Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Membulatkan tekadnya



Pagi hari santi berangkat ke kampus untuk menjalani kegiataannya seperti biasa lagi, tidak sengaja melihat cantika turun dari mobil robi, santi berpikir cantika akan mengakhiri hubungannya dengan robi ternyata cantika terlihat tersenyum manis pada robi


santi sesungguhnya tidak ingin bertemu dengan mereka berdua namun terpaksa akhirnya bertemu dan cantika memanggilnya


"santi...." pekik cantika menghampiri santi


santi menarik nafas dan tersenyum manis kepada cantika ingin bersikap biasa saja seperti tidak mengenal robi namun dengan beberapa kali melihat robi berselingkuh membuat santi merasa emosi ingin rasanya menampar wajah robi namun santi menahannya demi cantika


"haii cantika" santi berkata dengan senyuman terpaksa


"lu udah pulang, kok ga ngabarin sih" cantika berkata dan robi berada di belakang cantika


"oh ya lupa soalnya adik gue di rawat jadi belum sempet ngabarin lu" santi berkata tidak ingin melihat ke arah robi


"oh ya beb aku sama santi aja, kalau kamu mau ke kelas duluaan aja" cantika berkata kepada robi


"ya udah aku ke kelas dulu ya" robi berkata dengan memandang ke arah santi


santi berpaling dan berjalan karena tidak mau bertatapan dengan robi, cantika menyusul santi


"santi tunggu" pekik cantika


santi hanya diam di benaknya hanya berpikir mengapa cantika sudah tahu tentang buruknya robi tapi tetap bersamanya


sesampainya di kelas natasya dan viona sudah menunggu santi, merekapun belajar setelah ada dosen


pelajaran pertama pun selesai dan mereka ke kantin untuk membeli makan, lalu mereka berkumpul dan berbincang santi, natasya, viona dan cantika


"cantika gue mau nanya tapi sori ya bukan mau ikut campur" santi berkata namun merasa ragu


"tanya aja lu kan temen gue masa ga boleh nanya sih" cantika menjawab


"lu...mmm balikan lagi sama robi" santi bertanya


"apa, lu sama ka robi lagi" natasya berkata dengan kagetnya


"serius kan dia udah selingkuh kok mau sih" viona berkata


"ya aku masih sayang sama ka robi, dia udah jelasin kok cewek yang santi liat katanya mantannya yang ngajak balikan lagi, dia udah minta maaf juga udah jelekin kamu" cantika menjelaskan


"terus lu percaya" natasya bertanya


"iya wajahnya keliataannya jujur kasiaan dia ke rumah, gue diemin sejam masih di luar jadi gue maafpin, eh san ga apa apa kan gue pacaran sama mantan lu apa lu masih suka sama ka robi" cantika berkata


"eh...enga enga bukan gitu gue udah ga ada rasa apa apa kok tenang aja, cuman kaget aja lu masih percaya sama dia" santi berkata


"cantika tau ga di bali ka...." viona akan menceritakan lalu santi menginjak kakinya


"aw...." pekik viona


"kenapa vi, di bali ada kejadiaan apa" cantika bertanya


"itu di bali gue kenalan sama....cowok korea ha ha ha iya kan vi" santi memberi kode


"wah hebat lu jangan jangan udah jadiaan ya sama cowok korea makannya udah move on dari ka robi" cantika berkata


"bukan jadiaan lagi mau nikah" viona berkata dengan kesal


"apaan sih, engga cuman kenalan aja kok" santi berkata


"gue doain cepet nikah lu sama cowok korea itu" natasya berkata


"yakin doain gue nikah, lu ga takut kehilangan oppa lu ha ha ha ha" santi berkata ingat dengan sumpah natasya


"eh iya gue lupa jangan deh, tapi ga mungkin juga sih" natasya baru menyadari sumpah dia


"kok bisa emang santi kenalan ama idolannya lu nat" cantika berkata


"bukan dia bersumpah kalau aku jadiaan sama cowok korea itu natasya mau ninggalin idolanya" santi bercerita


"aamiin" viona berkata


"gue ga amin ah takut gue kehilangan oppa do hyun" natasya berkata


"ih siapa juga yang minta doa gue jodoh sama dion" santi berkata dengan cemberut


setelah selesai berkuliah mereka akan pulang di parkiran ada robi yang menunggu cantika untuk pulang


