Suddenly

Suddenly
with him



*instagram


Min9yu_kim hello let me introduce our New Brandambassador for mingyu cloth, this is @.AraBae from major bussiness management ... are you ready to wear our brand who same model with ara? We wait you order guys , stay tune


Jeon_kook hmmm memang pintar sekali temanku ini


Yugyeom_yug gw mau beli biar couple


Jimin_park okay gyu okay


Jung_chaey cantikk banget kenapa sii 😭😭 


Taehyung_kim tolong tambahin kalo ini taehyung's girlfriend 


Min9yu_kim Taehyung_kim ewhhhhhh*


Taehyung terkekeh membaca balasan beberapa orang di post an gadis nya, jangan marah taehyung benar-benar sudah mengklaim Bae Ara adalah miliknya dan tidak akan Taehyung biarkan gadis itu lolos.


Keluar dari aplikasi instagram laki-laki itu membuka roomchat dirinya bersama Ara, sepertinya menagih hutangnya terdengar seru.


Me 


Bae ..


Kesal kesal seperti itu setidaknya Bae Ara tidak pernah mengabaikan dirinya,bisa dibilang gadis itu lumayan fast respon seperti tokonya mingyu


*Bae 


Mau apa kau?


Me 


Menagih hutangku tentu saja apalagi


Bae


Apa yang kau inginkan?


Me 


Kau,tentu saja apalagi?


Bae


Aku serius kim


Me


Baiklah ayo temani aku keluar, pukul 11 aku jemput di lobby, tidak ada penolakan sampai jumpa nanti*.


Ara mendengus sebal membaca balasan taehyung, okey lebih baik dia mengorbankan hari liburnya agar urusan nya dengan taehyung cepat selesai,tanpa banyak berfikir gadis itu buru-buru memasuki kamar mandi.


**


Taehyung benar-benar tiba dilobby tepat pukul 11, laki-laki itu hari ini membawa motornya karena menurutnya kalau membawa mobil tidak seru menggoda gadisnya itu


" Kim " Taehyung mengangkat kepalanya saat mendengar panggilan dihadapannya,laki-laki itu tersenyum dan kembali memasukkan ponselnya karena gadis yang ditunggu sudah tiba


" Bisa tunggu sebentar aku mau ganti baju " Taehyung mengangkat alisnya dan meneliti pakaian Ara, oh wow gadis itu memakai merek baju yang sama hanya berbeda warna nya saja,kalau taehyung celine hitam Bae Ara memakai celine putih.


" Tidak usah ini terlihat bagus,cepat keburu panas " ara memutar matanya dan berjalan mengekori taehyung


" Pakai, aku malas membawa mobil hari ini. tidak apa kan naik motor " Ara hanya mengangguk dan memakai helm pink yang kemarin juga dipakainya


" pegangan, kalau kau tak pegangan aku tak mau jalan " Ara menggigit bibir bawahnya untuk menahan kekesalan, akhirnya gadis itu hanya memegang baju taehyung yang membuat laki-laki itu mendengus


" Nah, seperti ini. Kalau kau tarik bajuku seperti itu akan melar tau tidak " ucap taehyung sambil mengambil kedua tangan ara untuk dililitkan dipinggangnya


" Cepatlah kim sebelum aku bertambah kesal denganmu " Taehyung terkekeh dan menjalankan motornya.


Ara benar-benar kesal pasalnya di sepanjang jalan kim taehyung ikut menggenggam tangannya yang bertengger manis dipinggang lelaki itu, ara sudah beberapa kali mencubit lelaki itu tapi dengan menyebalkannya lelaki itu hanya tertawa, ya tuhan bisakah hari ini berlalu dengan lebih cepat.


" Kau mau ngapain kesini? " Tanya ara saat keduanya memasuki sebuah mall besar


" Sepertinya menonton seru " memang seru,tapi bagi Ara lebis seru lagi jika dia pergi sendiri atau dengan Chaeyeon. Bukan malah dengan lelaki ini.


