
Abel ketahuan
oleh Jio bahwa dia sedang menyelidiki ibu kandung Celo. Jio
mengetahuinya karena Jio membuka ponsel Abel dan dia melihat panggilan
terakhirnya adalah Lily dan juga gps terakhir di mobilnya adalah makam ibu
kandung Celo. Hal ini membuat Jio sangat kesal dan murka. Dia pun
menelfon istrinya dan menyuruhnya datang ke kantor.
Setibanya Abel
di kantor Jio. Ternyata didalam ada Jackson juga.
“Sebentar ya
Jackson, aku mau bicara sebentar dengan istriku. Tunggulah disini.” Kata Jio.
“Ada apa mas?”
Bisik Abel.
“Ayo ikut aku.”
Bisik Jio sambil menyeret Abel, Jio tidak peduli meskipun istrinya
sedang hamil. Jackson yang curiga akhirnya mengikuti Jio dan Abel. Jio
mengajak Abel ke atap gedung kantor Jio.
“Lepaskan
tanganku.” Kata Abel.
“Apa yang
ingin kamu ketahui tentang ibu kandung Celo?” Tanya Jio.
“Bukan
urusanmu, kamu benar-benar kejam mas. Kamu tega sekali, bagaimana mungkin kamu
menyekap ibu kandung Celo dan menyiksanya. Pasti kamu juga kan yang
membunuhnya lalu kamu menjebak Lily sehingga dialah pembunuhnya sehingga kamu
bisa memeras Lily sesuka hatimu.” Kata Abel memberanikan diri.
“Oh jadi kamu
sudah tau semuanya ya, hebat sekali kamu. Kamu cukup berani melawanku ya
istriku sayang.” Kata Jio.
“Kenapa?
Tampar saja pipiku, kenapa tidak jadi? Apakah kamu takut padaku? Kamu takut
karena aku sedang mengandung anakmu? Ini adalah anakku, setelah anak ini lahir
aku akan berpisah denganmu dan aku akan membesarkan anakku sendiri, karena
anakku tidak pantas memiliki seorang ayah sepertimu.” Kata Abel.
“Kamu tidak
akan bisa memiliki anak itu, bahkan setelah kamu melahirkan anakku, mungkin
kamu sudah tidak ada lagi sayang hahaha. Jika kamu ingin selamat, lebih baik
diam dan jangan melakukan hal-hal apapun apalagi mencari tau tentang ibu
kandung Celo. Ternyata kamu sudah tau ya dimana ruang rahasiaku. Bagaimana? Apakah
kamu ingin masuk kesana lagi?” Tanya Jio.
“Aku tidak
takut padamu. Aku akan mengambil hak asuh Laura dan Celo agar mereka
“Memangnya
kamu siapa? Sudahlah jangan ikut campur dan diam saja.” Kata Jio sambil
menatap istrinya dengan tatapan penuh dendam.
“Aku tidak
takut padamu, satu hal lagi sepertinya kamu ingin mengambil semua aset milik
perusahaan Jackson ya? Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Kata Abel,
kemudian dia pergi.
Jio pun
mengejar istrinya, namun Abel berlari cukup kencang. Tiba-tiba Jackson memukul
Jio dari belakang dan seketika Jio jatuh pingsan. Abel pun ikut kaget
melihat suaminya.
“Aaaaaaa, apa
yang kamu lakukan padanya?” Tanya Abel kepada Jackson.
“Ayo kita
pergi dari sini.” Ajak Jackson.
“Ah ah aduh
perutku aaaaaa.” Teriak Abel kesakitan.
“Kamu kenapa?
Kamu tidak apa-apa?” Tanya Jackson. Tiba-tiba Abel jatuh pingsan, kemudian
Jackson segera membawa Abel ke rumah sakit.
**
“Bagaimana
keadaan pasien?” Tanya Jackson.
“Pasien
mengalami keguguran.” Kata dokter.
“Apa? Memangnya
apa penyebabnya?” Tanya Jackson.
“Pasien
sepertinya kelelahan dan banyak pikiran, apakah sebelumnya pasien mengalami
benturan atau terjatuh?” Tanya dokter.
“Dia berlari
kencang dan memang dia sedang banyak pikiran.” Kata Jackson.
“Hal itu bisa
jadi penyebab pasien mengalami keguguran.” Kata dokter.
**
Abel telah
mengetahui bahwa ibu kandung Celo saat itu dihukum dan disembunyikan oleh Jio didalam ruang rahasianya. Abel mengetahuinya dari buku diary milik ibu
kandung Celo yang ia temukan saat masuk ke ruang rahasia suaminya. Abel menjadi
sangat yakin bahwa yang membunuh ibu kandung Celo adalah Jio.