Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 58



Keesokan harinya.


Lily ditangkap oleh polisi dengan tuduhan pembunuhan kepada Yeri Han. Tentu saja hal ini membuat Lily sangat marah karena dia tidak melakukan kesalahan. Kesempatan ini yang digunakan oleh Jio untuk memeras istrinya. Hari itu Jio menemui istrinya.


“Kenapa kamu melakukannya? Meskipun kamu membencinya tapi kamu tidak seharusnya melakukan hal itu kepadanya? Aku benar-benar tidak menyangka bahwa kamu seorang pembunuh kejam.” Kata Jio.


“Bukan aku, aku tidak melakukan apapun.” Kata Lily.


“Bagaimana jika keluargamu mengetahui hal ini? Bagaimana jika Laura anakmu mengetahui bahwa ibunya seorang pembunuh kejam?” Tanya Jio.


“Bantu aku untuk bisa bebas dari sini.” Kata Lily.


“Ini diluar kewenanganku, aku tidak bisa membantumu jadi jalani hidupmu didalam penjara.” Kata Jio.


“Ini semua rencanamu kan? Kamu yang menjebakku kan? Apa mau kamu sebenarnya?” Tanya Lily.


“Wah kamu sangat pintar istriku, aku ingin saham di perusahaanmu.” Kata Jio.


“Jangan pernah bermimpi kamu ya, sampai matipun aku tidak akan memberikannya kepadamu. Lebih baik aku berikan saja kepada putriku Laura.” Kata Lily.


“Baiklah, karena bagaimanapun juga Laura tetaplah anakku secara hukum jadi bagian Laura juga akan menjadi bagianku juga.” Kata Jio.


“Teganya kamu melakukan ini padaku?” Tanya Lily.


“Kamu juga tega berbohong kepadaku dengan menikah denganku dalam keadaan mengandung dan aku harus menjadi ayah dari anakmu dengan laki-laki lain.” Kata Jio.


“Cepat bebaskan aku dan jangan pernah memberitahu Laura tentang masalah yang terjadi padaku hari ini.” Kata Lily.


“Hahahaha jangan khawatir sayang.” Kata Jio.


Akhirnya Jio membantu membebaskan Lily, dan Lily pun terbebas dari tuduhan pembunuhan tersebut.


**


Kembali ke masa sekarang.


Abel semakin hari semakin curiga dengan sikap dan perilaku Adele, Abel curiga bahwa Adele memperlakukan Laura dengan sangat buruk. Hari itu Adele sedang pergi ke suatu tempat kemudian Abel mengikutinya secara diam-diam.


“Ada yang tidak beres dengan Adele, Laura saat ini sangat tertutup denganku pasti ada rahasia yang dia sembunyikan dariku. Aku harus mengikuti kemana Adele pergi hari ini.” Kata Abel dalam hati.


Abel mengikuti Adele dengan mengendarai taksi, ternyata Adele berhenti di suatu tempat.


“Loh bukannya itu Laura? Kenapa Laura ada disini? Harusnya Laura ada di sekolah saat ini? Aku harus menelfon Laura.” Kata Abel.


Kemudian Abel menelfon Laura.


“Hallo Laura kamu dimana sekarang?” Tanya Abel.


“Tidak ada apa-apa, bagaimana sekolahmu? Kamu bisa beradaptasi dengan baik kan di sekolah baru?” Tanya Abel.


“Aku tutup dulu telfonnya, aku sibuk.” Kata Laura lalu mematikan telfonnya.


“Ada yang Laura sembunyikan dariku, aku harus mencari tau segera.” Kata Abel.


Kemudian Abel segera kembali pulang.


**


Abela sedang makan malam bersama suaminya Jackson.


“Makanannya enak sekali sayang.” Kata Jackson.


“Benarkah? Kalau begitu makanlah yang banyak.” Kata Abel.


Tiba-tiba Laura dan Adele datang.


“Laura kamu dari mana kok jam segini baru pulang?” Tanya Abel.


“Ini di luar negeri bukan di Korea, disini lebih bebas dan lagipula aku sudah dewasa jadi tidak perlu meminta ijin kan.” Kata Laura.


“Tapi kamu masih siswa SMA, cepat makanlah bersama kami.” Kata Abel.


“Aku sudah kenyang.” Kata Laura.


“Ayo masuk kedalam kamar saja, besok kamu ada latihan vokal kan?” Tanya Adele.


“Baiklah.” Kata Laura, lalu Laura segera masuk kedalam kamar.


Abel semakin curiga dengan kedekatan Laura dan Adele.


“Aku merasa ada yang aneh dengan Laura dan Adele.” Kata Abel.


“Mereka kan ibu dan anak jadi wajar jika mereka dekat.” Kata Jackson.


“Tapi Laura tidak tau kalau Adele adalah ibu kandungnya.” Kata Abel.


“Sudahlah, Laura juga butuh waktu untuk bisa menerima keadaan seperti ini. Bayangkan jika kamu di posisi Laura, ayahnya psikopat seperti Jio lalu ibu yang selama ini merawat dan membesarkannya ternyata bukanlah ibu kandungnya lalu dia tidak pernah tau siapa ibu kandungnya dan dia tinggal dengan ibu tirinya, itu bukan hal mudah untuk bisa diterima oleh Laura, dia butuh waktu dan wajar jika sikapnya menjadi acuh seperti itu.” Kata Jackson.


“Laura adalah seorang gadis yang kesepian dan butuh kasih sayang dari orang terdekatnya.” Kata Abel.


“Itu tugas kita untuk selalu memberinya kasih sayang dan mendukung apapun pilihannya, jangan memaksanya melakukan apa yang tidak dia inginkan.” Kata Jackson.


“Terima kasih sayang, kamu selalu mendukungku dan mengerti aku.” Kata Abel sambil memeluk suaminya.