
Masih di acara lamaran Do Hyun dan Santi, di rumah Santi mereka sedang makan siang setelah selesai makan Siang mereka berkumpul di halaman belakang supaya santai dan menikmati makanan ringan juga minuman segar yang sudah di buat oleh mamah Mila
"Jadi bagaimana kita teruskan pembicaraan kita yang terpotong tadi sebelum makan" (bahasa inggris) papah Beni berkata
"Gini om, saya mengajak keluarga ke sini ingin melamar Santi dan kalau om dan tante setuju aku ingin mengadakan akad secepatnya karena waktu cuti saya hanya seminggu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
"Nak Dion sebelumnya bertanya pada saya, katanya lebih baik melamar atau akad langsung tentunya saya jawab akad langsung karena menurut saya lebih baik menghidari dosa dan melihat Dion sudah mampu menafkahi Santi kenapa harus pacaran lama-lama, menumpuk dosa itu tidak baik juga untuk kita sebagai orang tuanya" Ustad Adi menjelaskan membantu Do Hyun
"Saya setuju apa yang di katakan Ustad Adi, saya ingin sekali mereka segera nikah pacarannya udah lama soalnya" mamah Mila berkata
"Saya juga setuju tapi kita tanya langsung Santi saja apa dia sudah siap sebagai istri atau belum" (bahasa inggris) papah Beni berkata
Santi dan Safira sedang berada di dapur membersihkan meja makan "Ka Santi tega banget sih ga bilang oppa Dion itu oppa Do Hyun" Safira berkata dengan cemberut
"De kaka punya alesan jangan marah ya, dan ingat ini privasi ga boleh kamu bilang sama siapa-siapa" Santi berkata
"Iya ka aku ga akan bilang siapa-siapa, aku bakalan jaga rahasia kaka, semuanya tentang Han Daegang dan oppa Do Hyun aku bakalan pura-pura ga tau" Safira berkata
"Wah adik aku udah dewasa, makasih ya de udah ngertiin kaka, janji deh yang kamu mau nanti kaka kasih selama itu ga minta yang aneh" Santi berkata dengan memeluk Safira
"Asiik bener ya ka, gampang kok aku ga akan minta yang aneh-aneh paling foto bareng oppa Do Hyun aja" Safira berkata
"Boleh foto bareng tapi ga boleh di posting di sosmed atau di liatin ke temen-temen kamu"
"Oke kaka ku yang cantik, aku iri sama kaka deh bisa deket sama oppa Do Hyun dan Han Daegang mana dua-duanya ganteng lagi aaaaaa.....itu tuh mimpi semua cewek-cewek tau ka" Safira berkata
"Makannya kalau kamu sayang sama kaka, kamu harus simpan rahasia kaka baik-baik kalau engga nanti kaka di serang fansnya"
"Siap kaka ku" Safira berkata dan tersenyum lebar lalu terdengar mamah Mila memanggil mereka
"Santi, Fira sini udah beres belum" pekik mamah Mila
Santi dan Safira menghampiri lalu duduk "Santi kamu udah taukan niat Dion ke rumah kita" papah Beni bertanya
"Ya tau pah" Santi menjawab
"Terus gimana kamu udah siap jadi istri Do Hyun" mamah Mila bertanya
"Sebelumnya Santi udah bicara sama Dion, Santi mau akad dulu saja dan tidak boleh di kasih tahu ke publik dulu hanya keluarga inti saja yang tahu untuk sementara" (bahasa inggris) Santi berkata
Ayah Do Hyun bertanya kepada Do Hyun apa yang di bicarakan oleh Santi dan dia menterjemahkan dalam bahasa Korea lalu Ayahnya bertanya "Kenapa kamu tidak ingin semua orang tahu" (bahasa korea) di terjemahkan oleh Do Hyun memakai bahasa inggris
"Karena aku tidak ingin merusak karir Do Hyun dan aku belum siap mendengar komentar jelek dari sasaeng" (bahasa inggris) Santi berkata dan di terjemahkan oleh Do Hyun memakai bahasa Korea
