The Noble

The Noble
Hari Pembukaan #5



❏ #The Noble


↳ Hari Pembukaan #5


Dia mencari mereka berdua namun sedikit kesusahan karena banyak orang di atas, setelah mencari kesana kemari akhirnya mereka menemukan mereka berdua. Namun ada seseorang lagi yang sedang berbicara kepada mereka, karena penasaran William mendekatinya sambil menggandeng Nia.


Semakin dekat dan semakin jelas, orang yang sedang berbicara dengan mereka adalah teman kuliahnya yaitu Amelia. Lalu William menyapanya, Amelia tampak berbeda dengan pakaiannya dan sempat tidak mengenalinya. Dia tidak lupa mengenalkan Nia kepada temannya tersebut, setelah itu mereka berbicara bersama.


Acara yang berlangsung di atas sudah bisa dimulai namun karena tamu undangannya paman Willy belum hadir semua maka akan ditunda sementara, tapi para pekerja yang ada di sana sudah makan dan minum bersama sambil duduk. William menyuruh mereka berempat untuk mencari tempat duduk sementara dia mencari pandan Willy di bawah.


"Tante dan semuanya tunggu di sini saja, makan dan minum bisa di ambil di sana.. Nia di sini dulu ya.. Saya mau turun untuk mengecek yang ada di bawah."


Setelah itu William pergi meninggalkan mereka untuk pergi ke bawah untuk mengecek keadaan dan sekaligus mencari paman Willy, saat di bawah dia langsung saja mencari paman Willy. Untung saja dia mengenakan pakaian yang rapi, karena banyak tamu penting yang datang ke sana. Dia mencari dan terus mencari namun tidak menemukan pandan Willy, akhirnya dirinya pergi ke dapur untuk menanyakannya kepada kak Lia.


Saat di dapur William melihat kalau orang orang di sana sedang sibuk mengurus makanan untuk para tamu, dia ingin mendekati kak Lia namun dirinya melihat kalau kak Lia sedang sangat sibuk. Dia tidak ingin membuatnya merasa tidak nyaman, karena itu dirinya memutuskan untuk kembali ke atas.


William naik lagi ke atas dan mencari teman temannya, setelah terlihat dia menghampiri mereka. Dia duduk di kursi yang kosong dan mengambil segelas minuman, dirinya meminum air tersebut dan setelah itu William mengambil makanan.


"Kak William.."


"Iya Nia ada apa?"


"Kenapa kak William ke bawah?"


"Untuk melihat apa yang ada di bawah.."


Mereka berdua saling berbicara sementara yang lainnya sibuk menikmati makanan dan suasana di sana, tidak lama ada seseorang datang ke atas dengan pakaian yang terlihat mahal dan di belakangnya ada paman Willy.


William melambaikan tangannya karena dirinya tahu siapa yang mengenakan pakaian yang mahal tersebut. Seseorang tersebut mengenalinya dan berjalan ke arah mereka, paman Willy mengikutinya dari belakang.


"Halo.."


"Apa kamu.."


"Candy? Kamu ke sini ya? Kenapa tidak memberitahuku.."


"Ih William.. Halo Melody dan Tante, Nia juga.. Lalu ini siapa?"


"Ini teman baruku, namanya Amelia.."


"Salam kenal.."


Candy duduk di kursinya yang kosong dan sementara William berbicara kepada pasangan Willy, dua menanyakan keadaan di bawah bagaimana dan kemana paman Willy tadi. Ternyata paman Willy sedang menjemput Candy ke sini tadi, orang tuanya tidak bisa datang karena ada urusan di luar kota.


Setelah itu paman Willy meninggalkan mereka, seperti biasa Candy langsung makan sepuasnya. Apalagi tadi sudah mengambil banyak kue yang atas di meja termasuk toplesnya, lalu Candy memakan semuanya sambil bercerita.


