Do Hyun mengakhiri sambungan telponnya lalu bergegas ke kamar berganti pakaiaan dan mengepak pakiaan.


"Do Hyun dimana Santi" (korea) tante Yuni bertanya


"Kata Safira dia akan ke Jakarta, dan aku akan ke sana sekarang" (korea)


"Alhamdulilah, ya sudah hati-hati di jalan" (korea) tante Yuni berkata dan Do Hyun berpamitan mencium tangan tante Yuni lalu pergi ke bandara untuk terbang ke Jakarta.


Di Bandara kebetulan sepi dari wartawan menjadi leluasa untuk Do Hyun berjalan namun tetap saja ada penggemar yang mengenalinya dan memotretnya lalu di masukan ke sosial media.


Han Daegang yang sudah selesai rekaman melihat ponsel mencoba mencari keberadaan Santi di sosial media lagi dan menemukan foto Santi yang sedang di pantai di akun fansbase Do Hyun dengan caption 'Noona San berlibur tanpa di temani Do Hyun' Han Daegang terbelalak kaget dan mencari di komentar lokasi Santi saat ini, banyak komentar dalam foto tersebut,


"Kenapa liburan sendiri, jangan-jangan Do Hyun udah tidak peduli dengan istrinya" @ciput


"Kayanya Do Hyun udah sibuk dengan kegiataan barunya" @dohyunoppa


"Noona San kan sedang hamil kenapa di ijinkan berlibur sendiri" @naya


"Itu di pulau jeju kan mereka punya rumah di sana" @mita


"Itu di Lombok Indonesia, aku memang pernah melihatnya dia sedang makan di Restoran sendiri" @nanay


"Kasiaan sekali tidak di temani Do Hyun oppa" @vta


"Kayanya mereka udah berpisah, ga mungkin seorang istri sedang hamil pergi berlibur sendiri" @neni


Itulah beberapa komentar dari penggemar di foto Santi yang berada di pantai dengan perut sudah terlihat besar, Han Daegang terbelalak kaget dan segera menghubungi Do Hyun namun tidak tersambung karena sedang berada di pesawat, lalu menghubungi Safira tapi tidak tersambung juga karena sedang berada di dalam kelas. Lalu Han Daegang mengirim pesan untuk Safira tentang Santi yang berada di Lombok.


Sore hari Santi sudah tiba di rumahnya di Jakarta, ketika menekan bel yang membuka pintu mamah Mila dan dia terbelalak kaget "Mah udah sehat" Santi memeluk mamah Mila


"Mamah engga sakit kok, kamu sendiri ke Indonesia ya ampun ayo masuk" mereka masuk dan duduk di sofa


"Bukannya kata Fira mamah lagi sakit"


"Engga emang Fira bilang gitu, Fira......" mamah Mila memanggil dan Safira bergegas ke bawah


"Ka udah datang, ya ampun ka Santi kemana aja Fira hubungin ka Santi ga aktif aja" Safira berkata sambil berjalan menuruni tangga dan memeluk Santi


"Eh...ya mamah juga mau nanya itu, kamu ganti no hp ya kok mamah nelpon kamu ga tersambung aja, kata tante Yuni lagi sibuk siapin bisnis baru sama Do Hyun"


"Mmmmmm.....ya mah gitu deh" Santi tidak banyak bicara karena tidak mau menjelaskan yang sebenarnya


"Terus mana Do Hyun kok ga anter kamu ke Indonesia malah biarin istrinya lagi hamil sendiri" mamah Mila berkata karena khawatir


"Nanti mah mau nyusul ke sini, ya kan ka" Safira berkata memberi kode mengedipkan mata kepada Santi karena sudah tahu masalahnya "Oh ya kaka istirahat dulu pasti cape, Fira anter ke kamar yu" Safira dengan bergegas membawa koper Santi ke atas, supaya mamah Mila tidak curiga dan banyak bertanya.


"Ya udah, nanti makan malam jangan sampai ketiduran ya sayang" mamah Mila berkata lalu Santi dan Safira pergi ke lantai dua menuju kamar Santi.


Mamah Mila merasa aneh dengan gerak gerik putrinya Santi yang tidak seperti biasanya banyak bercerita dan wajahnya terlihat muram, mamah Mila sebagai orang tua merasakan kesedihan anak-anaknya walau tidak tahu masalah sebenarnya namun mamah Mila berusaha untuk tidak ikut campur masalah rumah tangga putrinya Santi.


Di kamar Santi, Safira mengunci pintu "Ka aku udah tahu masalah kaka jadi harus jujur sama Fira kenapa kaka lakuin ini sama oppa Do Hyun"


"Jadi ini rencana kamu, terus kamu udah hubungi Do Hyun kalau kaka mau ke Jakarta" Santi duduk di sofa dengan wajah kaget


"Pokoknya kaka harus cerita sama Fira, kasiaan oppa Do Hyun tiap hari mabuk-mabukan tega banget sih"


"Kamu jawab dulu, Dion udah tau belum kaka di Jakarta"


"Engga, tenang aja" Safira berbohong karena khawatir Santi pergi kalau mengetahui Do Hyun akan datang


"Terus kamu tahu dari siapa Dion mabuk-mabukan"


