Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Adegan romantis



Santi masih makan dengan Han Daegang di restoran tante Yuni, tidak sengaja tante Yuni melihat pengunjung yang sedang mengambil gambar dari ponselnya ke arah meja Santi, tante Yuni panik lalu menghampiri Santi yang sedang bersama dengan Han Daegang. Berdiri menutupi Santi "Kaliaan tidak sadar ada yang mengambil foto kaliaan berdua" (korea)


"Serius tante, bahaya aku bakalan ada di sosial media besok" (korea) Santi menunduk memalingkan muka dan Han Daegang menutup hodeinya kembali, lalu berpamitan pergi membayar makanan dan mencari tempat yang aman


Tante Yuni kembali menemani Santi duduk di sebelahnya supaya tidak ada yang melihat Santi "Untung tante datang jadi belum banyak yang foto aku sama Han Daegang"


"Kemana dia pergi, kasiaan lagi makan jadi keganggu"


"Biarin aja biar dia pergi, aku engga nyaman dekat sama dia"


"Pasti sih tapi kasiaan juga makanannya masih ada"


"Sisa dikit, dia makan kaya kelaparan aku aja belum abis"


"Terus gimana kaliaan ngobrol apa aja"


"Engga ada cuman bahas makanan aja"


"Sayang hati-hati jaga jarak, jangan sampai Han Daegang masuk ke dalam hati kamu bahaya kalau kamu suka sama dia"


Santi hanya diam dan menghabiskan makanannya, apa yang di katakan tante Yuni itu adalah ketakutan Santi selama ini. Santi bersikap kasar kepada Han Daegang karena ingin menghindari rasa suka kepada Han Daegang.


"Tante emang bisa ya suka sama dua orang"


"Bisa lah, sama 3 orang aja bisa suka itu gampang asal kita simpati sama orang itu dan sering ketemu, dia baik perhatiaan sama kita bisa jadi tumbuh rasa suka dan lebih bahaya lagi tumbuh rasa sayang dan cinta"


Santi melamun, tante Yuni melihat wajah Santi yang sedang melamun "Jangan-jangan kamu udah ada rasa suka sama Han Daegang"


"Apaan sih engga lah, aku itu istri yang setia"


"Terus kenapa nanya gitu"


"Iya karena aku belum pernah suka sama dua cowok sekaligus gitu"


"Pengalaman pacaran kamu sedikit sih jadi ga ngerasain suka sama banyak cowok"


"Ih....lagiaan aku itu ga gampang suka sama cowok baru kenal"


"Iya tau kamu tuh susah jatuh cinta jadi mantan kamu sedikit"


"Apa enaknya punya banyak mantan, tante emang dulu playgirl ya"


"Punya banyak mantan bukan berarti jelek, kita jadi tahu sama karakter cowok yang beda-beda sifatnya jadi kita mengenal karakter cowok yang serius sama engga, makannya tante dari awal tahu Do Hyun sama Han Daegang itu tipe serius"


"Kok Han Daegang sih, ga ada hubungannya sama dia"


"Eh....kalau dia ga ngarepin kamu ngapain mau jagain kamu mening cari cewek lain"


"Jadi maksud tante dia masih berharap sama aku"


"Bisa jadi masih ada niat mau rebut kamu dari Do Hyun makannya kamu hati-hati sama perasaan kamu jaga terus buat suami kamu"


Santi hanya diam dan hanya rindu ingin bertemu dengan Do Hyun dan khawatir dengan keberadaan Han Daegang yang mendekatinya kembali, Santi takut perasaannya berpaling kepada Han Daegang karena dia pernah sempat suka namun tidak ada yang tahu Santi menutupinya karena tidak ingin perasaannya berkembang menjadi cinta.


Santi berniat akan kembali ke apartemen, ketika turun dari kareta api merasa ada yang mengikutinya lalu melihat ke arah belakang ternyata Han Daegang yang terus mengikutinya namun Santi pura-pura tidak melihatnya, dia jalan terus menuju parkiran lalu masuk ke dalam mobil dan menuju ke apartemennya.


Sesampinya di basment apartemen, Santi turun dari mobil, Han Daegang hanya melihatnya dari jauh namun Santi tetap tidak ingin menyapa Han Daegang berpura-pura tidak melihatnya berjalan dengan kencang. Han Daegang merasa aneh dengan sikap Santi lalu dengan cepat masuk ke dalam lift bersama Santi "Ada apa dengan kamu seperti melihat hantu saja" (korea)


"Memang ada hantu yang mengikuti aku sehariaan" (korea)


"Maksud kamu.....aku" (korea) Han Daegang menunjuk dirinya


"Menurut kamu siapa lagi" (korea)


"Aku hanya di beri tugas oleh senior aku tidak mungkin mengabaikannya" (korea)


"Mulai besok tidak ada lagi tugas mengganggu aku, kamu cari kegiataan lain cari wanita yang kamu suka" (korea)


Han Daegang seketika melihat wajah Santi "Tidak Ada wanita yang aku suka" (korea)


"Enak saja tidak suka pria, aku masih suka sama wanita tapi belum ada yang membuat hati aku bergetar kecuali......" (korea)


Lift terbuka di lantai apartemen Santi "Sudah aku duluaan, makasih sudah menjaga aku hari ini besok tidak usah mengikuti aku lagi" (korea) Santi pergi keluar lift


Han Daegang hanya diam dan pintu lift tertutup, Santi di dalam apartemen ingin menghubungi Do Hyun namun tetap tidak tersambung. Selama tiga hari Han Daegang tetap mengikuti Santi menunggu dan mengganggunya membuat Santi tidak nyaman namun lama-lama merasa suka keberadaan Han Daegang disisinya. selagi Santi review makanan Han Daegang menunggu dan memperhatikan dari jauh karena khawatir ada yang mengambil gambar mereka berdua.


