
Masih berada di rumah Santi berkumpul memberi kejutaan untuk Safira yang sedang berulang tahun, Do Hyun dan Han Daegang sedang berada di halaman belakang "Kamu datang juga, waktu itu bilangnya tidak bisa datang" (korea) Do Hyun berkata
"Aku berubah pikiran" (korea) Han Daegang berkata dengan santai
"Apa yang membuat kamu berubah pikiran" (korea)
"Anda pasti tahu apa yang membuat aku berubah pikiran" (korea) Han Daegang berkata dengan santai membuat Do Hyun kesal
"Tidak usah memberitahu aku, tidak penting juga untuk aku" (korea)
"Anda harus tahu, jadi yang merubah aku adalah....." (korea) Han Daegang berkata lalu Do Hyun pergi memghampiri Lucky yang sedang bermain basket
"Lucky kita bermain" (inggris) Do Hyun berlari dan bermain bakset bersama Lucky karena tidak ingin mendengar alasan Han Daegang yang membuat dia cemburu
"Tidak sopan senior sedang berbicara malah pergi" (korea) Han Daegang bergumam dengan wajah kesal
Tidak lama tante Yuni, Ayah dan Kaka datang karena di undang makan siang oleh mamah Mila "Asalamualaikum ka lagi apa" tante Yuni berkata dan menghapiri mamah Mila, Santi dan Safira di dapur
"Walaikumssalam, kita lagi siapin makan siang nih" mamah Mila menjawab
"Aduh, maaf aku telat sini aku bantu" tante Yuni berkata
"Tante bantuin mamah ya, aku nemenin Han Daegang ya mah" Safira berkata dengan senang
"Ah....emang ada Han Daegang mana anak itu" tante Yuni berkata
"Ada di halaman belakang sama Do Hyun dan Lucky" mamah Mila berkata
"Mah aku sama Ayah Do Hyun ke lapangan Golf dulu ya" papah Beni berpamitan
"Jangan jauh-jauh pah, kan mau makan siang" pekik mamah Mila
"Engga yang dekat aja di perumahaan, makan siangnya kan masih lama" papah Beni berkata lalu pergi dengan Ayah dan Kaka Do Hyun
"Hyung ikut juga ke lapangan Golf" (korea) tante Yuni bertanya
"Iya aku ikut bu, nanti Ayah dan Papah ga nyambung ngobrolnya ha ha ha ha" (korea) Kaka menjawab
"Ha ha ha ha benar juga, hati-hati ya jaga Ayah sama Papah" (korea) tante Yuni berkata dan melambaikan tangan lalu pergi ke halaman untuk meyapa Han Daegang
"Tante, sudah datang" (korea) Han Daegang menyapa menundukan kepala
"Haii Han Daegang, pantesan Safira seneng banget hari ini ternyata ada kamu, terima kasih udah luangin waktu mau datang ngasih kerjutaan buat ponakan tante yang cantik ini" (korea) tante Yuni berkata
"Kebetulan aku masih ada libur satu hari di sini, aku juga senang mengenal keluarga tante Yuni" (korea) Han Daegang berkata
"Pake bahasa Inggris dong, bahasa Korea Fira belum jago nih" Safira mengeluh
"Ha ha ha ha oke deh"
"Kata Safira kita harus pake bahasa Inggris saja karena bahasa Korea dia belum lancar" (inggris) tante Yuni berkata
"Oh......oke" Han Daegang berkata tersenyum
"Jangan senyum aja dong bikin meleyot nih" Safira berkata dengan wajah sayu melihat Han Daegang
"Ha ha ha dasar ABG, beda banget sih kamu sama kaka kamu, kaka kamu liat cowok ganteng malah kabur kamu malah nempel" tante Yuni tertawa melihat wajah Safira
"Emang ka Santi aneh" Safira berkata lalu Santi datang mendengarnya
"Apa loh ngomongin kaka ya" Santi berkata
"Itu tante Yuni bandingan kita" Safira mengadu
"Eh....kok ke sini siapa yang bantu mamah, udah kaliaan anak muda di sini aja biar tante bantu mamah" tante Yuni pergi masuk ke dalam akan membantu mamah Mila.
