Suddenly

Suddenly
Late



Ara mendengus sebal sebab pagi ini dirinya kesiangan bangun padahal kelas yang harus didatangi mulai pukul 9, tak henti henti hatinya mengutuk kelas yang didatangi yang terbilang lumayan jauh dari gedung utama itu, demi tuhan jika dosennya pagi ini tidak killer Ara sudah berjalan dengan santai tapi kenyataannya menyedihkan.


" Bae " Ya tuhan ara sedang kesal, dirinya hanya terus berjalan cepat tak menghiraukan panggilan taehyung


" Ayo naik  aku antar ku pikir kelas nya akan segera dimulai jika kau masuk pukul 9 " Ara memberhentikan langkahnya dan menatap Taehyung yang sedang mengendarai motornya, tanpa basa basi gadis itu naik dan menepuk pundak taehyung


" tolong cepat kim " Taehyung terkekeh dan menyerahkan helm pink ke gadis dibelakangnya


" Kim tak perlu ini sudah tinggal dikit lagi "


" hey safety first mau dekat atau jauh kau harus memakainya "


" astaga baiklah,cepat jalankan motormu "


Tidak ada yang berbicara selama perjalanan apa yang kalian harapkan ini bukan perjalanan yang jauh.


" Ini helm mu, terimakasi sudah menghemat waktu ku " ucap ara saat sudah tiba didepan gedung kelasnya hari ini


" Kau tau kan ini tidak gratis? " Ara menahan kekesalannya memang brengsek sekali Taehyung ini, untung saja Ara cukup tau diri karena lelaki itu sudah menyelamatkannya walau hanya sedikit


" Baiklah kau kirim saja pesan apa maumu, aku sudah tidak ada waktu terimakasi sekali lagi " begitu saja tubuh mungil itu berlari meninggalkan taehyung yang tersenyum memperhatikan punggung kecil Ara


**


Taehyung sedang merokok bersama Jungkook dan kawannya yang lain, maksudnya ada Park Jimin, Joshua Hong, Jung Jaehyun oke masih banyak tidak mungkin juga disebut semua disini, pokoknya jika lelaki itu tampan dan populer di lingkungan kampus sudah pasti akan kenal dan bergaul dengan kim Taehyung.


" Eoh bukankah itu Bae Ara? " Tanya jungkook sambil mengarahkan dagunya ke arah parkiran yang dimana terdapat Ara dan seorang laki-laki berperawakan tinggi


" Kurasa itu Kim Mingyu " Ucap Jaehyun, Taehyung menyipitkan matanya dan memperjelas pandangannya untuk mengetahui apa yang dilakukan gadis itu


" Kurasa mereka sudah mulai menjalankan tugas Profesor Sehun " Ucap jungkook sambil mengepulkan asap rokoknya itu


" Oh kau tidak satu kelompok lagi dengannya? " Tanya Taehyung " Tidak, gadis itu sudah benar-benar membenciku. Tadi kami sudah satu kelompok tapi dia meminta tukar melihat profesor Sehun gampang diajak kompromi "


" Kau, ada hubungan dengannya? " tanya park Jimin teman sejurusannya itu yang dibalas kekehan oleh Taehyung


" Kim " panggil ara bermaksud untuk memanggil Mingyu yang disahuti oleh suara yang berat dan serak


" Iya kenapa Bae? " balas taehyung sambil memadamkan rokoknya yang sudah tinggal sedikit itu


" Aku memanggil Mingyu, kau fikir hanya kau yang bernama Kim " balas Ara dengan raut kesal, yang membuat Mingyu ikut terkekeh


" Sebentar Ra-ya aku mau meminjam memori kamera Jaehyun memoriku sudah penuh " gadis itu hanya berdecak, tanpa aba-aba pergelangan tangannya ditarik Taehyung dan didudukan gadis itu disampingnya


" Kalian sedang mengerjakan apa? " Tanya Taehyung ke arah Mingyu lelaki itu tidak mau menoleh ke arah Ara sebab dia dapat melihat dari ekor matanya bagaimana Ara memandangnya sengit yang mana membuat Taehyung sungguh gemas.


" biasa pelajaran target pasar profesor Sehun untung saja aku sudah memulai usahaku hanya tinggal menjangkau pasarnya lebih luas lagi dengan memanfaatkan wajah cantik partnerku " Ara memutar matanya sebal oke setidaknya Kim Mingyu lebih baik daripada Jeon Jungkook


" Kim cepatlah aku ada janji dengan temanku sore ini dan hey bisakah kau lepas tanganku? " Taehyung hanya melirik dan kembali menempatkan tangan kecil itu ke atas pahanya, astaga jika ini tidak ramai ara sudah mengeluarkan umpatannya


" Wow ada benarnya juga, harusnya tadi aku tidak melepasmu begitu saja mengingat ada keuntungan yang bisa ku dapat " Ucap Jungkook sambil memberikan Ara kerlingan mata yang membuat Ara mendengus


" Sorry Jeon aku tidak suka bergabung dengan kelompok atau orang yang merepotkan serta menyebalkan " semua tergelak, sungguh baru kali ini ada yang menolak pesona lingkup pertemanan mereka


" Nah sudah, ayo Ra cari tempat yang mendukung wajah cantikmu itu. Aku tidak sabar untuk mengumpulkan pundi-pundi uang dari hasil penjualan " dengan susah payah ara menarik tangannya dan bangkit dari duduknya


" Kau tau kan kim semua didunia ini tidak ada yang gratis? " Ucap ara dengan nada menyindir yang membuat Taehyung terkekeh karena dirinya ingat percakapannya pagi tadi


" astaga tentu saja, kau akan mendapatkan pakaian yang kau iklankan bukankan itu sudah saling menguntungkan? "


" baiklah bisa kuterima "


" Jae pinjam dulu nanti kalo sudah kukembalikan padamu, ayo cepat keburu panas tempatnya " lelaki kim itu pamit kepada temannya dan menarik bahu ara untuk segera pergi, Kim mingyu dan kebiasaannya merangkul gadis yang lebih pendek darinya benar-benar menggangu mata taehyung


" Yakk Kim Mingyu perhatikan tanganmu " Mingyu menoleh dan terkekeh serta melepaskan rangkulannya itu


" Astaga jadi kau benar-benar ada hubungan dengannya " Ucap Joshua yang hanya dibalas senyuman tipis