Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Suka dengan pujiannya



Nafas Do Hyun turun naik dia tidak bisa tidur memikirkan Santi tersenyum manis kepada Han Daegang membuat cemburu lalu tengah malam dia pergi pulang ke apartemennya dan masuk ke dalam kamar melihat Santi sedang tidur dan dia membuka selimutnya mulai memeluk dan mencium bibir Santi dengan nafsunya


Santi terbangun mendesah dan merasa nyaman dengan sentuhan suaminya yang lembut "kenapa kamu pulang bukannya mau menginap di asrama" (bahasa korea) Do Hyun hanya melihatnya dan membuka pakain istrinya dengan kasar lalu mencium bibirnya dengan rasa nafsu dan rasa cemburunya membuat dia memperlakukan Santi dengan kasar.


Santi hanya diam dan merasa aneh "kamu malem ini kasar sekali, ada apa dengan kamu" (bahasa korea) Santi berkata dan wajahnya menunjukan rasa takut kepada suaminya dengan tubuh hanya terbalut selimut saja karena baju tidurnya di sobek paksa oleh Do Hyun


"Maafkan aku, cuman lagi ingin mepraktekan adegan film dewasa" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan memalingkan wajah


"Di Asrama kamu melihat film porno, aku tidak suka kamu sepeti ini, kasar dan itu bukan kamu" (bahasa korea) Santi berkata mulai meneteskan air matanya


Do Hyun kaget melihat istrinya menangis karena kelakuannya "Maaf aku menyesal, hukum aku kalau kamu mau, aku tidak akan melakukannya lagi" (bahasa korea) Do Hyun berkata dan memeluk Santi menghapus air matanya juga mencium keningnya merekapun tidur bersama


Rasa sesal telah melakukan itu kepada Santi membuat Do Hyun bangun pagi hari dan membuat sarapan untuk Santi "Pagi sayang, aku bikin sarapan buat kamu" (bahasa korea)


"Pagi, makasih maaf sudah merepotkan" (bahasa korea) Santi menjawab dengan wajah kesal


"Sayang aku minta maaf semalam keterlaluaan dan sekarang menyesal sudah kasar sama kamu" (bahasa korea)


"Lupakan saja, tapi aku tidak mau kamu menonton film seperti itu tidak baik" (bahasa korea)


"Aku janji tidak akan menontonnya lagi" (bahasa korea)


Do Hyun mengantar Santi ke kantornya mencium bibir dan mencium tangan rutinitas Santi dan Do Hyun ketika akan berpisah "nanti aku jemput sore" (bahasa korea)


"Oke jangan telat" (bahasa korea)


Ketika Santi masuk dan duduk di meja kerjanya telihat ada minuman dari starbuck "ini buat aku" (bahasa korea) Santi bertanya kepada salah satu karyawan


"Iya itu dari Do Hyun seperti biasa dia mentraktir kita minum aaaa...udah ganteng baik lagi" (bahasa korea) salah satu karyawan menjawabnya


Lalu Santi menerima pesan dari Do Hyun "Istri ku selamat menikmati minuman itu, semoga hari ini kamu bahagia" (bahasa korea)


Santi tersenyum dan meminumnya, itu adalah minuman kesukaan dia adalah chocolate sedang menikmati minumannya Santi di beri kotak kue yang sangat cantik "buat aku dari siapa" (bahasa korea)


"Ga tau dia memakai switeer hodie, memberi ini untuk kamu langsung pergi" (bahasa korea) karyawan bagiaan resepsionis berkata


Santi membukannya ternyata kotaknya berisi macaron yang sangat cantik dan ada surat berisi "Selamat menikmati semoga harimu bahagia" (bahasa korea) ada inisial HD


"Han Daegang" Santi berkata dalam hatinya


Santi membagikan macaronnya kepada semua karyawan, dan semua menikmatinya. Sedang istirahat Santi menuju restoran tante Yuni akan makan siang di sana, karena pekerjaannya sudah selesai maka makan siangnya ke restoran tante Yuni yang jauh dari kantornya, Santi duduk dan makan siang bersama tante Yuni


"Tante emang orang ada dua sifat ya"


"Maksudnya, emang Do Hyun udah keliataan sifat aslinya ya, emang ke kamu gimana"


"Iya tapi baru kali ini makannya aku kaget"


"Setiap orang kalau lagi tertekan dan marah pasti keliataan sifat aslinya"


Santi melamun memikirkan Do Hyun "apa waktu itu Do Hyun lagi marah ya" Santi berkata dalam hatinya


"Emang dia lakuin kasar apa sama kamu"


"Tante tapi ini rahasia kita ya"


"Tenang aja rahasia di jaga dengan aman" tante Yuni berkata dengan mengunci mulutnya


"Dion malem mainnya kasar kenapa ya biasannya lembut masa sampai baju tidur aku di sobek" dengan polosnya Santi bercerita


"Ah...main apa sih ha ha ha ha ya ampun anak aku udah gede, tante lupa kalau kamu udah nikah curhatnya porno gini"


