
Setelah selesai belanja yang Do Hyun inginkan mereka pulang dan di dalam mobil Santi ingin menjelaskan masalah Ali "Dion tadi itu.... dia itu....." (bahasa inggris) Santi bingung harus menjelaskan darimana
"Aku tahu dia suka sama kamu, dan dia pernah berusaha mencium kamu di mobil kamu sewaktu kamu tidur" (bahasa inggris)
"Apa maksudnya" (bahasa inggris)
Do Hyun menjelaskan semuanya sewaktu akan ke rumah Santi melihat mobil dia berhenti di pinggir jalan lalu melihat Ali akan mencium Santi namun Do Hyun menggagalkannya
"Kenapa kamu baru memberitahu aku" (bahasa inggris) Santi berkata
"Aku kira kamu sudah tahu dan dia meminta maaf sama kamu, aku ga mau bahas pria itu lagi karena besok hari bahagia kita" (bahasa inggirs) Do Hyun berkata memegang tangan Santi dan tersenyum
Santi masih merasa kesal dengan Ali yang akan berusaha menciumnya. namun melihat wajah Do Hyun yang tampan dan tangannya yang lembut Santi menjadi tersenyum bahagia "bener-bener tuh cowok bikin bad mood di acara bahagia gue, harus aja ada yang bikin kesel" Santi berkata dalam hatinya
Setelah mengantar Santi dan berpamitan pulang Do Hyun kembali ke hotelnya lalu Santi masuk ke dalam rumah dan di sambut keluarganya yang sedang makan malam "wow belanjaannya banyak banget ka" Safira berkata membantu membawa shoping bag
"Tau nih oppa kamu yang belanja, kaka cuman iya iya aja" Santi berkata
"Ini kan brand yang oppa Do Hyun jadi BA nya" Safira berkata
"BA apa sih nak" mamah Mila bertanya
"Brand Ambassador mah, semacam dia bintang iklannya" Safira menjelaskan
"Wah hebat mantu mamah, bangga deh jadinya"
"Pantesan banyak uang, Santi ga mau belanja aja masa di paksa sih padahal tas dari dia aja masih banyak yang bagus"
"Cowok Korea kalau udah bucin ternyata royal, ah....Fira mau cari cowok korea juga" Safira berkata
"Papah juga kalau udah bucin royal sama mamah, ya kan mah" papah Beni berkata tidak mau kalah
"Iya betul bukan cowok korea aja semua cowok kalau udah bucin pasti royal sama pasangannya karena sayang, malah papah royal juga sama anak-anaknya" mamah Mila berkata dan memeluk papah Beni
"Idih ha ha ha ha geli deh liat papah sama mamah pelukaan" Santi berkata lalu pergi ke lantai atas menaiki tangga
"Santi kamu udah makan belum" mamah Mila bertanya
"Masih kenyang mah, aku mau mandi aja" Santi berkata
"Eh jangan lupa bantu decor belum beres" pekik mamah Mila
"Oke udah mandi Santi turun" pekik Santi
Setelah mandi ponsel Santi berdering
ddrrtt
ddrrtt
ddrrtt
Santi mengangkatnya "Haloo Santi katanya mau ke rumah gimana sih gue udah nungguin nih sampe gue batalin ajakan cowok gue mau ke PIM" Natasya berkata
"Ya gue juga udah beli cemilan tau" Cantika berkata
"Maaf gue ga jadi, tadinya gue mau pamitan sama kaliaan tapi ga jadi perginya" Santi berkata
"Emang lu mau kemana" Natasya bertanya
"Gue mau ke Korea kerja di sana" Santi menjawab
"Wah lu mau tinggal di sana selamanya" Cantika berkata dengan kaget
"Iya gue kayanya mau jadi orang Korea aja ha ha ha ha" Santi berkata dan tertawa
"Yah sepi deh, terus gimana kalau kita kangen lu" Natasya berkata
"Kan bisa vc an, lebaran juga gue pasti pulang kok" Santi berkata
"Lu mau nikah ya sama Dion" Cantika bertanya
"Ga tau doain aja ya, gue ke Korea selain nemenin tante Yuni gue mau memperbaiki hubungan sama Dion juga sih" Santi menjelaskan supaya teman-temannya tidak curiga
