Bad Wedding

Bad Wedding
episode 1



Faisal POV


Perkenalkan nama ku FAISAL ADITAMA, aku adalah seorang CEO di perusahaan ADITAMA. Umur ku 25 tahun. Aku memiliki ayah bernama KEENAN ADITAMA dan ibuku bernama SHINTA ADITAMA. Aku juga memiliki kekasih yg sangat aku cintai dia wanita cantik bernama FIKA GERALDI.


******


Setelah selesai berkutat dengan semua berkas-berkas ku sekarang aku sedang dalam perjalanan pulang kerumah. setelah sampai di pekarangan rumah aku merasa aneh karna ada mobil lain yg terparkir di depan rumah ku. Tanpa pikir panjang aku langsung menyuruh satpam rumah ku untuk membukakan pintu gerbang dan memasukkan mobil ku kegarasi.


Aku berjalan memasuki rumah ku terdengar suara banyak orang yg sedang berbincang aku juga bingung apa yg terjadi.


"Assalamualaikum mom dad aku pulang" ucap ku sambil masuk kedalam rumah. Aku melihat ada seorang pria paruh baya dengan seorang wanita paruh baya yg bisa ku kira itu adalah sepasang suami istri, dan aku melihat seorang wanita cantik yg kuperkirakan seumuran dengan ku.bisa ku katakan dia cantik tapi tak ada yg lebih cantik dari pada kekasih ku fika. Lamunanku buyar saat mom memanggilku.


"Waalaikumsalam....kau sudah pulang rupanya mom kira kau tidak akan datang dan memilih untuk berpacaran dengan berkas-berkasmu yg menumpuk itu.... mom menunggu mu dari tadi tahu!!" ucap mom sambil berkacak pinggang di depan ku.


"maaf mom tdi aku memang banyak pekerjaan... Tapi kan aku sudah menuruti permintaan mu bukan? Aku sudah pulang mom jdi jangan memarahi ku oke. Aku lelah mom" ucap ku sambil mencium tangan mom


"Kau ini selalu saja sibuk dengan pekerjaan mu itu" ucap mom


"Sudah lah mom jangan memperpanjang waktu lagi.... Kasian keluarga wijaya sudah menunggu dari tadi" ucap dad menghentikan acara mom yg memarahi ku.


"Tpi dad anak mu ini keterlaluan padahal kan mom sudah menyuruh nya pulang sejak tadi... Tapi apa anak ini malah telat" ucap mom


"Sudah sudah tidak perlu bertengkar kami juga memaklumkan nak faisal karna sibuk mengurusi pekerjaan nya itu" ucap pria paruh baya itu.


"Ya sudah duduk lah faisal" ucap dad, dan aku langsung duduk di kursi kosong yg bertepatan disebelah wanita muda ini.


"Ya sudah kalau nak faisal sudah di sini kita akan bahas ke masalah intinya saja." ucap pria paruh baya itu


"Faisal perkenalkan ini tuan Herman Wijaya dan ini istrinya nyonya Adinda wijaya, dan gadis cantik ini adalah calon istrimu namanya Nadira... Cantik bukan" ucap mom yg membuat ku kaget. Apa maksud mom yg dia bilang bahwa wanita ini calon istri ku -batinku.


****


Dira POV


Perkenalkan namaku Nadira Andriyani wijaya,umurku 23 tahun aku bekerja sebagai manager diperusahaan ayah ku.... Ayah ku bernama Herman wijaya dan bundaku bernama Adinda wijaya


Aku harus menerima kenyataan bahwa aku harus menikah dengan pria yg  pilihan kedua orang tua ku karna aku yakin apa yg pilihan mereka adalah suatu yg akan membuat aku bahagia.


****


Saat ini aku sedang berada di rumah calon suami ku. Di saat kami berbincang bincang terdengar suara seseorang yg dtng ke rumah tuan aditama.


"Assalamualaikum mom,dad, aku pulang" ucap pria itu dengan tampang lesu nya.


"Waalaikumsalam.... Kau sudah pulang rupanya mom kira kau tidak akan datang dan memilih untuk berpacaran dengan berkas-berkas mu yg menumpuk itu.... Mom menunggu mu dari tadi tahu!!" ucap nyonya aditama sambil berkacak pinggang di depan pria itu.


"Maaf mom tadi aku memang banyak pekerjaan...tapi kan aku suda datang menuruti permintaan mu bukan?aku sudah pulang mom. Jadi jangan marahi ku oke. Aku lelah mom" ucap pria itu sambil mencium tangan nyonya aditama.


