
Keesokan harinya, Lily menemui Yeri Han di apartemennya.
“Jadi Yeri tinggal di apartemen mewah ini?” Tanya Lily kepada supir pribadi suaminya.
“Iya nyonya.” Kata supir pribadi Jio.
“Laporkan apa saja yang dilakukan oleh Jio kepadaku.” Kata Lily sambil memberikan satu koper berisi uang kepada supir pribadi Jio.
Kemudian Lily segera masuk ke apartemen itu dan menghampiri kamar Yeri Han. Yeri sangat kaget dengan kedatangan Lily.
“Kamu pasti terkejut kan dengan kedatanganku kesini?” Tanya Lily.
“Silahkan masuk dan duduklah, aku mau berganti pakaian dulu.” Kata Yeri.
“Memangnya kamu siapa berani menyuruhku menunggumu berganti pakaian? Cepat duduklah karena aku tidak akan lama disini.” Kata Lily.
“Kedatanganku kesini adalah membuat kesepakatan denganmu.” Kata Lily.
“Kesepakatan apa?” Tanya Yeri.
“Kamu harus melahirkan bayi yang ada didalam kandunganmu, setelah anakmu lahir, aku dan Jio akan mengakuinya sebagai anakku dan Jio jadi aku akan berpura-pura hamil. Tapi setelah kamu melahirkan anak itu, kamu harus pergi dari sini dan jangan pernah menemui Jio lagi.” Kata Lily.
“Kenapa aku harus menyetujui kemauanmu? Aku ingin Jio sendiri yang bicara denganku.” Kata Yeri.
“Jio sedang sibuk, jangan khawatir aku membawa surat kesepakatan kita. Jio sudah menandatangani surat kesepakatan ini kok.” Kata Lily.
“Bagaimana jika aku tetap ingin bersama Jio? Apa yang akan kamu lakukan kepadaku?” Tanya Yeri.
“Aku dengar orang tuamu tinggal di daerah A, mereka sedang merintis usaha bisnis kan? Aku pemilik gedung yang orang tuamu sewa untuk usaha bisnisnya.” Kata Lily.
“Jangan mengganggu mereka, aku akan menyetujui kesepakatan itu.” Kata Yeri sambil menunjuk ke arah surat yang dibawa Lily.
“Seharusnya memang begitu, jangan khawatir aku dan Jio akan membiayaimu setelah kamu melahirkan anak itu tapi pastikan anak itu lahir dengan sehat. Satu hal lagi, aku sendiri yang akan menyiapkan makanan dan kebutuhanmu selama hamil karena anak itu nantinya akan jadi anakku jadi aku harus memastikan anak itu mendapatkan makanan yang layak.” Kata Lily.
“Apakah aku boleh meminta apapun?” Tanya Yeri.
“Apa maumu?” Tanya Lily.
“Aku ingin pergi berlibur ke luar negeri bersama Jio.” Kata Yeri.
Setelah kesepakatan itu, Lily segera pergi dari apartemen tersebut.
**
Yeri melahirkan anaknya dan dia harus menjalani operasi. Lily dan Jio segera menuju ke rumah sakit.
“Dia harus melahirkan anak itu bagaimanapun caranya.” Kata Lily.
“Tentu saja, aku sangat menantikan kelahiran anakku.” Kata Jio.
Setelah anak Yeri lahir, Lily dan Jio membawa anak itu ke rumah mereka. Bahkan Yeri tidak sempat melihat rupa anaknya karena Jio dan Lily segera mengambil anak itu. Yeri sangat menginginkan untuk bertemu dengan anaknya karena dia belum melihat anaknya sama sekali setelah operasi tersebut.
Yeri menelfon Jio untuk memohon agar bisa bertemu dengan anaknya.
“Mas ini aku Yeri, aku ingin bertemu dengan anakku sekali saja. Aku sangat merindukannya mas, aku mohon.” Kata Yeri.
“Kesepakatan kita sudah berakhir.” Kata Jio.
“Kamu tega sekali kepadaku mas, bagaimanapun juga aku adalah ibunya mas, aku yang mengandungnya selama sembilan bulan.” Kata Yeri memohon kepada Jio.
“Tidak bisa, cepat pergilah ke luar negeri. Adele yang akan mengurusnya.” Kata Jio lalu menutup telfonnya.
Yeri sangat kesal dengan Jio, akhirnya Yeri memberanikan diri untuk membongkar semuanya. Yeri pergi ke wartawan untuk mengatakan bahwa dia adalah wanita Jio. Dia melakukan konferensi pres.
“Perkenalkan saya Yeri Han, saya adalah wanita Jio. Selama ini saya dan Jio memiliki hubungan spesial bahkan kami berencana akan menikah dan tinggal bersama. Namun dia meninggalkan saya bahkan mengkhianati saya, saya memiliki seorang anak dengan Jio dan setelah saya melahirkan anak saya tiba-tiba.” Kata Yeri.
Namun tiba-tiba konferensi pres tersebut berhenti karena kedatangan Lily dan Jio.
“Maaf membuat publik dihebohkan dengan pengakuan palsu ini.” Kata Jio.
“Itu anak saya, itu bayi saya yang digendong oleh Lily. Berikan bayi itu kepadaku sekarang juga.” Teriak Yeri sambil berusaha meraih dan mengambil bayi yang digendong oleh Lily namun dihalangi oleh asisten pribadi Jio.
“Kami mohon maaf atas keributan ini. Istri saya baru saja melahirkan anak kami yang kedua. Saya memang memiliki hubungan khusus dengan nona Yeri Han namun hubungan kami sudah berakhir dan saya tidak memiliki anak dengan nona Yeri, jadi yang dia katakan sama sekali tidak benar. Kami mohon maaf atas keributan ini, terima kasih.” Kata Jio yang didampingi oleh istri dan pengacaranya sambil menunduk meminta maaf di hadapan publik.
“Bawa wanita itu.” Bisik Jio kepada asistennya.