
*A**da apa denganku? kenapa jantung ku berdetak dengan cepat hanya karena mengingat ucapan Ocha dan Daffa tadi (gumam kenzi sembari menyentuh dadanya*).
Kenzi berlalu meninggalkan tempat itu dan melaju pulang ke rumahnya karena Kenzi ingin segera beristirahat.
🌺🌺🌺
2 bulan kemudian.
"Yuuri..." panggil seorang wanita sambil melambaikan tangannya ke arah Yuuri.
Wanita itu teman dekat Yuuri, satu jurusan dengannya namanya Anna Anandita.
"Hai Anna... " sapa yuuri sembari tersenyum ke arah Anna yang melambaikan tangannya tadi.
"Pagi banget kamu hari ini, kan kelas nya di mulai 1 jam lagi" ucap Anna sembari berjalan beriringan dengan Yuuri menuju kampus.
"Iya aku mau ke perpustakaan dulu sebelum kelas di mulai" ucap Yuuri.
"Baiklah aku mau ke kantin dulu ya, belum sarapan tadi pagi" ucap Anna sembari pergi meninggalkan Yuuri yang sudah berjalan menuju perpustakaan.
Anna anak orang yang terbilang berkecukupan papanya seorang pengacara yang cukup terpandang dan mamanya dokter hebat di salah satu rumah sakit.
Tapi anehnya dia sama sekali tidak tertarik dengan profesi kedua orang tuanya, malah dia memilih jurusan yang sangat bertolak belakang dari orang tuanya.
Yuuri kini sudah tidak menetap di hotel itu lagi
dia sekarang tinggal di kost kostan sederhana yang tidak terlalu jauh dari kampusnya, cuma butuh waktu 15 sampai 20 menit jarak antara kampus dan kost-an nya.
Semenjak hari itu Yuuri tidak pernah lagi bertemu dengan vino dan berusaha untuk melupakan kenangannya bersama Vino
Sedangkan vino semenjak hari itu dia ingin menyusul Yuuri ke hotel tempat Yuuri menginap, tetapi dia mendapat panggilan telepon dari mamanya yang mengatakan bahwa kuai (nenek) bahasa maori bahasa yang di pakai di new Zealand, kuai nya dari sang papa sedang sakit dan Vino di utus papanya untuk segera menyusul ke New Zealand sekarang juga.
Dan akan menetap di new Zealand selama 2 tahun sambil mengurus cabang perusahaan yang ada di New Zealand.
Dengan terpaksa dan berat hati Vino mengikuti keinginan papanya yang harus membuat dia menetap di New Zealand dan terpisah dari Yuuri.
Hari hari seperti biasa di lalui Yuuri setiap jarinya, tidak ada lagi tatapan manis dari Vino, tidak ada lagi Vino yang akan selalu mengganggunya.
Sepanjang hari yang di lalui Yuuri hanya ke kampus, mengerjakan tugas, makan, balik ke kosannya dan beristirahat begitu seterusnya.
Yuuri hanya bertekad akan segera menyelesaikan kuliahnya dan lulus dengan nilai yang memuaskan dan berusaha membangun bisnis kuliner seperti yang dia impikan selama ini.
🌺🌺🌺
2 tahun kemudian
Berbeda halnya dengan Daffa dan Ocha mereka sudah menjalin hubungan pernikahan selama hampir 2 tahun.
Karena setelah malam itu dimana papanya masuk rumah sakit dan Daffa yang mengantarkan Ocha ke rumah sakit, kesehatan papa Ocha mulai kurang stabil dan meminta Ocha untuk segera menikah.
Papa nya hanya takut jika menunggu ocha lulus kuliah papanya tidak punya cukup waktu untuk melihat putrinya bersanding di pelaminan.
Setelah mendengar kan ucapan dari papanya Ocha, Daffa yang memang sudah mencintai Ocha memberanikan diri untuk melamar ocha di hadapan orang tua Ocha malam itu juga.
6 bulan setelah malam di rumah sakit itu, mereka menikah dan Yuuri yang bahagia sahabat nya akan menikah memutuskan untuk pulang demi menyaksikan acara penting sahabatnya.
Awalnya Ocha menolak karena belum merasa siap untuk menikah, namun karena keseriusan Daffa dan Daffa bisa meyakinkan Ocha bahwa dia siap menjadi suami dan imam yang baik untuk Ocha, akhirnya ocha luluh dan mulai menerima Daffa dengan ikhlas.
2 hari setelah pernikahan Ocha akhirnya Yuuri kembali ke Jakarta karena dia tidak mempunyai waktu luang untuk bersantai santai.
Sedangkan Kenzi yang dulu mengharapkan Yuuri kini hatinya telah berlabuh ke Fahira sosok gadis jutek yang selalu membuat vino bersitegang dengannya setiap kali bertemu, Dan setelah sering menghabiskan waktu bersama dan sering bertemu dan selalu memperdebatkan segala sesuatu akhirnya membuat mereka tertarik satu sama lain.
Yuuri yang mendengarkan cerita Fahira kalau mereka sudah menjadi sepasang kekasih akhirnya merasa bahagia dengan apa yang di dengarnya.
