Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Mengenalkannya



Santi masih berada di apartemen do hyun menjaganya sesekali santi melihat ke kamarnya, santi menunggu di ruang televisi, malam pun tiba santi sudah menyiapkan makan malam untuk do hyun melihat masih tertidur santi berniat akan membangunkannya untuk makan


ketika santi akan membangunkannya melihat wajah do hyun yang sangat tampan membuat terpesona melihatnya, santi merasa jantungnya berdetak tidak karuaan sedang melihat wajah do hyun yang sangat dekat, dan ternayat dia sudah bangun dan berkata


"jangan di lihat saja nanti kamu jatuh cinta" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan tersenyum


"ehm ehm ehm dion kamu sudah bangun" (bahasa inggris) santi berkata kaget dan tersipu malu lalu menjauhi do hyun


ketika santi akan bangkit dari duduknya dan pergi keluar do hyun menarik tangan santi dengan kuat sehingga santi jatuh di tubuh do hyun, santi terbelalak kaget melihat wajahnya yang sangat dekat dan do hyun memeluknya


nafas santi sesak belum pernah merasakan perasaan ini jantungnya berdetak kencang tidak karuaan beberapa saat santi tidak bedaya dengan pesonanya namun setelah medengar perkataan do hyun


"kamu nyaman dengan posisi ini" (bahasa inggris) do hyun berkata


barulah santi tersadarkan dengan posisinya sedang di atas tubuh do hyun, lalu santi mengangkat badannya dan melepaskan pelukaan do hyun


"makan dulu lalu minum obat lagi" (bahasa inggris) santi berkata


"santi tolong aku, tidak bisa bangun" (bahasa inggris) do hyun berbohong agar santi memapahnya


"yakin tadi kamu kuat sekali menarik tangan aku, dion bangun kalau tidak aku pulang" (bahasa inggris) santi berkata dengan pergi keluar kamar


do hyun hanya tersenyum melihat wajah santi yang tidak karuaan antara kesal dan tersipu malu, do hyun bangun dan menghapiri santi di ruang televisi yang sudah menyiapkan makanan untuk do hyun lalu duduk sebelah santi dengan tersenyum


"kamu sudah bisa makan sendiri, makan habiskan sudah malam aku mau pulang" (bahasa inggris) santi berkata


"kamu marah, aku sudah buat kamu kesal dan merepotkan maaf" (bahasa inggris) do hyun berkata


"kamu sudah makan, minum obat lalu tidur lagi supaya besok badan kamu sehat kembali" (bahasa inggris) santi berkata


"sekarang saja sudah sehat makasih sudah menjaga aku, maaf merepotkan" (bahasa inggris) do hyun berulang ulang meminta maaf


"kamu tidak merepotkan hanya saja aku belum terbiasa disentuh oleh seorang pria" (bahasa inggris) santi berkata


"kalau begitu aku harus sering peluk kamu supaya terbiasa dengan sentuhan aku" (bahasa inggris) do hyun berkata


"dion...."santi berkata dengan wajah melotot dan tersipu malu


"ha ha ha hanya bencanda tapi jujur aku suka peluk kamu, badan kamu memancarkan aura positif buat aku menjadi hidup aku bersemangat" (bahasa inggris) do hyun berkata


"aku pulang dulu, besok pagi aku bawakan sarapan buat kamu cepet sembuh banyak istirahat" (bahasa inggris) santi berkata dan pergi


ketika akan pergi do hyun menarik tangan santi dan posisinya menjadi saling berhadapan dan do hyun memegang erat pinggang santi, santi kaget lalu melepaskan tangan do hyun namun ketika do hyun melakukan hal yang manis membuat hati santi lemas


"santi makasih" do hyun berkata lalu mengecup dahi santi


santi terbelalak kaget untuk kesekiaan kalinya oleh kelakuaan do hyun, santi hanya diam terpaku melihat wajah do hyun yang tersenyum manis lalu do hyun melepaskan santi, melihat santi masih terpaku melamun do hyun menyadarkannya


"santi kamu tidak apa apa" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan melihat wajah santi


santi menarik nafas dan pergi membuka pintu dan do hyun mengikutinya akan memgantar santi


"kamu mau kemana" (bahasa inggris) santi bertanya


"mau antar kamu pulang" (bahasa inggris) do hyun berkata


"tidak usah kamu istirahat saja" (bahasa inggris) santi berkata


"aku sudah sehat karena banyak memeluk kamu" (bahasa inggris) do hyun menggoda santi


"terserah" (bahasa inggris) santi berkata dengan berjalan dan sedikit tersenyum


setelah sampai di rumahnya santi melambaikan tangan dan menyuruh do hyun untuk pulang dan banyak beristirahat, sesampai di rumah santi melihat ada mobil baru dan melihat keluarganya sedang menunggu di ruang televisi


"assalamualikum, mah ada tamu ya" santi berkata


"walaikumssalam, itu mobil kamu kita nungguin kamu nih buat test drive mobil baru" mamah mila berkata


