
Selesai mandi Yuuri duduk santai di atas kasur sambil membaca novel di atas tempat tidurnya, ketika sedang asik membaca ternyata ada pesan masuk dari Fahira.
*W**ah si ratu jutek ngirim pesan nih, tapi tumben banget ya, ada apa nih kira kira (ucap Yuuri sembari membuka pesan dari Fahira*).
π¨Fahira
*K**ak Yuuri, aku mau ke Jakarta*
π¨ Yuuri
*W**ah boleh banget, kapan bakalan berangkat ke sini*
π¨Fahira
*B**esok kak aku udah booking tiket nih sama kak Ocha dan kak Daffa juga*.
π¨ Yuuri
*W**ah... bagus dong, jadi kumpul nih kita*
π¨Fahira
*I**ya kak, kak Kenzi juga ikutan kak*
π¨ Yuuri
*G**ak apa dek, kakak sama kak Kenzi itu sudah masa lalu, dan sekarang kamu yang jadi masa depan kak Kenzi*
π¨Fahira
*M**aaf ya kak kalau aku sama kak Kenzi punya hubungan*
π¨ Yuuri
*K**amu tu ada ada aja, lagian kakak sekarang punya pacar kok*
π¨Fahira
*O**h ya, siapa kak*
π¨ Yuuri
*A**da deh, nanti kamu bakalan tau kalau udah sampai sini*
π¨Fahira
*O**kay*
Yuuri meletakkan ponselnya di atas nakas dan keluar menuju dapur.
"Malam nona Yuuri, mau di bikin apa malam ini?" tanya Mbak Jum.
"Aku cuma lagi pengen buah semangka sama pepaya aja ya mbak" ucap Yuuri.
"Sebentar ya nona, biar mbak kupas dan siapkan dulu" ucap Mbak Jum sambil mengambil pepaya dan semangka dari dalam kulkas.
Yuuri duduk di meja makan menunggu buah yang di siapkan mbak Jum.
"Silahkan buahnya nona" ucap Mbak Jum memberikan sepiring buah ketika buahnya sudah di siapkan.
"Terimakasih ya mbak, aku bawa ke depan tv ya" ucap Yuuri.
"Iya nona" ucap Mbak Jum.
Yuuri pun berlalu menuju ruang tengah dan menghidupkan tv yang ada di ruangan itu
Yuuri menikmati buah yang tadi di kupas mbak Jum sambil menonton tv.
Setelah selesai menghabiskan buah tadi Yuuri pun kembali ke dapur untuk mencuci kembali piring buah yang di pakai tadi dan langsung minum air putih setelah selesai.
Yuuri balik ke dalam kamar ketika sudah selesai dan kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur.
*O**h ya besok aku ada praktek percakapan dalam bahasa Inggris, bisa mati aku kalau gak di hapal bisa dapet nilai c nih (gumam Yuuri sembari mencari lembaran text percakapan dalam bahasa Inggris*).
Yuuri mulai belajar dengan serius dia sebenarnya memang sangat suka dengan pelajaran bahasa apalagi bahasa Inggris, Arab, Korea dan Jepang bukan berarti Yuuri tidak suka dengan bahasa Indonesia tapi yuuri merasa lebih tertantang dengan mempelajari bahasa asing.
Setelah terlalu larut dengan hapalan tanpa di sadari Yuuri tertidur karena sudah terlalu kelelahan dengan hapalan nya.
πΊπΊπΊ
Pagi pagi sekali yuuri sudah bersiap untuk ke pasar membeli beberapa stok bahan makanan karena hari ini Yuuri kedatangan tamu. Siapa lagi kalau bukan Fahira, ocha, kak kenzi dan kak Daffa.
*A**ku telpon kak Vino deh daripada dia kaget nanti tiba tiba liat rumah ramai orang (ucap Yuuri sembari mengambil ponselnya dan menelpon Vino*).
π Vino
*I**ya sayang, ada apa*
π Yuuri
*K**ak hari ini aku mau ke pasar buat belanja karena ada Fahira, ocha, kak kenzi sama kak Daffa datang ke Jakarta* siang ini
π Vino
*M**ereka siapa sayang*
π Yuuri
*K**amu lupa sama Fahira dan ocha*
π Vino
*O**h... yang ada di pantai waktu itu ya sayang*
π Yuuri
*Iy**a kakak, dan kalau boleh mereka tinggal di sini ya selama di Jakarta*
π Vino
*I**ya sayang, gak apa kok*
π Yuuri
*Y**a udah aku sekarang mau ke pasar dulu*
π Vino
π Yuuri
*K**e pasar sayang kan nanti ada tamu dan stok bahan makanan sudah menipis, bolehkan sayang*
π Vino
*Ak**u jalan sekarang ya sayang*
π Yuuri
*K**amu mau ke mana kak*
π Vino
*M**au nganterin kamu lah, mau ke mana lagi emang nya*
π Yuuri
*Y**a sudah, hati hati di jalan ya kak*
πvino
*I**ya sayang*
*D**asar pacar lebay aku cuma mau ke pasar aja segitu khawatir nya sama aku (ucap Yuuri sembari meletakkan kembali ponselnya ke atas nakas*).
