
Setiap harinya Alena selalu dikawal Abian, baik di tempat kerja atau pun di tempat tinggal wanita tersebut. Meskipun dirinya sudah berbicara empat mata dengan Abian, dan meluruskan semua kesalahpahaman yang terjadi diantara mereka tentang Albi yang ternyata bernama Alena, dan kenyataan bahwa wanita itu memiliki empat saudara kembar dengan salah satu diantaranya adalah Alana, wanita yang pernah tidur dengannya.
Tapi tetap saja Abian tidak pernah memberikan akses padanya untuk mendekati Alena, bahkan semua pekerjaan yang berkaitan dengan wanita tersebut sudah diambil alih olah teman baiknya itu.
"Maaf tuan Sky aku sibuk." Alena yang memang sudah bekerja di perusahaan Gold, perusahaan yang merupakan milik Abian Atmajaya, bergegas pergi dari hadapan pria itu. Karena jujur ia masih trauma dengan apa yang dilakukan Sky satu Minggu yang lalu.
"Aku minta maaf."
Alena yang tengah berjalan menghentikan langkahnya.
"Aku sungguh menyesal karena sudah melecehkanmu."
Alena menghela napasnya lalu menatap kebelakang, menatap pria yang hampir menyentuhnya secara paksa.
"Aku mohon Tuan Sky, jangan pernah membahas itu lagi! Anggap semuanya tidak pernah terjadi."
"Tapi Alena..."
"Tuan Sky, apa yang membuatmu berani melakukan hal itu padaku? Bukankah kita baru bertemu dan saling mengenal?" tanyanya dengan menyelidik. Karena seingatnya pada saat itu Sky mengatakan ingin mengulangi kisah mereka, sedangkan ia merasa tidak pernah mengenal Sky sebelumnya.
Sky diam tidak menjawab pertanyaan Alena, karena dirinya tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya pada wanita itu. Walau bagaimanapun Alana adalah saudara kembar Alena, dan tidak etis baginya membuka kisah masa lalu mereka yang pernah tidur bersama. Dan untungnya saat ia menceritakan apa yang terjadi sebenarnya pada Abian, teman baik sekaligus rekan bisnisnya itu berjanji tidak akan bercerita lagi pada Alena.
"Apa ini ada hubungannya dengan Alana? Kau pasti mengenal saudara kembarku kan?" tanya Alena dengan menyelidiki. Karena seingatnya pria itu pernah salah mengenalinya sebagai Alana, itu artinya Sky mengenal kakaknya dan jangan-jangan keduanya pernah menjalin suatu hubungan.
"Kalau kau ingin tahu, ikutlah denganku!" Sky pikir ini adalah kesempatan untuknya berbicara empat mata dengan Alena, karena yang ia tahu Abian tengah menemui koleganya yang akan menghabiskan waktu berjam-jam. "Ayolah! Dan jangan khawatir, aku tidak akan membawamu ketempat yang aneh-aneh," ucapnya saat melihat Alena yang diam saja berdiri ditempatnya.
Alena yang sempat ragu untuk menerima ajakan Sky atau tidak, apalagi mereka hanya pergi berdua. Akhirnya memutuskan untuk mengikuti pria itu, karena ingin mengetahui apakah benar dugaannya jika Alana dan Sky saling mengenal dan memiliki suatu hubungan.
Lagi pula Alena tidak perlu khawatir karena ada dua orang pengawal yang selalu menjaganya. Dua orang tersebut adalah orang suruhan Abian Atmajaya. Karena sejak Alex tidak lagi menjadi pengawal pribadinya karena harus menjalankan tugas lain dari Boy Arbeto. Abian lah yang berinsiatif mengambil alih semuanya, dari menempatkan pengawal pribadi untuknya sekaligus pengasuh dan pengawal untuk menjaga putra mereka di kediaman Atmajaya.
Ya, sejak Alena bekerja di perusahaan Gold, Ibu Ayuning lah yang mengurus Bian. Tadinya Alena menolak dengan halus karena tidak ingin merepotkan ibu mertuanya.Tapi saat mengetahui keinginan Ibu Ayuning merawat Bian supaya memiliki kesibukan agar tidak larut dalam kesedihan karena kehilangan ayah Atamajaya, maka Alena pun mengijinkan ibu mertuanya itu mengurus Bian saat ia bekerja.