Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Perasaan yang sama



Pagi hari yang cerah di rumah Santi sedang sarapan bersama keluarganya, Safira bercerita tentang konsernya dengan bahagia lalu masih penasaran dengan perkataan Cantika


"Ka Santi yang di bilang ka Cantika bener ga sih kaka kenal sama Han Daegang Nucat" Safira bertanya


"Engga bohong halu aja" Santi menjawab dengan santai


"Ka Santi itu deketnya sama Do Hyun de" Lucky berkata lalu Santi spontan melotot ke arah Lucky


"Serius ka apa yang di bilang ka Lucky" Safira berkata dengan terbelalak kaget


"Engga lah halu de biasa, eh de kalau kamu di suruh milih antara Do Hyun sama Han Daegang milih siapa" Santi berkata dengan nada bercanda


"Susah kalau di suruh milih mereka berdua oleng deh aku, tapi gini aja pacaran sama Han Daegang nikah sama Do Hyun jadi keren kan punya mantan Idol suami juga Idol ha ha ha ha" Safira berkata dengan tertawa


"Alesannya kenapa harus nikah sama Do Hyun" Santi bertanya


"Karena satu agama kalau Han Daegang beda agama" Safira berkata


"Pagi-pagi udah pada ngehalu nih, ayo berangkat de nanti telat" Lucky berkata pergi keluar rumah


"Ka nanti kita ngehalu lagi ya dadah..." Safira berkata melambaikan tangannya dengan tersenyum karena senang ada teman untuk berkhayal


Safira dan Lucky berpamitan lalu pergi ke sekolah "Andai bener cuman halu ga akan beban buat gue" Santi bergumam dengan melahap sarapannya


Lalu setelah beberapa jam Santi sedang menikmati harinya di taman belakang bel rumahnya berbunyi


tingtong


tingtong


tingtong


"Sayang tolong buka pintunya ya" pekik mamah Mila


"Ya mah" Jawab Santi dan pergi ke depan untuk membuka pintu


Ketika membuka pintu Santi melihat pria yang tidak asing memakai switer hodie dan masker menutupi mulut dan hidungnya membuat Santi terbelalak kaget "Han Daegang" Santi melihat kanan kiri halaman rumah lalu menarik Han Daegang ke dalam rumahnya


Han Daegang tersenyum senang tangannya di pegang oleh Santi lalu masuk dan duduk di ruang tamu, dia membuka tutup hoodie juga maskernya "Hai apa kabar" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dan tersenyum manis


"Kenapa kamu tahu alamat rumah aku dan kamu bahaya jangan lakuin ini kalau ada yang mengenali kamu gimana" (bahasa inggris) Santi berkata


Mamah Mila menghampiri mereka ke ruang tamu "ada siapa San" mamah mila bertanya dan tersenyum lalu Han Daegang mengajak berjabat tangan dan mencium tangan mamah Mila karena pernah melihat Santi ketika mencium Tangan Ibunya


"Oh...ini mah temen aku waktu di korea mmmm....itu di kenalin tente Yuni anak temennya tante Yuni mah" Santi berbohong


"Kok mirip-mirip Dion ya San, cowok korea wajahnya hampir sama ya" mamah Mila berkata dengan melirik wajah Han Daegang


"Ah....perasaan mamah aja kali, mah tolong bikinin minum dong" Santi berkata dengan senyum gugup


"Ya dah mamah masuk dulu deh takut ganggu" mamah Mila berkata


Setelah mamah Mila pergi mereka merasa canggung dan saling pandang juga saling senyum "Ada apa kamu mencari aku" (bahasa inggris) Santi bertanya


"Mengapa kamu tidak membalas pesan aku dan aku menghubungi kamu setiap malam selalu sibuk nadanya" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


"Maaf tapi kayanya sudah tidak ada yang harus kita bicarakan" (bahasa inggris) Santi berkata dengan wajah muram


"Tapi aku hanya ingin hidup tenang saja karena merasa bersalah kepada kamu" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


"Oh tentang itu, aku sudah memafkan kamu jadi tidak usah di pikirkan" (bahasa inggris) Santi berkata dengan tersenyum manis


"Syukurlah aku bisa tidur dengan tenang kalau begitu" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dengan senyum


Santi hanya senyum dan merasa canggung juga jantungnya berdetak kencang, entah kenapa melihat wajah Han Daegang merasa terpesona "Kapan kamu pulang ke Korea" (bahasa inggris) Santi bertanya


"Terakhir kali, ah...baik kamu mau minta apa dari aku semoga aku bisa mewujudkannya" (bahasa inggris) Santi bertanya dan tersenyum gugup


