Breath Without Love

Breath Without Love
Happy



Setelah makan seperti biasa Dady Arkan akan kembali bekerja dan Momy Yuuri akan tetap di rumah selama kehamilan dan Kai sudah mulai bersekolah.


Karena merasa bosan akhirnya Yuuri meminta izin ke Arkan agar mengizinkannya untuk keluar mengunjungi kafe baru nya, Setelah di izinkan akhirnya Yuuri segera pergi dengan di dampingi bodyguard dan supir nya.


Tapi sebelum ke kafe mereka akan menjemput Kai karena ini sudah waktunya Kai untuk pulang sekolah.


Setelah sampai di sekolahan Yuuri duduk manis di ruang tunggu yang ada di depan kelas Kai.


"Momy..." Kai berlari lalu memeluk erat Momy Yuuri membuat Yuuri tersenyum dengan tingkah menggemaskan Kai.


"Ayo kita pergi" ajak Yuuri.


"Kenapa Momy yang jemput?" tanya Kai.


"Karena Momy akan mengajak Kai bertemu aunty Shira" jawab Yuuri sembari tersenyum.


"Benarkah mom?" tanya Kai terlihat sangat bahagia membuat Yuuri langsung tersenyum dan mengangguk.


"Ye... ye... Kai merindukan aunty Shira" ucap Kai bahagia.


"Benarkah? tanya Momy Yuuri.


"Tentu saja" jawab Kai sembari terus tersenyum.


Mereka pun pergi setelah meninggalkan area sekolahan Kaizo.


"Pak ke kafe ya" ucap momy Yuuri.


"Baik siap nyonya" jawab sang supir.


Mobil mereka pun kembali melaju menuju Kafe milik Yuuri.


Setelah sampai mereka langsung masuk ke kafe dengan di ikuti bodyguard nya membuat Yuuri berhenti dan menoleh ke belakang.


"Kalian bisa pergi" ucap Yuuri pada para bodyguard.


"Maaf nyonya tapi kata tuan kami harus selalu berada di dekat nyonya dan menjaga nyonya agar aman dan selamat" sambung pengawal nya.


"Tapi..." Yuuri.


"Jika nyonya menolak kami pasti akan kehilangan pekerjaan kami nyonya" pengawal.


"Baiklah kalian boleh ikut tapi jangan masuk ya cukup di luar dan jangan membuat keributan" sambung Yuuri pasrah.


"Baik nyonya tapi salah satu dari kami harus mengikuti nyonya" kata pengawal.


Mereka pun langsung masuk dan menemui Shira yang sibuk membantu usahanya dengan di ikuti satu bodyguard.


"Aunty Shira..." Kai berlari memeluk Shira.


"Hai boy... uh tambah ganteng aja ponakan aunty yang tampan ini" ucap Shira.


"Dia merindukan mu Shira..." sambung Momy Yuuri tersenyum sembari duduk di salah satu kursi.


"Wah benarkan ada yang merindukan aunty" ucap Shira tersenyum membuat Kai juga ikut tersenyum dan mengangguk.


"Momy ayo kita jalan jalan bareng aunty" ucap Kai tiba tiba.


"Tapi bukankah aunty mu sedang sibuk sekali untuk sekarang Kai" ucap Yuuri memperhatikan Shira yang memang terlihat sibuk.


"Baiklah kita pergi tapi aunty selesaikan dulu pekerjaan aunty ya boy" sambung Shira tersenyum.


"Shira... lagi gak sibuk?" tanya Yuuri memastikan.


"Udah enggak kok kak tenang aja" jawab Shira tersenyum.


Setelah menyelesaikan pekerjaan Shira akhirnya mereka pergi juga untuk sekedar berjalan jalan ke mall dan tentu saja menjadi tempat tujuan Kai itu tempat bermain yang ada di mall tersebut.


"Momy istirahat saja biar dede bayi nya tidak kelelahan" ucap Kai meminta Momy duduk.


"What..." pekik Shira.


"Shira apa sih kamu teriak suara kenceng gitu" gerutu Yuuri sedikit kaget.


"Iya aunty Shira mengagetkan Dede bayi nya" sambung Kai terlihat kesal.


"Kakak lagi pregnant?" tanya Shira tak percaya sembari menutup mulutnya dengan tangan.


Dengan kompak Yuuri dan Kai pun tersenyum sembari mengangguk.


"Wah selamat kak Yuuri... Shira ikutan happy for you" ucap Shira sembari memeluk Yuuri.


"Aunty jangan kelamaan peluk nya nanti Dede bayi gak bisa nafas" gerutu Kai sembari melepaskan tangan Shira dari tubuh Yuuri.


"Baiklah baik" ucap Shira melepaskan pelukannya.


"Ayo kita bermain dan biarkan Momy beristirahat" sambung Kai menarik tangan Shira.


Akhirnya mereka berdua asik bermain meninggalkan Yuuri yang asik menunggu dan memperhatikan kebahagiaan keduanya.