
Pagi hari yang cerah Santi sedang sibuk menjadi MUA dadakan mendadani adiknya Safira lalu temannya Viona yang baru datang, kamar Safira telah di hias di meja belajarnya sudah menyiapkan 1 ponsel untuk merekam dan 1 tablet untuk Video Call Fansign dengan Do Hyun
Kamar Santi pun sudah di hias di rapikan oleh Viona juga menyiapkan 1 ponsel dan 1 tablet mereka berdua merasa berdebar hatinya karena akan Video Call dengan para idolanya yang telah di impikan banyak wanita di seluruh dunia
Santi keluar kamarnya karena tidak ingin menggaggu kebahagiaan adik dan temannya, Santi pergi kebawah dan melihat mamah Mila dan papah Beni di ruang televisi karena hari minggu maka di rumah lengkap kecuali Lucky sedang bermain basket dengan teman-temannya. lalu Santi duduk di sebelah orang tuanya
"Santi gimana kabar Dion mantu mamah" mamah Mila bertanya
"Baik mah dia lagi sibuk banyak kerjaan" Santi berkata dengan memakan cemilan
"Tapi suka nelpon kamu kan, ga lepas komunikasi" mamah Mila bertanya
"Engga kok mah, Dion selalu menghubungi Santi dan juga sebaliknya" Santi menjawab
"Bagus kalau pacaran jarak jauh emang ga boleh kehilangan komunikasi" Papah Beni berkata
"Pah, mah boleh ga kalau nanti liburan Santi ke korea" Santi meminta ijin
"Mmmmmm boleh aja paling sama tante Yuni biar nanti papah yang hubungi" papah Beni berkata
"Asik makasih ya pah" Santi berkata
"Kamu ga ikutan juga vc sama idola kan udah punya idola" mamah Mila bertanya
"Ngapain, engga ah bosen" Santi berkata karena memang sering vc an bersama Do Hyun
"Kok bosen emang sering vc sama idola kamu" mamah Mila berkata
"Maksudnya bosen liat di youtube aja udah cukup buat aku" Santi menjawab gugup
"Oh...ya sih bener juga" mamah Mila berkata
"Hampir aja ketahuaan" Santi berkata dalam hati
Setelah beberapa jam keluar Safira yang sudah melakukan Video Call dengan Do hyun, lalu kebawah menuruni tangga dengan wajah cemberut
"Ka jujur sama aku, ada hubungan apa sama Do hyun" Safira bertanya dengan curiga
"Ah....maksudnya apa de ga ngerti" Santi mulai gugup dengan pertanyaan Safira
"Licik pernah dm Do Hyun kaka ga bilang sama aku" Safira berkata
"Dm gimana sih kaka ga ngerti, jelasin yang rinci dong de" Santi berkata
"jadi gini tadi safira nanya sama Do Hyun mau ga jadi kaka ipar aku, trus aku liatin foto kaka juga eh tiba tiba Do Hyun panggil nama kaka kaya udah kenal gitu" Safira berkata
"Serius de, terus kata dia apa" Santi berkata dengan wajah kaget dan gugup
Santi berpikir mungkin ini waktunya ngejelasin semuanya kepada adiknya Safira
"Do Hyun bilang pernah dm beberapa kali sama kaka jadi kenal" Safira berkata
"Oh....iya itu mmmm....pernah udah lama kok, hebat masih inget dia ha ha ha" Santi berkata dan tertawa kaku
"Kenapa ga bilang sama aku" Safira berkata
"Dulu kan kamu suka Chung Hee jadi kaka ga bilang, lagiaan cuman nyapa biasa kok" Santi berbohong
"Hebat kaka dm nya di bales sama Do Hyun jarang jarang loh artis bales dm fansnya" Safira berkata
"Ga tau kayanya dia lagi gabut kali jadi kebeneran bales dm kaka" Santi berbohong
"Beruntung banget kaka" Safira berkata
"Iya bedanya, aku harus ngeluarin uang buat vc sama dia kalau kaka baru aja jadi fans udah dapet balesan langsung pribadi dari idola" Safira berkata
"Udah sama aja masa masalah gitu aja mau berantem sih kaliaan kaka ade masa masalah idola bikin kaliaan berantem" mamah Mila berkata
