Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 31



“Ayo


ma cepat, mereka mengejar kita.” Kata Laura.


“Tunggu,


aku akan menelfon pengasuh Celo untuk menjemput kita.” Kata Abel.


“Celo


dan Ahjuma tidak ada disini.” Kata Laura. (Ahjuma panggilan untuk bibi).


“Apa?


Bagaimana mungkin Celo tidak ada disini?” Tanya Abel.


“Papa


berhasil membawa Celo kembali, panjang ceritanya ma. Kita harus secepatnya


berlari dan kabur dari sini.” Kata Laura.


Tiba-tiba


ada mobil yang menghampiri mereka.


“Ayo


cepat masuk.” Kata laki-laki tersebut, dia adalah saudara Jackson, sebut saja


dia Leo.


“Kamu


siapa?” Tanya Abel.


“Saya


Leo, saudara Jackson. Cepat masuklah, kita tidak ada waktu lagi.” Kata Leo.


Akhirnya mereka berdua masuk kedalam mobil Leo.


Mereka


pun sedikit lega.


“Ah


syukurlah setidaknya kita aman, kamu baik-baik saja kan?” Tanya Abel.


“Kakiku


terluka, ini semua karenamu.” Gerutu Laura.


“Maafkan


aku, nanti kita ke rumah sakit ya.” Kata Abel.


“Kita


akan pergi ke rumah Jackson.” Kata Leo.


“Baiklah.”


Kata Abel.


“Mama


percaya dengannya? Sepertinya dia mencurigakan.” Kata Laura.


“Jackson


pernah cerita tentang Leo kepadaku.” Kata Abel.


“Tapi


kan belum pernah bertemu dengannya sebelumnya, kalau sampai dia membahayakan


aku tidak akan pernah mau ikut tinggal bersama mama.” Gerutu Laura.


“Percayalah


padaku.” Kata Abel.


Setibanya


dirumah Jackson.


Leo


segera mengantarkan Abel dan Laura kedalam rumah.


“Aduh


kakiku masih sakit.” Gerutu Laura.


“Mama


akan membantumu berjalan.” Kata Abel.


“Lepaskan,


ini semua gara-gara kamu.” Gerutu Laura.


“Naiklah


ke punggungku, aku akan menggendongmu.” Kata Leo. Akhirnya Leo menggendong Laura


lalu mereka masuk kedalam rumah Jackson.


“Wah


ternyata Ahjushi sangat kaya raya dan saudaranya lumayan juga, pasti saudaranya


juga kaya raya.” Kata Laura dalam hati.


“Turunkan


Laura disini saja, maaf merepotkan.” Kata Abel.


“Terima


kasih banyak Leo, aku boleh kan memanggilmu dengan sebutan nama? Disini


memanggil dengan nama langsung wajar kan.” Kata Laura.


“Tentu


dan melayani kalian.” Kata Leo.


“Memangnya


kamu mau pergi kemana?” Tanya Abel.


“Aku


harus kembali ke rumahku, Jackson bilang padaku bahwa aku harus menjemput


kalian di bandara.” Kata Leo.


“Aku


akan memasak dan kita makan bersama, anggap saja ini ucapan terima kasih


untukmu.” Kata Abel.


“Tidak


perlu, kalian kan harus istirahat.” Kata Leo.


“Aku


tidak kelelahan kok, kakiku sepertinya baik-baik saja.” Kata Laura.


“Duduklah,


aku akan membuat makanan untuk kalian.” Kata Abel.


**


Setelah


makan, Abel menanyakan keberadaan Jackson kepada Leo.


“Bagaimana


dengan Jackson? Apa ada kabar darinya?” Tanya Abel.


“Aku


belum mendapatkan kabar darinya, tapi aku sudah mengirim orang untuk mencari


dan menyelamatkan Jackson.” Kata Leo.


“Semoga


secepatnya ada kabar dari Jackson, aku sangat khawatir.” Kata Abel.


“Dia


ingin melamarmu setibanya kamu disini, dia sangat menyukaimu.” Kata Leo.


“Tapi


aku hanyalah wanita biasa dan bahkan memiliki banyak masa lalu yang buruk, aku


bahkan saat ini memiliki anak dari musuhnya.” Kata Abel.


“Dia


sama sekali tidak peduli, dia benar-benar tulus dan bisa menerimamu apa


adanya.” Kata Leo.


“Tapi


aku tidak bisa meninggalkan anak-anakku, mereka tidak boleh tinggal bersama


ayahnya.” Kata Abel.


“Jackson


tidak keberatan jika kedua anakmu tinggal bersamamu.” Kata Leo.


“Maafkan


aku Jackson, cepat kembalilah.” Kata Abel sambil meneteskan air matanya.


**


Jio


sangat kesal karena kehilangan jejak Abel dan Laura. Apalagi Jackson berhasil


kabur darinya.


“Aaaaaaah


menyebalkan, aku kehilangan Abel, Laura dan juga Jackson.” Kata Jio sambil


membanting semua barang-barang.


“Sepertinya


disana ada yang membantu mereka.” Kata Adele.


“Seharusnya


kamu ikuti mereka sampai sana.” Kata Jio.


“Bukankah


kamu yang melarangku karena takut Abel akan curiga.” Kata Adele.


“Aku


benar-benar tidak tau harus melakukan apa, Abel telah menjual JK Group kepada


Jackson. Aku tidak punya apa-apa.” Kata Jio.


“Kamu


masih bisa sayang, saat ini Celo kan sedang di Korea bersama pengasuhnya.


Bukankah Abel sangat menyayangi kedua anakmu? Kamu bisa gunakan Celo untuk


memancing Abel.” Kata Adele.


“Benar


juga ide kamu.” Kata Jio.