Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Topi Bucket



Santi masih di Rumah Sakit menjaga Do Hyun, setelah beberapa jam Do Hyun sadar dan melihat Santi yang sedang memegang tangannya dan menangis. Matanya terbuka dengan perlahan lalu berkata "Matahari ku sekarang sangat cengek sekali" (korea Do Hyun berkata dengan suara lirih.


"Kamu sudah sadar, kamu kenapa bisa sampai pingsan" (korea) Santi dengan nada khawatir dan menghapus air matanya


"Aku hanya kurang istirahat saja, tidak apa-apa" (korea)


"Tidak biasannya kamu begini, membuat aku khawatir, maafkan aku selalu membuat kamu kesal" (korea)


"Kamu harus mengobati aku sekarang, peluk aku supaya tenaga aku kembali kuat" (korea)


Santi tersenyum lalu memeluk suaminya dan tidur di sebelah Do Hyun, mereka saling berpelukaan dengan bahagia tersenyum lebar menghiasi wajah mereka berdua. Beberapa hari di Rumah Sakit Do Hyun pulang dan hubungan mereka membaik karena Santi tidak ingin membebani Do Hyun dengan sikapnya yang membuat suaminya kesal.


Di apartemen mereka akan tidur, Santi kembali manja memegang dada Do Hyun seperti biasa mengelusnya dengan lembut "Ini baru istri aku" (korea)


Santi tersenyum "Emang yang kemarin siapa" (korea)


"Tidak kenal aku dengan kamu yang kemarin, seperti orang asing" (korea)


"Dion apakah kamu akan menerima aku apa adanya, walau aku belum bisa memberi keturunan kamu akan tetap berada di sisi aku" (korea)


"Aku akan tetap menjadi suami kamu dan tidak akan meninggalkan kamu apapun yang terjadi" (korea)


"Kamu berani bersumpah" (korea)


"Demi apapun aku tidak akan meninggalkan kamu, akan selalu sayang dan mencintai kamu sampai maut memisahkan kita" (korea)


Santi tersenyum senang, mereka saling pandang Do Hyun mencium bibir Santi dengan bergairah lalu dia bergerak berada di atas istrinya dan Do Hyun menutup selimutnya, akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri dengan bahagia, terdengar Santi berteriak manja.


Pagi hari mereka melakukan ibadah bersama lalu sarapan, seakan kejadiaan kemarin sudah berlalu dan mereka melupkaannya, Santi ceria kembali dan memperlakukan Do Hyun dengan baik "Pagi sayang, sekarang kamu harus istirahat karena kamu dapet cuti dari agensi, aku akan merawat kamu selama kamu hiatus" (korea)


"Wah....dengan senang hati kalau yang merawatnya wanita cantik dan seksi seperti istri aku" (korea)


"Bisa saja merayunya, kamu mau makan apa hari ini" (korea)


"Aku ingin jalan-jalan sama kamu, terus makan di restoran ibu Yuni" (korea)


"Lebih baik diam saja di apartemen, kamu masih lemas dan lelah" (korea)


"Tidak aku sudah kuat karena Matahari aku sudah kembali ceria dan manja" (korea)


"Baiklah kalau itu yang kamu mau" (korea)


"Bagaimana rumah yang kamu inginkan di dekat pantai sudah dapat" (korea)


"Belum kata Ayah yang di Busan sudah ada yang membelinya, sepertinya kita harus cari yang lain" (korea)


"Bagaimana kalau kita beli rumah di Pulau Jeju di sana lebih enak suasananya sepi dan nyaman kalau Busan masih kota sibuk" (korea)


"Boleh juga, tapi jauh dari Ayah dan tante Yuni" (korea)


"Kita bisa kapan saja mengunjungi mereka, dan di Pulau Jeju kita merasa seperti liburan terus" (korea)


"Oke, kapan kita mau ke Pulau Jeju" (korea)


"Besok bagaimana, sekaliaan kita sewa villa untuk berlibur selama dua malam di sana" (korea)


"Oke, sekarang kamu sarapan dulu, aku akan siapkan pakaiaan buat kita liburan" (korea) Santi berkata lalu sarapan bersama Do Hyun


Selesai sarapan mereka pergi menemui tante Yuni dan Ayah di Busan, sesampainya di Restoran tante Yuni kaget melihat mereka berdua "Do Hyun bukannya kamu harus istirahat kenapa ke sini" (korea)


"Aku kangen masakan ibu" (korea)


"Kamu kan tinggal bilang biar ibu nanti yang ke sana" (korea)


"Udah aku bilangin, tapi tetep dia pengen jalan-jalan katanya" (korea) Santi berkata


"Ya udah sini kaliaan duduk di tempat yang sepi saja, nanti ke ganggu sama orang yang datang pengen foto sama kaliaan" (korea) tante Yuni berkata mengajak Santi dan Do Hyun ke lantai dua dengan pemandangan laut.


