
Siang hari di bali do hyun baru bangun dari tidurnya lalu merasa lapar setelah mandi do hyun mencari makan siang lalu pergi ke rumah paman bagus sepanjang jalan do hyun merasa kesepiaan terbiasa disampingnya ada santi entah kenapa semenjak ada santi do hyun merasa hari harinya bersemangat
padahal sebelumnya do hyun terbiasa dengan kesendiriaannya namun setelah keberadaan santi membuat hari harinya semakin berwarna, sampailah do hyun di rumah paman bagus
"assalamualikum uncle" do hyun mengucap salam
"walaikumssalam" paman menjawab salam
do hyun diam menatap kosong duduk di kursi depan halaman rumah paman bagus, setelah paman bagus mengahampiri membawa secangkir kopi melihat do hyun sedang melamun seperti tidak biasannya
"dion kamu kenapa melamun" (bahasa inggris) paman bagus bertanya
"oh....tidak ada hanya saja merasa sepi" (bahasa inggris) do hyun menjawab
"ha ha ha kamu sudah hubungi santi" (bahasa inggris) paman bagus bertanya
"mengapa jadi membahas santi" (bahasa inggris) do hyun berkata
"yakin kamu tidak mau tahu kabar tentang santi, tadi pagi santi menghubungi paman" (bahasa inggris) paman bagus menggoda
do hyun dengan spontan terbelalak melihat ke arah paman bagus dengan wajah penasaran menanti paman bagus bercerita namun paman bagus dengan sengajanya membuat do hyun penasaran
"paman kabar santi bagaimana dia baik baik saja" (bahasa inggris) do hyun bertanya
"penasaran ha ha ha santi pulang kemarin tergesa gesa karena adiknya masuk rumah sakit jadi tidak sempat berpamitan pada kamu dan paman" (bahasa inggris) paman bagus berkata
do hyun hanya terdiam ternyata selama ini pikirannnya salah kepada santi, semuanya hanya salah paham
"dion kamu malah melamun" (bahasa inggris) paman bagus berkata menepuk bahu do hyun
"maaf paman aku lagi tidak fokus saja" (bahasa inggris) do hyun berkata menggaruk kepalanya
"iya itu karena kamu sedang jatuh cinta, pertama kali kamu datang ke sini kamu tidak pernah melamun selama santi tidak ada 2 hari ini kamu banyak melamun" (bahasa inggris) paman bagus berkata
do hyun hanya tersenyum dan diam, sore hari tiba, setelah dari rumah paman bagus do hyun tidak langsung pulang ke penginapan dia diam di tepi pantai wajahnya terkena sinar matahari, sunset mengingatkan dia kepada santi
nafasnya entah mengapa menjadi sesak mengingat santi membuat dia rindu dan membayangkan santi dengan wajah angkuh juga senyuman manis santi membuat do hyun tersenyum sendiri
setiap jalan menuju penginapan mengingatkannya kepada sosok santi, melewati kamar bekas santi pun do hyun merasa rindu namun do hyun berpikir mungkin hanya merasa kesepiaan maka dia memutuskan besok akan pindah penginapan saja
setelah di tempat tidur do hyun merasa tidak nyaman dengan perasaannya kepada santi membuat tidurnya tidak nyenyak lalu do hyun memutuskan untuk menghubungi santi namun tidak tersambung
do hyun mengubungi santi sudah 3 kali dan tidak tersambung membuat do hyun kesal lalu keluar kamar untuk menghirup udara segar karena di kamarnya merasakan sesak gelisah tidak karuaan dan menelpon temannya untuk bercerita masalahnya
"halo jung hwa apakah saya mengganggu kamu" (bahasa korea) do hyun berkata
"oohhh tidak, ada apa do hyun menghubungi saya tidak seperti biasannya" (bahasa korea) jung hwa berkata
"aku merasa sesak kalau mengingat santi mengapa begini, apa aku harus ke dokter" (bahasa korea) do hyun bertanya karena tidak pernah merasakan hal seperti ini kepada seorang wanita
walau do hyun pernah memiliki seorang kekasih namun tidak pernah merasa rindu ataupun sesak mengingatnya
