Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 47



Elia benar-benar marah dengan keluarganya, kemudian dia ingin bertemu dengan Sora. Akhirnya Sora menemui Elia, namun kali ini tangan Elia diborgol.


“Ada apa? Kamu harus menerima semua perbuatanmu, kamu harus bertanggungjawab, sebenarnya ayah kamu bisa saja mengeluarkanmu dari sini tapi pasti akan berdampak buruk terhadap saham JK Group.” Kata Sora.


“Dasar kurang ajar, aku yakin ini semua bagian dari rencanamu kan. Dasar wanita kurang ajar, aku tidak akan tinggal diam begitu saja, lihat saja nanti aku pasti akan keluar dari sini bahkan tanpa harus memohon dan meminta bantuanmu. Panggilkan ayahku sekarang juga.” Kata Elia.


“Ayah kamu sedang sibuk mengatasi semua akibat perbuatanmu, saat ini saham JK Group sedang bermasalah bahkan turun karena ulahmu.” Kata Sora.


“Apa kamu bilang? Ini semua karena aku? Dasar wanita licik.” Kata Elia sambil menendang Sora namun Sora berhasil menghindarinya.


“Saat ini kamu sedang terpuruk jadi jangan berani macam-macam denganku. Selama ini aku hanya diam melihatmu selalu menindasku maupun anakku. Selamat menikmati kehidupan di penjara Elia sayang.” Bisik Sora.


Kata-kata Sora membuat Elia sangat kesal, dia pun berkali-kali meminta petugas kepolisian untuk menelfon ayahnya namun pihak kepolisian tidak memperdulikannya.


 


 


**


Hari sidang pun tiba. Dalam persidangan tersebut turut hadir pula korban yaitu Nana. Elia pun sangat lega karena Nana bisa hadir untuk memberikan kesaksian. Tiba saatnya Nana memberikan kesaksian.


“Perkenalkan nama saya Nana, saya akan memberikan keterangan. Siang hari Elia datang ke apartemen saya untuk mengajak saya pergi makan, saya pun dengan senang hati pergi bersamanya. Setibanya disana, kami makan seperti biasa sambil bercerita satu sama lain. Setelah makan siang, kami memutuskan untuk kembali pulang. Elia mengantar saya ke apartemen bahkan Elia pun ikut masuk kedalam apartemen saya, begitu saya didalam kamar, tiba-tiba ada yang menusuk perut saya lalu seketika saya pingsan tidak sadarkan diri, namun saat itu saya berhasil mengambil jepitan rambut dari sang pelaku. Begitu saya melihat jepitan rambut tersebut, saya sangat kaget karena saya mengenal jepit tersebut bahkan saya tau pemiliknya, dan pemilik jepitan rambut tersebut adalah Elia, saya sangat yakin karena dia juga memberikan jepitan rambut yang sama kepada saya bulan lalu. Setelah itu saya benar-benar tidak sadarkan diri, sepertinya pelaku langsung kabur setelah itu.” Kata Nana.


“Dasar brengsek kamu Nana, tega sekali kamu menusukku dari belakang. Aku bahkan tidak ikut masuk kedalam apartemenmu, kita berpisah di lobby saat itu. Jika tidak percaya kalian semua bisa melihat rekaman cctv atau kamera dasbor yang terdapat didalam mobil milikku.” Kata Elia.


“Didalam kamera dasbor mobil milikmu terekam kamu sedang masuk kedalam apartemen Nana.” Bisik pengacara.


“Kurang ajar, memangnya ayahku membayarmu berapa hingga kamu gagal membuatku bebas, sialan.” Kata Elia.


Akhirnya diputuskan bahwa Elia bersalah dan dia dihukum penjara. Elia mengamuk hebat di persidangan. Dia memanggil ayahnya untuk meminta bantuan.


“Ayah aku mohon bebaskan aku dari penjara, aku tidak ingin mendekam disini yah aku mohon. Ayah Ayah.” Teriak Elia.


“Ayah kecewa denganmu.” Kata tuan Park.


“Ayah ayah ayah aku mohon tolong aku.” Kata Elia.


“Kasian kak Elia yah.” Kata Harys.


“Ayo kita kembali pulang sayang.” Kata Sora kepada tuan Park.


 


 


**


Dirumah.


“Jio ada yang ingin ibu katakan kepadamu.” Kata Sora.


“Ada apa ibu?” Tanya Jio.


“Apakah kamu dan Adele memiliki hubungan khusus? Apakah kalian berdua sedang berpacaran?” Tanya Sora.


“Tidak bu, aku dan Adele hanya berteman seperti biasa.” Kata Jio.


“Baguslah kalau begitu. Ibu memang menyukainya karena dia sering membantumu bahkan ibunya mengajarimu banyak hal tapi ibu tidak suka jika kamu dan dia ada hubungan khusus, ingat baik-baik ya dia hanyalah anak seorang pembantu dirumah ini dan dia tidak pantas untukmu sayang.” Kata Sora.


“Tapi Adele berharga bagiku bu, bahkan dia sering membahayakan dirinya hanya demi membantu dan menolongku. Itulah kenapa aku selalu bersamanya.” Kata Jio.


“Tapi ibu tidak suka jika kamu selalu mengutamakan dia, jangan sampai pertemananmu diluar batas. Saat ini Adele mulai masuk perkuliahan dan dia tidak akan tinggal lagi dirumah ini.” Kata Sora.


“Aku juga akan kuliah di kampus yang sama dengan Adele bu. Aku tidak bisa jauh darinya bu.” Kata Jio.


“Apa kamu bilang? Tidak bisa, kamu harus kuliah di kampus terbaik negeri ini, ibu akan mengusahakan bagaimana caranya yang penting kamu bisa masuk di kampus terbaik. Bahkan ibu ingin lupakan Adele, kamu bisa hidup tanpa bantuan darinya kok, kamu punya ibu yang lebih berkuasa dirumah ini. Tujuan ibu adalah menjadikanmu sebagai pewaris JK Group selanjutnya, ibu sudah berhasil menyingkirkan kakakmu jadi selanjutnya ibu akan menggantikannya, setelah kamu lulus kuliah barulah kamu yang menjadi pewaris JK Group, ibu melakukan banyak hal demi kehidupan yang layak untuk kita berdua, memangnya kamu ingin semua ini diwariskan untuk kedua kakakmu dan kita tidak mendapatkan apapun? Ibu ingin memiliki ini semua bersamamu.” Kata Sora.


“Kita hidup enak disini sudah cukup bagiku bu.” Kata Jio.


“Buka matamu dengan baik, kamu adalah calon pewaris JK Group selanjutnya. Jika kamu ingin ibumu bahagia lakukan apa yang ibu inginkan. Jika tidak, ibu akan menyingkirkan Adele dan ibunya.” Kata Sora.


“Jangan lakukan itu bu, baiklah aku akan melakukan apapun yang ibu inginkan tapi tolong jangan melakukan hal buruk kepada Adele dan ibunya.” Kata Jio.


“Semua tergantung kamu sayang.” Kata Sora.