
Ara sedang makan dikantin bersama teman wanitanya, Hey apa kalian fikir Ara gadis yang tidak memiliki teman? Apa kalian juga berfikir tidak ada yang mau mendekati Ara karena gadis itu sangat jutek? Well buang jauh-jauh pemikiran itu karena Ara adalah sosok gadis yang hangat diantara teman-temannya, gadis itu hanya berubah galak dan menyebalkan saat berhadapan dengan orang yang dia tidak sukai atau membuat dirinya jengkel, seperti Jeon Jungkook misalnya.
" Ya kau mengenal Taehyung sunbae? " Tanya Jung Chaeyon yang duduk disamping Ara
" Kenapa memangnya? " Ara merasa tidak harus menjawab kalau dirinya kenal, karena definisi kenal yang Ara anut beda dengan apa yang Chaeyeon anut, kalo menurut Chaeyeon saat seseorang sudah tau nomor ponsel kita itu sudah termasuk kenal, sedangkan menurut Ara kenal itu seperti sudah hangout bareng, jadi dalam kasus ini dia tidak mengenal taehyung meskipun mereka sudah saling menghubungi
" Dia melihat ke arahmu terus sedaritadi, kupikir kau kenal dengannya " Ara tak menggubris hanya terus memakan makanannya " Tidak, mungkin kau salah tangkap "
" Ah ya sepertinya, Omong-omong habis ini mau temani aku tidak? "
" Mau kemana? "
" Merk lipstick kesukaan ku baru saja mengeluarkan shade baru,aku suka beberapa dan mau membelinya, bagaimana mau tidak? " ara berfikir sejenak, mengingat apakah ada tugas untuk besok namun seingatnya tidak ada jadi bersenang-senang sebentar tidak apa la, lagi pula gadis itu baru ingat liptint nya juga sudah habis " Oke, aku bayar dulu "
" sekalian punyaku nanti ku ganti " Ara hanya mengacungkan jarinya berbentuk oke dan berjalan menuju kasir, antrian pembayaran benar-benar ramai dan ara semakin di buat kesal karena hari ini sangatlah panas. Gadis itu mulai mengumpulkan seluruh rambutnya menjadi satu bun besar lalu mengikatnya, ahh sungguh terasa sangat ringan dan lebih sejuk membuat gadis itu memikirkan untuk memotong rambutnya yang sudah panjang itu.
" Aww " pekik ara saat seseorang menarik ikatannya, memang tidak kasar hanya saja ada beberapa rambut yang ikut tertarik. Gadis itu memutar tubuhnya dan dibuat terkejut saat melihat senyum kotak Taehyung.
" Apa yang kau lakukan? " Tanya Ara sambil merapikan kembali rambutnya
" Kunciranmu lucu kurasa aku menyukainya,buatku ya yang ini " Ara mengernyit heran, laki-laki ini kenapa si
" Ambillah aku masih banyak " Ucap Ara masa bodo, serius dia sudah malas sekali para gadis didepan barisannya menoleh kebelakang dan memperhatikan perdebatan mereka. Well tidak sih Ara yakin mereka sedang menganggumi sosok Kim Taehyung yang malah terlihat menyebalkan dimata Ara,bahkan saat dia hanya bernafas. Pokoknya Ara sudah kesal dengan Kim Taehyung seperti dia Kesal dengan Jeon Jungkook
" Baiklah terimakasih " Ara hanya diam dan dengan sabar menunggu gilirannya membayar,rasanya dirinya ingin cepat-cepat pergi menghindari Taehyung yang berada dibelakang
" Bibi ini bonku " Ucap Ara sambil menyerahkan bon, saat gadis itu tengah mencari dompetnya Taehyung mendorong bahu kecil itu dan menyerahkan bon nya
" Yakkk !!! " pekik ara
" Bibi gabung saja punyaku dan dia, ini aku bayar pakai kartu " Ara membuka mulutnya
" apa yang kau fikir sedang kau lakukan Kim, Bibi tidak usah aku bayar sendiri bon ku "
" Bi cepat 2 bon,aku buru-buru ada kelas " Bibi kasir hanya mengangguk dan buru-buru menggesek kartu Taehyung
" Kim apalagi sekarang,sialan " Ucap Ara dengan emosi, Taehyung memutar tubuhnya dan menghadap ara yang berdiri disampingnya lalu tersenyum jenaka,senyum yang Ara benci
" Bae aku tidak suka kau berkata kasar diluar,kau hanya boleh mengucapkan kata itu saat kita diranjang " Ara benar-benar membuka mulutnya lebar-lebar, semua pasang mata sudah menatapnya dengan Taehyung sebab laki-laki itu berbicara dengan suara kelewat lantang. Apa katanya tadi? Ranjang? Sialan Kim Taehyung benar-benar sialan.