Bercanda dan tertawa mereka lakukan bila sedang berdua, seperti biasa walau Santi ketus namun Han Daegang tetap menggodanya dengan canda sampai Santi pun senyum namun di tahan karena gengsi.


Di suatu Restoran sedang mereview makanan Santi dihampiri seorang pria memaksa ingin berfoto dengan Santi, Han Daegang melihatnya dari jauh wajah Santi merasa tidak nyaman. Ketika sedang berfoto pria itu memeluk pinggang Santi dengan paksa lalu spontan Santi menampar pria itu, tangan Santi di pegang paksa oleh pria itu dengan berkata "Aku penggemar kamu, ingin merasakan dipeluk oleh kamu, aku juga tampan seperti Do Hyun Mars" (korea) pengunjung histeris melihatnya para pelayan ingin menolong Santi namun takut pria itu membawa pisau.


Han Daegang panik melihatnya berlari ke arah Santi dan memukul wajah pria itu sampai terjatuh ke lantai dan menarik lengan Santi pergi dari Restoran itu, mereka berdua masuk ke dalam mobil dan terengah-engah Santi menarik nafas dengan wajah yang masih syok, Han Daegang menepi di minimarket membelikan Santi air putih supaya lebih tenang


"Minum dulu supaya kamu tenang" (korea)


"Terima kasih" (korea)


"Sasaeng kurang ajar, harusnya aku bawa dia ke kantor polisi" (korea)


"Aku sudah lelah dengan semuanya, tidak usah bawa polisi lagi" (korea)


"Sekarang kita pulang saja" (korea)


"Aku tidal ingin pulang, bawa aku ke taman kota" (korea)


"Baiklah, kalau itu yang kamu mau" (korea)


Han Daegang dan Santi berjalan di taman kota dan duduk di kursi taman "Kenapa kamu mau ke sini" (korea)


"Aku bosan di apartemen, sepi tidak ada Do Hyun" (korea)


"Kalau kesepiaan di apartemen kamu telpon saja aku, siap 24 jam menemani kamu" (korea)


"Beda aku ingin Do Hyun suami aku bukan Han Daegang" (korea)


"Aku bisa jadi Do Hyun hyung" (korea)


"Kok bisa caranya bagaimana" (korea)


"Aku akan memakai topeng Do Hyun hyung" (korea)


"Ha ha ha ha ha Kamu ada-ada saja" (korea) Santi tidak sengaja tertawa mendengar ucapan Han Daegang


Terlihat ada pria yang melihat mereka berdua, mengintip dari arah pohon ternyata dia Do Hyun yang tidak sengaja sedang berjalan-jalan mencari udara segar dan melihat Santi bersama Han Daegang yang sedang bercanda dan tertawa, melihat Santi tertawa dan tersenyum kepada Han Daegang membuat dia cemburu.


Do Hyun penasaran lalu mendekat ke arah kursi taman tepat di belakang Santi dan Han Daegang dia mendengar obrolan istrinya "Jadi kamu bisa menganggap aku Do Hyun hyung selama kamu mau" (korea)


"Beda, aku hanya ingin Do Hyun yang asli aku rindu sama suami aku" (korea)


"Sebesar apa cinta kamu sama dia" (korea)


"Aku cinta dan sayang sama dia, tidak akan ada yang bisa menggantikan dia" (korea)


"Apakah kamu akan menerima kalau dia banyak kekurangannya atau misalkan dia berpenyakit" (korea)


"Aku akan menerima dia apa adanya walau dia berpenyakit sekali pun dan sudah tidak terkenal lagi karena cinta aku tulus sama dia bukan karena dia seorang idola" (korea)


"Walau aku yang menggantikannya apa kamu bisa mencintai aku" (korea)


"Han Daegang kamu ngomong apa, jangan bercanda aku sedang serius" (korea)


"Aku serius, aku masih mencintai kamu dan masih berharap memiliki kamu" (korea)


"Aku sudah bersuami, kita berjanji hanya teman saja dan kamu pantas mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku" (korea)


"Sayangnya belum ada wanita yang terbaik untuk aku, hanya kamu yang membuat aku nyaman" (korea)


Santi melihat wajah Han Daegang dan mereka saling menatap, sedangkan Do Hyun hanya bisa melihat dan tangannya di kepal dia cemburu hatinya merasa sakit dan darahnya mendidih melihat adegan romantis istrinya dengan pria lain.