Truth and Revenge

Truth and Revenge
Bagian 27



“Vila ini


tidak berpenghuni, sepertinya Jio telah mengosongkan vila ini.” Kata Abel.


“Sepertinya


begitu, kita kembali saja.” Kata Jackson.


“Tunggu, aku


mau masuk dulu kedalam. Biasanya pelaku meninggalkan jejak.” Kata Abel.


“Biar aku


saja, tunggulah didalam mobil.” Kata Jackson.


“Kita masuk saja


bersama-sama.” Kata Abel.


Mereka berdua


pun segera mausk kedalam vila.


Abel


melihat-lihat di seluruh vila tersebut sedangkan Jackson langsung masuk kedalam


kamar dan membuka lemari serta laci.


“Abel Abel


Abel cepat kemarilah.” Kata Jackson.


“Ada apa?” Tanya


Abel.


“Lihat ini,


aku menemukan anting dibawah ranjang.” Kata Jackson.


“Anting ini,


aku pernah melihatnya.” Kata Abel.


“Dimana kamu


melihatnya?” Tanya Jackson.


“Laura pernah


memakai anting ini.” Kata Abel.


“Apakah dia


kemari sebelumnya?” Tanya Jackson.


“Aku tidak


tau, aku akan menyimpannya.” Kata Abel.


“Itu anting


mahal dan sepertinya limited edition.” Kata Jackson.


“Jio selalu


membelikan barang mewah dan mahal untuk Laura dan biasanya untuk perhiasan


maupun aksesoris dia sendiri yang mendesainnya.” Kata Abel.


“Aku sangat


yakin Laura kesini sebelumnya.” Kata Jackson.


“Aku tidak


tau, aku akan mencari tau.” Kata Abel.


“Bisa saja itu


milik ibu kandung Laura, Jio pasti sengaja memberikan anting yang sama untuk


mereka.” Kata Jackson.


“Aku tidak


tau, tapi Jio pernah mengatakan padaku bahwa setiap melihat Laura dia selalu


teringat dengan ibu kandungnya dan dia juga bilang bahwa dia sering membelikan


barang yang sama untuk mereka. Dulu Jio pernah membelikan sebuah jepitan rambut


untuk Laura, katanya jepitan itu pernah ia belikan juga untuk ibu kandung Laura.


Waktu aku lihat ternyata jepitan tersebut harganya sangat fantastis.” Kata


Abel.


tidak pernah memberimu barang mewah seperti itu?” Tanya Jackson.


“Dulu saat


awal menikah dia memberiku satu kotak perhiasan berlian.” Kata Abel. Lalu Abel


seketika melepas cincin pernikahannya.


“Kenapa kamu


melepasnya?” Tanya Jackson.


“Aku ingin


lepas darinya dan ingin hidup bebas.” Kata Abel.


“Kamu bisa


melepas semuanya dan pergilah bersamaku ke Amerika.” Kata Jackson.


“Apakah kamu


baru saja melamarku?” Tanya Abel sambil tersenyum.


“Kamu bisa


mengartikannya seperti itu.” Kata Jackson sambil tersenyum pula.


“Aku tidak


bisa meninggalkan anak-anakku bersama Jio. Kalau bisa aku ingin mengajak mereka


tinggal bersamaku tapi tentu saja Jio tidak akan semudah itu membiarkanku


tinggal dengan anak-anak.” Kata Abel.


“Bukankah kamu


memiliki hak asuh anak-anak? Bawa saja mereka pergi ke Amerika lalu tinggallah


bersamaku disana.” Kata Jackson.


“Siapa yang


mau menerima wanita bermasalah sepertiku dengan banyak masa lalu buruk.” Kata


Abel.


“You deserve


better Abel, kamu berhak mendapatkan yang lebih baik. Aku bisa menjamin hidupmu


dan membuatmu hidup bahagia dan tenang. Aku tulus denganmu.” Kata Jackson.


“Kamu layak


mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dariku, aku sudah pernah menikah pasti


keluargamu akan sulit menerimaku.” Kata Abel.


“Mereka selalu


mendukungku asalkan aku bahagia.” Kata Jackson, lalu dia pun memeluk Abel.


“Bisakah


rencanamu itu berhasil?” Tanya Abel lirih.


“Ajukan surat


perceraian lalu bawa anak-anak.” Kata Jackson.


“Apakah aku


bisa melakukannya?” Tanya Abel ragu.


“Lihat aku,


aku akan selalu membantu dan melindungimu dari Jio.” Kata Jackson.


“Benarkah?”


Tanya Abel.


“Tentu saja,


aku bahkan membantumu untuk memasukkan Jio ke penjara dan membantumu memiliki


JK Group atas namamu. Aku banyak berkorban untukmu jadi tolong hiduplah


bersamaku.” Kata Jackson. Abel terharu dengan semua perkataan Jackson.