Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Perjanjiaan



Pagi hari menjelang, Do Hyun yang baru bangun terasa pusing dan ke dapur akan membawa air putih lalu melihat seluruh ruangannya yang sudah bersih, dia pikir Santi sudah pulang dengan bergegas melihatnya ke dapur ternyata Han Daegang dan membuat Do Hyun menjadi kecewa "Ternyata kamu" (korea) Do Hyun berkata dengan wajah menjadi muram setelah melihat Han Daegang


"Sarapan dulu hyung, aku tadi baru beli" (korea) Han Daegang berkata sambil memakan sarapannya


"Terima kasih, ini semua kamu yang bersihkan, perhatiaan sekali kamu kepada aku" (korea)


"Aku kasiaan sama kamu, pria malang yang di tinggal istrinya" (korea) Han Daegang meledek


"Diam kamu, masih pagi jangan mengajak aku bertengkar" (korea) Do Hyun berkata sambil meneguk air putih dan duduk di kursi bar sebelah Han Daegang


"Jadi kamu mau mencari Santi kemana" (korea)


"Enatahlah, mungkin dia sudah tidak mencintai aku lagi" (korea)


"Kalau Santi tidak mencintai kamu mengapa dia mau memiliki anak dari kamu" (korea)


"Buktinya dia pergi meninggalkan aku" (korea)


"Mungkin demi kebaikan karir kamu jadi dia memilih pergi" (korea)


"Mencintai bukan begitu, harusnya kita jalani bersama mau senang atau susah" (korea)


"Jadi menurut kamu Santi tidak mau susah bersama kamu" (korea)


"Sepertinya begitu" (korea)


"Lalu kenapa kamu keluar dari Mars kalau Santi tidak setuju" (korea)


"Karena pimpinan Agensi menyuruh aku memilih antara Santi atau Mars" (korea)


"Jadi kamu memilih Santi di banding Mars, kalau begitu menurut aku Santi pun memilih meninggalkan kamu di banding kamu keluar dari Mars" (korea)


"Maksud kamu, Santi tau perjanjiaan aku dengan Pimpinan Agensi" (korea)


"Kalau di lihat dari isi surat, sepertinya dia tahu" (korea)


"Kamu membacanya, mana suratnya" (korea) Do Hyun masuk dalam kamar dan melihat kertas di atas meja lalu membawanya dan mengulang membacanya


"Benar apa kata kamu, Santi tahu tentang perjanjiaan aku dengan pimpinan" (korea) Do Hyun keluar kamar dan duduk di sofa dengan wajah bingung


"Percintaan kaliaan itu rumit dan lucu, saling berkorban namun selalu terhalang oleh keadaan tapi aku salut sama kamu hyung mencintai Santi sampai mengorbankan karir" (korea)


Do Hyun diam dan menarik nafasnya "Aku sangat takut kehilangan Santi seperti aku kehilangan ibu ku, jadi aku lebih memilih dia di banding karir ku, karena aku yakin karir bisa didapatkan dengan mudah di banding seseorang yang aku sayang susah aku dapatkan" (korea)


"Wow.....Hebat kamu hyung memiliki cinta yang besar kepada Santi" (korea) Han Daegang tepuk tangan


"Namun balasan Santi seperti ini kepada aku" (korea) Do Hyun berkata dengan wajah muram


"Santi pun memiliki cinta yang besar kepada kamu, kalau dia egois mungkin dia tidak peduli dengan karir kamu yang lagi bagus, dia mungkin hanya ingin melihat kamu berkarir lagi dan bersinar di dunia hiburan" (korea)


"Entahlah, aku sedang bingung saat ini, aku pikir kalau dia memang sayang sama aku seharusnya tetep berada di sisi aku apapun yang terjadi" (korea)


"Justru aku salut sama Santi dia mengorbanankan cinta demi karir suaminya" (korea)


Do Hyun diam memikirkan perkataan Han Daegang "Lalu menurut kamu aku harus bagaimana" (korea)


"Cari karir yang tidak menghalangi cinta kaliaan lalu cari Santi sampai dapat" (korea)


"Menurut kamu siapa yang memberitahu Santi tentang pernjanjiaan ini, sedangkan pada saat itu hanya aku dan pimpinan yang mengetahuinya" (korea)


"Apakah mungkin Santi bertemu Pimpinan Agensi" (korea)


Do Hyun terbelalak mengingat perkataan Santi sewaktu menanyakan keputusan Pimpinan Agensi "Bener juga apa kata kamu, dia pernah bilang mau bertemu dengan Pimpinan, aku harus mencari Santi kemana" (korea) Do Hyun berkata dengan wajah putus asa


"Kenapa kamu tidak tanya saja keluarganya di Indonesia" (korea)


"Aku tidak mau membuat mereka khawatir, kalau aku bertanya pasti mereka berpikir aku dan Santi sedang bertengkar, soalnya aku yakin Santi tidak ada di rumahnya dia bukan tipe mengadu kepada orang tuanya, mmmm.... apakah kamu mau bantu aku menanyakan Santi kepada Safira" (korea)


"Pasti aku lagi yang jadi korban, oke nanti aku akan mencari info dari Safira" (korea)


"Seorang adik harus berkorban demi kaka nya" (korea) Do Hyun berkata sambil melirik angkuh ke arah Han Daegang


"Aku anak tunggal kaya raya, tidak mempunyai kaka yang selalu merepotkan seperti kamu" (korea) Han Daegang berkata dengan mengejek Do Hyun


Do Hyun memperlihatkan wajah kesalnya dan kembali memikirkan Santi, diam dan melamun lalu Han Daegang berpamitan untuk pulang karena akan mandi dan ada latihan koreografi bersama Nucat. Ketika Han Daegang di Apartemennya dia menghubungi Safira.


