
“Vila ini
tidak berpenghuni, sepertinya Jio telah mengosongkan vila ini.” Kata Abel.
“Sepertinya
begitu, kita kembali saja.” Kata Jackson.
“Tunggu, aku
mau masuk dulu kedalam. Biasanya pelaku meninggalkan jejak.” Kata Abel.
“Biar aku
saja, tunggulah didalam mobil.” Kata Jackson.
“Kita masuk saja
bersama-sama.” Kata Abel.
Mereka berdua
pun segera mausk kedalam vila.
Abel
melihat-lihat di seluruh vila tersebut sedangkan Jackson langsung masuk kedalam
kamar dan membuka lemari serta laci.
“Abel Abel
Abel cepat kemarilah.” Kata Jackson.
“Ada apa?” Tanya
Abel.
“Lihat ini,
aku menemukan anting dibawah ranjang.” Kata Jackson.
“Anting ini,
aku pernah melihatnya.” Kata Abel.
“Dimana kamu
melihatnya?” Tanya Jackson.
“Laura pernah
memakai anting ini.” Kata Abel.
“Apakah dia
kemari sebelumnya?” Tanya Jackson.
“Aku tidak
tau, aku akan menyimpannya.” Kata Abel.
“Itu anting
mahal dan sepertinya limited edition.” Kata Jackson.
“Jio selalu
membelikan barang mewah dan mahal untuk Laura dan biasanya untuk perhiasan
maupun aksesoris dia sendiri yang mendesainnya.” Kata Abel.
“Aku sangat
yakin Laura kesini sebelumnya.” Kata Jackson.
“Aku tidak
tau, aku akan mencari tau.” Kata Abel.
“Bisa saja itu
milik ibu kandung Laura, Jio pasti sengaja memberikan anting yang sama untuk
mereka.” Kata Jackson.
“Aku tidak
tau, tapi Jio pernah mengatakan padaku bahwa setiap melihat Laura dia selalu
teringat dengan ibu kandungnya dan dia juga bilang bahwa dia sering membelikan
barang yang sama untuk mereka. Dulu Jio pernah membelikan sebuah jepitan rambut
untuk Laura, katanya jepitan itu pernah ia belikan juga untuk ibu kandung Laura.
Waktu aku lihat ternyata jepitan tersebut harganya sangat fantastis.” Kata
Abel.
tidak pernah memberimu barang mewah seperti itu?” Tanya Jackson.
“Dulu saat
awal menikah dia memberiku satu kotak perhiasan berlian.” Kata Abel. Lalu Abel
seketika melepas cincin pernikahannya.
“Kenapa kamu
melepasnya?” Tanya Jackson.
“Aku ingin
lepas darinya dan ingin hidup bebas.” Kata Abel.
“Kamu bisa
melepas semuanya dan pergilah bersamaku ke Amerika.” Kata Jackson.
“Apakah kamu
baru saja melamarku?” Tanya Abel sambil tersenyum.
“Kamu bisa
mengartikannya seperti itu.” Kata Jackson sambil tersenyum pula.
“Aku tidak
bisa meninggalkan anak-anakku bersama Jio. Kalau bisa aku ingin mengajak mereka
tinggal bersamaku tapi tentu saja Jio tidak akan semudah itu membiarkanku
tinggal dengan anak-anak.” Kata Abel.
“Bukankah kamu
memiliki hak asuh anak-anak? Bawa saja mereka pergi ke Amerika lalu tinggallah
bersamaku disana.” Kata Jackson.
“Siapa yang
mau menerima wanita bermasalah sepertiku dengan banyak masa lalu buruk.” Kata
Abel.
“You deserve
better Abel, kamu berhak mendapatkan yang lebih baik. Aku bisa menjamin hidupmu
dan membuatmu hidup bahagia dan tenang. Aku tulus denganmu.” Kata Jackson.
“Kamu layak
mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dariku, aku sudah pernah menikah pasti
keluargamu akan sulit menerimaku.” Kata Abel.
“Mereka selalu
mendukungku asalkan aku bahagia.” Kata Jackson, lalu dia pun memeluk Abel.
“Bisakah
rencanamu itu berhasil?” Tanya Abel lirih.
“Ajukan surat
perceraian lalu bawa anak-anak.” Kata Jackson.
“Apakah aku
bisa melakukannya?” Tanya Abel ragu.
“Lihat aku,
aku akan selalu membantu dan melindungimu dari Jio.” Kata Jackson.
“Benarkah?”
Tanya Abel.
“Tentu saja,
aku bahkan membantumu untuk memasukkan Jio ke penjara dan membantumu memiliki
JK Group atas namamu. Aku banyak berkorban untukmu jadi tolong hiduplah
bersamaku.” Kata Jackson. Abel terharu dengan semua perkataan Jackson.