Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Tersenyum namun menangis



Hari ke tiga masih di Korea, sore hari Santi akan menyiapkan kejutaan ulang tahun untuk Do Hyun meminta bantuaan kepada tante Yuni untuk mengantar belanja membeli kue dan hadiah. dengan rasa bahagia Santi berbelanja kebutuhannya untuk mendecor apartemen Do Hyun


"Tante ulang tahunnya Dion kan besok jadi aku rencana mau kasih kejutaan sama dia jam 12 malam nanti kalau aku pulang agak subuh ga apa-apa ya jangan kasih tau papah sama mamah" Santi meminta ijin


"Asal janji kamu tidak macam-macam sama pacar kamu, kaliaan belum nikah loh jangan kerayu sama cowok korea ya" tante Yuni menasehati


"Aku janji akan jaga diri, lagiaan Dion orangnya ga macem-macem kok waktu di bali aja dia baik jaga aku kita kejebak di nusa penida mana kamar penginepannya cuman satu tapi dia baik loh" Santi bercerita


"Jadi kaliaan udah sekamar" tante Yuni kaget mendengarnya


"Kepaksa ga sengaja aku kasiaan sama Dion masa tidur di luar, tapi bener dia ga ngapa-ngapain makannya aku suka sama dia beda dari cowok lain" Santi menjelaskan


"Bener ga ngapa-ngapain kalau ciuman gimana udah belum" tante Yuni menggoda Santi dan tersenyum


"Udah tapi pas udah tunangan dan itu ciuman pertama aku, eh.....tante jangan bilang papah sama mamah ya" Santi berkata dengan spontan


"Ha ha ha tenang ini rahasia kita berdua, lagiaan tante juga dulu gitu kok" tante Yuni berkata


"Sama om Bagus? kenapa ga balikan aja sih nikah lagi" Santi berkata


"Ga bisa, om kamu mau nikah" tante Yuni berkata


"Ah....serius om Bagus mau nikah ama siapa" Santi bertanya


"Ga tau coba aja kamu tanya, makannya tante betah di sini, lagiaan tante di sini juga ada cowok yang tante suka" tante Yuni berkata


"Siapakah pria yang beruntung itu?" Santi bertanya


"Ada pria langganan restoran dia setiap datang pasti liatin tante mulu, udah ngajak ngedate juga tapi baru sekali sih" tante Yuni bercerita dengan tersenyum


"Wah ganteng mana sama om Bagus" Santi bertanya


"Mmmmmm.....yang baru dong gagah lagi ha ha ha ha" tante Yuni berkata dan tertawa


"Ih...tante genit kalau lagi jatuh cinta ha ha ha" Santi menggoda tantenya dan mereka tertawa


"Udah ah...tante jadi kaya abg lagi, mana alamat pacar kamu" tante Yuni berkata


Santi memberikan alamat apartemen Do Hyun "Serius ini alamatnya" tante Yuni berkata terbelalak kaget


"Iya itu yang Dion kasih, emang kenapa" Santi heran dengan tante Yuni yang kaget melihat alamatnya


"Ya ampun pacar kamu orang kaya, ini kan apartemen artis sama pejabat Do Hyun kan tinggal di sini San, pacar kamu kerja apa sih" tante Yuni berkata


"Mmmm itu.....kerja di etertaiment kayanya masih sewa juga" Santi berkata dengan gugup


"Santi itu kalau sewa di sana juga mahal banget mening beli apartemen kaya tante aja daripada nyewa di situ, tante jadi penasaran deh sama tunangan kamu pokoknya tante harus turun liat apartemennya" tante Yuni berkata


"Tapi Dion kerja tante ga ada di apartemennya" Santi berkata dengan wajah cemas


"Ya ga apa-apa, kamu di kasih nomor kode masuknya ga, kan di situ ketat banget keamanannya liftnya aja harus pake kartu kaya hotel bintang lima" tante Yuni berkata


"Di kasih soalnya aku tuh di suruh tidur di apartemennya tapi aku ga mau" Santi bercerita


"Bukan, aku tinggal sendiri, katanya sih apartemennya suka kosong dia suka tinggal di kantornya gitu" Santi menjelaskan


"Oh...ya memang pasti sibuk kalau di dunia hiburan malah kayanya ga tidur deh" tante Yuni berkata dan ponselnya berbunyi


Salah satu karyawannya meminta tante Yuni untuk ke restoran "Aduh tante harus langsung ke restoran padahal pengen banget ke apartemen pacar kamu" tante Yuni berkata dan memarkirkan mobilnya di depan pintu gedung apartemen Do Hyun


Lalu Santi keluar melambaikan tangan dan menarik nafas lega "Ah...untung ga jadi, kalau jadi ketahuaan deh" Santi berkata dalam hatinya