"Hallo, ini dengan Safira" (inggris)


"Aaaaaaaaa......oppa Han Daegang" pekik Safira membuat semua temannya melirik dia dan terbelalak kaget lalu menutup mulut dengan tangannya dengan spontan


"Han Daegang Nucat bukan Fir, demi apa sumpah" teman Safira berkata dengan serempak


"Eh....sori bukan ini sodara gue ngerjain, bentar ya gue ke luar dulu" Safira berbohong kepada teman-temannya


Ketika sudah di luar Safira melanjutkan pembicaraannya "Hallo maaf aku lagi kumpul sama teman-teman, kamu bikin jantung aku berdetak kencang saja" (inggris)


"Aku ganggu kamu tidak" (inggris)


"Tidak, tidak....tunggu kamu tahu nomor hp aku dari ka Santi ya" (inggris)


"Aku tahu dari Han Daegang hyung" (inggris)


"Oh....ada apa kamu menelpon aku" (inggris)


"Apakah sekarang jantung kamu baik-baik saja" (inggris)


"Jantung aku baik tapi aku lemas" (inggris)


"Lemas kenapa" (inggris)


"Denger suara kamu, aduh.....kamu sebenernya menghubungi aku mau nanyain jantung aku saja" (inggris) Safira berkata dengan wajah berbinar bahagia


"Bukan, hanya saja tadi kamu bilang jantung kamu berdetak kencang" (inggris)


"Iya oppa yang membuat jantung ku berdetak kencang" (inggris) Safira berkata dengan wajah berbinar dan senyum mengembang sambil memegang dadanya


"Oke kita ke intinya, apakah Santi ada di Indonesia" (inggris)


"Ka Santi bukannya di Korea, tunggu ada apa ini" (inggris)


"Ah.....ya sudah aku cuman mengecek saja soalnya aku belum ketemu dengan dia" (inggris)


"Kamu harus jujur sama aku, oppa katakan ada apa" (inggris) Safira bertanya dengan penasaran


"Mmmmmmmm........begini ceritanya" (inggris) Han Daegang menjelaskan semuanya dan Safira berjanji tidak akan berbicara kepada kedua orang tuanya tentang masalah Santi meninggalkan Do Hyun


"Kita harus satukan lagi ka Santi dan oppa Do Hyun, jadi rencana kamu apa" (inggris) Safira berkata dan Han Daegang memberi ide nya


"Bagaimana menurut kamu, setuju tidak" (inggris)


"Aku setuju yang pasti aku akan berusaha demi cinta mereka bersatu kembali, dan aku akan menghubungi ka Santi secepatnya" (inggris) Safira berkata dengan semangat


"Baiklah kalau begitu nanti aku akan memberitahu Do Hyun hyung, sekarang aku pergi dulu mau latihan koreografi " (inggris)


"Ah....hwaiting oppa" Safira berkata dengan bersemangat lalu menutup telponnya dan berpamitan kepada teman-temannya untuk pulang.


Safira sudah berada di rumah dengan rasa sedih memikirkan keadaan kaka nya yang entah dimana dan dengan rasa penasaran lalu mencoba menghubungi Santi, namun tidak tersambung, lalu Safira mengirim pesan kepada Santi.


Do Hyun di korea mencari Santi melalui sosial media setiap hari mengecek akun Santi dan youtube nya juga, dengan hati yang sedang rapuh dia merasa putus asa menutup macbook dan memukul tembok karena kesal tidak ada tanda-tanda keberadaan Santi masih berada di Korea atau sudah ke luar negeri, lalu ponselnya berdering terlihat pimpinan Agensi menghubunginya mengajak bertemu di Restoran tante Yuni, Do Hyun langsung pergi menemuinya.


Do Hyun telah sampai di Restoran tante Yuni dan mencari Pimpinan Agensi, lalu seorang pelayan melihatnya dan menyapanya "Bisa saya bantu" (korea)


Do Hyun membuka maskernya, lalu pelayan itu terbelalak kaget "Do Hyun shhi" pelayan menggangukan kepalanya


"Kamu melihat Pimpinan Agensi datang tidak" (korea)


"Belum melihatnya, kaliaan sangat kompak menemui Pimpinan Agensi di sini" (korea)


"Maksud kamu apa, siapa yang kompak" (korea)


"Seminggu yang lalu noona San bertemu juga dengan Pimpinan Agensi anda di sini" (korea)


"Ah....ya sudah buatkan aku menu biasa dan di tempat biasa" (korea)


"Baik saya akan buatkan" (korea) pelayan berkata dan Do Hyun pergi ke meja biasa dia makan bersama member Mars lainnya


Do Hyun melamun dan di benaknya berpikir, ternyata istrinya menemui pimpinan di Restoran tante Yuni dan sudah pasti mereka membicarakan perjanjiaan antara Do Hyun dan Pimpinan Agensi, dia berpikir yang membuat Santi pergi sudah pasti Pimpinan Agensi nya.