Breath Without Love

Breath Without Love
Sepeda dan Mie Ayam Ceker Super Pedas



Vino beranjak pergi pulang menuju rumahnya dan ingin segera beristirahat.


*A**pa yang terjadi dengan kamu sayang, aku benar benar khawatir dengan kamu* dan


aku tidak akan bisa melihat kamu menanggung beban sendiri seperti ini, akan aku selidiki semua ini (gumam Vino yang sudah sampai di rumah tapi belum juga turun dari mobilnya).


πŸ“¨ Yuuri


*S**ayang, apapun yang terjadi tolong lah percaya padaku dan jangan pernah menghubungi aku sebelum aku yang menghubungi mu setelah 2 bulan nantinya*


dan ingat jangan pernah meragukan ku


aku tau kamu selama ini mengirimkan seseorang untuk mengawasi ku dan aku tidak menginginkan kamu melakukan itu lagi nanti


bagaimana dia bisa tau kalau aku mengirim seseorang untuk mengawasi nya (ucap Vino ketika melihat isi pesan dari Yuuri).


πŸ“¨ Vino


*S**ayang kamu berbicara apa*


πŸ“¨ Yuuri


*Ja**ngan bohong sayang, aku gak suka di bohongi dan kebebasan aku di batasi*


πŸ“¨ Vino


*M**aafkan aku sayang, aku hanya ingin menjaga mu walaupun aku tidak berada di sekitarmu*


πŸ“¨ Yuuri


*C**ukup kak, aku harap ini yang terakhir kalinya kamu mengirim seseorang untuk mengawasi ku dan tolonglah percaya padaku aku bisa menjaga diri aku sendiri*


πŸ“¨ Vino


*B**aiklah sayang, aku tidak akan mengirim seseorang lagi untuk mengawasi kamu*


πŸ“¨ Yuuri


*T**erimakasih kak πŸ™‚*


πŸ“¨vino


*S**ama sama sayang 😘*


*B**aiklah aku akan berusaha untuk kamu sayang, aku harap ini tidak akan lama (ucap Vino sembari keluar dari mobil dan segera


masuk ke rumah*).


"Kakak...." teriak Shira sembari berlari ke arah Vino sambil memeluk Vino.


"Kenapa dek?"tanya Vino.


"Gak ada sih, aku cuma kangen aja sama kakak" ucap Shira tersenyum.


"Oh begitu... kakak mau masuk dulu ya mau istirahat" ucap Vino.


"Kakak kok kusut gitu mukanya?"tanya Shira penasaran.


"Kakak cuma capek aja sayang" jawab Vino berlalu meninggalkan Shira sendiri di ruang tamu.


*K**akak kenapa sih, bukannya tadi siang dia baik baik aja ya malahan dia terlihat bahagia tadi siang bersama kak Yuuri (gumam Shira*).


Vino sudah berada di kamarnya dan segera membersihkan dirinya dengan guyuran air, selesai mandi Vino mengganti pakaiannya dengan pakaian tidurnya dan segera merebahkan dirinya dan mencoba untuk tidur agar semua akan baik baik saja ketika dia bangun tidur.


🌺🌺🌺


*A**ku ingin menenangkan pikiran ku sekarang, aku butuh udara segar malam ini tapi ke mana aku harus pergi aku gak bisa menyetir mobil dan juga di sini gak ada motor (ucap Yuuri*).


*A**h... di garasi kan ada sepeda, aku akan menggunakan sepeda untuk menenangkan pikiran ku (ucap yuuri sembari berjalan menuju* ******garasi******).


"Nona mau kemana malam malam begini?" tanya Mbak Ati yang melihat Yuuri memakai jaket dan celana panjang sambil menuruni tangga.


"Saya mau jalan jalan keluar mbak" ucap Yuuri sembari berjalan mendekati mbak Ati.


"Tapi tuan akan marah jika dia tau nona keluar sudah terlalu larut begini nona" ucap Mbak Ati yang merasa khawatir.


"Mbak gak usah bilang bilang sama kak Vino ya" ucap Yuuri santai.


"Tapi nona, bagaimana saya bisa tenang kalau nona pergi larut begini" ucap Mbak Ati yang masih mencoba untuk menahan Yuuri.


"Mbak Ati, saya cuma mau keliling sebentar memakai sepeda tidak terlalu lama kok"ucap Yuuri meyakinkan mbak Ati.


"Lebih baik nona ngomong dulu sama tuan, saya benar benar takut tuan akan marah" ucap Mbak Ati yang masih khawatir.


"Aduh mbak... terserah dia deh mau marah atau enggak, yang penting saya mau keluar dulu" ucap Yuuri sembari meninggalkan mbak Ati yang masih termenung dan merasa khawatir.


*B**agaimana ini?saya bilang tuan aja lah dari pada saya kena masalah (gumam mbak Ati*).


Lalu mbak Ati berlari menuju kamarnya dan meraih ponselnya untuk menelpon tuannya,


tapi sayang nya tidak di angkat oleh tuannya.


Yuuri yang sudah sampai di garasi segera mengeluarkan sepedanya dan langsung menaiki nya.


"Pak satpam saya keluar dulu sebentar ya" ucap Yuuri yang langsung meninggalkan satpam yang kaget dengan kepergian Yuuri.


