
Pagi hari sehari sebelum konser Mars, Santi di kampus dengan wajah bahagia
"Weih ada yang udah happy lagi nih" Cantika berkata
"Kayanya udah di telpon sama oppa Dion" Viona berkata
"Tahu aja kaliaan he he he jadi malu" Santi berkata dengan senyum manis
"Santi sori tiketnya abis, ada satu lagi gimana dong lu dadakan banget sih jadi ga kebagiaan" Natasya berkata
"serius, aduh gimana dong kalau tiket ini buat gue adik gue bakalan nangis keleper" Santi berkata dengan lesu
"Emang itu buat Safira, lu kan emang ga bakalan ikut dadakan susah" Natasya berkata
"Paman lu ga bisa ngusahain satu lagi gitu Nat, please gue pengen ke sana" Santi berkata
"Sori ga bisa itu juga udah nambah kapasitas langsung abis juga katanya" Natasya berkata
"Gimana dong, aduh mana dadakan gue mau nyari juga kemana bingung" Viona berkata
"Jadi kita ga berempat dong" Cantika berkata
"Kata paman gue datang aja dulu nanti di cariin dari calo, tapi mahal ga apa apa" Natasya berkata
"Berapa" Santi berkata
"kalau tiket kita beli yang 3 juta di calo biasannya dua kali lipat atau bisa jadi 4 jta juga gimana calo nya" Natasya berkata
"Ah....mahal banget, gue lagi nabung buat ke korea" Santi berkata
"Mau ketemu pacar gue harus beli tiket yang ga masuk akal itu gila aaaarrrggg" Santi berkata dalam hati dengan kesal
"Lu pake tiket gue aja san mau ga" Cantika berkata
"Terus lu gimana" Santj bertanya
"Gue ga datang" Cantika berkata
"Jangan, gue nanti cari cara lain aja siapa tahu ada jalannya" Santi berkata
"Gue curiga, lu semangat banget ke konser Mars ada apa sih" Viona berkata dengan wajah curiga
"Mau liat Do Hyun nyanyi lah" Santi berkata
"Kemarin lu bilang ga mau desekan" Natasya berkata
"Iya sih tapi di pikir-pikir ga ada salahnya pengen tahu aja sensasinya tapi ga kebagiaan tiket, gue nunggu aja deh di luar" Santi berkata
"Ah....serius lu mau nunggu di luar" Natasya bertanya
"Sambil cari tiket, lagiaan gue mau tau konser itu kaya apa, secara gue belum pernah nonton konser" Santi berkata
"Kalau mau datang lu sama Cantika harus hafalin nih fanchant nama-nama member Mars" Natasya berkata dan memberi kertas
"Apaan tuh fanchant" Cantika bertanya dan melihat kertasnya
"Jadi nanti kaliaan harus teriakin nama-nama itu istilahnya kaya buat semangatin idola kita gitu" Natasya berkata
"Ih ogah ah....ngapain gue teriak mau menikmati lagunya aja" Santi berkata
"Justru asiknya konser K-pop itu bagiaan ini San pasti lu juga kebawa teriak deh seru soalnya" Viona berkata
"Aku butuh teriak kayanya, lagi bingung aku boleh curhat ga" Cantika berkata
"Bingung kenapa, curhat aja kalau kamu percaya sama kita" Viona berkata
"Aku percaya kaliaan karena temen deket aku cuman kaliaan" Cantika berkata
"Ada masalah apa" Santi bertanya melihat ke arah Cantika
"Ka Robi ngajak balikan lagi, tapi aku bingung terima apa engga ya" Cantika berkata
"Yang bikin lu bingung apa" Viona berkata
"Jangan mau, dulu aja minta balikan lagi ke Santi masih aja selingkuh" Natasya berkata
"Nah itu yang bikin gue bingung takut di sakitin lagi, San ga apa-apa kan gue curhat tentang ka Robi" Cantika berkata
"Nah loh bener juga, lu masih sayang ama ka Robi ya" Viona berkata
"Iya sih gue ga bisa bohongin diri sendiri" Cantika berkata
"Emang lu mau balikan sama mantan yang udah nyakitin lu" Natasya berkata