"Hubungan jarak jauh emang ga enak sih, pasti banyak salah pahamnya" Natasya berkata
"San gue mau tunangan sama ka Robi" Cantika berkata
"Wah jadi juga selamat ya Cantika, gue doain semoga lancar sampai pernikahan" Santi berkata
"Kapan lu tunangannya, kok bisa sih emang ka Robi udah tobat ya mainin ceweknya" Natasya dengan polos bertanya
"Nat kok gitu sih ngomongnya" Santi menegur Natasya
"Ya ga apa-apa kok tenang aja, gue juga tau dia itu playboy tapi yang gue liat udah ga pernah chat sama cewek-cewek aneh lagi sih" Cantika berkata
"Bagus deh kalau gitu, kapan tunangannya" Natasya berkata
"Sabtu besok, aku mau ngundang kaliaan harus pada datang ya" Cantika berkata
"Wah kebeneran aku mau ngajak kaliaan ketemuaan juga, soalnya minggu aku mau pergi ke Korea" Santi berkata
"Jadi kita kumpul di rumah Cantika ya, Viona mana kok ga di angkat sih telpon dari kita padahal pasti udah pulang kerja" Natasya berkata
"Cape kali lagi istirahat, nanti aja coba aku telpon" Santi berucap lalu Safira memanggilnya "Eh udah dulu ya aku harus bantuin mamah" Santi berkata dan menutup sambungan telponnya
Santi turun dan ke halaman belakang, lalu membantu mamah Mila dan Safira mendecor halaman belakang ada juga Lucky dan papah Beni ikut membantu "Lucky sama Fira besok bolos dong ga sekolah" Santi bertanya
"Ya dong pastinya udah minta ijin, masa nikahan kaka sama idola aku ga datang" Safira berkata
"Kamu bilangnya apa ke guru" Santi bertanya
"Ada nikahan sodara, terus kata wali kelas minta bunganya biar cepet nikah juga" Safira berkata
"Emang wali kelas kamu belum nikah" mamah Mila bertanya
"Belum mah masih jomblo padahal cantik loh, baik lagi" Safira menjawab
"Kalau jodoh ga ada yang tahu mau cantik atau ganteng kalau emang belum ada jodoh harus terus mencari sampai dapet juga berdoa" mamah Mila menasehati
"Kasian pengen nikah umurnya udah mau 30 tahun tapi masih keliataan awet muda cantik, mah emang cewek juga harus cari jodoh ya bukannya harusnya cowok yang deketin" Safira bertanya
"Ya harus dong caranya dengan bergaul banyakin temen dan membuka diri sama lawan jenis, yang pasti ga banyak milih, biasannya yang banyak milih susah dapet jodohnya" mamah Mila berkata sedang merangkai bunga mawar
"Ka Santi juga banyak milih tapi gampang tuh mah, padahal ga suka lah sama boysband korea, cowoknya harus kaya Vino atau Verrel eh taunya dapet yang lebih bikin iri, tapi Fira seneng sih kaka jodoh sama Do Hyun bukan Han Daegang ha ha ha ha" Safira bercerita dan tertawa
"Ka Santi bukan milih tapi jodoh sama yang dia benci, kalau milih itu gini aku pengen cowok kaya, punya mobil, ganteng, udah mapan nah di deketin sama cowok biasa ga mau malah jaga jarak padahal kan kita ga tau cowok biasa bisa jadi sukses masa depannya" mamah Mila menasehati
"Kaya papah ya mah" papah Beni berkata dan mamah Mila tersenyum "papah deh yang terbaik, papah juga dulu biasa aja sebelum jadi sekarang sukses"
"Makannya de kalau liat orang jangan dari covernya aja, kaka aja ga tau Dion dulu artis K-pop kalau tau udah kaka jauhin, kaka liatnya dia cowok biasa" Santi berkata
"Pantes kaka tiba-tiba jadi suka kpop suka Do Hyun, kenapa Fira ga curiga ya, tapi kalau kita ga suka cowok itu masa harus pura-pura suka sih"