"Kata oppa Han Daegang, Fira tahu semua masalah kaka dari dia, sekarang yang jaga oppa Do Hyun dia, setiap hari katanya mabuk, Fira mohon jangan gini kasiaan udah sebulan kaka siksa oppa Do Hyun mana udah ga punya karir lagi di tinggal kaka lengkap penderitaannya kasiaan ka"


"Kamu ga ngerti de, kaka juga menderita dengan komentar penggemar nya dan melihat Dion yang tidak bernyanyi hanya diam di rumah membuat hati kaka bersalah"


"Kaka ga usah denger komentar haters, kalau dia penggemar ga akan komentar julid kaya gitu, kaka harusnya kuat kasih dukungan buat oppa Do Hyun bukan ninggalin kaya gini, emang kaka udah ga cinta sama oppa Do Hyun"


"Justru kaka sayang sama dia makannya kaka tinggalin dia supaya memilih karirnya bukan kaka"


"Oppa Do Hyun milih kaka karena sayang banget sama ka Santi masa mau sia-siain cintanya oppa Do Hyun, mana kaliaan mau punya anak"


"Ga tau de, kaka lagi ga bisa mikir bingung"


"Boleh ga Fira kasih saran"


"Boleh, lagiaan dari tadi kamu nyerocos aja nasehatin kaka"


"Ya maaf, Fira pengen membuka pikiran kaka supaya kembali ke oppa Do Hyun, kalau kata Fira kaka ga usah tinggalin oppa Do Hyun nambah bahagia aja orang jahat ngeliat kaliaan berpisah, kaka kembali ke oppa Do Hyun lalu cari bisnis baru bersama"


"Bisnis apa de, Dion itu penyanyi tidak mudah untuk menjalani bisnis"


"Kaka kan seorang youtubers kaka bisa bantu oppa Do Hyun suruh cover lagu-lagu di youtube pasti banyak yang liat dan bikin kegiataan bersama di youtube, Fira yakin viral dan banyak penontonnya"


Santi kaget dengan perkataan adiknya Safira, menjadi diam dan merenung "Kenapa kaka ga kepikiran ya" Santi berkata dengan muram


"Karena pikiran kaka lagi kacau waktu itu dan kaka kayanya terlalu sensitif sama komen haters, terus kalau kata Fira ka Santi bisa jadi manajernya oppa Do Hyun cariin kerja sebagai MC atau main film, ka Santi kan pernah kerja di Agensi hiburan, nah pasti kenal dong sama orang-orang dalam perfilman"


"Emang kaka ngerasa karir Dion hancur gara-gara kaka, wah....adik ku kok udah dewasa sih, makin sayang deh kaka sama kamu Fira" Santi memeluk Safira


"Ya dong aku kan mau kuliah dan ingat karir oppa Do Hyun belum hancur masih bisa dikejar asal kaka selalu mendapanginya, karena keadaan aja karirnya begini lagiaan harusnya Pimpinan Agensi jangan sangkut pautin masalah karir sama pribadi, kalau mau juga bikin oppa Do Hyun Hiatus aja selesai nanti juga nitijen lupa sama masalahnya"


"Harusnya sih gitu, ini malah kaka harus pilih tinggalin Dion apa karir Dion hancur, gimana kaka ga down coba de digituin sama dia"


"Gila ya harusnya jadi Pimpinan itu lebih bijaksana jadi panutan ini malah ikut campur masalah pribadi artisnya, padahal semua orang muji-muji dia loh karena artis-artisnya pada sukses, udah ah yang penting sekarang kaka jangan tinggalin oppa Do Hyun lebih baik semangatin dia supaya sukses bersama, oh ya ka aku udah punya pacar loh"


"Wah....serius siapa de, bukan Han Daegang kan"


"Emang kalau oppa Han Daegang kenapa he he he" Safira berkata dengan tersenyum


"Beda agama, kaka ga setuju lagiaan mana ada waktu dia pacaran, kamu bisa di cuekin terus ama dia lagiaan sekarang karirnya lagi di puncak"


"Bukan lah ka, orang biasa, Han Daegang buat aku terlalu mewah aku sadar diri kok, Han Daegang bakalan selalu jadi bias aku, udah untung juga bisa jadi teman dia"


"Ya ampun kok kaka baru sadar adiknya udah dewasa, tapi bukan kamu ga pantas buat Han Daegang de, kaka ga mau kamu kaya kaka aja nasibnya, ga mudah pacaran atau nikah sama seorang Idol"


"Iya tau ka, Fira juga ga berpikir mau nikah sama Idol kok, ngeliat kaka nikah sama bias Fira aja udah bahagia, makannya kaka jangan pisah sama oppa Do Hyun karena itu bikin Fira, mamah dan papah juga ka Lucky sedih"


"Iya maafpin kaka udah buat kamu khawatir dan makasih udah rahasiain ini dari mamah sama papah" Santi tersenyum dan mereka saling berpelukaan.


Santi sangat bahagia memiliki adik seperti Safira yang sudah dewasa tidak berpikir hayalan lagi seperti dulu dan Santi sudah memiliki tempat curahan hati yang tepat tidak usah susah payah cerita ke teman dekat yang belum tentu bisa menjaga rahasia rumah tangganya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Episode ini harusnya terbit tgl 20 kemarin tapi karena katanya editornya banyak yang libur jadi ada keterlambatan 🤗