*A**duh.... nona Yuuri mau kemana malam-malam begini keluar, dia sudah bilang tuan belum ya (gumam pak satpam*).


Pak satpam yang merasa khawatir pun segera mencoba menghubungi tuan nya dan


sama hal nya dengan Mbak Ati, tuan nya tidak menjawab sama sekali lalu pak satpam mengirim pesan kepada tuannya.


*A**h... ternyata rumah yang aku tempati benar benar jauh dari keramaian....


tapi ini menyenangkan setidaknya aku bisa menenangkan sedikit pikiran ku


tapi aku akan kemana dengan sepeda ini (gumam Yuuri sambil masih asik mengayuh sepedanya*).


Yuuri terus menyusuri jalanan dengan mengayuh sepedanya dengan santai entah kemana dia akan melangkah, yang terpenting untuknya melaju kemanapun tidak penting yang paling penting dia akan melepaskan sedikit beban di pikirannya dengan sepeda.


Setelah lumayan jauh dia melaju dengan sepedanya, Yuuri melihat ada sebuah warung mie ayam lesehan di pinggiran jalan yang mulai ramai dan cukup jauh dari rumah yang dia huni.


*W**ah.... itu ada mie ayam, sepertinya makan mie ayam ceker super pedas bisa juga sedikit membuat ringan pikiranku untuk saat ini (gumam Yuuri*).


Yuuri segera menuju warung yang tadi di jumpainya dan mulai menghentikan sepeda nya tepat di depan warung mie ayam, Yuuri mulai masuk dan duduk di dalam warung mie ayam lesehan itu.


"Mas, mie ayam ceker nya 1 porsi yang super pedas, jangan pakai lama ya" ucap Yuuri sembari tersenyum.


"Siap mbak" ucap mas dagang mie ayam.


Sembari menunggu pesanannya datang yuuri mulai mengambil ponselnya dan memainkan game di ponselnya.


"Wah ternyata suka main game juga ya"ucap seseorang yang duduk tepat di depan Yuuri.


"Iya" jawab yuuri santai tanpa melihat siapa yang sedang berbicara dengannya.


Selang beberapa detik baru Yuuri sadari bahwa dia berbicara dengan seseorang tadi dan refleks melihat siapa yang berbicara dengan nya dan mulai melotot kan mata nya ketika dia melihat seorang laki laki dengan rambut lebih panjang dari pada laki laki pada umumnya.


"What... bapak kok bisa ada di sini sih" pekik Yuuri yang kaget ketika mendapati sosok dosen baru killer berada di depannya


siapa lagi kalau bukan Arkan zayne yang selalu secara kebetulan bertemu dengan Yuuri.


"Emangnya ada larangan aku tidak bisa duduk di sini" ucap Arkan Santai.


"Bukan gitu maksud saya... tapi_" Yuuri.


"Tapi apa?" tanya Arkan memotong ucapan Yuuri.


"Gak ada pak" ucap Yuuri kaku.


"Yuuri kita ada di luar kampus, jangan panggil saya bapak" sambung Arkan.


"Eh iya maaf pak"ucap Yuuri yang tidak sadar masih memanggil Arkan bapak.


"Yuuri, saya bukan bapak kamu" ucap Arkan yang mulai merasa kesal di panggil bapak.


"Maaf...maaf... kak aja ya" ucap yuuri sambil nyengir.


"Okay... gitu dong jangan panggil pak pak lagi" ucap Arkan mulai tersenyum.


"Iya maaf kak, eh pak... eh salah om... eh salah kak" ucap Yuuri yang sengaja sambil tersenyum ke arah Arkan dan kejadian itu benar benar membuat Arkan jengkel dengan Yuuri, dengan tatapan tajam nya Arkan menatap yuuri yang masih tersenyum ke arah Arkan.


"Ini pesanan nya mbak, mas" ucap mas mie ayam yang mampu membuat tatapan tajam Arkan berubah menjadi senyuman.


"Terimakasih mas..." ucap Arkan dan Yuuri bersaman.


"Kamu sekali lagi manggil aku om, aku kurangi nilai bahasa Inggris mu" ucap Arkan penuh penekanan.


"Eh gak bisa gitu dong, itu sih curang namanya kak" protes Yuuri yang panik tanpa sengaja memanggil Arkan dengan sebutan kak hingga membuat Arkan tersenyum.


"Eh... kenapa senyum senyum?"tanya yuuri bingung.


"Emangnya senyum itu di larang" ucap Arkan yang masih mengulum senyum.


"Enggak sih, tapi tau ah males banget debat sama kak Arkan, orangnya nyebelin banget" jawab Yuuri yang mulai kesal.


Arkan yang sudah tidak menghiraukan ucapan Yuuri mulai menuangkan kecap, saos dan cabe ke dalam mie ayamnya dan mulai mengaduk hingga tercampur rata dan mulai memakan mie ayam di hadapannya tanpa memperdulikan lagi ucapan Yuuri.


Yuuri yang mulai kesal karena tidak di hiraukan lagi oleh Arkan pun mulai melakukan hal yang sama dengan Arkan.


*


*


*


Hai para readers happy reading, jangan lupa buat dukung karya aku ya.


Jangan lupa juga buat tekan tombol like, favorit dan kasih vote yang banyak ya


biar bisa semangat up.