"Kita membuka hati sama siapa aja bukan berarti menerima semuanya, kalau cowok itu nyatain perasaannya kita ga suka ya bilang aja jangan sampai memberi harapan palsu ajakin temenan aja" mamah Mila menasehati
"Eh.... tapi ka Santi aku pensaran deh hubungan kaka sama Han Daegang, dia suka juga sama ka Santi, soalnya ga mungkin sampai ke rumah nemuin kaka secara dia seorang idola masa datangin cewek biasa" Safira berkata dengan polosnya
"Enak aja cewek biasa, kaka itu cewek luar biasa tau dasar ya kamu" semua tertawa mendengar perkataan Safira "ha ha ha ya maaf ka keceplosan maksud Fira kaka bukan sesama artis gitu" Safira berkata dengan wajah memelas manja
"Ga tau coba aja kamu tanya Han Daegang, cuman kaka bilang jadi temenan aja tapi dia sempet nanya sih kalau kaka belum tunangan mau ga jadi pacar dia"
"Aaaaaaa......kok bisa nanya gitu, terus kaka jawab apa" pekik Safira
"Fira jangan teriak udah malem, ssssuuuuttt" mamah Mila berkata "Ya maaf mah abis ka Santi maruk idola Fira di bawa semua"
"Idih siapa juga yang mau, kaka juga bingung kok mereka suka sama Santi ya padahal kaka pernah jutekin mereka, cuekin mereka, ga peduli sama mereka, malah sempet jauhin waktu kaka tau mereka itu artis kpop"
"Memang orang itu kalau di cukein malah penasaran mau cowok atau cewek kaya gitu sama, jadi malah pengen deket" papa Beni berkata
Lucky hanya mendengar karena dia pun sedang pendekatan dengan seorang gadis teman satu sekolahnya dan Safira pun sama "Jadi aku harus jual mahal sama dia" Safira berkata dalam hatinya
"Tapi kalau kitanya suka cowoknya engga, percuma juga sama kita di cukein malah jadi jauh beneran ha ha ha ha" mamah Mila berkata dan tertawa
"Wah mamah pengalaman ya, sama siapa mah" papah Beni berkata
"Ya ada dulu pah cinta monyet waktu sekolah he he he he"
"Jadi intinya cowoknya harus suka ya mah, berarti Do Hyun sama Han Daegang suka dong sama ka Santi beruntung banget ka Santi di sukai oppa-oppa ganteng" Safira berkata
"Belum tentu, kalau fans-fans nya tau abis deh kaka kena buly" Santi berkata
"Tenang ka Fira pasti ngebelain kaka, Fira bakalan bikin akun fans page buat dukung kaliaan berdua"
"Lah emang bisa kaya gitu de, jadi akun-akun fans itu orang terdekatnya" Santi bertanya
"Bisa lah ka, aku aja punya akun fans page Han Daegang kaka aja bisa bikin akun Fans page buat dukung oppa Do Hyun tapi ga semua temen deketnya juga sih, yang nge fans aja, kalau misalkan kaka nikah sama Verel belum tentu aku mau bikin akun fans page kaliaan, karena Fira bukan fansnya Verel" Safira menjelaskan
Santi hanya menggangguk dan dekorasi sudah selesai dengan nuansa alam dengan bunga mawar putih halaman rumah Santi menjadi indah dan romantis "Alhamdulilah selesai juga, nah sekarang kita tidur soalnya besok harus bangun subuh" mamah Mila berkata
Berbincang sembari menyelesaikan dekorasi membuat tidak terasa waktu berjalan sangat cepat, setelah selesai mereka pun ke kamar masing-masing untuk tidur beristirahat. Santi menerima pesan dari Do Hyun "selamat malam my sun aku tidak sabar ingin segera hari esok sampai ketemu, aku sayang kamu" (bahasa inggris)
"Selamat malam, aku juga tidak sabar menanti hari esok aku baru selesai dekor halaman untuk akad nikah kita" (bahasa inggris) Santi membalas pesan lalu karena lelah dia tidur dengan perasaan bahagia.