
Jio menemui Adele di hotel.
“Sayang aku merindukanmu.” Kata Adele. Lalu Jio mencekik Adele dan mengancamnya.
“Aaaaaa lepaskan aku, apa yang kamu lakukan padaku? Apakah kamu akan membunuhku?” Tanya Adele.
“Bukankah aku sudah bilang jangan pernah datang kemari, cepat kemasi barangmu dan aku akan mengantarmu ke bandara.” Kata Jio.
“Jangan sayang, aku hanya ingin lebih dekat dengan anakku.” Kata Adele.
“Tapi bagaimana jika Lily mengetahui keberadaanmu, apalagi dia mengetahui wajahmu.” Kata Jio.
“Aku akan melakukan operasi plastik dan buatkan aku identitas baru agar aku bisa tinggal dengan tenang di Korea.” Kata Adele.
“Aku tidak percaya lagi denganmu, kamu juga telah mengkhianatiku. Aku sangat membenci orang yang mengkhianatiku meskipun itu orang terdekatku.” Kata Jio.
“Lalu bagaimana dengan Lily? Bukankah dia juga telah mengkhianatimu?” Tanya Adele.
“Aku menikahinya karena perusahaan milik orang tuanya. Setelah aku berhasil mendapatkan, aku akan menyingkirkannya.” Kata Jio.
“Apa yang bisa aku lakukan agar kamu tidak menyingkirkanku?” Tanya Adele.
“Aku ingin tinggal dekat dengan anakku.” Kata Adele.
“Lakukan operasi plastik dan aku akan membuat identitas baru untukmu. Jadi aku akan membuatmu mati secara hukum.” Kata Jio.
“Apa? Apakah harus melakukan sampai sejauh itu?” Tanya Adele.
“Mulai sekarang nama barumu adalah Alice. Lagipula orang tuaku ingin segera menyingkirkanmu jadi inilah satu-satunya caraku untuk melindungimu. Aku akan mengatakan kepada mereka bahwa kamu sudah mati karena terjatuh.” Kata Jio.
“Apakah aku bisa mempercayaimu?” Tanya Adele.
“Tentu saja Alice.” Kata Jio sambil memeluk Adele.
**
Hari itu Jio dan Adele menghabiskan waktu bersama sekaligus menyusun rencana.
“Sebaiknya jangan membunuh Lily, bukankah Lily pernah bilang akan memberikan perusahaannya kepada Laura. Setelah Laura menerima perusahaan milik Lily, cepat ceraikan Lily dan jebak dia kalau perlu dia harus meninggalkan rumahmu dengan tangan kosong.” Kata Adele.
“Bagaimana caranya menjebak Lily?” Tanya Jio.
“Aku punya salah satu teman dekat, kita bisa memanfaatkan dia. Pertama kamu harus bisa memikat wanita itu setelah itu biar aku yang mengurusnya.” Kata Adele.
“Kamu sudah gila ya? Mana mungkin aku berkencan dengan wanita lain?” Kata Jio.
“Jangan khawatir, dia dibawah kendaliku. Namanya Yeri Han, dia wanita yang cantik, menarik dan pintar namun kita bisa memanfaatkannya, aku yakin Lily akan cemburu dengannya.” Kata Adele.
“Baiklah, aturlah semuanya.” Kata Jio.
**
Yeri Han adalah teman dekat Adele sekaligus ibu kandung Celo. Adele mempertemukan Jio dengan Yeri Han. Adele mengatakan kepada Yeri Han akan memberinya pekerjaan untuknya yaitu untuk mengikuti Lily sekaligus berpura-pura berkencan dengan Jio untuk memancing amarah Lily.
Hari itu Jio bertemu dengan Yeri Han. Saat itu juga Jio berkencan dengan Yeri Han, namun Yeri Han jatuh cinta kepada Jio padahal Jio hanya menjalankan rencana Adele.
“Ingat ya, kamu hanya berpura-pura berkencan dengannya untuk memancing amarah Lily, dengan begitu dia akan cemburu dengan si Yeri Han, lalu kita bisa menjebaknya. Aku akan membuat seolah-olah Yeri Han dibunuh oleh Lily, dengan begitu dia akan masuk penjara. Barulah kamu ancam dia untuk memberikan perusahaannya atas nama Laura.” Kata Adele.
“Kamu sudah gila ya? Kamu tega membunuh wanita itu?” Tanya Jio.
“Kamu kira aku tulus berbaik hati dengannya? Dia menyukaimu dan juga mencintaimu dengan tulus. Aku tidak akan tinggal diam melihat siapapun bisa mendekatimu. Lagipula dulu dia adalah salah satu lawanku saat SMP, gara-gara dia aku mendapatkan masalah. Inilah saatnya dia merasakan pembalasanku.” Kata Adele.
“Apa? Dari mana kamu tau bahwa dia menyukaiku?” Tanya Jio.
“Dia menyimpan fotomu sejak SMP dulu dan dia pernah mengatakan kepadaku bahwa dia menyukaimu. Aku mengetahuinya saat tasnya tertinggal di kelas lalu aku menemukan fotomu ada didalam tasnya.” Kata Adele.
“Aku akan berhati-hati.” Kata Jio.
“Sekarang temui dia di hotel tempat istrimu menghadiri event. Aku sudah menyuruh Yeri Han untuk pergi kesana dan bersiap-siap.” Kata Adele.