"wah serius pah, makasih pah mah" santi berkata memeluk mamah mila dan papah beni


lalu pergi ke luar melihat mobil barunya, lucky memberikan kunci mobilnya


"nih ka kuncinya tadi aku tes drive" lucky berkata


"de ajarin kaka ya soalnya agak lupa nyetir" santi berkata


"siap asal nanti minjem ya mobilnya" lucky berkata


"oke, yuu de kita keliling perumahan aja, kamu yang bawa dulu" santi berkata


"aku ikut dong ka" safira duduk di belakang


santi mendapatkan mobil city car dari papah beni yang akan santi gunakan untuk kuliahnya, mereka bertiga berkeliling menggunakan mobil baru santi memang sudah bisa menyetir mobil matic


"aduh gue kok jadi lemah gini sih, maksudnya apa sih cuman mau godian gue doang atau apa sih nyebelin banget" santi bergumam seperti biasa di kamarnya


beberapa menit santi mendapatkan pesan dari do hyun


"selamat malam semoga kamu bermimpi indah tentang aku, terima kasih sudah menjaga aku dan membuat aku bahagia" (bahasa inggris) pesan dari do hyun


"sama sama, makasih juga kamu sudah membuat aku tidak bisa tidur" (bahasa inggris) santi menjawab pesan


"kenapa kamu tidak bisa tidur" (bahasa inggris) do hyun manjawab pesan


"tidak ada sudah kamu tidur sana, apakah badan kamu masih panas?" (bahasa inggris) santi menjawab pesan


"aku sudah sehat karena kamu, selamat tidur" (bahasa inggris) do hyun menjawab pesan


santi hanya tersenyum dan terlelap tidur


pagi hari menjelang santi pergi kuliah sangat pagi sekali karena akan mampir ke apartemen do hyun terlebih dahulu


"sayang pagi banget kamu mau kemana" mamah mila bertanya sedang menyiapkan sarapan


"mau ke apartemen temen aku dulu kasiaan dia sakit mana jauh dari keluarganya" santi menjawab


"tunggu temen kamu yang mana, cowok apa cewek" mamah mila berkata


"tamunya om bagus itu mah yang pernah aku cerita" santi menjawab


"cowok dong, eh jadi kemaren kamu jagain yang sakit cowok itu namanya siapa" mamah mila berkata


"namanya dion dia orang korea mah, udah ya aku berangkat" santi menjawab lalu pergi sengan mencium tangan mamah mila


"sayang hati hati bawa mobilnya ya" mamah mila mengejar santi ke depan


"ya mah, aku berangkat ya asalamualikum" santi menyetir mobilnya


"walaikumssalam" mamah mila mejawab


safira melihat mamah mila dari depan lalu bertanya


"mah kok ka santi pagi banget perginya" safira berkata dengan melahap sarapannya


"katanya mau nengok dulu temennya yang sakit" mamah mila berkata lalu membawa ponselnya akan menghubungi paman bagus bertanya tentang do hyun


"asaalamulaikum bagus ganggu engga" mamah mila berkata


"walaikumssalam engga ka, ada apa menghubungi saya tumben kaka sehat sama keluarga abang beni gimana sehat" paman bagus berkata


"kita semua sehat, iya nih aku mau nanya tentang dion yang lagi dekat dengan santi, dia pria asing tapi baik kan bukan orang jahat" mamah mila mengkhawatirkan kedekatan santi dengan do hyun karena tidak mengenal do hyun


"selama sebulan di sini anaknya tidak macam macam, memang belum ke rumah kaka belum dikenalin" paman bagus berkata


"belum santi beberapa hari menjaga dia sakit dan pulangnya malam saja katanya dengan tamunya kamu" mamah mila berucap


"tenang saja ka, dion cowok baik engga akan macam macam sama santi, saya liatnya sih kayanya bakalan serius hubungan mereka" paman bagus berkata


"maksudnya saya bakalan punya mantu gitu, santi kan masih kecil" mamh mila berkata


"ha ha ha itu kan keputusan santi ka, mereka mau nikah atau nunggu santi beres kuliah terserah mereka, jangan halangin niat baik seseorang kalau santinya mau kenapa engga kita sebagai orang tua merestui dan mendoakan mereka yang terbaik" paman bagus berkata


"emang dion itu udah kerja, aku ga setuju kalau santi nikah muda" mamah mila berkata dengan khawatir


"saya liat sudah mapan di koreanya, saya tidak tahu dia kerjanya apa cuman terlihat sudah matang dan dewasa" paman bagus menjelaskan


"dion islam" mamah mila bertanya


"islam ka baru 2 bulan tapi sholatnya udah sempurna dan ngajinya udah bagus mudah mudahan istiqomah dan santi membuat semangat hidup dion, dia tadinya terpuruk" paman bagus berkata


"alhamdulilah kalau sudah masuk islam, ya sudah bagus kamu sehat selalu jaga diri ya" mamah mila mengakhiri sambungan telponnya


safira mendengar percekapan mamah mila dan kaget lalu bertanya


"mah, ka santi punya pacar orang korea" safira bertanya


"kata ka santi sih temen tapi kata om bagus cowok koreanya serius jadi apa itu namanya de" mamah mila bingung


"kayanya cowok koreanya belum bilang cinta deh sama ka santi" safira berpendapat


"oh gitu pantes bilangnya temen mulu dan ga di kenalin sama kita" mamah mila berkata


"pulang nanti aku tanya ah, bukannya kaka ga suka cowok korea" safira berkata


selama berada di jakarta santi belum mengajak do hyun ke rumahnya karena santi berpikir do hyun hanya teman biasa belum ada niat untuk mengenalkan dengan orang orang terdekatnya