"Tuh kan malah di ejek deh, udah ah ga mau curhat lagi nih"


"Yakin, nanti mau curhat ama siapa hayoo, mungkin Do Hyun mau variasi lain atau lagi kesal dan marah oleh seseorang"


"Katanya dia di asrama udah nonton film dewasa"


"Apa....wah ternyata member Mars ha ha ha ha bagus dong itu berarti mereka normal"


"Ih...curhat ama tante suka gaje deh malah ngobrolin member Mars"


"Ha ha ha sayang itu mungkin Do Hyun lagi ada rasa kesal namun ga bisa di ungkapkan tapi biasannya ga gitu kan atau dia cemburu kali"


"Nah itu bisa jadi karena itu"


"Tapi kan udah lama, lagiaan dia bilang ga apa-apa karena itu pekerjaan"


"Santi cowok kalau cemburu gengsi nah makannya kasar deh mainnya, eh tante udah liat di youtube reality show Nucat, kamu ga salah ngasih semangat sama Do Hyun teriaknya keras banget"


"Jangan-jangan Do Hyun liat itu gara-gara aku teriak ke Han Daegang jadi marah"


"Bisa jadi tante aja baper liatnya mana kaliaan saling pandang dan saling senyum"


"Aduh bego bego kenapa aku lakuin itu ya nyesel deh, aku kira ga akan di masukin bakalan di potong aaaakkkhhhh......gimana dong tante aku harus jelasin apa sama Dion"


"Yah baru sadar, sekarang gimana Do Hyun nya udah baikan belum kaliaan"


"Udah baik sih, tadi aja kirim minuman ke kantor"


"Ya udah ga usah di bahas lagi diam aja, kamu bersifat manis aja seperti biasa dengan muka manja kamu cowok mana yang ga kelepek-kelepek sih"


"Ya sih Dion bilang jangan liatin muka manja kamu ama siapapun gitu"


"Dia cemburuaan deh kayanya, awas hati-hati kamu harus jaga perasaannya"


Santi berpikir dengan yakin Do Hyun pasti sedang cemburu pada malam itu saat merobek pakiaan tidurnya. lalu ponsel Santi berdering


ddrrtt


ddrrtt


ddrrtt


"Dion nelpon"


"Panjang umur yang lagi di omongin nelpon"


Santi mengangkat telponnya "Hallo Dion"


"Kamu dimana, makan siang sama siapa" (bahasa korea)


"Aku lagi di restoran tante Yuni, pekerjaan aku sudah selesai jadi makan di sini" (bahasa korea)


"Kalau gitu kita pulang, aku sudah di depan restoran tante Yuni" (bahasa korea)


Santi kaget dan melihat ke depan memang ada mobil Do Hyun "tante aku udah jemput Dion, aku pulang ya" Santi bekata mecium tangan tante Yuni dan pergi ke luar lalu masuk ke dalam mobil Do Hyun


"Latihan kamu sudah selesai, kenapa tahu aku ada di restoran tante Yuni" (bahasa korea)


"Tempat yang kamu datangi kan cuman apartemen kita, tante yuni, restoran, sama kantor" (bahasa korea)


"Iya mau kemana lagi tempat itu saja yang aku tahu" (bahasa korea)


"Kamu mau tahu tempat apa biar aku mengantar kamu ke sana" (bahasa korea)


"Entah lah kalau pun mau ke sana pasti sama kamu atau tante Yuni, antar aku ke kantor dulu baru kita pulang" (bahasa korea)


"Oke aku siap mengantar, sayang ayah aku mau masuk islam dan dia minta ijin menikah lagi dengan seorang wanita muslim"


"Alhamdulilah bagus dong jadi ada yang ngurus Ayah, kasiaan juga kalau sendiri di rumah apalagi nanti kaka kamu nikah kesepiaan" (bahasa korea)


"Aku dan kaka juga berpikir seperti itu, ayah sudah lama di tinggal ibu jadi wajar kalau mau menikah lagi" (bahasa korea)


"Sayang terima kasih ya minumannya, kamu banyak di puji sama orang kantor ternyata banyak fans kamu di kantor mereka membicarakan kamu di depan aku seakan aku bukan istri kamu ha ha ha" (bahasa inggris)


"Mereka membicarakan apa, apakah tetang kejelakan aku" (bahasa korea)


"Sebaliknya, mereka memuji kamu tampan, baik lalu dalam hati aku berkata belum tahu saja seorang Do Hyun itu manja dan jago dalam bercinta" (bahasa korea)


"Ha ha ha aku lebih suka pujiaan kamu di banding yang lain, kalau aku tidak sedang menyetir aku akan mencium kamu" (bahasa korea)


Mereka berdua tertawa dengan senang, setelah dari kantor manajemen mereka pulang dan makan malam bersama lalu tidur dengan rasa bahagia tanpa ada lagi rasa kesal di hati Do Hyun, dia sudah melupakan rasa cemburunya.