Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Mengirim pesan



Santi menginap di apartemen tante Yuni mereka berdua sedang berbicara di tempat tidur "tante kok bisa kenal sama Ayah mertua aku"


"Udah jodoh kan tante bilang dia langganan di restoran, katanya awalnya anaknya bawa makanan nah dia ketagihan terus nanya beli dimana, di kasih lah alamat restorannya eh tiap hari datang ke restoran"


"Pasti Do Hyun yang bawain"


"Pasti secara langganan di restoran kan dia sama member Mars, terus Do Hyun pernah bilang bahwa masakan tante enak sama kaya masakan almarhum ibunya"


"Oh...ya, kapan dia bilang gitu"


"Waktu ke apartemen, kamu lagi di indonesia dia di kasih makan sama tante lagiaan kasiaan malem-malem datang nyari kamu masa ga di kasih makan"


"Oh gitu, tante nanti jadi ibu mertua aku dong, yah ga bisa curhat lagi"


"Kenapa ga bisa"


"Nanti bakalan di kasih tau sama Ayahnya Do Hyun"


"Engga lah emang tante ember apa, masa kamu curhat anaknya tante kasih tahu bapanya"


"Bener ya, terus apartemen ini mau di jual"


"Engga, mau tante kontrakin aja, lagiaan ini investasi tante"


"Ya udah tidur yuu, ngantuk nih"


Mereka pun tidur dan pagi hari menjelang Santi dan tante Yuni bersiap untuk pergi ke sebuah villa yang sudah di sewa untuk akad dan resepsi pernikahan, karena mengundang keluarga dan teman dekat saja tidak banyak yang di undang.


Di sana terlihat sudah di dekor bagiaan taman belakangnya dengan nuansa romantis banyak bunga "Wah romantis banget, kenapa ga di gedung aja"


"Malu udah tua, di gedung nanti aja kamu sama Do Hyun"


"Eh lucu ya nanti tante ngedampingin Ayahnya Do Hyun di pelaminan jadi ibu mertua aku ha ha ha"


"Ha ha ha ya bener juga ya, emang udah takdir kaya gini"


"Papah sama Mamah minta vedio call tadi kirim pesan nanti pas tante akad"


"Sekarang aja biar tante minta restu"


Santi mengambil ponselnya dan menghubungi mamah Mila "Halo mah, ini tante Yuni"


"Haloo Yuni aku ga bisa datang, maaf ya Santi udah cerita semuanya kok bisa sama Ayahnya Do Hyun"


"Ga apa-apa kok ka ada Santi yang selalu dampingin aku, ya udah jodoh kali ka"


"Eh...waktu Santi akad kaliaan udah kenal"


"Udah ka, itu lagi pendekatan"


"Oh walah kalau kamu datang waktu itu pasti ketemu ya"


"Ya untungnya aku ga bisa datang ha ha ha, ka sama Santi dulu aku mau dandan ganti baju"


"Oke kalau gitu semoga lancar ya acaranya" mamah Mila berkata dan terenyum sedangkan tante Yuni melambaikan tangannya dan memberikan ponselnya ke Santi


"Haloo mah, mana papah"


"Lagi main golf di ajakin sama temen kerjanya"


"Katanya mau liat akad nikah tante Yuni, Safira mana mah"


"Lagi mandi, mau siap-siap liat akad nikah tante Yuni katanya terus mau dandan siapa tau bisa vc sama oppa Do Hyun"


"Ha ha ha ya ampun dia itu kalau kirim pesan yang di tanya kaka ipar nya bukan kaka kandungnya"


"Eh di hp dia banyak banget foto Do Hyun loh, katanya dari kamu"


"Iya dia tiap hari minta foto Do Hyun terus di pajang di akun fans pagenya, bener gemes deh punya adik"


"Mamah mandi dulu ya nanti pas akad vc mamah lagi"


"Oke..." Santi berkata dan menutup telponnya


Lalu Santi kembali berdandan dan berganti pakiaan, pegawai tante Yuni sudah berdatangan karena keluarga tante Yuni hanya Santi maka pegawai restorannya membantu dan menemaninya sudah seperti keluarga bagi tante Yuni.


