Holding The Heart

Holding The Heart
BAB 72 : Mengutamakan Kesembuhan Elle



Penelope duduk terdiam membiarkan saja air matanya jatuh membasahi pipinya yang tirus, di ujung ruangan juga ada Bryant yang terdiam setelah mengatahui semua tentang Elle. Awalnya Penelope jelas menyalahkan Jarvis untuk semua kesakitan yang di rasakan oleh Elle hingga membuatnya begini, tapi setelah di pikirkan lagi, dia juga bersalah, dia juga orang yang membuat kakak nya menjadi seperti sekarang ini.


Penelope menatap Elle yang terdiam tak mengatakan apapun, dia menggenggam erat tangannya sendiri dengan segala rasa sakit di hatinya.


" Biarkan aku membawa kakak ku pulang, aku dan Ayah ku akan merasa kakak ku dengan baik hingga dia sembuh. "


Jarvis menatap Elle yang tak memberikan ekspresi apapun, dia duduk diam tak terlihat ingin ingin menanggapi ucapan adiknya sendiri.


" Bisakah biarkan aku saja yang merawatnya? Dokter terbaik sudah bersedia membantu untuk mengobati Elle, sebentar lagi dia juga akan datang untuk memeriksa Elle. Kami sedang mengupayakan yang terbaik agar Elle bisa sembuh, itu adalah yang paling penting bukan? Kalau memang kalian ingin menghukum ku, maka aku akan menerimanya, tapi sekarang biarkan aku merawat Elle sampai dia benar-benar sembuh. "


" Bagaimana mungkin aku bisa mengiyakan permintaan kak Jarvis setelah apa yang kak Jarvis lakukan? Aku juga bersalah, tapi luka itu semua kak Jarvis yang memberikannya. Kak Elle pasti kesulitan melupakan masa lalu kalau di dekat Kak Jarvis, jadi biarkan aku membawa kak Elle. "


" Aku mengerti sekali kekhawatiran mu, tapi untuk kali ini, sekali ini saja biarkan aku melakukan semua yang aku bisa untuk menyembuhkan Elle. Jika masih saja- "


" Kak, berhentilah menunjukkan perhatian yang seperti itu, kakak ku pasti akan sangat tersiksa. Pertama kak Jarvis datang dengan kesan yang baik, kemudian berubah menjadi sangat jahat mematahkan kesan pertama kalian bertemu, lalu sekarang kakak mencoba untuk membangun kesan baik itu lagi, apa kak Jarvis tidak merasa seperti sedang mempermainkan perasaan kakak ku? "


Jarvis kembali menatap Elle yang masih saja diam.


Penelope bangkit dari duduknya, dia bersimpuh untuk menatap kakak nya dengan hangat, tersenyum seraya menggenggam kedua tangan kakak nya.


" Kak, bagaimana kalau ikut aku pulang? Kita bisa bersama-sama, menceritakan banyak hal, melakukan kegiatan yang kita sukai bersama, kakak mau kan? "


Elle terdiam menatap kedua bola mata adiknya yang bisa dia rasakan betapa hangatnya. Sayang, keadaannya saat ini benar-benar tida ingin dia tunjukan kepada Ayahnya. Elle melepas tangannya dari genggaman tangan Penelope.


" Kak? " Penelope menatap dengan tatapan kecewa, mungkinkah kakak nya juga masih tidak ingin membuatnya merasa terbebani, dan tidak ingin Ayahnya mengetahui keadaannya sekarang?


" Sepertinya dia tidak ingin Ayah kalian khawatir. " Ujar Jarvis yang bisa melihat maksud itu karena dia tahu benar bagaimana Elle yang begitu menyayangi Ayah juga adiknya.


Penelope terdiam dengan wajahnya yang menunduk. Dia mengangguk pasrah karena membujuk Elle juga bukan hal yang mudah untuknya.


" Kak, aku akan sering datang kesini, aku juga akan membantu menjaga kakak, boleh kan? "


Penelope tersenyum meski sebenarnya dia ingin sekali menangis, dia tahu kakak nya tidak akan menjawab satu pun pertanyaan yang dia tanyakan, jadi sekarang dia hanya bisa mengartikan sendiri.


