Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 60



Hari itu juga Abel menemui Jio, dia datang sendirian. Jio tampak


terkejut karena melihat Abel datang menemuinya sendiri tanpa ditemani suaminya.


“Waaaaw


siapa ini yang datang menemuiku? Welcome home mantan istriku tercinta. Kamu


sangat berani ya karena datang kesini seorang diri, apakah kamu tidak takut?


Aku tidak yakin kamu akan kembali ke rumah dalam keadaan hidup atau hanya


tersisa nama saja.” Kata Jio.


“Aku


datang kesini untuk menjemput Laura, dimana dia sekarang?” Tanya Abel.


“Laura


anakku jadi aku lebih berhak atas Laura, lagipula kenapa kamu mesti repot-repot


mengurus Laura, lagipula dia hanya anak tirimu. Kenapa kamu tidak fokus saja


dengan suami barumu lalu memiliki seorang anak dan membesarkannya. Oh atau


karena kamu tidak bisa memiliki seorang anak jadi kamu memilih mengadopsi Laura


sebagai anakmu? Hahahaha bagaimana rasanya tidak memiliki rahim? Kamu tidak


akan pernah bisa memiliki anak karena rahim mu di angkat hahahaha.” Kata Jio.


“Kenapa


kamu melakukan itu kepadaku?” Tanya Abel.


“Karena


kamu memulai mengkhianatiku, bukankah aku sudah bilang siapapun yang berani


mengkhianatiku akan menderita di tanganku. Bahkan kamu berusaha mengambil dan


meracuni otak kedua anakku untuk membenciku.” Kata Jio.


“Kamu


benar-benar laki-laki brengsek dan bajingan, manusia sepertimu tidak layak


untuk hidup di dunia ini. Kamu bahkan tidak berhak hidup bahagia.” Kata Abel.


“Hahahaha


lalu kenapa kamu dulu sangat mempercayaiku dan sangat yakin menikah denganku?”


Tanya Jio.


“Itu


adalah sebuah kesalahan dalam hidupku. Cepat katakan dimana Laura?” Tanya Abel.


“Kamu


tidak berhak mengambil dan membawa Laura pergi.” Kata Jio.


Kamudian


Jio mendekati Abel.


“Jangan


berani mendekat.” Kata Abel.


“Kamu


semakin cantik sayang, sepertinya Jackson merawatmu dengan sangat baik ya.”


Kata Jio sambil mengelus rambut Abel.


“Lepaskan


tanganmu.” Bentak Abel.


Kemudian Jio mencekik leher Abel.


“Lepaskan


aku.” Bentak Abel.


“Aku


akan melepaskanmu dan melepaskan nyawamu sekalian.” Kata Jio.


Kemudian


Abel menendang perut Jio dan dia berusaha menyelamatkan dirinya. Tapi Jio


mengeluarkan pistolnya dari sakunya dan menembakkan tepat mengenai kaki Abel.


“Ah ah


“Kamu


tidak akan bisa kabur dariku, aku akan mengirimkan jasadmu ke Jackson.” Kata


Jio.


“Kamu


tidak akan bisa membunuhku, justru aku yang akan membunuhmu.” Kata Abel. Abel


pun mengeluarkan pistol dari dalam tasnya.


“Kamu


pikir aku bodoh? Kamu pikir aku tidak menyiapkan banyak hal sebelum menemuimu?


Hari ini juga kamu akan mati di tanganku.” Kata Abel sambil menodongkan pistol


ke arah Jio.


“Kurang


ajar.” Kata Jio, lalu dia menembak Abel kembali dan beruntung Abel bisa


menghindarinya. Kemudian


Abel menembak Jio dan mengenai dadanya. Abel dengan sekuat tenaga


berjalan mendekati Jio dan menembaknya lagi mengenai dadanya lagi dan Jio pun


pingsan.


“Huh


huh akhirnya aku bisa membunuhmu.” Kata Abel.


Setelah


itu Abel menelfon suaminya.


“Hallo


kamu dimana? Cepat kemari, aku telah membunuh Jio, apa yang harus aku lakukan?”


Tanya Abel sambil menangis.


“Jangan


pergi kemanapun, aku akan segera menghampirimu sekarang juga.” Kata Jackson.


Tidak


lama kemudian, Jackson datang.


“Mas


aku takut.” Kata Abel.


“Tidak


apa-apa, kita berhasil dan kamu tidak bersalah. Biar aku yang mengurus


semuanya.” Kata Jackson.


“Bagaimana


dengan Laura dan Celo? Dimana dia sekarang?” Tanya Abel.


“Dia


bersama Lily, mereka di bandara sekarang menuju Korea.” Kata Jackson.


“Akhirnya


mas akhirnya aku berhasil menyingkirkannya. Tapi bagaimana setelah ini?


Bagaimana jika polisi mengetahui hal ini?” Tanya Abel.


“Jangan


khawatir, sekarang pergilah ke hotel X, aku akan mengurus sisanya.” Kata


Jackson.


“Adele


dimana mas? Dia tidak boleh sampai bertemu dengan Laura.” Kata Abel.


“Dia


sekarang aman, aku menyuruh anak buahku untuk menjaga Adele agar dia tidak bisa


kabur.” Kata Jackson.


Akhirnya


Abel pergi ke hotel dan Jackson mengurus Jio.