
*A**pa yang akan aku masak untuk hari ini ya...
ah aku masak bistik, perkedel dan rebusan sayuran aja lah (gumam Yuuri*).
Yuuri langsung mengarah ke kulkas penyimpanan bahan makanan dan mengambil bahan bahan yang di perlukan dan mulai memasak di dapur mengolah bahan mentah menjadi hidangan yang enak untuk di santap, setiap makan malam Yuuri sengaja tidak menyediakan nasi dan akan menggantikan dengan karbohidrat yang kompleks yang lebih sehat.
Setelah selesai memasak dan menata makanan untuk menu makan malam Yuuri beranjak dari dapur menuju salah satu kamar yang menjadi tempat istirahat untuk Vino.
tok...tok...tok...
"Kak... kak... makan yuk" ucap Yuuri dari depan pintu kamar Vino.
"Iya Yuuri, kakak baru selesai mandi... bentar lagi ya kakak nyusul" ucap Vino dari balik pintu.
"Ya sudah aku tungguin di meja makan ya" ucap Yuuri.
"Iya sayang..."Vino.
Yuuri pun berjalan menuju meja makan dan duduk menunggu Vino untuk makan bersama.
"Sayang... maaf ya lama menunggu" ucap Vino berjalan ke arah meja makan dan mengelus puncak kepala Yuuri.
"Enggak lama kok kak" ucap Yuuri sembari tersenyum melihat Vino.
"Jadi kita makan apa nih?" tanya Vino sembari duduk di sebelah Yuuri.
"Ada bistik daging, perkedel sama rebusan sayuran kak" ucap Yuuri.
"Gak ada nasi sayang?" tanya Vino ketika mendengarkan makanan yang di sebutkan Yuuri tadi.
"Enggak kak" jawab Yuuri.
"Kok gak ada sayang?" tanya Vino bingung.
"Aku gak biasakan makan malam dengan nasi kak jadi aku ganti karbohidrat nya pakai kentang yang ada di perkedel" jelas Yuuri sambil mengambil makanan untuk Vino.
"Ya sudah deh, gak masalah sayang" ucap Vino.
"Maaf ya kak, apa kakak mau pakai nasi?" tanya Yuuri yang melihat ekspresi kecewa pada wajah Vino.
"Gak apa sayang, ini aja cukup kok" ucap Vino sembari tersenyum kepada Yuuri.
"Maaf ya kak" ucap Yuuri memelas.
"Iya sayang... ayo kita makan" ucap Vino.
Malam itu mereka makan dengan nikmat Sampai makanan nya habis tak tersisa.
"Kak, aku panggil mbak mbak nya dulu ya, mereka belum makan malam deh kayak nya" ucap Yuuri beranjak dari kursi.
"Iya sayang" ucap vino.
Yuuri pun pergi ke kamar para mbak mbak.
tok...tok...tok...
"Mbak... mbak..."ucap Yuuri.
Salah satu mbak yang ada di dalam yang sedang beristirahat pun keluar kamar.
"Kenapa nona, ada yang bisa saya bantu?" tanya Mbak Jum salah satu dari mbak.
"Mbak semuanya pasti belum makan malam kan, saya tadi sudah masak dan sudah saya pisahkan untuk mbak mbak dan pak satpam juga" ucap Yuuri.
"Nona Yuuri terimakasih kasih ya, nona itu majikan yang paling baik menurut saya malah sibuk buat masak masak segala buat kami aturannya kan kami yang harus masak buat nona Yuuri" ucap Mbak Jum.
"mbak jangan gitu, saya gak enak dengernya, ayo makan ajak pak satpam dan mbak yang lain nya juga ya" ucap Yuuri.
"Ya sudah nona, terimakasih banyak ya" ucap Mbak Jum.
"Sama sama mbak, saya duluan ya" ucap Yuuri sembari berlalu meninggalkan mbak Jum.
"Iya nona"ujar mbak Jum.
*A**duh si nona ini cantik luar biasa cantiknya luar dalam, beruntung banget orang jadi suaminya. Tuan vino yang baru jadi pacarnya aja segitunya di urusin apalagi kalau sudah jadi suaminya nanti, kami yang hanya pekerja di rumah ini aja dia urusin begitu (gumam mbak Jum sambil menatap kepergian Yuuri*).
🌺🌺🌺
"Kak... ini salad buah sama air mineral nya" ucap Yuuri sambil meletakkan salad buah dan air mineral nya di atas meja.
"Terima kasih sayang" ucap Vino.
"Iyaa kak sama sama, aku duluan ya aku mau istirahat kak" ujar Yuuri hendak pergi meninggalkan Vino di ruang tengah, namun pergerakan Yuuri terhenti ketika Vino mencekal pergelangan tangan Yuuri.
"Ada yang harus kakak bicarakan sama kamu" ucap Vino yang masih memegang tangan Yuuri tanpa melepaskan nya.
"Aku capek kak mau istirahat" ucap Yuuri tanpa menatap Vino.
"Tolong Yuuri, ini sangat penting untuk kakak" ucap Vino serius.
"Ada apa kak?" tanya Yuuri.
"Duduklah" titah Vino.
Yuuri pun duduk di sebelah Vino mengikuti kata Vino.
"Katakanlah" Yuuri.
"Kenapa kamu menghindari kakak?" tanya Vino langsung tanpa basa basi.
