
Jio
menghampiri tempat cinta pertamanya yaitu Adele. Adele menginap di vila pribadi
milik Jio.
“Sayang.” Kata
Jio.
“Hei masuklah,
aku membuatkanmu makanan kesukaanmu.” Kata Adele.
“Aku sangat
kesal hari ini.” Kata Jio.
“Bukankah
menyenangkan karena bisa makan bersama Laura? Kapan aku bisa bertemu dengannya?
Apakah dia tau bahwa ibunya masih hidup?” Tanya Adele.
“Tidak, tunggu
sampai semua rencanaku berhasil semua, setelah itu kita bisa tinggal bersama
dan membesarkan anak kita.” Kata Jio.
“Lalu
bagaimana dengan Celo dan istri barumu? Kenapa kamu harsu menikahinya?” Tanya Adele.
“Rawatlah Celo,
bagaimanapun juga dia adalah anak kandungku. Setelah Abel melahirkan aku akan
berpisah dengannya dan anakku akan tinggal bersama denganku.” Kata Jio.
“Kenapa kamu
harus menikahinya? Memangnya belum cukup ada aku dan Lily?” Tanya Adele.
“Abel, wanita
itu memang sedikit misterius, cantik, menawan, pintar dan berkelas meskipun
hidupnya terpuruk setelah bisnis orang tuanya hancur dan orang tuanya pergi
untuk selamanya. Orang tua dia khususnya perusahaan orang tua dia dulunya
adalah rekan bisnis ayahku. Saat itu ayahku memang menaruh saham yang cukup
banyak namun kemudian perusahaan itu beralih ke tangan istri keduanya ayah Abel
yaitu Viona. Viona mengambil alih perusahaan itu lalu dia pergi begitu saja
meninggalkan Negara Indonesia, aku bahkan tidak tau dia dimana saat ini. Aku
ingin mengambil kembali hak milik ayahku tapi aku kehilangan si Viona. Yang aku
tau keluarga ayah Abel hanya ada Abel dan adiknya. Kebetulan sekali kan dia
datang ke Korea.” Kata Jio.
“Tapi tetap
saja perusahaan itu saat ini kan menjadi milik si Viona. Kenapa kamu tidak
mencari Viona saja lalu jelaskan semuanya.” Kata Adele.
“Dia itu punya
banyak identitas untuk menipu orang, aku saja belum menemukan dia.” Kata Jio.
Abel tau dimana keberadaan si Viona? Sepertinya dia tidak tau, jangan bertindak
gegabah apalagi dengan menikahi si Abel, dan sekarang si Abel sedang hamil
anakmu.” Kata Adele.
“Aku butuh
bantuanmu.” Kata Jio.
“Apa yang bisa
aku lakukan untukmu?” Tanya Adele.
“Sepertinya
dia yakin bahwa kamu masih hidup, lebih baik temui dia dan cari tau dimana
Viona berada. Viona itu memiliki banyak identitas dan dia bahkan seringkali merubah
wajahnya dengan operasi. Wajar saja jika aku tidak tau dimana keberadaannya.
Terakhir yang aku tau adalah, dia sedang berada di Korea. Itupun tidak mudah
untuk mencarinya.” Kata Jio.
“Baiklah, aku
akan membantumu. Tapi secepatnya pertemukan aku dengan Laura. Sampai kapan kamu
akan terus mengejar harta dan kekuasaan sayang? Kamu berhasil mendapatkan JK
Group, perusahaan farmasi milik Lily juga jatuh ke tangan Laura, kemudian kamu
juga akan bekerjasama dengan si milyarder Jackson. Kenapa tiba-tiba Jackson?”
Kata Adele.
“Jackson itu
merupakan tambang emas bagiku, siapa yang tidak tertarik bekerjasama dengannya.
Dia hanyalah rekan bisnisku saja, aku tidak ada maksud apapun padanya.” Kata Jio.
“Aku kira
Jackson ada kaitannya denganmu seperti si Abel.” Kata Adele.
“Tidak ada.”
Kata Jio.
“Menginaplah
disini malam ini.” Kata Adele.
“Tentu saja.”
Kata Jio.
“Cepat
makanlah.” Kata Adele.
“Terima kasih
sayang, hanya kamu wanitaku.” Kata Jio.
"Aku selama ini telah melakukan banyak hal kepadamu bahkan aku sangat ingin tinggal bersamamu dan juga anak kita." Kata Adele.
"Bersabarlah, sebentar lagi kita akan tinggal bersama." Kata Jio.