
"Hati hati bunda..!!", seru Sanum.
"Iyaa sayang..!!, ini bunda udah hati hati...!!", ucap Zivana masih fokus mengemudikan mobilnya.
"Biar aku aja yang bawa sayang", ucap Marsel merasa tak nyaman, lebih tepatnya merasa ketakutan.
"Gpp mas, aku bisa", ucap Zivana menambah kecepatan mobilnya.
"Nah, kan...!!, mulai bundamu Num...!!", seru Marsel berpegangan dengan eratnya.
"Udah lama aku gak pernah gini mas..!!, sekali aja ya..!!", seru Zivana terus bersemangat mengemudikan mobilnya.
"Sejak kapan bunda bisa kebut kebutan kayak gini..!!", tanya Sanum heran, karna ia hanya tahu bahwa bundanya seorang wanita rumahan dan lemah lembut.
"Ayah naik mobil justru bunda dulu yang ngajari", ucap Marsel.
"Jangan di tiru ya sayang..!!, ini hanya untuk orang dewasa aja", ucap Zivana tersenyum.
Tiba tiba Zivana menginjak rem secara mendadak membuat mobil berputar ke sisi jalan raya.
"Astagfirullah...!!, kamu gpp Sayang...!!, mas kamu gpp..??", seru Zivana segera melihat kondisi Sanum dan suaminya.
"Udah aku bilang, aku aja yang nyetir..!!, kasian kan Sanum", seru Marsel khawatir mengecek kondisi Sanum
"Bukan gitu mas, tapi ituuuu..!!", seru Zivana menunjuk ke arah depan mobil mereka.
Seketika Marsel dan Sanum pun ikut terkejut melihat siapa yang menghadang jalan mereka.
"Mau apa lagi sih dia...??", seru Marsel.
Pandangan Zivana seketika berfokus pada kotak musik yang berada di pangkuan Sanum.
Melihat pandangan sang istri, Marsel tahu, bahwa mungkin mami Morra menginginkan kotak musiknya.
"Kembalikan...!!", teriak mami Morra sembari berdiri di tengah jalan.
"Sayang...!!, sini sama bunda..!!", seru Zivana mencoba melindungi Sanum dari mami Morra.
"Gimana sekarang yank...!!", ucap Marsel gelisah.
"Aku juga gak tau...!!", ucap Zivana semakin erat memeluk Sanum.
Lalu tiba tiba Fitri dan Nur muncul dihadapan mami Morra.
"Minggir...!!, gara gara kamu milikku yang berharga semua hilang..!!", seru mami Morra marah melihat kemunculan Fitri dan Nur dihadapannya.
"Masyallah Nur..!!, hati hati sayang..!!", seru Zivana dari dalam mobil.
"Jangan serakah mi....!!, gak baik..!!", ucap Fitri meledek.
"Kamu kejam mami Morra...!!, bahkan ibumu sendiri kamu bantai..", seru Nur emosi mengingat peristiwa masa lalu yang ia telah lihat.
"Harusnya kamu tobat mi", ucap Fitri.
"Tobat...!!!, kenapa aku harus tobat...!!, aku ini orang benar..!!, aku melakukan yang benar..!!, didunia ini hanya ada 2 tipe manusia, manusia yang berguna dan tidak, aku hanya menyingkirkan mereka yang tak berguna agar bermanfaat bagiku, paham...!!", seru mami Morra.
"Kau anggap kami apa...!!", teriak Fitri marah, karna sekali lagi merasakan tak dihargai keberadaannya oleh mami nya sendiri.
"Hei...!!, jangan membentakku..!!", seru mami Morra mencoba menyerang Fitri dan Nur.
Fitri dengan sigap berbalik menyerangnya.
"Kamu bawa keluargamu pergi", ucap Fitri pada Nur.
"Tapi Fit...!!", ucap Nur.
"Cepat pergi..!!", seru Fitri sembari terus menghadapi serangan serangan mami Morra.
Seketika Nur menghilang dan muncul kembali di dalam mobil Zivana.
"Nur...!!", seru Sanum lega melihat Nur disampingnya.
"Nur disini..??", ucap Marsel berharap bisa melihat Nur.
"Kita gak punya banyak waktu, kita harus pergi dari sini", ucap Nur mencoba menjalankan mobil dengan kekuatannya.
"Gerak sendiri sayang..!!", seru Marsel heran melihat mobilnya melaju tanpa di kemudi.
"Kita percayakan pada Nur ya", ucap Zivana menenangkan Marsel.
"Jangan pergi...!!", teriak mami Morra berniat mengejar mobil Zivana, tetapi di hadang oleh Fitri.
"Urusanmu buka dengan mereka...!!", seru Fitri terus menyerang mami Morra saat ia lengah.
Akhirnya serangan Fitri berhasil mengenai punggung mami Morra yang terus ingin mengejar mobil Zivana.
"Arrrrkkkkk..!!", teriak mami Morra kesakitan, lalu tiba tiba tubuhnya membungkuk dan tidak bisa lagi berdiri tegap.
"Jika saja kamu bisa menjadi ibu dan manusia yang lebih baik...!!", seru Fitri menghilang dari tempat itu.
"Kenapa dengan punggungku..??, arrkkkkk..!!", rintih mami Morra ikut menghilang dari sana.
____
Salam para pembaca dan othor sekalian....😊.
Mohon dukungannya ya disemua karyaku.
Jika berkenan mohon mampir di karya terbaruku, Kiandra, untuk lomba pengembangan diri.
Terima kasih,😘😘....semoga kita semua sehat selalu....