
Sora menyuruh Adele untuk pergi ke luar negeri dengan memberinya banyak uang.
“Pergilah dan jangan khawatirkan anakmu, aku akan merawat anakmu.” Kata Sora.
“Benarkah?” Tanya Adele.
“Tentu saja, bagaimanapun juga dia adalah cucu kandungku.” Kata Sora.
“Aku akan kembali, aku akan melahirkan anak ini disini dan Jio harus menemaniku.” Kata Adele.
“Aku akan menyampaikannya.” Kata Sora lalu memeluk Adele.
“Kamu harus melahirkan anak ini.” Kata Sora.
“Tentu saja, karena dia adalah asetku.” Kata Adele dalam hati.
**
Beberapa hari sebelum Adele melahirkan, dia pun kembali ke Korea. Dia menemui Jio dirumahnya. Kebetulan yang membuka pintu adalah Lily.
“Kamu siapa?” Tanya Lily.
“Jio dimana?” Kata Adele langsung masuk rumah.
“Kamu siapa? Ada perlu apa menemui suamiku? Dia sedang tidak ada dirumah.” Kata Lily.
“Aku teman dekat Jio.” Kata Adele.
“Nama kamu siapa?” Tanya Lily.
“Tanyakan kepada suamimu sendiri, wah rupanya Jio tinggal di rumah mewah ini ya bahkan hidup bergelimang harta.” Kata Adele.
“Jika tidak ada urusan sebaiknya kamu pergi dari sini.” Kata Adele.
“Aku juga tidak ingin berlama-lama disini, satu hal lagi aku peringatkan kamu untuk menjaga kandunganmu dengan baik dan jangan sampai kamu kehilangan anakmu karena dia bukanlah anak kandung Jio kan. Asal kamu tau ya keluarga Jio tidak akan mau menerima anak orang lain, sayang sekali wanita sepertimu tidak mnegetahui semua rahasia Jio, Jio memiliki anak dari wanita lain dan anak itu ada didalam kandunganku saat ini.” Bisik Adele, lalu Adele pergi dari rumah Lily. Lily yang mendengar ucapan Adele pun syok dan jatuh pingsan.
Lily pun dilarikan ke rumah sakit.
Setibanya dirumah sakit, Jio beserta orang tuanya menghampirinya.
“Bagaimana kondisi istri saya?” Tanya Jio kepada dokter.
“Kondisi pasien sangat kritis dan dia harus menjalani operasi untuk melahirkan. Sudah saatnya pasien dilakukan operasi.” Kata dokter.
“Lakukan yang terbaik dan selamatkan istri dan anak saya dok.” Kata Jio.
“Baik, kami akan melakukan yang terbaik untuk pasien.” Kata dokter.
Saat Jio sedang menunggu istrinya di operasi, datanglah Adele.
“Hai Jio, lama tak bertemu.” Kata Adele.
“Adele.” Kata Jio sangat kaget sekaligus bahagia bisa bertemu dengan Adele setelah beberapa bulan tidak bertemu.
Adele menghampiri Jio dan memeluknya.
“Aku sangat merindukanmu sayang.” Kata Adele.
“Aku juga sangat merindukanmu, bagaimana kabarmu? Bagaimana dnegan anak kita? Kapan kamu akan melahirkan anak kita sayang?” Tanya Jio.
“Kenapa kamu tiba-tiba datang kemari tanpa memberitahu kita dulu?” Tanya Sora.
“Seharusnya kamu menghubungi kita terlebih dahulu.” Kata tuan Park.
“Jika aku menghubungi kalian pasti aku tidak akan bisa bertemu dengan Jio. Aku ingin anak ini tinggal dirumah kamu sayang dan di akui.” Kata Adele.
“Tentu saja sayang, aku sangat menantikan kelahiran anak kita.” Kata Jio.
“Tidak bisa semudah itu, kita harus memikirkan Lily dan anaknya juga Jio.” Kata Sora.