Mereka semua saling berbicara dan William melihat ponselnya, ternya sudah jam delapan malam dan dua mendengarkan suara banyak orang di bawah. Pesta di atas dan di lantai bawah berbeda karena di atas hanya di adakan hanya untuk para pekerja saja, namun karena merasa kenyang William bangun dari tempat duduknya dan pergi melihat lihat.


Dia bisa membayangkan bagaimana keadaan tempat tersebut jika sudah buka nanti dan dirinya bisa mencari kekurangannya juga, tiba tiba dari belakang Ada yang memegang tangannya. Saat membalik badan dia melihat Nia, lalu dirinya menanyakan apa yang Nia mau karena mengikutinya.


"Nia? Ada apa?"


"Kenapa kak William di sini sendiri?"


"Oh itu hanya melihat lihat sekitar.. Tempat ini nantinya juga akan banyak orang, kalau Nia kenapa mengikuti kak William?"


"Nia hanya bosan duduk saja.. Nia ingin bermain."


"Di sini kan tidak ada tempat bermain, bagaimana dengan kak Lia?"


"Kak Lia sibuk sekali.."


William berbicara terus kepada Nia agar menyibukkannya agar tidak jalan jalan dan turun ke bawah, karena sudah lama berdiri mereka kembali ke tempat duduknya. Saat sampai di sana dia melihat Candy masih sibuk memakan kuenya, sementara ibunya Melody sibuk berbicara kepada Amelia. Dia melihat Melody sedang duduk terdiam sambil menikmati acara tersebut, lalu dia mendekatinya.


"Kenapa kamu diam saja?"


"Hehe, aku tidak menyangka bisa ke acara yang seperti ini.."


"Haha.. Nikmati saja, kamu akan bekerja di sini.. Setiap hari juga akan melihat keadaan seperti ini."


Mereka berbicara sampai jam sepuluh malam, tiba tiba banyak suara orang sedang melangkahkan kakinya. William menebak kalau acara yang di bawah sudah selesai dan pra tamu sudah menginjakan kakinya dari restoran, dia bilang kepada mereka semua kalau acaranya sudah selesai.


Nia sudah mengantuk dan sekarang sedang menahan matanya agar tetap terbuka, Melody dan ibunya ingin pulang karena tidak enak tetap di sana walau acaranya sudah selesai. Temannya Amelia pun juga ingin pulang karena sudah larut malam, sementara Candy bilang kalau dirinya masih ingin di sana.


Paman Willy naik ke atas dan menemui mereka, dirinya mengucapkan terima kasih karena sudah ikut meriahkan acaranya walaupun tidak ikut acara utamanya. Mereka mengucapkankan terima kasih karena sudah di undang ke acaranya, lalu Melody dan ibunya berpamitan disusul oleh Amelia. William mengantar Nia ke bawah untuk menemui kak Lia, sementara Candy dan paman Willy masih di atas.


William bertemu kak Lia sedang duduk di dapur sambil beristirahat, lalu dia mendekatinya dan menyapanya. Setelah itu dirinya menyerahkan Nia kepadanya karena dia juga ingin pulang, karena sudah berpamitan dia memutuskan untuk pulang lewat depan. Masih banyak pekerja yang sedang bersih bersih, William ingin membantunya namun paman Willy nanti marah kepadanya.


Karena itu dia menghiraukannya dan keluar dari restoran, William berpapasan dengan Melody dan ibunya. Tampaknya mereka belum pulang karena melihat lihat terlebih dahulu apa yang ada di dalam restoran, dia menyapa mereka. Lalu mereka akhirnya pulang bersama.


Saat di perjalanan mereka berbicara bersama tentang acara tadi, ibunya Melody mengucapkan terima kasih lagi kepada William karena sudah mengundangnya. Dia merasa tidak enak karena ibunya Melody berterima kasih terus kepadanya, lalu dia bilang kalau besok William ingin makan siang di tempatnya.


─⋅✧⋅ Terima kasih untuk yang sudah membaca ⋅✧⋅─