Akhirnya waktunya tiba keluarga besar Do Hyun telah datang ke Villa karena Ayah nya Do Hyun hanya memiliki 3 sodara saja maka tidak terlalu banyak yang datang, nenek dan kakek Do Hyun pun sudah lama meninggal.


Mereka saling berkenalan, Santi dan para pegawai menyambut kedatangan keluarga Ayah Do Hyun karena tante Yuni menunggu di dalam kamar


"Selamat datang, saya Santi kepaonakan tante Yuni karena keluarga kami tidak bisa datang maka saya yang berada di Korea menemani tante Yuni untuk menikah, silakan masuk" (bahasa korea) Santi berkata dengan menundukan kepala sebagai penghormatan lalu melirik Do Hyun yang sedang memberi finger heart kepadanya membuat Santi tersenyum senang


"Wah dia sangat sopan sekali dan cantik" (bahasa korea) Salah satu tante Do Hyun berkata


Mereka masuk dan duduk di kursi taman yang sudah di siapkan "Santi apakah kamu sudah memiliki seorang kekasih" (bahasa korea) salah satu tante Do Hyun bertanya


Santi menatap ke arah Do Hyun "Kamu melihat ke arah Do Hyun apakah kamu fans dia" (bahasa korea)


"Dia kerja di kantor agnesi Do Hyun jadi mereka saling kenal" (bahasa korea) Kaka Do Hyun menjawabnya


"Wah hebat padahal susah loh masuk ke sana" (bahasa korea) salah satu sodara Do Hyun berkata


"Wah mengapa kamu yang jawab, apa betul kamu sudah memiliki kekasih" (bahasa korea) salah satu Tante Do Hyun berkata


"Sudah, maaf saya tinggal dulu masih ada yang harus saya periksa" (bahasa korea) Santi berkata menundukan kepala dan pergi menemui tante Yuni


"Aigo tadinya mau aku jodohkan dengan anak ku" (bahasa korea) tante Do Hyun berkata


Kaka Do Hyun hanya tersenyum dan menepuk bahu Do Hyun. sedangkan Do Hyun kesal ingin rasanya mengaku bahwa dia adalah suami Santi lalu dia pergi menemui Santi, melihat Santi sedang merapikan meja Do Hyun menariknya ke dalam kamar kosong menutup pintu dan mencium Santi dengan lembut


Santi menutup matanya menikmati ciuman dadakan dari suaminya selesai berciuman Do Hyun berkata "kamu sangat cantik aku tak tahan melihatnya, membuat aku ingin sekali menyentuh kamu" lalu terdengar panggilan "noona Santi" salah satu pegawai tante Yuni berkata mencarinya


Ketika akan ke luar Santi ditarik kembali dan dberi kecupan di bibir oleh Do Hyun. Santi keluar terlebih dahulu merapikan bibirnya "Ya ada apa" (bahasa korea)


"Ibu Yuni mencari anda" (bahasa korea)


"Terima kasih" (bahasa korea)


Santi masuk ke dalam kamar tante Yuni "tante ada apa"


"Udah pada datang semua, kamu kan pengiring pengantin jadi antar tante kaluar"


"Oh ya lupa tunggu aku pake lipstik dulu"


"Bukannya kamu tadi udah di lipstik, makan apa sampe kehapus gitu coba liat" tante Yuni berkata dengan melihat bibir Santi yang sudah habis lipstiknya


"Tadi itu belepotan jadi dhapus pake tisu"


"Bohong, ah...kamu ciuman ya sama Do Hyun"


"Sssuuuttt tante jangan keras-keras" Santi berkata sambil menutup mulut tante Yuni


"Ngaku ga ha ha ha ha"


"Iya sssuuutt, dia narik aku ke kamar" Santi berkata dengan manja


"Ya ampun kaliaan malah ciuman di acara nikahan tante, udah hayu anter tante ke luar"


Santi dan tante Yuni berjalan menuju meja ijab kabul, semua melihat ke arah Santi dan tante Yuni semua memuji Santi dan tante Yuni cantik seperti anak dan ibunya, tante Yuni duduk di sebelah Ayah Do Hyun. ijab kabul pun telah di selenggarakan dengan lancar memakai bahasa korea namun dengan aturan sesuai agama islam.