"Kaka main bakset aja deh, takut ganggu" Santi berkata lalu pergi dan duduk di pinggir sofa kolam renang melihat Do Hyun dan Lucky sedang bermain basket namun beberapa saat Santi melirik ke arah Han Daegang dan Safira yang sedang berdua, Do Hyun melihat Santi yang sedang melihat ke arah Han Daegang lalu berhenti bermain basket
"Lucky, kaka istirahat dulu, kamu sudah bagus bermainnya nanti kaka belikan sepatu bakset oke" (inggris) Do Hyun berkata
"Wah....benar, Terima kasih ka" (inggris) Lucky berkata dengan senang dia pun masuk ke dalam untuk mandi, Do Hyun tersenyum memberi jempolnya lalu menghampiri Santi dan duduk di sebelahnya
"Kamu yang merubah pikiran Han Daegang mau datang di hari ulang tahun Safira" (korea) Do Hyun bekata lalu Santi kaget
"Aku tidak masalah kalau kamu menghubungi dia dan meminta dia datang" (korea)
"Tidak, kata siapa, nomor hp dia saja sudah aku hapus" (korea)
"Oh....aku pikir kamu, latas apa yang membuat dia mau datang" (korea)
"Kata dia, melihat Safira di pesta sangat cantik jadi dia berubah pikiran" (korea)
"Kapan dia berbicara seperti itu" (korea)
"Tadi sewaktu aku buka pintu" (korea)
"Bagus kalau gitu, lalu kenapa kamu melihat ke arah mereka saja" (korea)
"Aku khawatir Han Daegang mempermainkan Safira" (korea)
"Sepertinya dia bukan pria seperti itu, yang aku tahu dia mirip dengan aku sudah jatuh cinta dengan satu wanita, akan susah jatuh cinta kepada wanita lain" (korea)
"Aku tidak yakin dia sama dengan kamu, beda banget kamu itu baik, tulus, lebih tampan dan yang penting cinta sama aku" (korea) Santi tersenyum menatap wajah suaminya menggoda Do Hyun
"Kamu sekarang pintar merayu, aku cinta sama kamu karena kamu wanita yang beda dari semua wanita yang pernah aku temui" (korea) Do Hyun mencium kening Santi dan mereka saling tatap tersenyum bahagia dan moment itu telihat oleh Han Daegang juga Safira
"Lihat lah mereka saling cinta dan aku sudah dua kali melihat adegan ciuman bibir seperti di drakor saja" (inggris) Safira berkata, Han Daegang hanya tersenyum sinis lalu menundukan kepalanya "Kalau kamu tidak nyaman kita pindah saja duduk nya ke halaman depan" (inggris) Safira berkata lalu mengajak Han Daegang ke depan rumah
Safira dan Han Daegang duduk di ayunan taman depan rumah "Kamu belum bisa melupakan ka Santi" (inggris) Safira bertanya lalu Han Daegang kaget mendengar pertanyaan itu
"Kenapa kamu bertanya seperti itu, seakan akan kamu tahu perasaan aku saja" (inggris)
Safira menarik nafasnya "Aku tahu, walau aku sering di bilang anak kecil oleh kaka-kaka aku tapi aku bisa merasakan perasaan orang yang sedang jatuh cinta" (inggris)
"Lalu menurut kamu bagaimana tentang aku" (inggris)
"Walau ka Santi tidak pernah cerita tentang kamu, tapi aku tahu dari tatapan kamu dan ka Santi, juga media yang memberitakan kaliaan" (inggris)
"Media....berita yang di rekayasa itu tidak benar, aku bukan bekas kekasih kaka kamu" (inggris)
"Tapi tatapan kaliaan bukan rekayasa, mungkin kaliaan bukan bekas kekasih tapi kaliaan saling menyukai kan" (inggris) Safira berkata lalu Han Daegang kaget untuk kedua kalinya melirik ke wajah Safira
"Wow......kamu ternyata dewasa juga, bisa merasakan perasan aku, tapi kenapa kamu bisa menebak Santi suka juga sama aku" (inggris)
"Ka Santi itu wanita yang berbeda kalau dia suka sama pria sangat terlihat dan aku sebagai adiknya tahu tapi sayang ka Santi tidak akan bisa berpaling dari oppa Do Hyun jadi lebih baik kamu lupakan dia" (inggris)
"Ha ha ha ha kenapa kamu sangat yakin" (inggris)
"Karena dia wanita setia apapun yang akan terjadi akan pertahankan oppa Do Hyun dan aku pikir dia hanya suka sesaat sama kamu" (inggris)
"Tidak disangka kamu sangat dewasa dan apa yang kamu bicarakan sepertinya benar, walau tidak semua" (inggris)
"Yang penting kamu harus berusaha melupakan ka Santi jangan ganggu istri orang, kasiaan ka Santi kalau harus memikirkan dua pria" (inggris)
"Lalu menurut kamu aku harus mengganggu siapa" (inggris)
"Mmmmmmmm.......wanita korea lain, kan banyak yang lebih cantik atau ganggu aku saja pasti respon aku baik" (inggris) Safira berkata dengan tersenyum manja
"Ha ha ha ha kamu lucu memang benar apa kata tante Yuni kamu itu beda banget sama Santi" (inggris)
Safira cemberut "Terus kalau beda, oppa bakalan jauhin aku, aku benar-benar sedih kalau itu terjadi" (inggris) Safira berkata dengan menja
"Aku tidak akan menjauhi penggemar aku apalagi lucu seperti kamu" (inggris)
"Aaaaaaaaaa.........oppa udah bikin aku meleleh lagi" (inggris) pekik Safira dengan wajah sendu
"Apa yang meleleh" (inggris) Han Daegang bertanya
"Hati ku oppa" (inggris)
"Ha ha ha ha ha benar-benar kamu itu lucu dan cantik" (inggris) Han Daegang berkata lalu Safira terbelalak kaget melihat ke arah Han Daegang membuat mereka saling pandang
Safira melihat ke arah bibir Han Daegang dan jantungnya berdetak dengan kencang lalu Han Daegang mengalihkan wajahnya kedepan "Ahem ahem" Han Daegang berdeham membuat Safira menunduk menjadi salah tingkah juga tersipu malu.