
Abel
benar-benar murka dengan Jio. Akhirnya dia meminta bantuan Jackson untuk
membuat Jio menyesal dan dalam posisi terjepit. Abel menemui Jackson.
“Maaf aku
tidak menelfonmu terlebih dahulu, aku benar-benar butuh bantuanmu saat ini.”
Kata Abel.
“Apa yang bisa
aku lakukan untukmu?” Tanya Jackson.
“Jio
sepertinya bicara banyak dengan Laura dan sepertinya Jio menyuruh Laura
melakukan sesuatu yang ada hubungannya denganku. Aku curiga bahwa Laura yang
telah mengambil paspor dan tiket pesawatku.” Kata Abel.
“Sejak awal
aku tidak percaya dengan Laura.” Kata Jackson.
“Tapi aku
tidak bisa meninggalkan dia dengan Jio, aku tidak ingin Jio merusak pikiran Laura.”
Kata Abel.
“Sebenarnya
akhir-akhir ini aku sedang menyelidiki sesuatu. Kamu tau wanita ini?” Tanya
Jackson sambil memberikan foto kepada Abel.
“Wanita ini
siapa?” Tanya Abel.
“Sepertinya
dia adalah wanita Jio, dan aku curiga kalau wanita ini adalah ibu kandung Laura.”
Kata Jackson.
“Apa? Tapi
memang dia terlihat mirip dengan Laura. Lalu dimana dia sekarang?” Tanya Abel.
“Dia sekarang
di Korea namun aku tidak tau pasti dimana dia tinggal.” Kata Jackson.
“Jio memiliki
banyak vila yang tidak aku ketahui, aku yakin sepertinya wanita ini tinggal di
salah satu vila milik Jio.” Kata Abel.
“Apakah kamu
tau dimana vila Jio?” Tanya Jackson.
“Ada beberapa
yang aku tau, bagaimana jika kita kesana sekarang.” Kata Abel.
“Sebelum kita
pergi kesana, kamu harus tenangkan dulu baik hatimu maupun pikiranmu.” Kata
Jackson.
“Jangan
khawatir, aku baik-baik saja kok.” Kata Abel.
Kemudian Abel
dan Jackson pergi ke vila milik Jio.
“Bagaimana
“Aku pernah
mengikuti Jio.” Kata Abel.
“Menurutmu
apakah Jio memiliki vila lebih dari satu?” Tanya Jackson.
“Kurang tau,
yang tau hanyalah sekretaris Kim.” Kata Abel.
“Apakah Laura
tidak tau?” Tanya Jackson.
“Dia tidak
pernah bilang padaku dan sepertinya memang dia tidak tau.” Kata Abel.
“Coba tanyakan
padanya atau cari tau dari Laura, dalam keadaan seperti ini Laura pasti akan
bermanfaat untukmu.” Kata Jackson.
“Mana mungkin
aku memanfaatkan anakku untuk membalas perbuatan Jio.” Gerutu Abel.
“Dia bahkan
bukan anak kandungmu.” Kata Jackson.
“Aku lebih
mengerti dia daripada kamu. Dia pernah menyelamatkan aku dari kejaran Jio saat
itu dan dia juga yang memberitahuku dimana ruang rahasia Jio, gara-gara aku
juga akhirnya dia sering dihukum oleh Jio, sudah saatnya aku melindunginya.”
Kata Abel.
“Tapi dia
menghianatimu dan bersikap kasar padamu.” Kata Jackson.
“Dia memiliki
alasan kenapa dia seperti itu, dia hanya kesepian dan butuh kasih sayang serta
perhatian dari orang terdekatnya. Sejak kecil Jio bahkan memperlakukan Laura
dan Celo seperti saat ini, bahkan Lily saja tidak tau kalau Jio sering
menghukum anak-anak.” Kata Abel.
“Aku bisa
mengerti betapa kamu menyayangi dan mencemaskan mereka, tapi kamu juga harus
selalu waspada terhadap Jio.” Kata Jackson.
“Kita sudah
sampai, itu vila milik Jio.” Kata Abel, lalu Abel segera turun.
“Tunggu
sebentar, pakailah kacamata dan topi untuk penyamaran kita.” Kata Jackson
sambil memakaikannya kepada Abel.
“Ah terima
kasih banyak.” Kata Abel.
Kemudian
mereka berdua segera masuk kedalam vila tersebut dan ternyata tidak ada orang
sama sekali bahkan tidak ada perabot rumah tangga sama sekali, hanya tampak
seperti rumah kosong.