" omong-omong kim  bisa tidak kau lepaskan tanganku, kau benar-benar menguji kesabaranku hari ini " ucap ara sambil mencoba melepaskan jari-jari yang tertaut dengan taehyung


" Tidak mau aku suka seperti ini biarkan saja " brengsek. Oke Ara tahan,berdoa saja semoga hari ini cepat berlalu dan dirinya terlepas dari Taehyung


Taehyung benar benar pergi untuk membeli tiket, ara hanya diam saja dibelakang Taehyung sambil sesekali memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang. Mall memang sangat ramai hari ini mengingat ini adalah akhir pekan dan malamnya untuk anak muda menghabiskan waktu dengan para kekasihnya.


" masih 1 jam lagi mau makan dulu tidak? " Tanya taehyung sambil menyerahkan 2 tiket untuk dimasukkan Ara kedalam sling bagnya


" lebih baik makan dulu, asal kau tau saja tadi aku baru bangun dan langsung bergegas tanpa menyentuh sarapanku " Ucap ara dengan sebal yang membuat taehyung terkekeh dan mengusap kepala gadis itu


" Serius kim kau benar-benar menguji kesabaran ku hari,cepatlah aku sudah sangat lapar " Ucap ara sambil memukul tangan taehyung yang mengacak rambutnya,taehyung terkekeh dan kembali menggenggam tangan ara untuk mengajak gadis itu makan.


Taehyung tersenyum lembut saat memperhatikan ara yang sedang makan dengan lahap dihadapannya,pipinya yang tembam tambah menggembung lucu karena gadis itu yang memasukkan banyak nasi membuat taehyung sangat gemas.


" Kau lucu sekali si,jadi kekasihku ya " ara yang hendak mengambil daging yang dibakar taehyung jadi berhenti


" astaga kim stop talking nonsense " ucap ara dengan wajah i am so done nya. Dirinya sudah benar-benar done dengan Taehyung dan segala tingkah laku lelaki itu.


" Aku serius,pokoknya kau sekarang adalah pacarku "


" Aku sudah punya pacar Kim " tentu saja itu hanya akal-akalan ara agar lelaki didepannya diam. Sudah Ara bilang kan tugas kuliah saja sudah pusing apalagi ditambah harus mengurus orang lain yang berstatus kekasihnya. Ara tidak mau ribet


" tinggal kau putuskan atau aku juga tidak masalah jadi selingkuhanmu "


" Demi tuhan kim taehyung " ucap ara sambil memijat pelipisnya, bagaimana bisa dirinya bertemu lelaki macam Taehyung ini


" Yasudah pokoknya aku tidak perlu persetujuanmu kau adalah kekasihku mulai sekarang " ara mengangkat tangannya tanda menyerah


" Terserah kau saja lah aku pusing sekali berurusan denganmu, cepat bakar kembali dagingnya aku lapar "


" Baiklah sayang "


" yakk!!!! "


**


Ara mendelik sebal pada taehyung yang berjalan didepannya dengan kondisi yang sama seperti nya,hampir basah kuyup. Iya tadi sehabis makan malam dan pulang,hujan turun tiba-tiba ditengah jalan dan taehyung dengan keras kepalanya bilang tidak mau berhenti karena apartemen dirinya sudah dekat dan sialnya hujan pun bukannya malah mengecil tapi semakin besar.


" masuklah aku ambilkan handuk untuk bilas " disinilah ara, didalam apartemen taehyung yang jaraknya lumayan dari tempat mereka makan tadi, gadis itu cukup tau diri untuk tidak duduk disofa taehyung melainkan duduk dilantai kamarnya.


" Astaga kenapa disitu kan dingin, ini pakai saja kaos ku " Ara mengambil handuk dan kaos putih bergambar kartun buzz yang diserahkan oleh taehyung


" Omong-omong apa dalaman mu basah? " Tanya taehyung sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu,Ara memutar mata nya sebal. Maklumi saja Ara sudah sangat lelah karena menghabiskan hampir setengah harinya bersama Taehyung,serius itu cukup menguras tenaga yang banyak.


