
Mbak Jum dan mbak Ati menghampiri mobil Vino dan membawa belanjaan mereka.
"Terima kasih ya mbak" ucap Yuuri sembari tersenyum kepada mbak yang membantu nya
"Sama sama nona, jangan sungkan untuk minta bantuan kami" ucap Mbak Jum
"Iya nona, kalau ada lagi yang mau di kerjakan panggil aja kami nona,kami siap membantu" sambung mbak Ati.
"Iya mbak terimakasih banget ya"ucap Yuuri
"Sama sama nona" ucap Mbak Ati dan Mbak Jum bersama.
Setelah mengangkat semua bahan makanan ke dalam rumah, sekarang Vino pamit untuk berangkat ke kantor.
"Sayang aku berangkat ke kantor ya" ucap Vino menatap Yuuri
"Hati hati kak, jangan ngebut ya sayang ku" goda Yuuri sembari tersenyum manis
"Jadi sekarang udah berani goda pacar nya nih?" tanya Vino mengulum senyum
"Mana Berani aku goda kamu" ucap Yuuri
"Terus tadi itu apa sayang?" tanya Vino
"Yang mana kak?" tanya Yuuri balik
"Kamu gak mau ngaku ya" ucap Vino sembari mencubit hidung Yuuri gemas
"Aw... sakit tau kak" pekik yuuri kesal.
"Abis gemes sih sama kamu" ucap Vino sembari tersenyum lembut
"Tapi kakak gak ganti baju dulu ya?" tanya Yuuri yang baru mengingat kalau mereka baru pulang dari pasar tadi.
"Oh iya kakak lupa sayang kalau baju ini bau ikan" ucap Vino sembari mengendus baju yang sedang dia kenakan
"Di dalem ada baju kakak gak?" tanya Yuuri
"Ada sayang, kakak ganti baju dulu ya" ucap Vino sembari berlari meninggalkan Yuuri yang menatap dirinya berlari masuk ke dalam rumah.
Kelakuan kak Vino makin hari makin ada ada aja deh, lucu juga kali ya dia tadi ke kantor pakai baju dengan parfum pasar hahaha... (ucap Yuuri)
"kakak mandi?" tanya Yuuri melihat rambut Vino yang basah ketika Vino menghampiri nya di ruang tengah
"Iya sayang, badan aku bau ikan semua tadi sayang" jawab Vino sambil memakai jam tangan nya.
"Kakak berangkat dulu ya, nanti hati hati pas berangkat ke kampus" ucap Vino sembari mengelus puncak kepala Yuuri
"Iya sayangku, hati hati di jalan ya" ucap Yuuri manja sambil memeluk Vino sebentar lalu melepaskannya.
"Iya sayang, terimakasih ya aku pergi dulu" pamit Vino
"Hm... lagi kerja jangan inget aku ya, nanti gak fokus karena rindu" ucap Yuuri sambil melambaikan tangannya
"Kalau itu gak jamin sayang" ucap Vino sambil membalas lambaian tang Yuuri lalu berlalu menuju mobil dan meninggalkan rumah Yuuri.
Dasar pacar lebay, selalu aja bisa balas gombalan nya (gerutu Yuuri sembari tersenyum)
Setelah kepergian Vino, Yuuri berjalan menuju dapur dan mempersiapkan daging, udang dan ayam untuk di balurkan bumbu sebelum di panggang nanti malam.
Yuuri sengaja mengerjakannya sekarang agar bumbunya meresap nanti ketika mereka akan barbeque nanti malam.
Setelah menyelesaikan kerjaannya yuuri segera mencuci tangan nya dan kembali ke dalam kamar dan melanjutkan hapalan nya agar tambah lancar dan mendapatkan nilai A.
Setelah 2 jam berlangsung Yuuri mengambil ponselnya yang ada di atas nakas lalu menelpon Fahira.
📞 Fahira
Ada apa kak
📞 Yuuri
Kalian jam berapa Sampai sini dek
📞 Fahira
Pesawatnya jam 12.45 kak, kenapa
📞 Yuuri
Wah kebetulan banget, nanti kakak jemput ya di Bandara
📞 Fahira
Siap kak, terimakasih ya
📞 Yuuri
Yuuri pun memutuskan sambungan telepon nya dengan Fahira lalu meletakkan ponselnya kembali ke atas nakas lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya sebelum pergi ke kampus.
Setelah selesai dari kamar mandi Yuuri segera mengganti pakaiannya untuk ke kampus.
Setelah siap Yuuri langsung memesan taksi online dan keluar dari kamar dengan tas kecil dengan lembaran hapalan di tangan kirinya.