"Ayah mana" (korea) Santi bertanya


"Lagi ada perlu bertemu sama teman-temannya nanti bentar lagi pulang" (korea)


Tante Yuni menyiapkan makanan yang banyak buat kedua anaknya "Tante banyak banget, aku ga pesen ini" (korea) Santi berkata


"Buat yang baru sembuh harus makan ini dan harus makan banyak, hayo habiskan" (korea)


"Jangan sungkan kaliaan itu anak ibu, kesayangan ibu pasti di kasih yang terbaik, ibu ga mau kaliaan ada masalah kaya kemaren lagi sedih liatnya jangan bilang-bilang cerai lagi ibu tidak suka" (korea)


"Maaf bikin sedih dan khawatir, itu salah aku" (korea) Santi berkata dengan wajah muram


"Sudah tidak ada yang salah hanya keadaan yang salah menghampiri kaliaan berdua, pokoknya apapun yang terjadi tidak boleh berpisah kaliaan harus saling mengalah dan mengerti" (korea)


"Baik ibu, aku akan jaga Santi dan tidak akan meninggalkannya" (korea)


"Ya sudah kaliaan makan, habiskan ibu mau ke dapur dulu " (korea) Tante Yuni berkata dan pergi meninggalkan mereka berdua.


Santi dan Do Hyun mengahabiskan makanan dengan bercanda dan tertawa "Aku ingin mengajak kamu makan malam di suatu tempat" (korea)


"Dimana" (korea)


"Tempat yang pernah aku janjikan sewaktu kamu masih menjadi istri rahasia aku" (korea)


"Oh....aku tahu, sewaktu ke sana kamu menjadi seorang paman kan ha ha ha" (korea)


"Kamu mengejek aku, tapi masih tampan kan walau terlihat tua" (korea)


"Mmmmmmm.......tampan tapi aku geli sama kumis kamu ha ha ha ha" (korea)


"Ha ha ha ha sebenernya aku juga geli sama kumis itu" (korea)


Selesai makan mereka berpamitan kepada tante Yuni dan Ayah yang baru datang ke Restoran "Kaliaan mau kemana sekarang" (korea) Ayah bertanya


"Aku ingin jalan-jalan bersama Santi mengelilingi Busan lalu pulang" (korea)


"Bagaimana kamu sudah menemukan rumah yang Santi mau belum" (korea) Ayah bertanya


"Rencana kami mau membeli rumah di Pulau Jeju dan besok akan mencarinya" (korea) Do Hyun menjawab


"Wah bagus di sana jadi kaliaan bisa bulan madu setiap hari" (korea) tante Yuni berkata


"Tante....." Santi berkata tersipu malu


"Tidak apa-apa supaya cepet hamil lagi jadi harus bulan madu terus" (korea) tante Yuni menggoda tersenyum


Do Hyun tersenyum memegang tangan Santi "Kalau begitu kami pergi dulu, terima kasih ibu sudah memberikan makanan yang sangat lezat untuk kami" (korea) Do Hyun berkata dan menundukan kepalanya


"Tante dan Ayah terima kasih" (korea) Santi berkata dan mencium tangan tante Yuni juga tangan Ayah


Mereka berdua menikmati pantai di Busan, Do Hyun memegang tangan Santi dengan erat tanpa sedetik pun melepaskannya, sesekali memainkan air dan ombak yang ada di pasir putih. Sore menjelang mereka pulang dan akan makan malam di Restoran Namsan Tower yang berada di atas dengan pemandangan yang sangat indah.


Santi tak henti tersenyum lebar begitu pun Do Hyun tersenyum bahagia melihat istrinya yang sudah ceria dan manja lagi seperti dulu, mereka menikmati makan malam yang sangat romantis "Akhirnya aku ke sini dengan Do Hyun yang berpenampilan asli bukan seperti seorang paman" (korea) Santi tersenyum


"Dan aku bahagia melakukan ini tanpa beban dan tanpa takut di ketahui banyak orang" (korea) Do Hyun pun tersenyum


"Kamu merasa tidak ada yang foto kita dan banyak yang lihat kita" (korea)


"Aku tahu dari kita di Busan saja sudah banyak yang mengambil foto dan video kita paling besok kita ada di sosial media dan aku tidak peduli" (korea)


"Kalau ada sasaeng lagi gimana, aku takut ada yang tidak suka melihat kita bahagia seperti ini" (korea)


"Tenang karena kamu akan aku lindungi dan kamu tidak boleh keluar sendiri tanpa aku atau dengan pengawal" (korea)


"Pengawal....aku tidak nyaman kalau ada pengawal, lebih baik diam saja di apartemen" (korea)


"Kamu harus terbiasa karena aku tidak mau kamu di sakiti sasaeng lagi, mereka mau komentar apa saja di media terserah tapi kalau menyentuh kamu lagi aku tidak akan maafkan mereka" (korea)


"Uhhh.....kejam sekali suami aku" (korea) Santi menggoda Do Hyun dengan mencubit pipinya


"Baru tahu suami kamu ini kejam" (korea) Do Hyun menunjukan wajah angkuhnya membuat Santi tertawa karena geli dan lucu


"Ha ha ha ha kamu itu tidak cocok memerankan antoganis karena wajah kamu itu terlalu lembut dan lucu" (korea) Santi berkata lalu mereka berdua tersenyum bahagia


"Pantas aku mengajuka peran antagonis selalu tidak berhasil, padahal aku ingin sekali memerankan orang jahat" (korea)


"Tidak cocok, kamu itu lembut tapi kalau peran sebagai pria yang cemburuaan pasti berhasil ha ha ha ha" (korea) Santi tertawa


Mereka bahagia, hari ini sangat sempurna untuk Santi dan Do Hyun, mereka sangat menikmati kebersamaannya dan sudah tidak peduli dengan orang-orang yang banyak melihatnya juga mengambil foto dan video mereka berdua. Do Hyun memakai topi tanpa masker begitu pun Santi memakai topi bucket tanpa masker.