
Pagi hari Santi sudah bersiap untuk ke tempat wedding galery mencoba baju pengantinnya, mamah Mila, tante Yuni dan Safira pun ikut. di sana banyak yang meminta foto dan memuji Santi sebagai istri dari seorang Idol K-Pop, Santi merendah tidak mau dipuji karena menurut dia itu bukan hal yang menyenangkan dan bukan sebuah prestasi, dia hanya ingin menjadi istri dari pria biasa saja.
Setelah selesai mencoba baju pengantin mereka berjalan-jalan ke mall menonton bioskop dan belanja tas juga pakaiaan, Santi hanya senyum bahagia karena bisa pulang ke Indonesia. malam pun tiba mereka pulang dan beristirahat, lalu ponsel Santi berbunyi
ddrrtt
ddrrtt
ddrrtt
Terlihat nama Nampyeon menghubunginya Santi tersenyum lalu mengangkatnya "Haloo Sayang" (korea)
"Istri ku aku sangat rindu sekali sama kamu, aku tidak bisa tidur setiap malam hanya memikirkan kamu" (korea)
"Manja sekali suami ku, tidak mungkin kamu pasti hanya gobal saja" (korea)
"Aku berani bersumpah, aku ingin segera ke Indonesia menemui kamu" (korea)
"Baiklah aku percaya, cepat ke sini aku pun kangen sama kamu ingin sekali memeluk suami ku" (korea)
"Aku pun ingin memeluk mu dan mencium kamu, lalu bagaimana hari tadi bagus kah baju pengantin kita" (korea)
"Sangat bagus, aku sudah tidak sabar melihat kamu memakai baju adat Indonesia" (korea)
"Aku melihat di internet sepertinya unik dan pasti cocok untuk aku" (korea)
"Cocok sekali, pakai apapun kamu akan terlihat bagus dan tampan" (korea)
"Ha ha ha ha kenapa jadi kamu yang menggoda aku" (korea)
Santi tersenyum "Memang kamu saja yang bisa menggoda, Dion kamu sudah makan" (korea)
"Sudah, selama kamu tidak ada ibu menyuruh karyawan restorannya mengirim makan setiap hari" (korea)
"Benarkah, bagus kalau begitu tapi kenapa tante Yuni tidak bicara sama aku" (korea)
"Aku pikir kamu tahu juga" (korea)
"Dion aku mau minta sesuatu boleh" (korea)
"Boleh, kamu mau apa" (korea)
"Safira bentar lagi ulang tahun, apakah kamu mau meminta Han Daegang memberi kejutaan untuk adik aku" (korea)
"Kenapa tidak kamu saja yang minta langsung" (korea)
"Sudah lupakan saja kalau gitu, aku tidak mau berhubungan dengan dia lagi" (korea)
"Baiklah demi kamu, aku akan memintanya" (korea)
"Terima kasih suami ku, kalau gitu kamu istirahat aku sudah mengantuk juga" (korea)
"Selamat malam my Sun" (korea)
"Malam Idola ku" (inggris) Santi tersenyum begitu pun Do Hyun tersenyum mendengar ucapan Santi
Pagi menjelang Santi di perjalanan menuju salah satu stasiun televisi untuk mengahadiri acara talk show, banyak pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara dari mulai Santi ketemu dengan Do Hyun, semua penasaran mengapa Santi bisa berkenalan dengan seorang Idol K-Pop, Semua pertanyaan Santi telah jawab, selesai semua acara yang dia datangi dia pulang bersama tante Yuni, di dalam mobil dia mengeluh "Tante udah kan ya, aku sepertinya mau pingsan"
"Besok terkahir, tante juga sebenernya lemes tapi seru ya ketemu artis-artis" tante Yuni berkata sambil menyetir
"Iya sih seru tapi gini amat ya jadi artis, aku salut sama artis yang padet jadwalnya, emang aku ga cocok jadi artis"
"Suka gitu deh, udah nikmatin aja"
"Aku lebih suka kerjaan aku waktu di korea, bener deh enjoy banget"
"Bukannya kamu di tawarin kerja lagi di sana"
"Udah ga mungkin, ga di ijinin Dion juga"
"Enakan mana kerjaan kamu dkantor agensi atau jadi youtubers"
"Youtubers enak sih tapi karena keterbatasan, aku ga bisa pergi jauh lagi jadi bingung bikin konten apa lagi coba"
"Kuliner masih banyak, tempat staycation juga masih banyak di indonesia kan kamu belum semua"
"Bener juga, Korea udah semua tapi Indonesia belum, boleh juga tuh, oh ya tante nyuruh karyawan Restoran tiap hari kirim makanan ke apartemen buat Dion"
"Iya, kenapa emang"
