Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Menjauhi



Besok hari menjelang, mereka pergi ke Pulau Jeju. Sesampainya di sana mereka pergi melihat villa yang sudah Do Hyun pesan dengan satu kamar yang luas halaman ada kolam renang pemadangan laut lepas sangat sempurna romantis untuk berbulan madu"Ini seperti di Bali" (korea)


"Memang sepertinya konsepnya villa di Bali, kamu suka tidak" (korea)


"Suka sekali merasa pulang ke Indonesia" (korea) Santi melihat ke arah luar pemandangan laut lepas


"Ini bulan madu kita, setelah lama kita tidak bisa bersentuhan akhirnya aku bisa menyentuh kamu lagi" (korea) Do Hyun berkata dengan memeluk Santi dari belakang dan mencium lehernya


"Dion nanti malam saja" (korea) Santi berkata namun menikmati sentuhan suaminya


"Aku kangen dengan suasana ini, merasa sudah bertahun tahun aku tidak menyentuh kamu padahal baru satu bulan" (korea)


"Sama aku juga merasa kita lama tidak bertemu sangat rindu sekali dengan sentuhan lembut kamu" (korea) Santi membalikan tubuhnya lalu mencium bibir Do Hyun dengan agresif


Mereka berciuman dengan pemandangan laut lepas yang berwarna biru. Suasana romantis mendukung mereka untuk berbulan madu yang kedua, kemana pun pergi mereka berpegangan tangan dan berpelukaan. Seperti pasangan yang baru menikah sangat romantis.


Lalu mereka melihat rumah yang akan dijual, Rumah dengan konsep villa dengan pemandangan laut lepas yang sangat indah, Santi melihat-lihat sekeliling rumah "Wah indah sekali dan nyaman" (korea)


"Kamu suka" (korea)


"Suka tapi harganya pasti mahal" (korea)


Lalu Do Hyun bernegosiasi dengan pemilik rumah dan mendapatkan rumah itu, Santi senang sekali mereka mendapatkan rumah yang bagus dengan pemandangan yang indah.


Sedang berada di villa Santi dan Do Hyun bersantai di depan kolam renang dengan pemandangan laut lepas, mereka bercerita tentang hubungan mereka "My sun kalau aku nanti sudah tidak terkenal seperti sekarang bagaimana" (korea)


"Justru itu yang aku mau, aku akan tetap mencintai dan menemani kamu sampai keriput" (korea)


"Kamu benar-bener tidak mau suaminya terkenal" (korea)


"Tidak mau, terlalu banyak yang cemburu pada aku dan itu tidak nyaman" (korea)


"Jadi bukan kamu yang cemburu pada fans tapi karena tidak mau ada yang cemburu" (korea) Do Hyun melihat wajah Santi dengan heran


"Iya memang, kenapa aku salah" (korea)


"Bener-bener aneh kamu tidak berubah" (korea)


"Maksudnya" (korea) wajah Santi berubah menjadi cemberut manja


"Kamu tidak ada rasa cemburu sama sekali, apakah kamu sayang sama aku" (korea)


"Kalau aku tidak sayang, tidak akan mau menikah dengan kamu dan aku pernah cemburu dengan lawan main di drama dan aku saat itu merasa tidak percaya diri menjadi kekasih kamu" (korea)


"Benarkah, tapi aku tidak merasakan kamu cemburu" (korea)


"Karena aku tidak cemburu buta seperti kamu, aku selalu percaya sama ucapan kamu" (korea)


"Baiklah kalau begitu, aku percaya kalau kamu sayang sama aku, tapi kamu harus cium aku" (korea) Do Hyun mendekatkan bibirnya kepada wajah Santi


"Apa hubungannya ciuman dan cemburu, aku tidak mau" (korea) Santi menjauh dan berlari


Do Hyun mengejarnya lalu mereka tertawa, dia memeluk tubuh Santi dan menggelitiki pinggang istrinya. Mereka berdua tertawa bahagia telah melalui cobaan yang sangat berat untuk mereka.


Setelah pulang dari pulau Jeju mereka berdua kembali ke apartemen karena Do Hyun harus melakukan kegiataan latihannya dan rekaman lagu barunya. Pagi hari di apartemen Santi dan Do Hyun sedang sarapan "Kamu hari ini sudah mulai latihan, jangan terlalu lelah" (korea)


"Oke sayang aku akan mengingatnya, kamu jangan terlalu khawatir" (korea)


"Baiklah istri ku, aku akan jaga diri demi kamu" (korea) Do Hyun mencium kening Santi lalu pergi


Do Hyun melakukan rekaman lalu berlatih, ketika sedang berlatih merasakan sakit kepala lalu berhenti untuk meminta ijin ke Dokter. Do Hyun melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit dan mengeluhkan apa yang dia rasakan.