Yuuri tidak merasa sedih atau kecewa dan semacamnya malahan dia merasa bahagia dengan kabar bahwa Fahira akhirnya bisa bersama sosok laki laki yang seperti Kenzi,
setidaknya Yuuri bisa mempercayai Kenzi menjaga Fahira.
Yuuri memang tidak memiliki perasaan apapun terhadap Kenzi, dia telah lama menganggap Kenzi sebagai kakaknya sendiri.
Memang terkesan cepat tapi kenzi tidak bisa berjauhan lebih lama lagi dengan Fahira dan ingin segera menikah setelah Fahira setelah Fahira menyelesaikan sekolahnya.
🌺🌺🌺
"Yuuri kita kedatangan dosen baru sementara loh dari Inggris, dia ganteng banget katanya sih ngisi kelas bahasa Inggris" ucap Anna sembari duduk di bangku taman kampus bersama Yuuri yang sedang asik membaca buku.
"Hm.... bagus dong biar kamu semangat belajarnya" ucap Yuuri menghentikan kegiatan membacanya dan menatap Anna.
"Kok aku sih, kan harusnya kamu siapa tau si dosen itu cocok sama kamu" ucap Anna tersenyum mengejek
"Idih... ni anak bisa bisanya dia Sekarang jadi Mak comblang ya" gerutu yuuri kesal.
"Awas loh... nanti beneran suka lagi sama tu dosen baru" goda Anna tersenyum jahil.
"Terserah kamu aja deh Anna" ucap yuuri pergi meninggalkan Anna sendiri dan menuju ke dalam kelas.
"Eh Yuuri.... kamu mau ke mana sih?"tanya Anna yang menatap kepergian yuuri.
"Sebentar lagi ada kelas dosen baru, kamu mau di keluarin dari kelas gara gara telat" ucap Yuuri tanpa menoleh dan masih terus berjalan meninggalkan Anna.
Anna yang bingung pun masih menatap kepergian yuuri dan mencerna ucapan Yuuri, dia tersadar dengan apa yang dikatakan yuuri tadi.
Anna...Anna... kenapa bisa jadi bodoh begini sih (gerutu Anna sembari berlari mengejar Yuuri yang sudah lebih dulu meninggalkannya).
Yuuri dan Anna berjalan beriringan menuju kelas untuk mata pelajaran bahasa Inggris,
mereka menunggu di dalam kelas dari pada harus telat.
Karena rumor yang beredar dosen baru pengganti mereka ini dosen yang sangat tegas dan tidak mentolerir sedikit saja keterlambatan, dia tidak segan segan untuk menyuruh keluar siapa saja yang tidak bisa memenuhi aturannya.
"Selamat pagi...." ucap dosen itu ketika memasuki kelas.
"Pagi pak.... " jawab semua mahasiswa yang ada di dalam kelas bersamaan.
Dan betapa terkejutnya Yuuri ketika melihat laki laki di depannya itu yang sekarang menjadi dosennya.
*D**ia kan laki laki yang waktu itu yang ketemu di bandara itu (gumam Yuuri dalam hati menatap ke arah dosen baru*).
*W**anita itu si gadis polos yang aku tinggalkan di dalam pesawat saat dia masih tertidur (ucap Arkan dalam hati menatap Yuuri, lalu mulai memfokuskan diri sebagai dosen pengganti yang baru di kampus itu*).
"Perkenalkan saya dosen pengganti pak Yoga yang akan memberi materi kepada kalian. Saya yang akan mengganti tugas pak Yoga untuk mengajar kalian sebelum kalian mulai magang beberapa bulan ke depan.
Perkenalkan semuanya nama saya Arkan zayne dan kalian bisa panggil saya pak Arkan"ucap Arkan singkat.
*Tu**h kan benar itu orangnya si Arkan, yang dulu pernah ngaku ngaku aku ini calon istri nya yang dia tinggalin gitu aja di dalam pesawat. Awas ya kamu pak dosen
aku bales nanti biar tau rasa (gumam Yuuri dalam hati menatap tajam Arkan*).
"Pak apakah bapak sudah punya pacar?"tanya seorang mahasiswi.
"Maaf ya, saya tidak akan menjawab pertanyaan apapun Masalah pribadi, dan saya tidak suka jika kalian bercanda pas kelas saya. Saya ingin kalian serius pas mata kuliah yang saya ajarkan dan jika ada yang tidak suka dan melanggar peraturan saya silahkan keluar" ucap Arkan tegas.
Mahasiswa/mahasiswi yang mendengarkan penuturan Arkan sang dosen baru langsung tegang dan serius.
Tidak ada lagi nada nada candaan di saat mata kuliah yang di ajarkan Arkan.
*D**asar dosen killer, nyebelin banget sih baru jadi dosen beberapa menit yang lalu aja sudah bisa buat kelas ini berasa di kuburan karena hawa menakutkan yang dia keluarkan dari dalam dirinya (gumam Yuuri menatap sinis Arkan*).
*
*
*Happy reading para readers yang baik hati.
Jangan lupa buat vote, like, favorit and share ya biar makin banyak yang baca...
jangan lupa juga buat tingglkan komentarnya ya.