"Pertama aku ingin sekali makan siang bersama kamu, kedua ada pertanyaan yang harus kamu jawab dengan jujur" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dengan gugup


"Pertanyaan apa" (bahasa inggris) Santi bertanya


"Apakah kamu mau.....makan siang dengan aku" (bahasa inggris) Han Daegang bertanya


"Syukur deh kirain nanya apa gue udah geer aja" Santi berkata dalam hatinya. Santi menahan nafas selama Han Daegang berbicara dia pikir Han Daegang akan mengatakan perasaannya "Makan siang saja tidak masalah aku mau tapi di rumah aku saja kalau di luar tidak aman untuk kamu" (bahasa inggris) Santi berkata


"Kamu sudah tahu siapa aku" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


"Tahu ternyata adik dan teman-teman aku penggemar berat kamu" (bahasa inggris) Santi menjawab


"Oh....waktu konser kemarin mereka datang" (bahasa inggris) Han Daegang bertanya


"Pastinya datang aku juga datang" (bahasa inggris) Santi berkata


"Kenapa kamu tidak memberi kabar, jadi kamu dengar waktu aku bicara tentang teman aku dari indonesia" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


"Dengar dan aku di depan, emang siapa teman kamu yang lucu itu siapa tahu aku kenal dengan teman kamu itu" (bahasa inggris) Santi bertanya pura-pura tidak mengerti


"Pantas saja aku seperti melihat kamu, teman aku itu rahasia jadi aku tidak bisa meberitahu siapapun" (bahasa inggris) Han Daegang


Santi hanya tersenyum "Duh Santi lu geer deh bukan lu tau, udah stop halunya" Santi berkata dalam hatinya


Tidak terasa waktu sudah siang dan mamah Mila mengajak mereka berdua untuk makan siang karena mamah Mila sudah memasak banyak karena ada tamu


"Ini masakan indonesia semua, semoga kamu suka silakan makan" (bahasa inggris) mamah Mila berkata


"Terima kasih maaf merepotkan" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


"Oh...tidak tante sangat senang sekali memasak untuk tamu" (bahasa inggris) mamah Mila berkata


"Anda seperti ibu saya sangat senang memasak" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


Mereka bertiga makan di ruang makan keluarga, Han Daegang makan dengan lahap dan sangat memuji masakan mamah Mila, mamah Mila sangat senang. Santi hanya diam dan tersenyum karena merasa bersalah kepada Do Hyun janjinya pada tunangannya untuk tidak bertemu dengan Han Daegang tidak di tepati


Setelah makan siang, Han Daegang kembali ke ruang tamu dan duduk dengan santai. Santi membawa buah-buahan juga minuman segar


"Aku ada pertanyaan kedua buat kamu" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


"Mau nanya apa lagi, kok seperti aku artis dan kamu wartawannya ha ha ha" (bahasa inggris) Santi berkata dengan tertawa


"Aku tahu kamu tidak membalas pesan dan telpon dari aku karena kamu sudah tunangan, aku mau bertanya kalau seadainya kamu belum bertunangan apakah kamu mau jadi pacar aku" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dengan menatap wajah Santi


Santi terbelalak kaget dengan pertanyaannya membuat tersedak karena dia sedang meminum jus "uhuk uhuk uhuk" Santi batuk tersedak


"Maaf bikin kamu kaget" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dengan menepuk bahu Santi


"Ah gila gue harus jawab apa, kok jadi gini padahal tadinya gue pikir dia anggap gue cuman temen biasa aja" Santi berkata dalam hatinya


Santi menarik nafasnya "harus di jawab atau tidak perlu jawaban" (bahasa inggris)


"Jawab saja karena itu pertanyaan yang sangat penting buat aku" (bahasa inggris) Han Daegang berkata


Seketika Santi ingat pembicaraan dengan adiknya Safira karena Han Daegang bertanya tentang kekasih bukan menikah maka Santi menjawab dengan spontan "Kalau aku belum tunangan aku mau jadi pacar kamu" (bahasa inggris) Santi menjawab dengan gugup


Seketika Han Daegang tersenyum lebar sangat senang mendengar jawaban dari Santi "terima kasih, aku senang sekali jawaban dari kamu" (bahasa inggris) Han Daegang berkata tidak berhenti tersenyum


Santi hanya melamun tanpa sadar telah memberi harapan kepada Han Daegang, namun Han Daegang bukan pria yang suka merebut pasangan orang lain dia hanya senang karena Santi memiliki perasaan yang sama dan itu sudah cukup untuk Han Daegang.