
Selesai latihan Do Hyun lelah banyak keringat yang mengalir di wajahnya lalu dia melihat ponselnya seperti biasa banyak penggilan tak terjawab dari Santi, dia hanya diam dan menarik nafas lalu menghubungi Han Daegang "Hallo bisa kita bertemu malam ini" (korea)
"Ada apa kamu mau bertemu dengan aku" (korea)
"Aku tunggu kamu di restoran biasa" (korea) Do Hyun berkata lalu menutup telponnya dan pergi menemui Han Daegang.
Do Hyun duduk menunggu Han Daegang yang belum datang, beberapa menit kemudiaan datanglah Han Daegang dengan switer hoodie andalannya berkata " Ada masalah apa kamu dengan Santi" (korea)
"Kenapa kamu tahu aku sedang ada masalah" (korea) Do Hyun bertanya dengan kaget
"Tau lah kamu kalau sudah menghubungi aku pasti ada masalah dengan Santi" (korea) Han Daegang berkata lalu duduk
"Kamu tidak ada sopan santunnya kepada senior" (korea) Do Hyun berkata dengan kesal
"Baiklah aku akan sopan, ada apa hyung" (korea) Han Daegang berkata dengan mendundukan kepalanya
"Percuma aku sudah kesal dengan kamu, mau minum apa" (korea)
"Maaf kan aku hyung, aku mau air putih saja dengan ramen" (korea)
Do Hyun memesan lalu Han Daegang sedang makan Ramen Do Hyun berkata "Kamu bisa jaga Santi untuk aku" (korea)
Seketika Han Daegang batuk tersedak "Uhuk uhuk uhuk" Do Hyun memberikan air putih kepada Han Daegang "Kenapa tiba-tiba berbicara itu, apakah kamu sudah menyerah dengan Santi dan akan memberikan dia untuk aku" (korea)
"Kurang ajar kamu, dia bukan barang" (korea) Do Hyun berkata akan memukul kepalanya
Han Daegang menghindar "Lalu apa maksud kamu menjaga Santi, memang kamu mau kemana" (korea)
Do Hyun menarik nafas "Aku akan pergi jauh" (korea)
"Pergi konser, tidak biasanya meminta menjaga Santi bukannya paling tidak mau kalau aku dekat dengan dia" (korea)
"Selama Santi bahagia, aku rela kamu bersama dia" (korea)
Han Daegang melihat wajah Do Hyun yang seperti putus asa, mereka becerita sampai larut malam dan setelah menceritakan semuanya Do Hyun pulang namun Han Daegang masih melamun di restoran itu.
Pagi hari Santi akan pergi ke Busan menemui tante Yuni karena dia bosan di apartemen saja sekaliaan akan mencari restoran baru yang akan dia review membuat konten kuliner lagi, ketika di basment apartemen bertemu Han Daegang "Pagi cantik" (korea)
"Han Daegang, kenapa kamu ada di sini" (korea)
"Aku berencana akan tinggal di sini lagi" (korea)
"Oh...." Santi berkata lalu pergi
"Santi...kamu mau kemana" (korea)
"Bukan urusan kamu, jangan mulai mengganggu aku lagi" (korea) Santi berkata lalu masuk ke dalam mobil dan Han Daegang pun duduk di kursi depan sebelah Santi "Kamu mau apa, turun sana" (korea)
"Tidak mau, aku akan ikut kemana kamu pergi" (korea)
"Han Daegang kamu itu artis bukan, apakah kamu tidak sibuk dengan kegiataan latihan" (korea)
"Aku sudah selesai latihan dan rekaman, hari ini aku libur" (korea)
"Jangan mulai, nanti Do Hyun marah sudah sana pergi dari mobil aku" (korea)
"Justru Do Hyun hyung yang menyuruh aku menjaga kamu, dan aku akan menjaga kamu selama dia tidak ada" (korea)
Santi diam merasa aneh "Tidak mungkin kamu bohong supaya bisa dekat dengan aku kan" (korea)
"Telpon saja dia kalau tidak percaya" (korea) Han Daegang berkata memberikan ponselnya lalu Santi menghubungi Do Hyun dan tiga kali dering telponnya tersambung
"Hallo Dion kamu kemana saja mengapa baru mengangkat telpon dari aku" (korea)
"Maaf aku sibuk tidak ada waktu untuk menghubungi kamu, ada apa" (korea)
"Iya aku menyuruhnya karena kamu tidak nyaman dengan pengawal jadi aku putuskan dia yang menjaga kamu selama aku tidak ada" (korea)
"Tapi aku baik-baik saja, selama kamu konser aku akan tinggal dengan tante Yuni" (korea)
"Kamu boleh menghubungi Han Daegang selama aku tidak ada, karena mungkin aku tidak akan ada lagi selama kamu menbutuhkan perlindungan" (korea)
"Maksud kamu apa, kenapa kamu berbicara seakan-akan kamu akan pergi jauh dan tidak akan kembali" (korea) Santi berkata lalu Do Hyun diam dan Han Daegang wajahnya menjadi muram "Hallo Dion jawab aku, hallo....haloo.....haloo...." (korea) pekik Santi yang sambungan telponnya sudah Do Hyun tutup.