"Katakanlah Yuuri, apa yang sedang kamu sembunyikan dari kakak" ucap Vino.
"Ada apa dengan kakak, kenapa kakak begini" Yuuri.
"Yuuri tolong jujur" Vino.
"Kak aku beneran capek banget hari ini, aku mau istirahat ya" Yuuri mencoba menghindari Vino.
"Yuuri... apa yang sedang kamu sembunyikan, kamu mulai aneh habis kita makan tadi siang" Vino.
"Hentikan kak... aku bilang aku cuma lelah... apa kakak gak bisa mengerti?" ucap Yuuri sedikit berteriak dan meninggalkan Vino yang kaget dengan suara Yuuri yang sedikit meninggi.
*A**da apa dengan kamu sayang, aku benar benar bingung harus berbuat apa untuk kamu agar kamu bisa terbuka kepada ku...
aku gak bisa melihat kamu menanggung beban sendirian (gumam Vino*).
Yuuri pergi dari hadapan Vino dan berlari ke kamarnya sambil menangis tersedu sedu.
*M**aafkan aku kak, sepertinya aku harus segera mengakhiri hubungan ini sebelum semuanya terlambat*, aku benar benar gak sanggup untuk melakukan semua ini, aku gak bisa membiarkan keluarga ku menjadi korban karena keegoisan ku yang memilih bersama mu (gumam Yuuri).
tok...tok...tok...
"Sayang, aku masuk ya" ucap Vino.
Namun tidak di jawab sama sekali oleh Yuuri.
"Sayang..." vino langsung membuka pintu kamar Yuuri dan menatap sosok Yuuri yang menangis di atas tempat tidur, Vino menghampiri Yuuri yang masih menetes kan air mata.
"Sayang maafkan aku, aku gak bermaksud membuat kamu bersedih seperti ini" ucap Vino sembari duduk di dekat Yuuri.
"Hentikan kak..." bentak Yuuri.
"Apa yang membuat kamu jadi seperti ini sayang, aku terluka melihat mu begini" ucap Vino.
"Aku... aku... mau kita udahan aja" ucap Yuuri.
"Apa maksud kamu..."ucap Vino emosi mendengar ucapan Yuuri.
"Aku mau fokus sama study aku dulu, karena 2 bulan lagi aku bakalan magang" ucap Yuuri berbohong.
"Sayang, tapi gak harus udahan kan hubungan kita, aku bisa gila kalau kamu meninggalkan aku" ucap Vino kesal.
"Untuk kebaikan kita kak, aku harap kamu memakluminya kak" ucap Yuuri.
"Kamu terlalu lelah sayang, aku pulang ya dan kamu harus istirahat yang banyak" ucap Vino mengalihkan pembicaraan.
"Kak, aku serius kita gak putus kok tapi kita fokuskan dengan hidup sendiri dulu biar kita jalan masing masing dulu biar aku fokus dulu" ucap Yuuri menatap Vino.
*Ka**k maafkan aku, aku cuma ada waktu kurang dari 2 bulan untuk meninggalkan mu,
aku janji akan kembali setelah urusan ku selesai.... aku akan segera kembali
(gumam Yuuri dalam hati*).
Vino nampak diam dan memikirkan apa yang baru di ucapkan oleh Yuuri.
"Sayang, kalau aku kangen bagaimana?"tanya Vino.
Yuuri menatap Vino lalu melepaskan gelang berantai dengan hiasan dolphin di tengah rantai gelangnya, lalu memasangkan ke tangan Vino di sebelah kiri.
"Ini sebagai ganti aku selama aku gak ada di dekat kamu kak" ucap Yuuri sembari memegang gelang yang sudah di pasangkan di tangan sebelah kiri Vino.
"Terimakasih sayang... maafkan aku membuat mu menangis" ucap Vino mengelus puncak kepala Yuuri.
*M**aafkan aku kak, aku gak bisa mengatakan semuanya... aku benar benar harus mengatasi semuanya ini sendiri (gumam yuuri dalam hati*).
"Kak, 2 bulan lagi kita akan mulai..." Yuuri.
"Baiklah sayang aku mengerti" ucap Vino.
"Maafkan aku kak... karena aku akan menjauh darimu" ucap Yuuri bersedih.
"Sebenarnya apa alasan mu sayang?"tanya Vino.
"Aku cuma mau fokus dengan magang ku kak yang akan di adakan 2 bulan lagi, aku harus fokus dan tidak mau membuat konsentrasi ku terganggu" jelas Yuuri.
"Baiklah aku mengerti" ucap Vino.
"Terimakasih kak" Yuuri
*K**enapa aku merasa seperti kamu masih menyimpan rahasia lain dari aku Yuuri
sebenarnya apa yang sedang kamu sembunyikan, aku tidak tau apapun Yuuri karena aku sudah menyuruh orang yang mengawasi kamu untuk tidak melakukan tugasnya lagi karena aku sudah kembali dan aku sendiri yang akan menjagamu (gumam Vino sambil menatap mata Yuuri*).
"Aku pulang ya sayang, istirahat lah... kita masih punya waktu 2 bulan untuk bersama" ucap Vino yang mencoba tegar.
"Iya kak, hati hati ya" ucap Yuuri.
Vino pun berlalu meninggalkan Yuuri dan kembali ke rumahnya.
*
*
*
Hai para readers happy reading time.