“Bukankah anak itu bukan anak kandung Jio? Untuk apa kalian merawat dan membesarkannya?” Tanya Adele.
“Jika kamu mengingkari janjimu, aku akan membongkar semuanya kepada Jio dan Sora bahwa aku adalah anak kandungmu, termasuk aku akan memberitahu mereka jika kamu memiliki sebuah ruang rahasia berisi tumpukan uang dan emas.” Bisik Adele.
“Aku janji akan membesarkan anakmu dan Jio.” Bisik tuan Park.
“Lalu bagaimana dengan anak Lily?” Tanya Adele.
“Rawatlah dia sebagai gantinya.” Kata tuan Park.
“Apa? Untuk apa aku merawat anak Lily? Aku ingin Jio menikahiku setelah aku melahirkan anakku.” Kata Adele.
“Bagaimana jika kita membesarkan dan merawat anakku dan anak Lily?” Kata Jio.
“Untuk apa kamu membesarkan anak yang bukan anak kandungmu sayang?” Tanya Adele.
Tiba-tiba perut Adele kesakitan.
“Aaaaah perutku perutku aduh.” Kata Adele merintih.
“Sayang kamu kenapa?” Tanya Jio khawatir.
“Sepertinya Adele akan melahirkan.” Kata Sora.
Akhirnya Adele menjalani operasi persalinan. Adele dan Lily melakukan operasi persalinan dalam waktu bersamaan.
Jio, Sora dan tuan Park menunggu diluar dengan sangat cemas.
Tidak lama kemudian, dokter keluar secara bersamaan dari ruang operasi.
“Bagaimana kondisi pasien? Apakah keduanya selamat?” Tanya tuan Park.
“Syukurlah kedua pasien dan bayinya selamat.” Kata dokter.
“Apakah mertuamu masih berada di luar negeri?” Tanya tuan Park kepada Jio.
“Mereka dalam perjalanan kesini.” Kata Jio.
“Ayah akan membawa bayi Lily ke panti asuhan, lalu ambil bayimu dan rawat dan besarkan dengan Lily, dengan begitu anakmu akan mendapat bagian dari perusahaan farmasi milik mertuamu.” Bisik tuan Park.
“Haruskah ayah melakukan hal itu? Kasihan Lily.” Kata Jio.
“Ayah tidak mau di keluarga kita ada anak orang lain.” Kata tuan Park.
“Lalu bagaimana denganku? Aku juga bukanlah anak kandung ayah.” Kata Jio.
“Makanya ayah menyuruhmu menikahi Lily agar kamu bermanfaat bagi ayah dan juga JK Group.” Kata tuan Park.
“Apakah ibu mengetahuinya?” Tanya Jio.
“Justru ibumu yang mengatur ini semua, sekarang temui Adele dan jelaskan kepadanya. Dia harus bekerjasama dengan kita jika dia ingin menikah denganmu.” Kata tuan Park.
“Baiklah yah.” Kata Jio.
Jio pun menghampiri Adele dan memberitahu semua rencana ayah dan ibunya.
“Apa kamu bilang? Anakku dirawat oleh Lily? Lalu bagaimana dengan statusku?” Tanya Adele.
“Aku akan menikahimu dan tinggalah di luar negeri, aku janji akan selalu menemuimu.” Kata Jio.
“Lalu aku tidak akan bisa bertemu dengan anakku?” Tanya Adele.
“Terimalah resikomu, bukankah aku dulu sudah bilang bahwa aku menentang hubungan klaian berdua.” Kata Sora.
“Baiklah, tapi aku ingin pesta pernikahan kita sangat mewah dan aku ingin tinggal di apartemen mewah di luar negeri. Dan ijinkan aku menyusui anakku, aku tidak ingin orang lain yang menyusui anakku.” Kata Adele.
“Dasar anak pembantu tidak tau diri, seharusnya aku bunuh saja dulu dia bersama ibunya.” Kata Sora dalam hati.
“Iya, aku tidak akan melarangmu menemui anak kita kok.” Kata Jio.