"Kau itu selalu saja sibuk dengan pekerjaan mu itu" ucap nyonya aditama


"sudahlah mom jangan memperpanjang waktu lagi... Kasian keluarga Wijaya sudah menunggu dari tadi" ucap tuan aditama menghentikan acara nyonya aditama yang memarahi pria itu.


"Tapi dad anak mu ini keterlaluan padahal kan mom sudah menyuruh anak ini pulang Sejak tadi... Tapi anak ini malah telat" ucap nyonya aditama


"Sudah-sudah jangan bertengkar kami juga memaklum kan nak faisal karna sibuk mengurusi pekerjaan nya itu" ucap ayah.


"Ya sudah duduk lah faisal" ucap tuan aditama yg langsung duduk di kursi kosong di sebelah ku.


"yasudah kalau nak faisal sudah ada disini kita akan bahas ke masalah intinya saja" ucap ayah


Dan aku melihat ada raut kaget dari wajah faisal yg aku yakini dia juga kaget akan perjodohan ini.


"Maksud mom apa?" tanya nya sedikit meninggi kan suaranya


"Faisal kecil kan suara mu!!" bentak tuan aditama pada faisal.


"Baik dad, mom apa maksud mom dengan semua ini? Aku sungguh tidak tahu apa-apa mom" ucap faisal sambil meredakan emosi nya


"Mom dan dad ingin kau menikah dengan dira sayang" ucapan nyonya aditama melembut.


"Tapi mom, mom kan sudah tahu kalau aku sudah memiliki kekasih mom" ucap faisal


"Bukankah dad suruh kau memutuskan hubungan dengan nya? Dia bukan perempuan baik-baik faisal!!" ucap tuan aditama meninggikan suaranya


"Tapi dad aku mencintai kekasih ku dad aku tidak akan pernah memutuskan hubungan dengan kekasih ku dad.. Dan fika adalah perempuan baik baik dad" ucap faisal


"Dia bukan perempuan baik baik faisal dia hanya menguras kekayaan mu saja faisal" ucap nyonya aditama


"Huft...." terdengar helaan nafas dari faisal.


"Dad tidak mau tau kalau kau harus memutuskan hubungan mu dengan wanita mu itu.... Dan dad ingin minggu depan kau menikah degan dira. Dad tidak menerima penolakan!!" titah tuan aditama yg tidak bisa di ganggu gugat lagi.


"Terserah dad saja percuma aku menolak kalau dad akan memaksaku, aku lelah mom aku ingin istirahat. Selamat malam" ucap faisal sambil melenggang pergi menuju kamar nya.


"Maaf kan sikap anak ku herman dia memang seperti itu" ucap tuan aditama.


"Tidak apa Keenan(dad faisal) aku memaklumi nya aku rasa faisal hanya terkejut degan perjodohan ini seperti hal nya dira" ucap ayah sambil melirikku.


"Ayah kau tidak perlu melirikku seperti itu tau!" ucap ku. sebal


"Hahahaha anak mu lucu sekali dinda aku jadi tidak sabar memiliki menantu seperti dira" ucap nyonya aditama sambil tertawa.


"Hahahahah kau benar mom dia sangat lucu jika sedang kesal" ucap tuan aditama sambil menetertawakan ku juga.


Dan kulihat ternyata ayah dan bunda pun juga menertawakan ku. Itu membuat ku mengerucut kan bibir ku.


"Ayah, buda jangan menertawakan ku!!" ucap ku semakin sebal karna mereka tak menghentikan tawanya itu


"Hahahahaaah baiklah sayang iyh. Kalau begitu Keenan,shinta(mom faisal) kami pamit dulu karna hari sudah semakin malam" ucap dad sabil berpamitan pulang pada tuan dan nyonya aditama.


"Baiklah kalau begitu herman biar pernikahan mereka kami saja yg usur, kau hanya perlu terima beres saja" ucap tuan aditama.


"Kalau begitu Selamat malam kami pamit dulu dan sampaikan salam kami pada faisal" ucap bunda sambil bersalaman dengan tuan dan nyonya aditama.dan aku pun juga ikut bersalaman.


"Baiklah dinda, nanti akan ku sampaikan,maaf jika sikap anak ku kurang sopan pada kalian" ucap nyonya aditama sendu.


"Aaah tidak apa shinta aku memakluminya. Kalau begitu kami pamit dulu. Assalamualaikum" ucap bunda


"Waalaikumsalam hati-hati dijalan" ucap nyonya aditama yang di balas anggukan oleh bunda.


Dan kami pun memasuki mobil dan melaju menuju rumah.




***Bersambung***......