"Bingung, gue ga tahu harus jawab apa" Cantika berkata
"Kalau kata gue kasih kesempatan ke tiga aja, cobain lagi siapa tau dia udah berubah beneran tapi gue yakin lu banyak curiga dan jangan kasih kepercayaan lu 100% sama dia lagi" Santi berkata
"Kalau iya tobat kalau engga gimana" Viona berkata
"Ya nanti Cantika sakit lagi" Natasya berkata
"Gimana dong, tapi emang bener kata Santi gue masih sayang ama dia" Cantika berkata
"Gini deh kalau lu mau balikan lagi sama ka Robi jangan pake hati bisa ga" Santi berkata
"Maksud lu gimana San, kalau pacaran pasti pake hati lah" Viona berkata
"Ga ngerti maksudnya ga pake hati gimana" Cantika bertanya
"Jadi gini lu pacaran lagi sama ka Robi tapi lu jangan berharap banyak dan jangan kasih perhatiaan lu ke dia, biar dia yang bucin sama lu, lu harus bisa cuek dan bodo amat ama dia intinya jangan so sweet gitu" Santi menjelaskan
"Oh ya gue ngerti jadi biar dia penasaran sama gue ya" Cantika berkata
"yes betul" Santi menjawab
"Emang lu bisa Cantika kaya gitu, kalau Santi sih gue ga ragu pasti bisa ha ha ha" Natasya berkata dan tertawa
"Jangan salah loh kalau ke oppa Dion dia ga cuek malah nangis kangen sama dia ha ha ha gue liat di rumahnya dia lagi sedih" Viona berkata dan tertawa
"Vio, awas ya ga gue bantu dandan lagi nih" Santi berkata
"Serius baru gue denger Santi kangen ke cowok" Natasya berkata
"Emang dulu lu sama ka Robi cuek ya San" Cantika bertanya
"Bukan cuek sih lebih ke apa ya...." Santi berkata dan Viona memotong perkataannya
"Lebih ke bodo amat kan ha ha ha" Viona berkata dan tertawa
"Ya bener mana ada pacar di kasihin ke temen sendiri uuupppsss sori" Natasya berkata dengan spontan
Semua terdiam suasana menjadi hening dan caanggung, Viona melotot ke arah Natasya
"Sori gue kelepasan, Santi, Cantika sori ya" Natasya berkata
"Engga apa apa kok, lagiaan itu kan masa lalu" Cantika berkata dengan tersenyum
"Sori ya Cantika gue udah bohong dan bikin kamu terjebak sama Robi" Santi berkata
"Gue yang harusnya minta maaf, gue yang maksa lu buat deketin ka Robi sama gue dan gue ga peka harusnya tau dia cowok lu" Cantika berkata
"Udah dong kita kan udah bestiean nih jadi lupain masa lalu ya, jangan gara-gara cowok kita berantem oke" Viona berkata
"Oke" Natasya berkata
"Engga dong lagiaan kita ga berentem cuman salah paham aja kurang terbuka" Santi berkata
"Bener itu kurang komunikasi, gue ga akan percaya sama perkataan ka Robi lagi, ga apa-apa kan gue mau mencoba lagi dan gue mau coba saran dari Santi" Cantika berkata
"Yakin lu ga akan tersakiti lagi" Viona berkata
"Yakin, bener apa kata Santi gue harus coba tapi ga pake hati dan gue ga mau berharap banyak sama dia pengen liat juga dia niat apa sama gue" Cantika berkata
"Pokoknya lu harus terbuka ya sama kita, kalau dia macem-macem bilang sama kita" Natasya berkata
"Yap betul lu harus terbuka sama kita jadi ga ada salah paham lagi dan lu ga boleh percaya sama omongan ka Robi" Viona berkata
"Dan inget jangan pake hati sampai lu tahu bahwa cinta dia tulus sama lu" Santi berkata
"Siap, makasih ya kaliaan udah bikin gue nyaman dan gue ga bingung lagi deh" Cantika berkata
Mereka bahagia dan tersenyum lebar tidak ada lagi rasa sakit hati ataupun salah paham diantara Santi dan Cantika