Santi menghubungi Do Hyun kembali namun tidak tersambung lalu dia kesal "Apa maksudnya, Han Daegang kamu tahu kan dia kenapa" (korea)
"Aku tidak tahu, sekarang kamu mau kemana aku antar" (korea)
"Turun kamu, aku bisa jaga diri" (korea) pekik Santi yang tidak nyaman dengan keadaan ini
Han Daegang turun namun mengikuti Santi dari belakang, selama di kereta api Han Daegang berjaga jarak dengan Santi hanya melihatnya dari jauh. Sedangkan Santi hanya melamun memikirkan perkataan Do Hyun yang sangat tabu untuk dirinya, banyak pertanyaan dipikirannya mengapa Do Hyun tiba-tiba mengijinkan Han Daegang mendekatinya, padahal Do Hyun paling tidak mau Santi dekat dengan Han Daegang.
Sedangkan Han Daegang kasiaan melihat Santi dan berencana akan menghibur dan menjaganya. Santi sudah sampai di Restoran tante Yuni memesan makan siang dan tante Yuni bertanya karena melihat wajah Santi yang muram "Kamu lagi berantem sama Do Hyun"
"Ga tau tante, aku aja aneh sama dia"
"Maksudnya, aneh gimana"
"Kaya lagi menghindar dari aku, udah lima hari ini dia tinggal di asrama"
"Mungkin dia cape kali latihan buat konser jadi ga sempet pulang"
"Sesibuknya dia secapenya dia walau latihannya beres subuh, tetep biasannya pulang ke apartemen ga pernah kaya gini"
"Kamu nyinggung perasaan dia engga"
"Engga, kita pulang dari pulau Jeju dan dia romantis sama aku, kita bercinta, bercerita, bercanda"
"Udah ah....mungkin dia hanya mau fokus dulu sama kerjaannya aja"
"Iya aku juga mikirnya gitu tapi masa dia nyuruh Han Daegang jagain aku seakan akan dia bakalan pergi jauh dan ga akan balik lagi"
"Apa.....masa kok aneh, bukannya dia ga suka kamu deket sama Han Daegang"
"Makannya aneh kan, telpon aku aja ga di angkat aaakkkhhhhhh.......dia kenapa sih tante aku bingung jadinya"
"Coba nanti tante telpon Do Hyun malem, udah kamu makan abisin nanti sakit lagi, tante ke dapur dulu ya" tante Yuni berkata dan pergi meninggalkan Santi sendiri
Santi hanya melamun dengan pikirannya fokus kepada Do Hyun, dia sangat rindu dengan suaminya lalu ada seorang pria yang duduk di depannya "Daripada melamun lebih baik cerita sama aku" (korea) Han Daegang membuka hodienya
"Kamu tidak ada kerjaan mengikuti aku sampai Busan" (korea)
"Ini hari libur, jadi apa salahnya aku hanya ingin jalan-jalan" (korea)
"Jalan-jalan atau mengganggu istri orang" (korea)
"Kebetulan saja aku ketemu di sini dengan kamu, aku lapar sepertinya enak makanan kamu" (korea) Han Daegang berkata dan memesan makanan yang sama seperti Santi
Santi kesal tidak banyak bicara, melihat Han Daegang sedang makan "Kamu sudah berapa lama tidak makan, seperti orang yang sedang kelaparan saja" (korea)
"Masakan tante Yuni enak, padahal aku baru sarapan, kamu tidak akan menghabiskan makanannya sini buat aku saja" (korea)
"Enak saja, aku masih mau kalau mau nambah sana minta" (korea)
"Iya sudah habiskan makannya supaya kamu tidak sakit" (korea)
Santi sebelumnya makan tidak berselera namun melihat Han Daegang yang menghabiskan makanannya membuat selera makannya menjadi baik, Santi menghabiskan makanannya. Mereka berdua tidak sadar ada pengunjung yang mengambil foto mereka berdua sedang makan bersama.