" kakakku sepupuku meninggalkan se set pakaian dalamnya, masih baru belum dibuka. Kalau kau mau menggunakannya aku ambilkan "


" Hmmm yasudah boleh nanti aku gantikan yang baru " ucap ara


" Tidak usah tidak papa sebentar " Ara hanya mengangguk dan kembali menunggu taehyung yang kembali membuka lemarinya


" Ini, pakai saja sabun dan shampoo ku. Sikat gigi baru ada didalam laci aku tunggu disini kalau ada apa-apa kau bisa teriak " Ara hanya mengangguk lalu bergegas menuju kamar mandi milik taehyung.


Taehyung menunggu ara disofa yang ada di kamarnya,lelaki itu sudah melepaskan pakaian basahnya dan menggantinya dengan bathrobe.


Setelah nunggu lumayan lama ara menunjukkan batang hidungnya sambil menggosok-gosok rambut panjangnya, dirinya mendapati taehyung yang sedang fokus dengan ponselnya itu.


" kim aku sudah rapi, omong-omong maaf aku memakai banyak shampoo mu kau lihat sendiri kan sepanjang apa rambutku " Taehyung meletakkan ponsel dinakas lalu bangkit dan terkekeh


" Santai saja, kemari " Ara diam dan mengangkat alisnya heran, dengan gemas taehyung menarik tangan gadis itu dan mendudukkan ara dipinggir kasur.


" Kau mau macam-macam denganku Kim? " Tanya ara dengan pandangan curiga,lihat saja kalau beneran mau macam-macam Ara tidak akan pikir dua kali untuk menendang Taehyung.


" Astaga tidak, aku hanya mau mengeringkan rambutmu dengan hydryer "


" Astaga aku bisa sendiri kau fikir aku anak bayi, sudahlah lebih baik kau mandi sebelum kau terkena flu dan teman-temannya "


" Aku akan mandi setelah selesai denganmu "


" Astaga Kim "


" Astaga Bae "


" Ya tuhan lakukanlah semaumu " Taehyung tersenyum lebar saat dirinya berhasil memenangkan perdebatan,tanpa menunggu lama taehyung mulai mengeringkan rambut panjang Ara. Gadis dihadapannya itu hanya terdiam dan memejamkan matanya.


" cah, sudah selesai "


" terimakasih Kim, btw bisa kau nyalakan ac aku kalau habis mandi panas " Taehyung mengangguk dan menyalakan ac nya.


" Kim aku pinjam kasurmu sebentar " Ucap ara sambil meraih ponselnya dan merebahkan tubuhnya,biar saja biar Taehyung kesal dirinya suruh-suruh.


" Iya sayang,anggap saja rumahmu " Sial tidak mempan ternyata, Ara berdecak dan memberikan taehyung gestur mengusir dengan tangan nya, yang dibalas dengan kekehan oleh lelaki itu.


**


Taehyung keluar dari kamar mandi setelah hampir memakan waktu setengah jam, dirinya dibuat terkejut saat melihat ara sudah tidur dengan pulas didalam balutan selimutnya. Taehyung berjalan sangat pelan menuju balkon untuk menjemur handuknya, hujan didepan malah tambah membesar jadi mungkin sebaiknya dia membiarkan ara menginap ditempatnya.


Setelah Menaikkan suhu ac laki-laki itu mengambil tempat kosong disamping ara, oke taehyung tidak bisa tidur di sofa dan kamar nya hanya terdapat satu saja,jadi seranjang dengan Ara adalah pilihan terakhir. Laki-laki itu memiringkan tubuhnya untuk menatap ara yang kelihatannya sudah benar-benar pulas, nafas gadis itu hangat dan teratur beradu dengan nafas taehyung.


" menggemaskan sekali si " bisik taehyung, dengan hati-hati taehyung menyelipkan lengannya dibawah leher Ara dan menarik gadis itu agar lebih dekat dengan dada nya.