"gue duluaan ya, sori ga bisa ikut ke mall soalnya aku harus pulang cepet" cantika berkata dan berpamitan lalu melambaikan tangan dan masuk ke dalam mobil robi


santi hanya senyum dan terdiam setelah mobil robi sudah tak terlihat santi lemas dan merasa kesal lagi dengan robi


"lu kenapa sih san ga ngomong aja liat robi di bali sama cewek lain" natasya berkata


"ya gue kesel deh sama lu mana nginjek gue sakit tau" viona berkata


"sori vi, tapi bukan hati lu kan yang sakit" santi berkata


"lu masih sayang ya sama ka robi" viona bertanya


"engga amit amit, gue cuman kasiaan sama cantika" santi berkata


"yakin lu ga sakit hati liat robi jalan sama cantika" natasya berkata


"yakin banget 1000 persen, gue cuman kesel aja kok cantika percaya sama robi sih, emang ada ya cinta kaya gitu" santi berkata dengan kesal


"ada namanya cinta buta apapun kejelekaan cowoknya pasti di maafpin" viona berkata


"udah ah ke mall aja yuu kesel gue pengen makan es cream" santi berkata


mereka pun ke mall dengan senangnya berkumpul di cafe yang menyediakan dessert es cream dan gelato yang sangat lezat


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


di bali siang hari do hyun sudah berada di rumah paman bagus, dia penasaran dengan karakter santi mengapa temannya jung hwa mengenal karakter santi, ingin becerita namun gengsi do hyun merasa enggan bertanya tentang santi tapi rasa penasarannya akhirnya do hyun bertanya kepada paman bagus


"uncle mmmm..." do hyun berkata tapi diam tidak meneruskannya


"kamu mau bertanya tentang santi kenapa ragu" (bahasa inggris) paman bagus berkata


"kenapa paman tahu" (bahasa inggris) do hyun berkata


"paman tahu ciri ciri orang yang sedang jatuh cinta, belajar membaca alquran saja kamu jadi tidak fokus" (bahasa inggris) paman bagus berkata


"maaf paman, mmmm pikiran saya sedang tidak fokus" (bahasa inggris) do hyun berkata


"paman beri tahu kamu ya, kalau kamu suka sama seseorang katakan jangan di pendam dalam hati saja walau hasilnya nanti kamu di tolak tapi setidaknya kamu tahu perasaan dia sama kamu" (bahasa inggris) paman bagus menasehati


"tapi bagaimana dengan karakter santi" (bahasa inggris) do hyun bertanya


"santi itu susah jatuh cinta dia tidak suka di sentuh oleh pria walaupun itu kekasihnya tapi sepertinya santi suka sama kamu soalnya biasannya dia tidak mau dekat dengan pria asing dulu saja dengan teman kamu jung hwa santi tidak mau sama sekali berjalan barsama" (bahasa inggris) paman bagus mejelaskan


"jadi aku harus bagaimana" (bahasa inggris) do hyun bertanya dengan bingung


"susul santi ke jakarta, ungkapkan perasaan kamu sama dia kalau kamu serius hubungan dengan santi kamu dekati keluarganya minta dukungan adik dan orang tuanya itu lebih bagus" (bahasa inggris) paman bagus berkata


do hyun hanya diam dan merasa gugup membayangkan bertemu dengan keluarga santi dan akan mengungkapkan perasaan pada santi membuat pikirannnya tidak karuaan


"melamun lagi, daripada kamu tidak bisa tidur sana ke jakarta nanti malam ada keberangkatan ke jakarta ini alamatnya" (bahasa inggris) paman bagus berkata dengan memberikan kertas dengan alamat rumah santi


"wah paman kenapa tahu aku tidak bisa tidur" (bahasa inggris) do hyun berkata


"paman juga pernah merasakan jatuh cinta tidak nyaman kalau belum mengungkapkan perasaan kita tanpa tahu perasaan wanita yang kita suka" (bahasa inggris) paman bagus berkata


do hyun berpamitan kepada paman bagus dan pulang ke penginapannya dan merapikan pakiaan untuk dimasukan ke dalam kopernya, do hyun merasa semangat walaupun sempat ragu namun paman bagus membuat do hyun membulatkan tekadnya untuk menemui santi dan akan mendapatkan restu orang tua santi