Setelah seminggu hasilnya sudah keluar dan dia mendatangi Dokternya, lalu dijelaskan semua hasil labnya. Terlihat Do Hyun berwajah muram dia merasa sedih di dalam mobil. Dia pergi ke asrama diam di sana tidak banyak berbicara hanya merenung dan tidur.


Di Apartemen Santi menunggu suaminya pulang namun tak kunjung datang, lalu beberapa jam ada yang menekan belnya terlihat manajer hyung mendatangi apartemennya lalu Santi membuka pintunya "Hyung ada apa malam-malam ke sini, Do Hyun belum pulang" (korea)


"Maaf sudah larut datangnya, aku hanya di suruh membawa pakaian Do Hyun" (korea)


"Pakaian, memang ada konser ke luar negeri lagi" (korea)


"Belum ada, entahlah aku hanya di suruh membawa pakaian katanya Do Hyun akan tinggal di asrama untuk beberapa hari" (korea)


"Oh begitu, baiklah masuk dulu biar aku siapkan pakiaannya" (korea) Santi berkata lalu masuk ke dalam kamar dan membereskan pakiaan suaminya ke dalam koper


Ketika sedang membereskan pakiaan ke dalam koper Santi begumam "Kenapa nyuruh menajernya, kok ga bilang sih Dion mau di asrama"


Selesai merapikan, Santi keluar kamar membawa koper dan memberikannya kepada manajer Do Hyun. Manajer nya pergi tidak lama di apartemen karena merasa aneh dengan kelakuaan Do Hyun yang tidak biasannya menyuruh membawa pakaian untuknya.


Sesampainya di asrama memberikan koper berisi pakaiaan kepada Do Hyun "Apakah kaliaan sedang berselisih" (korea)


"Tidak, kita baik-baik saja" (korea)


"Syukurlah kalau begitu" (korea) Manjaernya berkata lalu pergi


Tidak lama Santi menghubungi Do Hyun lalu dengan menarik nafas dia mengangkat telpon dari istrinya "Halo Dion kenapa kamu tidak pulang ke apartemen" (korea)


"Aku lelah belum selesai latihan dan besok pagi aku harus rekaman dan berlatih kembali" (korea)


"Baiklah kalau begitu, cepat pulang oke" (korea)


"Oke, kamu istirahat" (korea)


"Kamu jangan lupa makan dan vitamin jangan lupa diminum, selamat malam sayang" (korea)


Do Hyun menutup telponnya dan berkata dalam hatinya "Malam sayang, aku sangat mencintai kamu istri ku Santi" (korea) sambil meremas ponselnya


Santi diam dan merasa aneh dengan suaminya "Kok ga bales sih malah di tutup langsung, apa dia secape itu sampai ga bisa bales ucapan gue" Santi bergumam kesal.


Tiga hari berlalu Do Hyun tidak mengangkat telpon dari Santi, sedangkan Santi berpikir positif kepada suaminya. selama tiga hari itu dia berpikir mungkin Do Hyun sangat sibuk dengan kegiataannya, namun hari keempat Santi merasa rindu dengan suaminya menghubungi Do Hyun namun tidak terhubung kembali


"Emang sesibuk itu sampai empat hari ga bisa hubungi istrinya, kenapa sih dia kok aneh" Santi bergumam kesal lalu mencoba menghubungi manajer Hyung dan tersambung "Hallo Hyung maaf menganggu" (korea)


"Ada yang bisa aku bantu" (korea)


"Apakah anda sedang bersama Do Hyun" (korea)


"Tidak, dia sedang berada di tempat latihan" (korea)


"Sesibuk itu kah dia, iya sudah nanti aku akan mencoba menghubungi dia lagi" (korea) Santi berkata dan menutup telponya


Sedangkan Do Hyun walau malam hari dia melakukan latihan dengan keras seperti sedang menghukum dirinya, manajer Hyung melihatnya dari jauh entah ada apa dengan Do Hyun yang terlihat aneh dan menjauhi Santi wanita yang sangat dia sayangi.