
Pagi hari santi membuka jendelanya dan melihat do hyun sedang berenang santi melihat dia yang sedang tertawa dengan adiknya
"wah pagi gini pemandangannya indah banget liat senyum dia itu bikin jantung gue dagdigdug ya ampun dia tunangan gue ganteng banget" santi bergumam dengan wajah sendu melihat do hyun dari jendela kamarnya
do hyun melihat santi dan melambaikan tangan namun santi karena sedang fokus melihat wajah do hyun jadi tidak menghiraukannnya lalu adiknya membuyarkan lamunan santi
"woi ka santi ngapain senyum senyum sendiri turun sini" pekik lucky
santi mulai sadar dengan lamunannya
"hadu malu deh gue" gumam santi lalu mandi dan turun ke bawah untuk sarapan
santi sedang berada di dapur untuk membuat sarapan lalu do hyun mendekatinya
"morning my sun" bisik do hyun ke telinga santi
"morning" santi tersenyum meggigit bibirnya
bisikan do hyun membuat jantung santi berdetak kencang karena suara do hyun yang ngebass dan merdu membuat santi tidak fokus pikiran santi melayang, lalu mamah mila baru pulang dari pasar melihat santi di dapur tersenyum senyum sendiri
"sayang, kenapa senyum senyum sendiri" mamah mila berkata dan menepuk bahu santi
"eh mamah udah pulang, ga mah cuman itu tadi dion eh bukan lucu aja tadi lucky" santi berkata dengan gugup
"nah loh jadi yang lucu dion apa lucky" mamah mila menggoda
"seneng ya udah tunangan sama cowok yang kita sayang" mamah mila berkata
"iya mah ngerasa punya dunia baru" santi berkata
"ini belum apa apa nanti kalau udah nikah tiap hari ketemu pasti lebih bahagia lagi loh" mamah mila berkata
santi hanya tersenyum membayangkan setiap hari bertemu dengan do hyun tiada lain seorang idola yang banyak digemari para gadis remaja dan wanita
santi tidak berkuliah membuat teman temannya menghubunginya dan santi beralasan sedang tidak enak badan
malam pun tiba paman bagus telah pulang ke bali ketika do hyun akan pulang duduk di ruang tamu masih berbincang dengan santi datang lah safira membuka pager rumah dan santi panik
"fira udah pulang, pake masker kamu" (bahasa inggris) santi berkata
do hyun memakai masker dan diam menunduk
"hai fira udah pulang" santi berkata tersenyum kaku
"assalamualikum" safira mengucap salam
"walaikumssalam" santi menjawab salam
"ini oppa dion ka" safira berkata dengan melihat wajah do hyun yang sedang nunduk
"iya....oppa dion mau pulang kaka anter dulu ke depan ya" santi berkata lalu menarik tangan do hyun keluar
safira hanya melihat dengan penasaran namun karena lelah maka safira tidak memperdulikan santi bersikap aneh safira masuk ke dalam ada mamah mila dan papah beni
santi menarik nafasnya
"kamu pulang sekarang aja, rumah aku sudah tidak aman safira pasti tahu banget dengan suara kamu karena dia setiap hari dengar suara kamu" (bahasa inggris) santi berkata
"sebenernya tidak masalah adik kamu mengenal aku mengapa kamu ketakutan sekali" (bahasa inggris) do hyun berkata
"belum waktunya kalau dia tahu kamu pacar kakanya pasti fans kamu tahu semua" (bahasa inggris) santi berkata
"aku pamit pulang, 3 hari lagi aku pulang ke korea aku harap selama 3 hari ini kita melakukan aktifitas yang menyenangkan" (bahasa inggris) do hyun berkata
"aku sudah menginap di rumah kamu, kapan kamu menginap di apartemen aku" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan senyum genitnya
"dion....kamu kalau sudah malam otaknya mesum" (bahasa inggris) santi berkata
"mesum ha ha ha, aku tidak akan melakukan apa apa dengan kamu hanya ingin menghabiskan waktu bersama saja" (bahasa inggris) do hyun berkata
"taxi kamu sudah datang sana pulang" (bahasa inggris) santi berkata
do hyun melambaikan tangannya dan senyumnya membuat santi terpesona
"gue baru sadar senyum dia mensusuk banget ke dada, gue kaya mau pingsan nih" santi bergumam melihat taxi do hyun pergi
lalu masuk ke dalam rumah dan melihat safira sedang membagikan buah tangan dari yogyakarta untuk keluarganya
"ka nih buat ka santi, ka kok oppa dion ga di kenalin aku sih" safira berkata
"kan tadi udah lagiaan dia buru buru mau nyiapin pulang ke korea de" santi berkata
"ka santi kan udah tunangan sama oppa dion de" mamah mila berkata
"aaaaaaaa......kok pas aku ga ada sih tunangannya" safira berteriak
"aduh de ga usah teriak udah malem ga enak sama tetangga" santi berkata
"pokoknya tunangannya balikan lagi aaaarrrrgggg kaka kok ga nunggu aku sih kalau mau tunangan" safira berkata dengan kesal
"mana kaka tau de, kaka aja ngerasa syok di tembak sama dion sampe lari ke kamar" santi berkata
"iya kaka kamu bikin mamah sama papah kaget di kira mau nolak dion ternyata engga" mamah mila berkata
"jadi hari ini baru beres tunangannya itu oppa dion pulang baru beres tunangan sama kaka" safira bertanya
"kemaren de tunangannya oppa dion nginep di rumah karena kemaleman ada om bagus juga baru pulang tadi sore" mamah mila menjelaskan
"aaaaaaaaaa......harus di ulang tunangannya pasti so sweet banget, mana ada video atau foto fotonya engga" safira berkata
"oh ya lupa di hpnya dion, nanti kaka minta ya" santi berkata
"tahu gitu fira engga akan ikut ke yogya" safira berkata dengan cemberut
"karena cutinya udah abis jadi sebelum pulang ke korea katanya emang udah rencana mau tunangan dulu sama kaka" santi berkata
"tapi kalau di liat kaya boysband kpop ya gayanya pake masker topi mirip siapa ya" safira berkata
seketika santi kaget wajahnya panik
"emang cowok korea gitu semua kali de gayanya" santi berkata
"iya kali ya, cuman bajunya pernah aku liat itu salah satu brand yang suka di pake member mars loh terus tadi liat sepatunya aja aku kaya kenal" safira berkata mengingatkan kepada do hyun
"emang yang punya baju dan sepatu gitu member mars aja, dion ga mampu beli gitu" santi berkata dengan pura pura kesal
"bukan maksudnya pernah liat aja tapi iya sih siapa aja bisa beli" safira berkata
santi akhirnya menarik nafas dan dadanya di usap karena khawatir safira menyadarinya, setelah di kamarnya santi berpikir tentang adiknya yang hampir mengenali sosok do hyun
"gila ya detail banget sampe safira tahu brand dan sepatu yang suka di pake do hyun padahal bukan idolanya apalagi kalau ketemu natasya bisa mampus gue katahuaan" santi bergumam di kamarnya
santi hanya bisa menarik nafas untuk saat ini bisa manutupi indentitas do hyun kepada safira entah sampai kapan santi bisa menutupinya, santi berpikir biarkan waktu yang akan mengungkap siapa tunangannya selama ini