" Kau "
" Iya aku,sudah ya aku ada kelas hari ini. Sampai jumpa nanti " sekali lagi ara dibuat tercengang saat Taehyung mengecup pipinya tiba-tiba lalu laki-laki itu lari meninggalkan ara dengan kekesalannya.
" Yakkk !! Brengsek "
" yaya I love you too, Bae "
Astaga.
**
" Chae cmon aku tidak ada urusannya dengannya, dia sinting dan brengsek karena menciumku ditempat umum, tidakkah kau lelah terus bertanya hal yang sama " Ucap Ara sambil melihat beberapa liptint dari merk favoritnya
Chaeyeon menatap Ara curiga “ kau tidak benar-benar berbagi ranjang dengannya kan? Atau kalian menjalankan hubungan di belakang apa ya namanya,ah back street “
Ara mengusap wajahnya kasar dan menarik napas dalam-dalam ” Tidak Chae, tidak keduanya. Dia benar-benar gila tidak bisakah kau melepaskan dan percaya denganku? Aku ini temanmu kalau kau lupa “ Chaeyeon menghela nafas dan memasukkan beberapa lipstick dengan shade berbeda kedalam keranjangnya yang hampir penuh itu
" Ya baiklah aku percaya, awas saja sampai aku tau kau ada hubungan dengannya " Balas Chaeyon dengan sengit
" memangnya kenapa si? Kau menyukainya? " tanya ara penasaran
" bukan seperti itu ara, kau tau dia sungguh tampan dan banyak digilai, aku hanya tidak mau kau berurusan dengan fans nya " tampan apanya,menyebalkan sih iya.
" Cmon kuliah dan seluruh tugasnya sudah membuatku pusing, aku tidak mau mencari gara-gara lagi dengan berhubungan dengannya serta fans nya itu aku tidak gila "
" Baiklah baiklah ku pegang omonganmu. Cepat ambil beberapa make up yang kau butuhkan aku sedang baik hati padamu " Chaeyon dan kebaikan hatinya adalah hal yang ara suka
" Hey tidak usah, lagipula kakakku yang tampan baru saja mengirimi ku uang untuk keperluan make up dan Jajanku lain kali saja kau traktir aku ya " Chaeyon mendengus yang mana membuat ara terkekeh.
Selagi menunggu Chaeyon membayar belanjaannya Ara pergi ke toko samping untuk antri membeli bubble tea favoritnya, dirinya dan Chaeyon benar-benar klop dalam hal apapun.
*Drrtt ... Drrtt
Kim Taehyung
Kau berhutang padaku Bae,ingat*.
Astaga bahkan pesan dari Taehyung sudah membuat mood nya hilang untuk minum bubble tea
*Me
Kirimkan nomor rekening mu aku akan ganti sekarang juga
Kim Taehyung
Tidak mau aku akan menagihnya lain waktu, jadi jangan harap kau bisa hilang sebelum membayar hutang mu Bae
Me
Brengsek
Kim Taehyung
Baiklah sampai jumpa aku juga mencintaimu*
Oke Ara rasa dirinya sudah mulai gila sekarang. Dan kehidupannya tidak akan tenang seperti sedia kala. Kim Taehyung benar-benar ancaman buatnya.
Jeon Jungkook sialan, ini adalah ulahnya sehingga dirinya bisa bertemu Taehyung astaga kenapa daftar orang yang menyebalkan bertambah lagi dia fikir Jeon Jungkook hanya satu-satunya, rasanya ara ingin menghilang saja.