"Wah sangat pengertiaan sekali kamu, pantas saja anak saya ingin sekali menikahi kamu padahal di Korea umur seperti anak saya kebanyakan belum mau menikah apalagi dengan karir dia yang sedang bagus" (bahasa korea) Ayah Do Hyun berkata di terjemahkan ke dalam bahasa inggris oleh Do Hyun
"Makasih appa dan hyung saya harap kaliaan mengerti dan selalu mendukung kami berdua juga menjaga rahasia aku dan Do Hyun" (bahasa inggris) Santi berkata menundukan kepalanya
"Jadi intinya nak Santi sudah menerima lamaran nak Dion namun belum siap untuk go publik" Ustad Adi berkata
"Ya pak ustad" Santi berkata dengan tersenyum
"Sekarang kita tentukan tanggal, dan harinya mau kapan akadnya di laksanakan biar nanti saya yang daftarkan" (bahasa inggris) Ustad Adi berkata
"Merepotkan, biar nanti saya saja pak ustad" papah Beni berkata
"Ga apa-apa lagiaan mereka berdua sudah saya anggap anak sendiri, dan persyaratan Dion sudah ada di saya tinggal yang Santi saja dan foto kaliaan berdua" Ustad Adi berkata
"Lebih baik lebih cepat bagaimana kalau hari Rabu saja menikahkan anak kita" (bahasa korea) Ayah Do Hyun berkata di terjemahkan oleh Do Hyun dalam bahasa inggris
"Saya rasa tiga hari cukup untuk menyiapkan semuanya, mah jangan lupa masak yang enak-enak dan yang banyak" (bahasa inggris) papah Beni berkata
"Kita cuman keluarga inti saja pah mah ga ngundang sodara juga, Soalnya kalau ngundang banyak orang malah nantinya banyak yang tahu" Santi berkata
"Iya maksud papah masak yang luar biasa gitu kaya masakan nikahan, kalau ngundang terserah kamu kalau mau private juga ga apa-apa" papah Beni berkata
"Pokoknya serahin aja sama mamah dan pasukan mamah yang pasti taman belakang nanti mamah hias sama bunga" mamah Mila berkata
"Fira bakalan bantu dengan senang hati buat kaka tercinta dan buat idola Fira" Safira berkata dengan tersenyum
"Ha ha ha lebay deh tapi kamu lucu hari ini, seneng ga sama kejutaan kaka" Santi berkata dan tertawa
"Oh oppa Do Hyun kejutaannya seneng banget bikin merinding tau ka, aku ga nyangka kaka ipar aku seorang idola" Safira berkata dan tersenyum melihat ke arah Do Hyun
"Ga sia-sia dong dandan cantik" Santi berbisik kepada Safira
Do Hyun tersenyum manis dan melambaikan tangan kepada Safira dan dia merasa ingin sekali berteriak namun Santi melarangnya untuk teriak, maka Safira hanya terbelalak dan membeku saja melihat Do Hyun tersenyum manis
"Di dadahin tuh sama idolanya ha ha ha ha" Santi menggodanya dengan tertawa
"Fira ga bales dadah malah cengok ga jelas ha ha ha ha" Lucky berkata mengejek adiknya
"Apaan sih ka Lucky" Safira berkata dengan tersenyum malu
Mereka berbincang dengan bahagia dua keluarga dengan beda bahasa dan kultur juga beda agama karena Ayah dan Kaka Do Hyun masih beragama kristen namun mereka sangat bahagia dengan perbedaan yang ada, tidak menghalangi mereka untuk menjadi keluarga besar, bersatu demi kebahgiaan anak-anaknya tersayang
Selama berbicara Do Hyun menterjemahkan dalam bahasa Korea untuk Ayahnya maka pembicaraan menjadi lancar tidak terhambat sedangkan Kaka Do Hyun mampu berbahasa Inggris karena Do Hyun dan kakanya sangat pintar dengan bahasa Inggris.