Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 13



Abel ketahuan


oleh Jio bahwa dia sedang menyelidiki ibu kandung Celo. Jio


mengetahuinya karena Jio membuka ponsel Abel dan dia melihat panggilan


terakhirnya adalah Lily dan juga gps terakhir di mobilnya adalah makam ibu


kandung Celo. Hal ini membuat Jio sangat kesal dan murka. Dia pun


menelfon istrinya dan menyuruhnya datang ke kantor.


Setibanya Abel


di kantor Jio. Ternyata didalam ada Jackson juga.


“Sebentar ya


Jackson, aku mau bicara sebentar dengan istriku. Tunggulah disini.” Kata Jio.


“Ada apa mas?”


Bisik Abel.


“Ayo ikut aku.”


Bisik Jio sambil menyeret Abel, Jio tidak peduli meskipun istrinya


sedang hamil. Jackson yang curiga akhirnya mengikuti Jio dan Abel. Jio


mengajak Abel ke atap gedung kantor Jio.


“Lepaskan


tanganku.” Kata Abel.


“Apa yang


ingin kamu ketahui tentang ibu kandung Celo?” Tanya Jio.


“Bukan


urusanmu, kamu benar-benar kejam mas. Kamu tega sekali, bagaimana mungkin kamu


menyekap ibu kandung Celo dan menyiksanya. Pasti kamu juga kan yang


membunuhnya lalu kamu menjebak Lily sehingga dialah pembunuhnya sehingga kamu


bisa memeras Lily sesuka hatimu.” Kata Abel memberanikan diri.


“Oh jadi kamu


sudah tau semuanya ya, hebat sekali kamu. Kamu cukup berani melawanku ya


istriku sayang.” Kata Jio.


“Kenapa?


Tampar saja pipiku, kenapa tidak jadi? Apakah kamu takut padaku? Kamu takut


karena aku sedang mengandung anakmu? Ini adalah anakku, setelah anak ini lahir


aku akan berpisah denganmu dan aku akan membesarkan anakku sendiri, karena


anakku tidak pantas memiliki seorang ayah sepertimu.” Kata Abel.


“Kamu tidak


akan bisa memiliki anak itu, bahkan setelah kamu melahirkan anakku, mungkin


kamu sudah tidak ada lagi sayang hahaha. Jika kamu ingin selamat, lebih baik


diam dan jangan melakukan hal-hal apapun apalagi mencari tau tentang ibu


kandung Celo. Ternyata kamu sudah tau ya dimana ruang rahasiaku. Bagaimana? Apakah


kamu ingin masuk kesana lagi?” Tanya Jio.


“Aku tidak


takut padamu. Aku akan mengambil hak asuh Laura dan Celo agar mereka


“Memangnya


kamu siapa? Sudahlah jangan ikut campur dan diam saja.” Kata Jio sambil


menatap istrinya dengan tatapan penuh dendam.


“Aku tidak


takut padamu, satu hal lagi sepertinya kamu ingin mengambil semua aset milik


perusahaan Jackson ya? Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Kata Abel,


kemudian dia pergi.


Jio pun


mengejar istrinya, namun Abel berlari cukup kencang. Tiba-tiba Jackson memukul


Jio dari belakang dan seketika Jio jatuh pingsan. Abel pun ikut kaget


melihat suaminya.


“Aaaaaaa, apa


yang kamu lakukan padanya?” Tanya Abel kepada Jackson.


“Ayo kita


pergi dari sini.” Ajak Jackson.


“Ah ah aduh


perutku aaaaaa.” Teriak Abel kesakitan.


“Kamu kenapa?


Kamu tidak apa-apa?” Tanya Jackson. Tiba-tiba Abel jatuh pingsan, kemudian


Jackson segera membawa Abel ke rumah sakit.


**


“Bagaimana


keadaan pasien?” Tanya Jackson.


“Pasien


mengalami keguguran.” Kata dokter.


“Apa? Memangnya


apa penyebabnya?” Tanya Jackson.


“Pasien


sepertinya kelelahan dan banyak pikiran, apakah sebelumnya pasien mengalami


benturan atau terjatuh?” Tanya dokter.


“Dia berlari


kencang dan memang dia sedang banyak pikiran.” Kata Jackson.


“Hal itu bisa


jadi penyebab pasien mengalami keguguran.” Kata dokter.


**


Abel telah


mengetahui bahwa ibu kandung Celo saat itu dihukum dan disembunyikan oleh Jio didalam ruang rahasianya. Abel mengetahuinya dari buku diary milik ibu


kandung Celo yang ia temukan saat masuk ke ruang rahasia suaminya. Abel menjadi


sangat yakin bahwa yang membunuh ibu kandung Celo adalah Jio.