Santi masuk ke dalam apartemen menekan nomor kode pintu tanggal mereka bertunangan, lalu mulai mendekor ruangan untuk kejutaan ulang tahun Do Hyun, sebelumnya Santi menghubungi Do Hyun mecari info memastikan Do Hyun malem ini tidak akan datang ke apartemennya karena Santi ingin sekali membuat kejutaan


Tak terasa malam sudah larut, ruangan televisi sudah di hias dengan balon kue sudah siap makanan ringan dan minuman sehat pun sudah Santi siapkan dengan sempurna


Santi dengan sengaja tidak menghubungi Do Hyun dan tidak mebalas pesannya karena ingin membuat Do Hyun kesal. Santi tersenyum senang melihat Do Hyun menghubunginya namun Santi membirakan ponselnya berdering


Setelah jam 12 malam Santi mulai dengan kejutaannya, Santi mengirim pesan kepada Do Hyun "Dion tolong aku terjebak di apartemen kamu tidak bisa keluar" Santi mengirim pesan namun tidak ada balasan dari Do Hyun


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di kamar asrama Do Hyun sedang tidur tidak mendengar dering ponsel lalu teman-teman member Mars memberi kejutaan memberi kue dan membuka kamarnya meniup lilin, lalu setelah kejutaan dari temannya selesai Do Hyun memeriksa ponselnya menunjukan jam 1 malam dan melihat pesan dari Santi satu jam yang lalu


Do Hyun panik keluar asrama menuju apartemennya. Setelah sampai dan membuka pintu ruangan sangat gelap tidak terlihat sama sekali ada Santi di sana, setelah menyalakan lampunya terlihat ruangannya televisi yang di hiasai balon lalu Santi keluar dari dalam kamar


"Happy birthday....." pekik Santi dan tersenyum


"Aku sudah khawatir ternyata kamu mau ngasih kejutaan" (bahasa inggris) Do Hyun berkata tersenyum lebar


"Kamu lama banget aku hampir pulang eh ada yang buka pintu" (bahasa inggris) Santi berkata


"Aku sudah tidur, maaf tadi dapet kejutaan juga dari teman-teman baru liat ponsel dan liat pesan dari kamu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata


"Jadi aku yang ke berapa ngasih kejutaan buat kamu" (bahasa inggris) Santi bertanya


"Itu tidak penting kamu tetap nomor satu di hati aku, makasih buat kejutaannya aku sangat mencintai kamu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dan memeluk Santi


Santi mengeluarkan air mata dan memeluk Do Hyun sangat erat seakan mereka akan berpisah, lalu Do Hyun merasakan Santi sedang menangis


Do Hyun melepaskan pelukaannya dan melihat wajah Santi yang penuh dengan air mata "kenapa kamu menangis" (bahasa inggris) Do Hyun bertanya dan menghapus air mata


Santi tersenyum menyembunyikan kesedihannya "Tidak apa-apa hanya merasa bahagia saja sudah bisa melewatkan kebahgaiaan dengan kamu seorang idola banyak wanita yang ingin menjadi kekasih Do Hyun dan aku sangat beruntung sekali memiliki kamu sebagai kekasih aku" (bahasa inggris) Santi berkata dengan tersenyum namun menangis


"Seharusnya aku yang terharu memiliki kekasih yang sangat pengertiaan dan banyak mendukung, terima kasih my sun sudah mau mendapingi aku ini ulang tahun yang sangat bahagia ada kamu di sisi aku membuat hidup menjadi sempurna" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dan tersenyum


Namun perkataan Do Hyun membuat Santi lebih menangis dan sangat menyakitkan, namun Santi menahannya karena tidak ingin membuat Do Hyun khawatir. Santi mengampus air matanya lalu membuat suasana mejadi meriah menyalakan lilin dan Do Hyun meniupnya dan membuat make a wish.


Do Hyun meminta Santi untuk diam sampai pagi di apartemennya, Santi tidak menolaknya dengan syarat tidur berdua di sofa saja. mereka berdua tidur di sofa dengan saling pandang dan berpelukaan juga mereka tersenyum senang


Ketika Do Hyun sudah tidur terlelap, Santi tidak tidur dia pulang tanpa sepengetahuaan Do Hyun mengendap keluar apartemen, Santi meninggalkan kartu lift yang Do Hyun berikan lalu menaiki taxi dengan bahasa Korea yang tidak lancar Santi memberikan alamat apartemen tantenya


Selama di taxi Santi menangis terus menerus dengan rasa sedih namun tersadar Santi di bawa ke tempat yang sepi dan jauh dari apartemen tantenya, Santi meminta berhenti namun supir taxi seperti sedang mabuk tidak menghentikan mobilnya lalu Santi berusaha membuka pintu dan melompat dari taxi.