Yuuri segera pergi setelah taksi online datang menuju ke kampusnya.
Setelah sampai Yuuri langsung keluar dari taksi online dan berjalan memasuki area kampus.
"Anna... " panggil Yuuri sembari mempercepat langkahnya menuju Anna
"Morning Yuuri" ucap Anna tersenyum
"Morning apanya, ini sudah siang kali Anna..." ucap Yuuri samil menggelengkan kepalanya.
Anna yang tidak peka langsung menatap langit lalu menutup matanya karena cahaya matahari menghalangi penglihatannya.
"Benar juga ya ini udah siang dan buka pagi lagi" ucap Anna yang sudah menundukkan kepalanya
"Aduh Anna... suka suka kamu lah" ucap Yuuri yang malas menimpali Anna.
Mereka berdua pun berjalan beriringan menuju ke dalam kelas dan duduk dengan tenang sambil masih melatih hapalannya.
"Kamu serius banget ngapalnya?"tanya Anna
"Harus itu Anna" jawab Yuuri tersenyum
"Kamu udah hapal?" tanya Anna
"Sudah sih, cuma mau memperlancar lagi biar mulus" ucap Yuuri semangat.
Setelah 15 menit duduk di dalam kelas dan kelas nya sudah mulai ramai dengan mahasiswa dan mahasiswi, dosen killer pun datang dengan tatapan membunuh siapa saja yang tidak bisa mengikuti aturan mata kuliahnya.
Semua mahasiswa langsung terdiam dan kelas yang tadi nya berisik berubah menjadi sepi ketika dosen nya datang.
Tanpa basa basi semua mahasiswa langsung datang menemui dosen satu persatu dan menyetor hapalan percakapan dalam bahasa Inggris.
Yuuri yang awalnya sudah hapal 100% tiba tiba menjadi ciut melihat ekspresi wajah dosen yang sangat menakutkan.
Aduh... aku jadi gugup nih liat tatapan mata membunuh dari dosen killer nih, hapalan aku jadi blank kan jadi nya (gumam Yuuri dalam hati)
"Yuuri, sekarang giliran kamu" ucap pak Arkan membuat Yuuri membelalakkan matanya
"Apa? saya pak?" tanya Yuuri tidak percaya
"Iya kamu Yuuri Ferianarifa" jawab pak Arkan tegas sambil menatap tajam Yuuri
"Ini benar saya yang maju pak?" tanya Yuuri gugup dengan situasi ini.
"Iya Yuuri Ferianarifa... kamu mau nyetor gak nih?" tanya pak Arkan
"I..iya pak, mau kok mau" ucap Yuuri terbata bata lalu segera berjalan dengan perlahan ke arah pak Arkan.
Yuuri sengaja berjalan dengan pelan ke arah pak Arkan sambil mengingat kembali hapalan yang sempat blank dalam otak nya.
"Bagaimana, kamu sudah siap?" tanya pak Arkan ketika Yuuri sudah ada di hadapannya
"Sudah pak, saya sudah siap" ucap Yuuri yakin
"Baiklah kita mulai sekarang ya" ucap Arkan sambil menatap dan memperhatikan Yuuri
"Iya pak" jawab Yuuri sambil memejamkan mata nya sebentar lalu kembali menatap Arkan dan memulai hapalan percakapannya.
Setelah menyelesaikan hapalan percakapannya Yuuri menarik nafas lalu menghembuskan nafasnya dengan lega dengan dia sertai senyuman ketika mengingat kembali hapalan nya yang lancar.
Yuuri segera kembali ke tempat duduk nya dengan di iringi tepuk tangan seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang kagum dengan penuturan Yuuri dalam bahasa Inggris tadi sangat lah lancar dan memukau seluruh mahasiswa yang ada di dalam kelas itu.
Great... her English is very well, she is the best one in this class and her pronunciation is very clear than her memorization was very impressive (gumam Arkan dalam hati)
Arkan benar benar takjub dengan pengucapan dan hapalan Yuuri yang sangat luar biasa dari yang lainnya karena awalnya dia mengira kalau Yuuri belum menghapal nya melihat dari ekspresi Yuuri gugup ketika di suruh maju untuk menyetor hapalan nya.
Namun Arkan sama sekali tidak pernah menyangka kalau Yuuri benar benar luar biasa dalam bahasa Inggris bahkan dia nyaris sempurna seperti orang Eropa asli ketika mendengar Yuuri berbicara dalam bahasa Inggris tadi.
*
*
*
Happy reading happy time para readers.