"Dion malem cerita so sweet deh tante makasih ya ibu mertua sangat pengertiaan sekali, jadi suami aku ga kelaparan deh" Santi berkata lalu mencium pipi tante Yuni
"Mulai deh manjanya gemes ha ha ha suami kamu kan anak aku masa lupa dan ga mungkin tante diem aja anak nya kelaparan" tante Yuni tersenyum
"Ga lupa kok cuman baik banget sih tante ku ini"
Sampai rumah malam hari Santi kedatangan Natasya dan Viona yang menunggunya di ruang tamu lalu ketika mereka saling lihat "Aaaaaaa.........Santi......." pekik Viona dan Natasya
"Ya ampun kaliaa bestienya Santi" tante Yuni berkata
Natasya dan Viona mencium tangan tante Yuni "Ini tante Yuni ya, kok kaliaan beda sih jadi glowing banget udah nikah sama cowok Korea" Natasya berkata dengan spontannya
"Bisa aja, kalaiaan juga kalau udah nikah pasti glowing, udah tante masuk dulu ya pengen mandi"
"Met istirahat tante Yuni" Viona berkata lalu melambaikan tangan
"Aaaaa.....kangen lu deh San" Viona berkata
"Gue juga kangen kaliaan tau"
"Lu berubah banget sih gue iri sama penampilan lu sekarang, ini endorse semua ya" Natasya bertanya polos
"Enak aja ha ha ha ga berubah lu ya ceplosnya masih ada, eh Nat perawatan rambut, gigi, kulit gue bayar semua udah ga nerima endorse"
"Udah gue bilang Santi udah ga nerima endorse lagi" Viona berkata
"Oh...iya gue lupa, trauma banget ya San sama sasaeng" Natasya berucap
"Wah bukan trauma lagi, gue ga keluar rumah sebulan sekali keluar ga ada Do Hyun gue harus pake pengawal, udah lah jangan bahas itu"
"Eh....lu udah pulang dari 2 hari yang lalu kenapa ga hubungin kita" Viona berkata
"Ya nih kita malah tahu dari siaran langsung tivi, lu ada di indonesia" Natasya berkata
"Sori gue belum ada kesempatan nelpon kaliaan rencana besok selesai acara tivi, sekaliaan minta anter ke kuburan Chantika gue kangen dia hik hik hik hik" Santi seketika menangis
Viona dan Natasya saling pandang merasa aneh melihat Santi yang sangat sensitif "San kok nangis, udah jangan nangis" Natasya berkata
"Sedih kalau inget Chantika"
"Iya gue juga sedih, tapi kita harus iklas jangan nangisin dia aja, Chantika udah bahagia ga ngerasain sakit lagi" Viona berkata
"Bener juga sih, tapi gue ga ketemu dia lagi" Santi menghapus air matanya
"San udah ah nangisnya, cerita dong gimana kesan-kesan jadi istri seorang Idola terkenal sedunia" Viona berkata
"Iya mening lu cerita tentang hal lain" Natasya berkata
"Emang lu udah bisa denger tentang gue sama Do Hyun"
"Tenang aja gue udah sembuh kok, soalnya gue udah punya Idola baru dan gue bisa ngelupain Do Hyun" Natasya berkata dengen tersenyum
"Wah...siapa Idola lu yang baru"
"Tebak San menurut lu siapa" Viona berkata
"Eeehhmmmm......Chung Hee"
"Bukan dari Mars" Natasya berkata
"Oke.....DO Exo" Santi menebak dan Natasya menggelengkan kepalanya
"Jaemin NCT"
"Bukan" Natasya menjawab
"Enwo Astro"
"No" Natasya menggoyakan jarinya
"Lucas Super M"
"No" Natasya berkata dengan menggelengkan kepalanya
"Jungkok BTS"
"Bukan, udah ah gue jawab aja Han Daegang Nucat" Natasya berkata dengan tersenyum ceria
Santi diam dan tersenyum kecil "Dari semua Idol K-pop yang keren gue sebut tadi, kenapa lu milih dia sih"
"Emang kenapa, dia kan Idol K-pop keren juga mana sekarang banyak penggemarnya" Natasya berkata
"San jangan bilang lu cemburu" Viona berkata
"Apaan sih bukan cemburu tapi dia itu cowok paling nyebelin tau"
"Jadi lu engga ngundang dia dong, yah ga datang idola gue" Natasya berkata
"Bukannya lu temenan, masa ga ngundang Han Daegang" Viona berkata
"Kata Do Hyun udah di undang, tapi kan takutnya dia lagi sibuk, udah ah jangan bahas dia lagi"
Mereka banyak bercerita tentang semua hal bercanda dan tertawa, Santi tidak ingin membahas tentang Han Daegang lagi karena khawatir perasaannya berubah kepada Do Hyun, Santi sangat bahagia bisa bertemu dengan kedua sahabatnya. Teman dekat dari jaman sekolah sampai mereka bekerja dan menikah.