" Elle, jika semuanya terasa sulit, maka cobalah untuk berbagi dengan orang lain yang kau percayai, jangan memendam sendirian oke? Ah, aku lupa menanyakan padamu karena situasi kita belakangan ini agak tidak jelas. Bulgo, dia akan segera menjadi Ayah. "


Elle tersenyum, reaksi itu benar-benar membuat Jarvis terkejut sekali. Kenapa begitu mudah untuk Elle tersenyum kepada Bryant? Mungkin kah Elle memiliki perasaan khusus untuknya? Jika iya bagiamana dia akan menghadapi ini?


" Pasangan Bulgo memang hanyalah anjing biasa yang berbulu tebal dan panjang, tapi dengan perawakan Bulgo yang tinggi besar itu, bukankah akan membuat penasaran, kira-kira mirip siapa ya? Hah! Tidak mungkin mirip dengan ku kan? Aku memang Kakek dari anaknya Bulgo, tapi aku kan bukan spesies anjing? "


Elle terkekeh pelan membuat Jarvis semakin sedih, sementara Penelope merasa begitu senang. Ternyata kakak nya masih bisa merespon dengan baik untuk hal-hal yang dia sukai, tidak separah yang dia pikirkan rupanya.


" Tuan, Dokter datang untuk memeriksa keadaan Nona Elle. " Ucap Eliza menyela pembicaraan mereka karena menurut Eliza kesehatan dan pulih nya Elle adalah yang utama.


'' Baiklah, maaf karena harus mengentikan pembicaraan kita ini, tolong biarkan aku membawa Elle masuk dan memeriksa keadaan Elle. " Ucap Jarvis seraya menuntun Elle untuk bangkit dan membawanya masuk menuju kamar.


Sebenarnya Penelope benar-benar ingin ikut dan mendengarkan semua yang di ucapkan oleh Dokter nanti, tapi sepertinya itu tidak perlu juga karena dia sudah cukup melihat keadaan Elle tadi dan dia juga yakin benar kakaknya akan baik-baik saja. Penelope berjanji di dalam hati, dia akan membantu pemulihan kakaknya, fokus untuk itu, sementara urusan Jarvis akan dia bicarakan dengan kakaknya setelah kakaknya benar-benar sembuh total.


Di dalam kamar.


Setelah mengecek tekanan darah Elle, detak jantung dan beberapa lainya, Dokter membicarakan tentang bagaimana Elle hari ini.


" Elle sudah bisa merespon, tapi hanya tentang anjing saja. Semalam dia juga menangis, bukan menangis karena anjing aku yakin, tapi dia seperti sedang mengisi kepedihan yang pernah dia alami. Dokter, apakah jika Elle terus bersama ku dia akan sulit untuk sembuh? "


Dokter itu menghela nafas, lalu menggeleng.


" Bukan juga seharusnya, mendengar cerita anda beberapa hari terakhir ini, sepertinya istri anda sedang terjebak, kadang dia tersadar untuk beberapa hal saat tak sengaja mendengar sesuatu dan otaknya langsung bereaksi. Sebenarnya ada satu metode yang biasa di gunakan untuk menuntun kesadaran istri anda, tapi resikonya juga cukup besar. "


" Apa? "


" Hipnotis. Memancing dia, kita buat dia seperti berada di ruang yang kosong, gelap dan hampa, lalu anda bisa membujuknya, perlahan membuatnya untuk mendengarkan Anda, membawa dia keluar dari ruang gelap itu. Tugas anda memang hanya mengarahkan istri anda, tapi jika istri anda tidak memang tidak memiliki keinginan untuk keluar dari sana, maka kemungkinan terbesarnya adalah istri anda benar-benar tidak akan mendapatkan kesadarannya hingga batas waktu yang tidak bisa di tentukan, atau juga tidak akan pernah bisa. "


Jarvis terdiam karena dia bingung, bagaimanapun dia ingin Elle sembuh, tapi bagiamana jika dia bahkan tidak bisa membawa kesadaran Elle untuk kembali?


Bersambung.