"Engga berantem kok mah cuman curhat aja sama ka santi cerita mah" Safira berkata
"Wah baru dm an aja udah kaya gini gimana kalau tau gue tunangannya Do Hyun" Santi berkata dalam hati
"Bagus deh awas mamah ga mau ya kaliaan berantem gara gara cowok kaya ga ada idola lain aja" mamah Mila berkata
"Ka tau ga Do Hyun bilang gini, mau jadi kaka ipar aku asal kaka kamu mau pindah jadi warga korea gitu ha ha ha lucu kan Do Hyun" Safira berkata dengan tertawa
"Ha ha ha ha ya lucu" Santi berkata
"Awas ya Dion udah bikin gue tegang hari ini" Santi berkata dalam hati
"Kamu aneh fira idoalanya suruh jadi kaka ipar tapi ka santi dm an sama idola kamu malah cemberut" mamah Mila berkata
"Engga marah kok cuman maksud fira kalau kaka dm kasih tau fira biar fira sekaliaan mau dm juga gitu, coba ka liat dm sama Do Hyun" Safira bertanya
"Ah.....oh itu udah di hapus de lagiaan ga penting" Santi berkata karena memang tidak pernah Direct Message di Istagram dengan Do Hyun
Akhirnya Viona pun sudah selesai dan mereka bercerita tentang pembicaraannya dengan idola masing masing, dengan serunya Viona dan Safira bercerita di halaman belakang rumah
Santi hanya diam tersenyum melihat mereka, dalam pikirannya Santi hanya merindukan Do Hyun ingin sekali bertemu dan memeluknya erat-erat
"Gue kangen sama dia, kapan kita bisa ketemu" Santi berkata dalam hati dengan perasaan rindunya yang sangat dalam
"Woi San kok ngelamun aja" Viona berkata
"Gue lagi denger kaliaan cerita kok, jadi ikut seneng" Santi berkata lalu ponselnya bergetar
ddrrtt
ddrrtt
ddrrtt
Santi kaget melihat ponselnya karena Do hyun menghubunginya jantungnya berdetak kencang lalu Santi pergi ke kamar tamu untuk mengangkat telpon
"Halo my Sun, aku kangen banget sama kamu" (bahasa inggris) Do hyun berkata dengan suara bassnya yang seksi
"Hai....baru aja aku mikirin kamu" (bahasa inggris) Santi berkata
"Sama aku juga lagi mikirin kamu, di tambah adik kamu Safira tadi vc fansign dia lucu, dia menanyakan mau kah aku jadi kaka iparnya ha ha ha dia tidak tahu aku sudah menjadi kaka iparnya" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dan tertawa
"Kamu bikin aku jantungan tahu, aku takut kamu bilang sama dia, kamu bisa telpon aku memang tidak sibuk" (bahasa inggris) Santi berkata
"Kebetulan aku lagi makan siang dan kangen sama kamu, lagi nunggu mau lanjut vc fansign lagi, my sun bilang saja jujur sama adik kamu kita sudah tunangan biar dia bahagia impiaannya terwujud mempunyai kaka ipar seorang idola ha ha ha" (bahasa inggris) Do hyun berkata
"Ya ampun dia akan bangga dan bilang ke teman-temannya, belum waktunya nanti saja" (bahasa inggris) Santi berkata
"Baiklah kamu yang atur semua, aku ingin sekali bertemu kamu doakan aku segera ke jakarta, aku sudah di panggil nanti aku lanjut kita vc" (bahasa inggris) Do hyun berkata dan terdengar ada yang memanggilnya lalu menutup telponnya
Santi menarik nafas melihat ke arah jendela
"Aku juga kangen kamu Dion, pengen ketemu" Santi bergumam sendiri dan tak terasa air matanya menetes menahan rasa rindu membuatnya sesak dalam dadanya
Santi tidak pernah merasakan rindu sangat dalam kepada seseorang hanya kepada Do Hyun saja Santi merasakan rindu yang sangat menggebu sehingga hatinya yang lembut ingin menangis. Santi yang kuat sudah tidak ada lagi setelah mengenal Do Hyun hanya ada perasaan mendalam dan cinta yang sangat besar untuk Do Hyun.