Waktunya semua makan lalu para tamu datang menghadiri pernikahan, Santi sedang mempersilahakan keluarga Do Hyun makan, Santi pun makan selesai makan ada yang mendekati Santi dan menyapa "kamu Santi temannya Han Daegang bukan" (bahasa korea) seorang wanita melihat wajah Santi


Santi dengan spontan menundukan kepalanya "Ibu Han Daegang" (bahasa korea)


"Wah kamu masih ingat, apa kabar kenapa kamu tidak pernah ke rumah lagi" (bahasa korea)


"Baik, bagaimana ibu sehat, maaf saya sekarang sudah sibuk bekerja" (bahasa korea)


"Kamu bekerja dimana" (bahasa korea)


"Di perusahaan agensi" (bahasa korea) Santi menyebutkan nama perusahaan


"Itu agensinya Han Daegang berarti kamu suka bertemu dengan Han Daegang" (bahasa korea)


"Tidak, aku bagiaan kantornya, ibu kenal sama Ayah Do Hyun" (bahasa korea)


"Kebetulan Ayah Han Daegang dulunya teman satu kantor dengan Ayah Do Hyun, kalau kamu di undang oleh siapa" (bahasa korea)


"Kebetulan mempelai wanita adalah tante aku" (bahasa korea)


"Wah kebetulan sekali" (bahasa korea) Ibu Han Daegang berkata lalu Ayahnya meemanggil untuk di kenalkan oleh tante Yuni "Sayang ibu ke sana dulu nanti main ke rumah, kita makan bersama lagi" (bahasa korea) ibu berkata dan Santi hanya tersenyum dan menundukan kepalanya


Lalu Santi pergi merasa tidak nyaman mencari Do Hyun tidak terlihat lalu melihat Kakanya "Hyung mana Do Hyun" (bahasa korea) Santi berbisik


"Dia tadi berpamitan menerima telpon dari manajernya untuk segera ke kantor agensinya, memang belum kirim pesan kepada kamu" (bahsa korea)


"Aku belum cek ponsel" (bahasa korea) Santi berkata lalu pergi ke tempat yang sunyi


Santi melihat ponselnya dan ada pesan dari Do Hyun "Sayang aku ke kantor dulu sebentar, nanti aku jemput kamu" (bahasa inggris)


"Baiklah hati-hati di jalan, aku akan menunggu kamu" (bahasa inggris) balasan pesan Santi


Akhirnya pesta berakhir dengan lancar semua tamu dan keluarga pulang tersisa hanya Santi, tante Yuni, Ayah dan Kakanya Do Hyun "Santi kamu pulang sama Do Hyun kan"


"Iya aku di suruh nunggu, dia lagi ke kantor agensi dulu katanya"


"Biar aku yang antar Santi ke apartmen soalnya Do Hyun bakalan lama dia sedang ada rekaman" (bahasa korea)


"Ya udah bener gitu aja, soalnya tante mau ke pulau jeju sama Ayah" (bahasa korea)


"Tapi Do Hyun suruh aku nunggu di sini" (bahasa korea)


"Kamu telpon aja Do Hyun bilang pulang sama Kaka" (bahasa korea) Ayah berkata


"Lagiaan mau sampai jam berapa, udah sepi Villa nya serem ih..." (bahasa korea) Tante Yuni berkata


"Ya udah pulang aja, hyung antar aku" (bahasa korea)


Santi pulang di antar Kaka Do Hyun sedangkan tante Yuni dan Ayah berbulan madu ke pulau jeju. Santi mengirim pesan kepada Do Hyun bahwa dia sudah pulang karena menghubungi Do Hyun tidak tersambung.