Setelah Yuuri bersiap siap sambil menunggu vino Yuuri segera mengulang hapalannya.
Setelah Vino tiba mereka langsung melaju menuju pasar, dan langsung turun dari mobil ketika sampai di parkiran pasar.
"Sayang kok becek banget sih" ucap Vino memperhatikan keadaan sekitar.
"Kamu tuh kok lucu sih kak, nama nya juga pasar" ucap Yuuri sembari melepaskan seatbelt nya.
"Sayang kita belanja ke supermarket aja ya" ucap Vino memberi ide.
"Enggak mau kak, aku biasa belanja ke pasar tradisional" ucap Yuuri kekeh dengan pendiriannya.
"Iya deh sayang" ucap Vino mengalah.
Yuuri langsung membuka mobil dan keluar dari mobil dan mulai memasuki area pasar tradisional dengan di ikuti Vino di belakangnya.
"Sayang, kenapa semua orang liat aku?"tanya Vino bingung.
Yuuri langsung menoleh ke arah Vino dan memperhatikan nya lalu langsung tertawa ketika menyadari sesuatu.
"Kamu kenapa tertawa sayang?" tanya Vino semakin bingung ketika Yuuri tertawa setelah melihatnya.
"Kamu tuh mau kemana kak, kenapa pakai baju formal ke pasar... ya pasti lah kamu bakalan di liatin sama orang terus" ucap Yuuri dengan masih dengan menahan tawanya.
"Sayang kamu kok jadi menertawakan aku sih" ucap Vino kesal.
"Maaf kak maaf" ucap Yuuri sembari menggandeng tangan Vino agar dia tidak jadi marah karena tadi Yuuri menertawakan nya.
"Sayang aku aneh ya?" tanya Vino yang masih digandeng oleh Yuuri.
"Kamu unik kak" jawab yuuri sambil memperhatikan apa saja yang akan di beli untuk persediaan bahan makanan.
"Sayang kok becek banget sih kotor nih" bisik Vino ke telinga Yuuri.
"Udah jangan banyak komentar, namanya juga pasar tradisional bukan Supermarket jadi wajar wajar aja kalau kotor dan becek" bisik Yuuri.
"Tapi bau juga loh sayang" bisik Vino lagi yang merasa tidak nyaman dengan lingkungan pasar tradisional.
"Kalau gak tahan mending balik lagi aja deh ke mobil, kakak tunggu di mobil aja sana" bisik yuuri yang kesal waktu belanja nya di ganggu Vino.
"Mana bisa aku ninggalin pacar aku yang cantik ini sendirian di pasar" goda Vino.
"Dasar lebay" gerutu Yuuri kesal.
"Sayang kamu tambah cantik kalau lagi kesal" goda Vino lagi.
"Udah deh lagi banyak orang nih" gerutu Yuuri yang masih asik memilih sayuran.
"Iya sayang, maaf ya" ucap Vino mengalah.
Yuuri yang malas menanggapi Vino masih asik memilih sayuran dan beberapa bahan yang diperlukan untuk persediaan bahan makanan yang sudah berkurang.
"Kak, bagaimana kalau nanti malam kita barbeque mumpung ramai orang tambah enak" seru Yuuri memberi ide.
"Boleh deh sayang"jawab Vino setuju.
"Lagian kan aku ngundang Shira buat makan malam bersama malam ini" ucap Yuuri teringat kalau dia meminta Shira untuk datang buat makan malam.
"Kamu gak kuliah sayang?" tanya Vino.
"Kuliah kak, masuk nya jam 11 hari ini cuma ada satu mata kuliah aja" jawab Yuuri.
Yuuri membeli semua bahan makanan yang di perlukan dan tidak lupa juga dia membeli bahan buat barbeque malam ini.
Setelah selesai berbelanja mereka kembali menuju tempat parkiran pasar ke arah mobilnya Vino.
"Sayang sepertinya hari ini aku gak bisa antar kamu deh ke kampus" ucap Vino merasa tidak enak dengan Yuuri.
"Enggak masalah kok, aku bisa pergi naik taksi online lagi" ucap Yuuri memberi pengertian.
"Aku suruh sopir aja ya nanti yang antar kamu, tapi pulang nanti aku jemput kok" ucap Vino.
"Gak usah kak gak perlu suruh sopir buat antar aku nanti aku bisa pergi sendiri kok" ucap Yuuri yang tidak ingin merepotkan Vino.
"Ya udah deh sayang, tapi ingat ya hati hati dijalan nanti" ucap vino.
"Iya kak, jangan khawatir begitu dong" ucap Yuuri.
Vino hanya tersenyum melihat Yuuri yang protes dengan sikapnya.
Mereka pun akhirnya segera berlalu dan pergi meninggalkan pasar dan pulang ke rumah yang di huni Yuuri sekarang.
*
*
*
Happy reading para readers.