Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 1



Ada beberapa nama tokoh yang mengalami perubahan dikarenakan adanya hak cipta.


Adapun nama tokoh yang mengalami pergantian adalah sebagai berikut :


Park Ji Yong                        : Jio Park atau kita panggil Jio saja agar lebih mudah.


Park Seok Kyung                : Laura Park atau kita panggil Laura saja agar lebih mudah.


Park Ha Joon                      : Marcelo Park atau kita panggil Celo saja agar lebih mudah.


Han Ji Hyo                           : Adele Han atau kita panggil Adele saja agar lebih mudah.


Han Soo Ah                         : Lily Han atau kita panggil Lily saja agar lebih mudah.


Novel ini adalah lanjutan dari


Akibat Dijodohkan Papaku New Season, cerita ini akan berfokus pada kehidupan


Arabella untuk mencari kebenaran kepada suami barunya yaitu Ji


Yong. Setelah pernikahannya dengan Jio, dia merasa bahwa suaminya menyimpan


banyak rahasia, oleh karena itu dia berusaha mencari kebenaran tentang


kehidupan suaminya. Usia pernikahan Arabella dengan Jio kurang lebih 6


bulan, awalnya hubungan mereka baik-baik saja namun sekretaris Jio


menceritakan tentang semua kebenaran suaminya kepada Abel sehingga Abel mulai


banyak curiga dengan suaminya dan akan mencari tau semua kebenaran suaminya.


**


Sebelumnya diceritakan bahwa Lily yaitu mantan istri Jio telah melakukan tes DNA dirinya dan anaknya yaitu


Laura. Saat dia akan mengambil hasil tes DNA tersebut dia justru mengalami


kecelakaan. Dia kemudian segera dilarikan menuju rumah sakit.


Setibanya di rumah sakit, Laura, Celo dan Jio tiba di rumah sakit.


“Tolong selamatkan ibu saya


dokter.” Kata Laura.


“Pasti, kami akan melakukan yang


terbaik untuk pasien.” Kata dokter.


“Tenang sayang, ibumu pasti akan


baik-baik saja.” Kata Jio.


“Mama.” Kata Celo sambil


menangis.


Beberapa saat kemudian, datanglah


Abel.


“Apa yang kamu lakukan pada


ibuku? Tega sekali kamu mencelakai ibuku.” Teriak Laura.


“Apa maksudnya? Aku tidak


tau apapun tentang ibumu.” Kata Abel.


“Jangan bohong, aku mulai bisa


menerimamu tapi kenapa kamu justru tega melakukan ini pada ibuku.” Teriak Laura.


“Laura tenang, ini tempat


umum tolong tenanglah.” Kata Jio, kemudian Jio membawa Laura dan


Celo ke ruang inap ibunya, setelah itu barulah Jio menemui Abel.


“Ikut aku.” Kata Jio.


“Apa yang terjadi mas? Kenapa


justru Laura menuduhku padahal aku sama sekali tidak mengetahui apa-apa


“Lily tertabrak mobil, dan


mobil yang menabraknya adalah plat mobil milikmu.” Kata Jio.


“Apa? Aku hari ini berada dirumah


mas, tadi aku tertidur setelah minum wine beberapa gelas lalu tiba-tiba kamu


menelfon bahwa Lily mengalami kecelakaan.” Kata Abel.


“Aku tadi sedang keluar dengan


anak-anak untuk makan bersama, jadi dirumah hanya ada kamu dan bibi Kang saja.


Apa benar kamu yang melakukannya?” Tanya Jio.


“Bukan aku mas, untuk apa aku


melakukan hal seperti itu kepada Lily.” Kata Abel.


“Mobilmu tertangkap kamera,


setelah ini mungkin polisi akan meminta keterangan darimu.” Kata Jio.


Tidak lama kemudian, datanglah


polisi.


“Selamat malam, dengan ibu Abel? Kami


akan membawa anda ke kantor untuk diminta keterangan. Mohon kerjasamanya.” Kata


polisi.


“Tapi bukan aku yang melakukannya, aku sama sekali tidak mengetahui apapun.” Kata Abel.


“Tidak apa-apa sayang ikutlah


mereka, nanti aku akan menyusulmu dan akan membebaskanmu.” Kata Jio.


“Mas tolong aku mas, aku tidak


bersalah.” Teriak Abel.


“Tunggu aku, aku akan menemuimu.”


Kata Jio.


**


Akhirnya Lily sadar.


“Mama.” Panggil Celo.


“Mama, aku sangat khawatir dengan


mama.” Kata Laura.


“Jangan banyak gerak, kondisimu


masih sangat lemas.” Kata Jio.


“Aku benar-benar sangat membenci


Abel, bagaimana mungkin dia tega melakukan ini pada mama.” Kata Laura.


“Abel yang melakukannya?” Tanya Lily.


“Mobil Abel terekam kamera cctv.” Kata Laura.


“Tidak mungkin, aku melihatnya


dengan jelas bahwa dia seorang laki-laki yang memakai topi


dan masker. Aku tidak melihatnya dengan jelas karena saat itu aku pingsan.” Kata


Lily dalam hati.


“Lalu apakah polisi sedang membawanya?” Tanya Lily.


“Aku sangat kesal dengannya.” Kata Laura.