"ha ha ha ha itu namanya jatuh cinta kamu tidak harus ke dokter tapi menemui santi perasaan sesak akan hilang" (bahasa korea) jung hwa berkata dan tertawa
"apakah aku merindukan dia mengapa sesak dan membuat pikiran aku kacau, aku tidak bisa tidur sangat mengganggu wajah dia ada dimana mana" (bahasa korea) do hyun mengeluh
"ha ha ha ha kamu itu lucu do hyun itu namanya kangen kamu telah jatuh cinta kepada santi, kamu harus mengatakan perasaan kamu kepada santi memang kamu tidak pernah merasakan kangen kepada seseorang" (bahasa korea) jung hwa berkata dan tertawa terbahak bahak
"kangen kepada teman pria dan wanita itu beda, coba saja kamu tanya langsung pada santi, memang santi kemana sampai kamu kangen sama dia" (bahasa korea) jung hwa bertanya
"dia pulang ke kotanya tapi selama aku bersama santi dia tidak memperlihatkan suka kepada aku, sempat aku mau mencium dia dan peluk dia tapi dia marah kesal meninggalkan aku" (bahasa korea) do hyun bercerita
"ha ha ha kamu membuat aku tertawa malam ini, do hyun santi itu tidak pernah di sentuh pria dulu mr bagus pernah becerita jadi lebih baik jangan kamu samakan santi dengan wanita lain, kamu dekati dia perlahan saja jangan terburu buru ingin menyentuhnya" (bahasa inggris) jung hwa berkata masih tertawa dengan cerita do hyun karena do hyun pria dewasa tapi cerita seperti anak sekolah saja
"aku tadinya ingin supaya dia jatuh cinta seperti di drama tapi aku di tinggal pergi" (bahasa korea) do hyun berkata
"ha ha ha ha do hyun lebih baik kamu kejar santi ke kotanya katakan perasaan kamu" (bahasa korea) jung hwa berkata
"tidak tahu aku bingung, ya sudah aku mau tidur makasih atas sarannya" (bahasa korea) do hyun berkata
"hwaiting do hyung" jung hwa berkata dan mematikan telponnya
do hyun masuk ke kamar dan melamun bingung dengan pikiran dan perasaannya kepada santi, ingin melupakan santi dia bermain game sampai lelah dan akhirnya do hyun terlelap tidur
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
di bandung santi sedang menjaga adiknya lalu tiba tiba ingat dengan do hyun melihat ponselnya ternyata baterai ponselnya habis
"yah abis mana lupa bawa chageran" santi bergumam
"kenapa ka" safira berkata
"kamu belum tidur" santi bertanya
"belum aku kangen dance sama temen temen" safira menjawab
"ya ampun de kamu itu lagi sakit nanti udah sembuh baru dance lagi ya" santi berkata
"ga betah di sini besok aku pengen pulang aja ka" safira mengeluh
lalu sudah tengah malam mamah mila dan papah beni datang untuk bergantiaan menjaga safira
"mah pah udah datang" santi berkata
"santi sana pulang kamu besok mulai masuk kuliah ya" mamah mila berkata
"iya mah, aku pulang dulu ya mah, de cepet sembuh biar cepet pulang" santi berkata
"ah kaka jangan tinggalin aku" safira menggoda santi
"lebay kebanyakan nonton drama tuh" santi berkata
"kan biar keren kaya di drakor" safira berkata
"safira harus nurut sama dokter dan mamah biar cepet pulang papah pulang dulu sama ka santi" papah beni berkata
"hati hati ya pah" mamah mila berkata
santi berpamitan dan pulang dengan papah beni setelah sampai rumah santi masuk ke kamarnya lalu akan tidur tiba tiba ingat sosok do hyun yang tersenyum manis juga merasa jantungnya berdenyut kencang saat mengingat do hyun
"apa sih mulai deh rusak otak gue aaarrrggg" santi kesal dengan pikirannya karena santi tidak ingin terlalu dalam merasakan perasaannya pada do hyun
santi mencoba untuk tidur dan melupakan bayangan do hyun di pikirannya