" Kim kau ingin mati " Bisik ara dengan mata yang masih terpejam, Taehyung terkekeh dan meletakkan dagunya dipuncak kepala ara menghirup aroma shampoo nya yang ada dirambut halus ara


" Sudah tidur kau pasti lelah, hujan semakin besar lebih baik kau bermalam disini "


" padahal kau bisa mengantarku dengan mobil, kan katanya kau punya mobil " ucap Ara dengan mata terpejam. Sebenarnya dia sudah ngantuk sekali,tapi keberadaan Taehyung disampingnya benar-benar membuat posisinya terancam


" tidak mau aku lelah, lebih baik kita tidur saja " ucap taehyung sambil menarik Tubuh mungil ara lebih dekat dan mengecup puncak kepala gadis itu


" Tapi Kim bisa tidak kita tidur tidak seperti ini, terasa aneh " ucap ara sambil mencoba melepaskan tubuhnya dari pelukan taehyung yang mana membuat pelukannya semakin kencang


" tidak bisa, aku suka seperti ini. Makanya kau harus terbiasa mulai dari sekarang agar tidak aneh. Karena aku suka tidur sambil pelukan dengan kekasihku "


" Aku bukan kekasihmu Kim "


" pokoknya kau kekasihku aku tidak perlu persetujuan dirimu. Sudah tidur "


" yeah whatever Kim "


** 


Ara menggeliat saat merasakan seseorang menganggu tidurnya.


" Yak Kim ini masih pagi kau mau mati? " Ucap ara sambil mencoba mendorong kepala taehyung yang tenggelam dilekukkan lehernya


" diamlah aku masih mengantuk " ucap taehyung sambil merapatkan kembali tubuhnya, ara mendengus sebal dan mengambil ponselnya dinakas. Ternyata tidak ada pesan hanya dari Kim Mingyu yang meminta dirinya datang pukul 10 nanti


Cup


Ara dibuat terkejut saat taehyung mengecup tengkuknya


" yakk brengsek kau benar-benar mau mati rupanya ak ... yak kim pindahkan kaki mu " Taehyung terkekeh saat kaki besarnya mengunci pergerakan Ara yang ingin menendang dirinya itu.


" Baiklah baiklah aku lepaskan tapi kau diam dulu " Ara menurut dan membiarkan taehyung melepaskan dirinya lalu


Plakk


" Kau rasakan itu Kim " taehyung meringis saat Ara menampar pipinya, tidak tenang saja itu tidak kencang Ara masih ada rasa kasihan dengan lelaki itu,bagaimanapun dia sudah berbaik hati menampung Ara disini walaupun itu juga karena kesalahan Taehyung.


" Mau sarapan apa? Biar aku pesankan " ucap taehyung sambil turun dari kasur dan mengambil ponselnya. Ara ikut bangun dan menguncir seluruh rambutnya menjadi bun asal.


" kau tidak punya sesuatu yang bisa dimasak memangnya? Aku masakan kalau ada yang bisa dimasak " Taehyung mengangkat bahunya dan berjalan menuju dapur,Ara hanya mau berterimakasih dengan memasakkan beberapa makanan untuk Taehyung.


" astaga kasihan sekali dirimu kim kulkas hanya berisi soju, yasudah kau pesan sajalah " Taehyung menggaruk tengkuknya


" nanti aku isi kulkasku jadi kau bisa memasak saat kesini "


" siapa yang akan kesini lagi memangnya? Aku? Oh tidak terimakasih Kim " benar,ini adalah yang pertama dan terakhir untuk Ara. Tidak akan dia kemari lagi


" yasudah kalau begitu aku yang ketempat mu, cepatlah kau ingin makan apa? "


" Aku ingin omlet kim, kimbab juga apa ada? " tanya ara sambil mendekati Taehyung untuk melihat menu makanan diponsel laki-laki itu


" ada, apa lagi? "


" dumpling seperti nya enak tambah lagi kim " Taehyung terkekeh dan menuruti gadis itu


" totalnya berapa nanti aku ganti kim " tanya ara penasaran, Taehyung tersenyum miring


" Ra-ya " Ara mendongakkan kepalanya karena tinggi gadis itu hanya sebatas ketiak Taehyung


" kenapa kim? "


Cup


Taehyung mengecup sekilas bibir pucat ara


" Aku sudah mendapat bayaranku, kau tunggu ya aku mau mandi byeee " 


" yakkk kemari kau bajingan "


" hahahahahhaha "